KESALAHAN

KESALAHAN
1


__ADS_3

Davian Pratama Putra


Pewaris tunggal dari keluarga besar Putra, Keluarga terkaya no 1 di asia, Davian bukan hanya di kenal sebagai pewaris tunggal, tapi juga sebagai pria tampan yg kompeten, setiap wanita menginginkan dia untuk menjadi kekasih mereka, di tambah lagi dengan dia yg sangat ramah dan baik hati, dia selalu tersenyum pada siapa pun, dia memiliki banyak sekali teman, tapi sahabat baik hanya satu yaitu Maxim, mereka sudah menjadi sahabat baik sedari kecil saat umur mereka sama sama 5 tahun, keluarga Davian dan Maxim sama sibuk nya, mereka sering sekali berpergian keluar Negri, karen mereka tak bisa memberikan adik untuk para pewaris tunggal, jadi kedua keluarga sepakat untuk mendekatkan anak mereka, Davian dan Maxim langsung akrab dalam satu kali pertemuan, mereka menjadi teman dekat, tumbuh bersama, keluarga mereka juga menjadi lebih dekat karna itu kedua keluarga besar itu bisa memasuki kedudukan pertama sebagai kluarga terkaya di asia.


Maxim Raga Wijaya


Maxim adalah anak pertama dari keluarga besar Wijaya, dia memiliki adik laki laki yg selisih umur nya 5 thn dari nya, dia juga cukup terkenal, beberapa kali dia sudah terjun langsung mengurus perusahaan Wijaya, dia juga adalah pria idaman wanita, ramah dan baik, tapi seumur hidup nya dia belum pernah merasakan yg namanya gejolak cinta, belum ada 1 wanita pun yg berhasil menggoyah kan hati nya, walaw begitu bukan berarti dia tak pandai membuat wanita bahagia, dia yakin akan satu hal, yaitu "Wanita yg menjadi pasangan ku, dia pasti akan menjadi wanita paling berbahagia".


Fransisca Melodi Dwiputra


Gadis cantik penerus satu satu nya dari keluarga Dwiputra, baik, cantik, ramah, pintar, dan idaman bagi para pria, tak banyak yg tau jika Fransisca adalah penerus dari keluarga yg menduduki peringkat 3 sebagai keluarga terkaya se asia. Dia menyewa seorang tutor untuk mengajari nya apa pun yg dia ingin kan dan yg dia tak tahu, dia juga memiliki seorang sahabat dekat yg sudah ia kenal sejak kecil.


Clara Putri Anggara


Gadis manis ini adalah pewaris satu satu nya dari keluarga Anggara, sama hal nya dengan Fransisca, tak banyak yg mengenali gadis ini, dia baik, pintar, dan juga ramah. Semua pria menginginkan nya, tak terhitung seberapa banyak pria yg berusaha menjadi pacar nya, tapi semua pria itu dia tolak, why?, karna menurut Clara semua pria itu tak akan menerima jati diri nya yg asli, setiap manusia memiliki 2 sisi, 1 sisi malaikat dan 2 adalah sisi iblis seseorang, sama hal nya dngn Fransisca, Clara juga menyewa seorang tutor untuk mengajari nya banyak hal, tapi untuk tahun ini mereka berdua sepakat untuk kuliah dan mengambil jurusan bisnis untuk mempersiap kan diri mereka jika suatu saat nanti mereka harus mengambil alih perusahaan.


Keluarga mereka semua sering keluar masuk negeri untuk menjalin hubungan bisnis yg luas, tapi kedua orang tua mereka sama sekali tak mengekang mereka, mereka bebas melakukan apapun asal memilki batas, dan siap jika suatu saat nanti mereka harus mengurus perusahaan, orang tua mereka juga membebas kan anak nya untuk memilih pasangan mereka. orang tua mereka mengetahui segala yg di kerjakan oleh anak mereka, tapi tidak dngn rahasia besar yg masih mereka simpan dan pendam selama ini.


Happy reading ๐Ÿ˜˜


Universitas xx adalah universitas yg paling terkenal di Indonesia, mahasiswa yg telah lulus sukses di beberapa perusahaan, dan siapa yg tau jika universitas itu adalah milik keluarga Anggara.


