
Pagi ini semua serba cepat Roby dan Mina harus ke kantor imigrasi untuk pengambilan pasport . Dian dan Dini tinggal bersama aunty Tina supaya mereka tidak terlalu lelah.
" mau nanti sekolah di jakarta?" tanya Tina pada anak itu kala mereka sedang di pinggiran kolam renang.
" bica lenang cini onti?" tanya Dini dengan mentelnya.
" bisa sayang kalau kalian sekolah disini kalian bisa renang tiap hari" sahut Tina kepada kedua ponakannya itu.
sementara itu Mina sedang berbincang serius pada Roby saat mereka menunggu antrian. Bisa dikatakan walau masih pagi kantor sudah ramai padahal mereka sudah berangkat sepagi mungkin dari rumah tadi.
" mas kemarin malam aku cerita sama bibik, dia sangat berharap kita bisa tinggal di jakarta dia kesepian katanya mas, aku kasihan" ungkap Mina.
" mas terserah kamu aja sayang, senyaman nya kamu aja. Mau itu nanti saat kembar memasuki usia sekolah atau pun pulang dari tempat kak Tina . mas tidak keberatan" kata Roby sambil membelai rambut panjang Mina. Perlakuan Roby sangat manis pada Tina.
" akan Mina pikirkan bagaimana baiknya. nanti Mina akan beritahu sama kamu mas" kata Mina.
Tiba giliran pengambilan pasport mereka, Roby langsung mengajak Mina kebandara untuk melihat jadwal keberangkatan mereka sambil memesankan tiket 1. Benua Eropa adalah tujuan mereka, Tina tinggal di salah satu daerah benua itu.
Mereka semua sudah berangkat Dian serta Dini duduk di depan ayah dan ibunya.
" ah selamat datang Mina semoga kamu suka tempat ini" ucap Tina begitu pesawat mereka mendarat. Untuk pertama kalinya Mina anak desa permai menginjakkan kakinya di benua eropa untuk bulan madu. Hal yang sama sekali tidak pernah dipikirkan dan dimimpikan olehnya.
Mereka langsung menuju rumah Tina, mereka di jemput oleh Arnold suami Tina.
begitu sampai di rumah Dian dan Dini disambut hangat oleh anak- anak Tina.
__ADS_1
" Nikmati lah bulan madu kalian biar anak-anak tinggal disini" bisik Tina kepada Roby.
" besok sajalah kak, masih lelah" sahut Roby
" lagipun besok mau ke dokter dulu konsultasi, kakak ada rekomendasi?" sambung Roby lagi.
" ah iya kakak lupa sebentar coba kakak hubungi ya biar langsung buat janji temu" kata Tina sambil berlalu .
" baik dok besok adik saya akan datang bersama istrinya terima kasih dokter untuk waktunya" ucap Tina sambil mematikan sambungan telepon. Kemudian ia datang menemui Mina dan Roby yang sedang berbincang dengan Arnold di ruang tamu.
" syukurlah besok kalian bisa langsung bertemu dokter Rudi dia orang indo kebetulan besok dia tidak ada jadwal kemana- mana kalian bisa menemui di klinik nya" terang Tina sambil tersenyum lebar. Dia semangat tentu saja secepatnya dia ingin punya ponakan dari Roby.
" hmm terima kasih kak Tina " sahut Mina.
" sama-sama" ucap Tina sambil ikut bermain bersama si kembar.
Sinar mentari masuk melalui celah tirai, Mina sudah bangun dan sedang membantu Tina di dapur. Semua menikmati sarapan pagi ini . Roby dan Mina sedang bersiap menemui dokter Rudi.
"kak kami berangkat dulu titip si kembar" Mina pamit pada iparnya .
Di klinik mereka di sambut baik oleh dokter Rudi, dia orang yang hangat dan bersahaja.
" hmmm pak Roby setelah melakukan semua tes ibu Mina bisa dan rahim nya sudah siap untuk hamil lagi. Namun ada sedikit masalah pada bapak...." terang dokter Rudi.
" sebenarnya tidak begitu berat hanya butuh kesabaran" sambungnya lagi. Mina dan Roby saling pandang .
__ADS_1
"ada masalah apa pada suami saya dok? apa tidak ada solusi?" tanya Mina pada dokter Rudi sambil menggenggam erat tangan suaminya. Dia tahu Roby juga menginginkan keturunan darah dagingnya sendiri .
" hanya gangguan hormon, yang penting rajin olah raga banyak konsumsi buah dan sayur nanti saya berikan vitamin da suplemen makanan untuk membantu" terang dokter Rudi menenangkan pasangan itu. Setelah semua selesai mereka berdua pun pamit untuk mencari hotel. Namun di jalan Roby seperti enggan untuk melanjutkan.
" kamu kenapa mas?" tanya Mina melihat mimik wajah suaminya yang terlihat tak bersemangat.
" malas aja Na " sahutnya singkat .
" masa masalah kecil gitu aja kamu patah semangat mas, semangat dong tapi mau beri mbak Tina ponakan lucu" ucap Mina menyemangati suaminya dan itu mendatangkan senyuman di wajah Roby. Benar kata Mina kenapa dia tak bersemangat lagian tidak ada yang perlu di khawatirkan.
" hmmm iya kamu benar gak dapat hari ini besok atau lusa dan seterusnya iya kan?" ucap Roby sambil menoel pipi Mina.
Seminggu sudah mereka disini, rencana nya besok mereka akan pulang ke indonesia.
Dian dan Dini lumayan betah di sana karena di manja oleh anak-anak Tina.
" ingat secepatnya beri kakak kabar baik!" tegas Tina saat mengantar Roby ke bandara. Dibalas anggukan oleh Roby dan Mina.
" doakan ya kk!" ucap Mina sambil memeluk Tina.
" pertimbangkan ucapan kakak mengenai rumah Roby kalian bisa kembali ke desa sekali dua minggu atau sekali sebulan memeriksa kebun dan lahan. Buatlah orang kepercayaan kalian !" kata Tina lagi.
" iya kak seminggu ini Roby kabari kakak lagi ya, kami pamit" ucap Roby memeluk saudarinya itu.
maaf kali ini up nya lama othor nya lagi gak enak badan🙏
__ADS_1
^^^ bersambung^^^
...****************...