KESALAHAN

KESALAHAN
bab 30


__ADS_3

drtttt drtttttt hp Roby bergetar di sakunya.


[ya kak]


[kalian dimana? bisa jemput kakak di bandara By?]


[kak kami lagi dirumah sakit Mina sudah melahirkan kak]


[benarkah? ah syukurlah kalau begitu. kakak akan pulang kerumah dengan taksi sampai ketemu salam buat Mina]


[ya kak nanti Roby sampaikan]


Hari ini Mina sudah bisa pulang dari rumah sakit.


Tina menunggu dirumah bersama si kembar.


Roby membantu Mina untuk naik ke mobil dan segera membawa mereka pulang.


Hari ini ada Guntur juga di rumah mereka. Namun dia hanya sendiri tidak bersama Riska istrinya . Entah apa yang dirasa Guntur saat ini. Pasalnya saat dia bertamu kemarin dia melihat kembar sedang ada di teras bercengkrama dengan Tina. Dan ia merasa sesuatu jauh di dalam hatinya. Karena Tina bilang Mina dan Roby akan pulang hari ini maka ia datang mengucapkan selamat. Sudah lama merek tidak bercerita panjang lebar.


" Mas aku langsung ke kamar saja" ujar Mina seketika dia melihat Guntur.


" Dian dan Dini temani ibu ya sayang, ibu rindu kalian" sambungnya lagi guna menghindari Guntur .


" Bentar ya bro " ucap Roby pergi menggandeng istrinya ke kamar. Tina menggendong bayi mereka . Tinggal lah Guntur dengan hati dan pikiran setengah kacau.


Muncul sebuah penyesalan kenapa dia mencampakkan Mina kala itu. Andai dia bisa lebih bijak sana mungkin yang ada di sisi Mina saat ini adalah dia dan bukan Roby begitu juga anak- anak.


" maaf lama menunggu bro, apa kabar?" sapa Roby memecah lamunan Guntur.


" kabar baik bro , biasa aja kan sambil santai." sahut Guntur .


" emang gak masuk kantor? " tanya Roby


" masuk cuma ya begini keluar bentar" sahut Guntur.


" bro gak ada niat buat gabung ke perusahaan lagi?" tanya Guntur perlahan tidak mungkin langsung menanyakan bagaimana bisa Mina dan Roby menikah lalu punya anak . sangat tidak etis tentunya.


" maaf bro ,gue gak ada waktu lagi sekarang . kafe istri gue yang kelola belum lagi perkebunan teh dan lahan percontohan yang gue kelola di desa permai." terang Roby yang membuat Guntur mengerutkan kening.

__ADS_1


" desa permai?" tanya nya mencoba memastikan pendengarannya.


" iya bro desa permai, tempat pertama gue bertemu dengan Mina jauh sebelum lo mengenalnya. Desa dimana gue menikahi nya dan melahirkan anak kembar kami setelah dia balik ke desa kala itu" terang Roby panjang lebar .


" ja jadi Mina gadis dari desa permai?" tanya Guntur lagi.


"' hmmmm" jawab Roby malas.


Sayang beribu sayang Guntur tak pernah mengetahui asal Mina lagipun sekarang dia sudah menikah dengan Riska. Dan sampai saat ini mereka belum juga memiliki keturunan. Sedangkan Mina sudah punya 3 anak.


" oke bro gue permisi dulu, selamat atas kelahiran bayimu. Sampaikan salamku pada istrimu" Guntur pamit karena merasa tak ada juga gunanya berlama- lama disana.


Roby menyusul ke kamar setelah Guntur sudah pergi. Dirinya begitu lelah dia memutuskan untuk beristirahat sebentar mumpung istrinya juga istirahat. Tina membantu menangani kembar. Walau ada keponakan baru tak membuat Tina melupakan ponakan kembarnya. Bagaimanapun Mina adalah iparnya begitu juga dengan anak Mina.


Mina terbangun dan melihat suaminya sedang tertidur pulas di sampingnya. Merasa haus Mina bergegas ke dapur.


" mau apa bu? biar saya bantu!" tawar bi Asih begitu melihat Mina datang ke dapur.


" cuma mau minum bi, saya haus" sahut Mina.


" ibu duduk aja biar saya ambilkan " ucap Asih


" terima kasih ya bi Asih" ucap Mina meminum tandas air yang diberi Asih.


" Ibu lapar biar saya buatkan makan tadi Bik Narmi masak sup katanya supaya asinya melimpah" sambung Asih lagi.


" iya boleh bik tapi sup nya aja, belum lapar soalnya" ucap Mina.


