KESALAHAN

KESALAHAN
bab 21


__ADS_3

Sudah 3 tahun semenjak Mina melahirkan kini bayi kembar itu tumbuh menggemaskan dan sedang aktif- aktifnya. Roby yang tidak sibuk dengan senang hati menjaga si kembar.


Andriansyah dan Andini begitu nama si kembar di berikan oleh Mina atas persetujuan Roby . Karena Roby berkeras dialah ayah anak - anak itu.


" ayah huhuhuhu hiks" Andini menangis kala jatuh tersandung kerikil di halaman villa. Roby yang mendengar segera berlari mendapati nya.


" sayang cup cup mana sakit sini ayah obati" Roby selalu memperlakukan anak Mina dengan lembut. Roby memang baik hati walau masih di gantung oleh Mina rasa sayangnya kepada 3 orang itu tak pernah berkurang atau pun luntur malahan semakin sayang. Dan takut ke hilangan apalagi terhadap si kembar.


" Dini Dian ibu pulang" teriak Mina kala sampai di teras villa Roby. anak-anak itu berlarian dan menghambur ke pelukan ibunya.


" kita pulang ya sayang sudah sore" ajak Mina kepada keduanya.


" ni mau cama ayah" ucap Dini dengan bibir yang di bentuk-bentuk membuat siapa saja yang melihat pasti gemas ingin mencubit pipinya .


" ian juga ian juga" ucap Dian tak mau kalah dari saudari kembar nya.


" sudah sore sayang besok lagi ya sama ayah kita pulang dulu" ajak Mina pada si kembar.


" sudah lah Na pergilah biarkan mereka menginap" ujar Roby.


" tapi aku gak bisa tidur tanpa ada mereka mas" ucap Mina.


" menginaplah sekalian" pinta Roby.


" kita belum resmi dan belum jelas" ujar Mina .


" kalau begitu mari kita resmikan" ucap Roby mengerlingkan matanya.


" aku pulang " ucap Mina melengos pergi.


si kembar tinggal di villa.


Sepanjang malam Mina gelisah dia tidak bisa tidur dengan nyenyak. Biasanya kalaupun dia harus terbangun karena membuatkan susu untuk si kembar dia tetap bisa tidur kembali dengan nyenyak. Hampir sama dengan Roby walau si kembar tidur nyenyak di sisinya dia belum juga bisa tidur. Sudah hampir 4 tahun saat dia mengajak Mina bersama tapi Mina masih menolak. Roby sedang mempertimbangkan saran kakak nya Tina tempo hari ketika mereka sedang teleponan.


FLASHBACK ON


" bagaimana By wanitamu sudah kau resmikan?"


" belum kak dia masih terus menunda"


" ambil tindakan tegas By!" perintah kakaknya.


" tegas seperti apa kak"


" sudah berapa lama kau menunggu nya?"


" 9 tahun kak. apa aku kurang tampan?"


" adikku sangat tampan. kakak ada saran kamu mau?"


" apa itu kak?"


" dia sangat membutuhkan bantuan mu sekarang kan? tinggalkan dia!"


" tapi aku menyanginya kak juga si kembar"


" karena itu By, datanglah kemari dan jangan hubungi dia 3 hari saja maka dia akan mencari mu"

__ADS_1


" kakak yakin ?"


" dia akan sadar dia benar - benar membutuhkan mu saat kau menghilang dari hidupnya tanpa mengabarinya By. jangan buang waktumu kakak akan urus keberangkatan mu."


FLASHBACK OFF


lusa Roby harus berangkat ke luar negri untuk pertama kalinya setelah 4 tahun dia akan keluar dari desa permai.


akhirnya Roby terpejam saat hari hampir pagi .


Dian dan Dini sudah mandi dan sarapan ketika Roby bangun.


" ayah " teriak keduanya sambil berhamburan ke pelukan Roby begitu melihatnya keluar kamar. Roby sangat menyayangi anak kembar itu.


" hemmm anak ayah sudah wangi ayah mandi dulu nanti ayah kenalkan kalian sama bibi baru oke" ujar Roby


" oce" jawab keduanya serempak dan mereka pun bermain sembari menunggu Roby.


Mina sudah dikantor dengan mata pandanya. Dia tak dapat tidur semalaman. Roby sudah segar dan sudah sarapan lalu mendatangi si kembar dengan hp nya yang sudah tersambung dengan Tina.


