KESALAHAN

KESALAHAN
takut


__ADS_3

" bener gak papa? nanti kalo keterusan gimana ?"lastri masih khawatir...


"iya mawar cuma perlu istirahat aja ko...


"yak udah kalo ada apa apa kamu segera telpon ibu yah sayang."


"iya makasih bu." lalu lastri membiaarkan mawar beristirahat.


Sesampainya lastri di meja makan lastri menjelaskan pada suaminya agar ia membiarkan mawar untuk istirahat saja di rumah.


"yakin udah las hari ini kamu ga perlu berangkat kerja, temani saja mawar di rumah.


"gak bisa dong ar hari ini aku ada rapat penting, gak bisa ditinggal."


"izin dulu gak papa kan las, bos kamu pasti ngerti kok.


"mawar demam biasa kok gaperlu juga aku tungguin, lagian ada bibik yang bisa ngurusin dia.


"mawar itu anak kamu bukan anak pembantu,kenapa harus pembantu yang ngurusin? kamu kan ibunya kamu dulu yang ingin merawat dia sewaktu orang tuanya meninggal...


"Ar cukup aku gamau debat sama kamu. ada putri disini...

__ADS_1


Ardi melirik putri bungsunya, yang sedari tadi diam menyaksikan perdebatan kedua orang tuanya. Ardi menghela napass nya, lagi dan lagi dia selalu lepas kontrol. ia tidak menyadari ada anaknya disini sementara lastri, wanita itu kini kembali bersandar di kursi sambil memijit pelipisnya...


"aku sama putri berangkat,"ucap ardi


lastri hanya mengangguk pada ardi, karena masih kesal dengan suaminya itu.


saat ini lastri sedang berada dikamar mawar yang baru saja mengantar kan bubur untuk putrinya itu


"mawar sayang ayo bangun ini ibu bawakan bubur, kamu kan belum makan dari pagi. ucap lastri.


"aku gak laper mah" ucap mawar


"sedikit aja yuk" lastri menyendokan bubur ke mulut mawar.


"pait bu ga enak"


"MAWAR JANGAN MANJA DEH "bentak lastri


air mata pun seketika keluar dari mata indah mawar ,"emang pait bu hikss hikss, bu mawar pengen ketemu abang, mawar kepikiran abang. apa abang udah ga sayang lagi sama mawar...


seketika lastri minta maaf dan memeluk mawar, maafin ibu udah bentak kamu nak.

__ADS_1


" makan lagi yuk telen aja seengganya bubur ini masuk ke perut kamu sayang.ucapan lastri


mawar bersusah payah menelan bubur yang terasa sangat pahit di dalam mulut nya, jika sudah begini mawar memanglah sangat manja, bahkan lebih manja dari putri, terlebih lagi jika bersama ardi sang ayah.


lastri yang melihat wajah mawar semakin pucat berniat mengajak mawar pergi ke rumah sakit, namun mawar langsung menolak nya mentah- mentah ajakan lastri.


" mawar gak apa apa kok mah, lagian aku udah mendingan" ucap mawar agar lastri tidak menaruh curiga kepada nya.


"tapi muka kamu semakin pucet sayang"


ucapan lastri semakin khawatir kepada anak angkatnya itu...


"mah mawar gak kenapa napa ko beneran deh, ucapan mawar meyakinkan lastri agar tidak membawanya ke rumah sakit.


" oke oke lako kamu gamau ibu gaakan maksa lagi, yakin udah ibu mau berangkat ke kantor dulu kalo ada apa-apa segera hubungin ibu dan kalo kamu butuh sesuatu panggil bibik aja yah sayang...


"iya bu makasih"


lalu lastri mencium kening mawar sebelum ia pergi bekerja, mawar pun tersenyum dihadapan ibu nya itu.


***HAPPY READING ALL JANGAN LUPA RITE LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2