" bentar ya bu saya buatkan" ucap Asih sambil mengambil sup dan menyerahkan pada Mina.Dia mulai menikmati sup nya . Keringat Mina bercucuran karena supnya juga masih hangat bagus untuk Mina yang habis melahirkan.


" terima kasih ya bik saya kekamar dulu"


" takut mas Roby kecarian " sambungnya sambil berlalu. Sekejap dia menyempatkan mengintip ke kamar Kembar ternyata sedang diajak belajar oleh bibi nya.


...----------------...


hoek hoek hoek Mina berlari ke arah wastafel di dapur. Kepalanya sangat pusing beberapa hari ini Mina memang merasa mual. Tetapi baru hari ini sampai muntah begini.


" ibu kenapa? mau saya pijet bu?" tawar bi Narmi yang melihat Mina pucat.

__ADS_1


" nggak usah bik buatkan saya sup hangat aja atau air jahe " ucap Mina.


" iya bu nanti saya antar kalau sudah siap" ucap bik Asih sembari membantu bik Narmi.


" iya terima kasih ya bik. Saya mau ke kamar dulu siapa tahu dengan dibawa tidur bisa lebih enak" ucap Mina sambil menggosok- gosok lehernya.


Bima putra mereka sedang tertidur di box nya. Bima sudah berumur 3 bulan . Dian dan Dini masih di sekolah kini mereka sudah sd. Sebentar lagi mereka pulang sekolah dan akan merecoki adiknya. Jadi sebelum kembar pulang Mina memutuskan untuk beristirahat. Tina sudah kembali kenegaranya.


Baru saja dia masuk ke kamar dia sudah merasa perutnya di aduk- aduk kembali.


hoek hoek hoek Mina kembali muntah dan ini hanya air saja. Rasanya benar - benar menyakitkan kini lututnya seperti sudah tak bertenaga. Gemetar karena lemas itu yang Mina rasakan kini. Untuk berjalan ke tempat tidur kembali pun rasa-rasanya tak sanggup Mina lakukan. Namun tetap dipakskan hingga begitu Mina keluar dari kamar mandi pandangan nya gelap seketika Mina ambruk pas di depan kamar mandi.


Asih yang baru saja masuk untuk mengantar sup dan air jahe permintaan Mina spontan histeris melihat majikan nya tergeletak dengan wajah seputih kapas. Semua badan nya dingin.


" bik Narmi tolong bik ! ibu pingsan bik" teriak Asih dari kamar. Roby yang kebetulan baru sampai di rumah segera berlari mendengar teriakan Asih.


" astaga sayang kenapa bik Asih?" tanya Roby panik.


" itu pak anu, tadi ibu muntah- muntah di dapur terus minta dibuatkan sup dan air jahe. Ibu masuk kekamar nunggu disini. Pas saya masuk ibu sudah pingsan pak" adu Asih.


" ya sudah bik titip Bima sebentar , saya mau bawa Mina ke rumah sakit dulu" ucap Roby dan berlalu menggendong Mina .


" bik Ibu kenapa ? kenapa di gendong?" tanya Dini khawatir akan ibunya. sejauh yang Dini ingat ibunya jarang sakit.


" mungkin kecapean non, ayo ganti baju!" ajak Asih pada Dian dan Dini.


" selamat pak Istri anda hamil" ucap dokter yang mengagetkan Mina dan Roby. Pasangan ini saling pandang pasalnya semenjak habis melahirkan sampai hari ini Mina belum pernah mens. Dan tidak begitu mempedulikan pengaman karena jauh sebelum Bima lahir dokter mengatakan ada masalah dengan hormon Roby dan mereka butuh kesabaran jika ingin memiliki keturunan. Perasaan 1 tahun lebih mereka berusaha untuk menanam lama baru jadi. Ini tanpa persiapan dan aba-aba Mina bisa hamil. Mana Bima baru berusia 3 bulan.


Roby menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Mina hanya diam dan tak bisa berkata apa-apa hingga.


" sudah berapa minggu dok?" tanya nya kemudian.


" sudah 4 minggu buk " sahut dokternya singkat.


" Tapi anak kami masih 3 bulan dok bagaimana asinya" tanya Mina khawatir. Mana Bima sedang endut dan menggemaskan .


" cukupi asupan gizi nya bu, minum susu makan buah jadi makanan nya cukup bagi 3" ucap dokter nya


" tapi sepertinya mual saya parah dok" terang Mina.

__ADS_1


" saya akan beri ibu vitamin nanti minggu depan kita kontrol lagi" ucap dokter menenangkan Mina.


...****************...


__ADS_2