Di pagi hari yg cerah di universitas xx datang lah 2 mobil kembar.


Datang nya mobil itu menarik perhatian semua mahasiswa yg berada si sana, saat mobil itu berhenti, keluar lah gadis cantik dari mobil itu, semua pasang mata menatap mereka tak berkutik, tapi mereka malah melemparkan senyuman lebar yg membuat ke2 wanita itu semakin mempesona.


"Cantik dan manis" pria 1.


"Dia akan menjadi milik ku" pria 2.


***

__ADS_1


"Di mana kelas nya?" ucap Fransisca sambil berjalan.


"Udah ikut aja, nggak usah banyak tanya" Clara.


"Judes banget sih lo sama temen sendiri".


"Shut up".


"Alright".


Mereka pun berjalan menuju kelas mereka, di setiap langkah, tak satu pun mata yg tak menatap mereka.


Saat mereka berjalan 1 geng wanita berjalan mengarah ke mereka.


"Cih, sok cantik" Amanda.


Itu lah yg di katakan ketua geng itu tepat di samping telinga Clara, mereka berdua tak mengubris perkataan wanita itu dan terus berjalan, tapi tiba tiba saja....


"Hais lo ini yaa, ya udah ayok" memutar kan tubuh.


Fransisca hanya mengikuti kemana Clara berjalan.


Fransisca yg sudah menyelesaikan urusan nya dngn kamar mandi pun segera keluar dan kembali pergi ke kelas mereka, tapi saat di pertengahan jalan, tiba tiba segerombolan wanita berlarian melawan arah jalan ke2 wanita ini, bukan hanya berlari bahkan segerombolan wanita itu berteriak.


"Ahhh pangeran datang" wanita 1.


Begitulah teriakan mereka, karna rasa kepo yg teramat Fransisca dan Clara pun mengikuti ke mana segerombolan wanita itu pergi.


Tepat di pintu masuk universitas sudah ada banyak sekali mahasiswa yg berdiri berkerumun.


Saat Fransisca dan Clara berusaha melihat, mereka ber2 melihat mobil yg memiliki merek yg sama tapi memiliki warna yg berbeda.

__ADS_1


Mobil itu lah yg berada di depan pintu universitas sekarang, pintu mobil sport itu mengangkat ke atas dan menampakan pria tampan yg duduk di masih masih mobil, sontak hal itu membuat terikan mahasiswa semakin meledak.


"Sambutan yg meriah ya" ucap Davian sambil melemparkan senyuman.


"Seperti biasa" Maxim pun tak kalah, dia melempar kan senyuman yg begitu manis.


Saat para pria itu berjalan semua mahasiswa membuka kan jalan untuk mereka sambil terus menatap pangeran mereka, and ups author lupa, nggak semua mahasiswa yg membuka kan jalan untuk mereka.


Tepat di depan para pria itu berdiri ke2 gadis cantik.


"Kalo enggak salah kita punya yaa yg model nya kek gitu?" ucap Fransisca yg memfokuskan mata nya pada mobil sang pria.


Pria yg berdiri di hadapan nya itu pun tersenyum mendengar perkataan gadis itu dan menoleh melihat ke arah mobil nya.


"Iya, kalo enggak salah lo punya warna merah, nah gue warna putih" Clara yg bereaksi sama seperti Fransisca.


Maxim yg mendengar itu pun tak bisa menahan untuk tak tersenyum, dia menatap ke arah Davian, mereka saling melihat dan melontar kan senyuman geli.


"Hey gadis๐Ÿ‘‹, apa kau baik baik saja" ucap Davian sambil sedikit memiringkan kepala nya ke kiri menatap gadis itu.


"Ahhh, sorry enggak bermaksud menggangu, kami permisi" tanpa rasa bersalah dan malu, Fransisca langsung menggenggam dan menarik pergi Clara, Clara tak berkutik sedikit pun, tapi Maxim masih melihat ke arah gadis itu yg sedikit demi sedikit menghilang dari pandangan nya.


"Ehhh lo mau di sini terus apa?" Davian.


"Ahhh iya, ayo๐Ÿ˜Š".


"Kanapa lo?".


"Kagak".


tbc

__ADS_1


__ADS_2