" Dian Dini say hai pada bibi" pinta Roby mengarahkan kamera hp nya kepada Dian dan Dini.


" hai bibi" ucap keduanya dengan raut menggemaskan.


" so cute" ucap Tina dengan gemas


" panggil bibi aunty sayang" sambungnya lagi


" anti " kata Dian " anti" ucap Dini menyambung Dian lalu mereka tertawa.


" Dian Dini aunty pinjam ayah ya . nanti kalau sudah selesai ayah kalian pulang oke" ucap Tina supaya kedua anak itu tidak begitu kehilangan. Tina mengatakan hal itu karena Roby tidak tega jadi dia meminta saudari nya itu minta ijin ke Dian dan Dini.


" no sayang sebentar saja oke" ucap Tina lagi


" oce " jawab Dian lemas. Selama ini Roby selalu ada buat mereka.dan bisa dikatakan bersama Mina hanya saat tidur.


"bye bye Dian Dini kisa bye" ucap Tina


" mmuaaahhh " Dian dan Dini mempraktekkan kiss bye nya.


telepon pun berakhir. kemudian Roby memeluk Dian dan Dini.


" nanti pulang sama ibu ya kesayangan ayah , ayah mau ada kerja oke" pinta Roby


" oce angan lama" ucap si kembar


" tidak lama, ayah akan segera kembali " ucap Roby mengelus kepala si kembar bergantian. ia akan merindukan celotehan anak- anak itu .


"Dian Dini ayo kita pulang" ajak Mina yang baru saja kembali dari kantor.


Dian dan Dini berjalan malas ke arah ibunya mereka bertiga di antar oleh sidik sedangkan Roby asik berkemas di kamar. Dia akan berangkat malam ini tanpa memberitahu Mina.


Malam ini terasa tenang dan Roby sedang bersiap untuk berangkat.


" mbok Nah selama aku tidak ada tolong bantu Mina perhatikan mereka bertiga " ucap Roby.


" saya berangkat dulu mbok" sambungnya sambil naik ke mobil.

__ADS_1


" hati - hati den " pesan mbok Nah pada majikannya itu Roby hanya mengangguk mengiyakan. Lalu menjalankan mobilnya memecah keheningan malam itu. Dini hari Roby sudah tiba di bandara dia istirahat sebentar disana . mobilnya dia titipkan di parkiran bandara.


Roby sudah dipesawat kala Mina datang mengantar si kembar.


" ayah" seru si kembar begitu tiba di villa.


" ayahnya lagi keluar kota non" ucap mbok Nah kepada Dini.


" kemana mbok?" tanya Mina mengernyitkan keningnya . pantas pagi ini tidak ada pesan dari Roby yang biasanya menanyakan sudah bangun kah sudah sarapan kah.


" gak tahu Non hanya den Roby pergi bawa koper" ucap mbok Nah memberi tahu. Dian dan Dini mengingat percakapan semalam dan langsung berkata.


" ayah di pinjam cama anti cantik" ucap Dian


" bibi cantik" timpal Dini.


" bi - bi cantik " ucap Mina terbata


" mbok titip anak - anak ya saya mau berangkat kerja dulu " ucap Mina terburu - buru.


Sepanjang jalan Mina berpikir keras, kemana Roby lalu siapa wanita yang di panggil bibi oleh anaknya kenapa Roby tidak pamit otaknya di penuhi tanda tanya.


Mina merasa panas di hatinya dan merasa tersakiti dia cemburu tapi dia tidak bisa marah karena Roby bukan pacar atau pun suaminya. Roby hanyalah orang yang mengaku dan merelakan dirinya dipanggil ayah oleh anak - anak Mina.


" haissssss" Mina kesal dan membantung berkas yang di meja nya.


" ada masalah Mina ?"


" kenapa ?" tanya pak Ilham memandangi asisten nya itu.


"ti tidak pak ada lalat tadi disini iya lalat" kata Mina gugup. Namun pak Ilham tidak lah sebodoh itu Mina pasti galau pikirnya.


[Mas kamu dimana?] Mina mengirim pesan pada Roby centang 2 tapi belum di baca. sepanjang hari Mina uring - uringan. Hingga malam tiba Dian dan Dini demam tinggi seraya merengek memanggil ayah.


[mas kamu dimana sih ? anak-anak demam dan nyariin kamu] centang 2 garis biru ke dua pesan Mina sudah dibaca tapi tidak di balas. Mina mulai menangis kali ini dia cengeng. Ia begadang menjaga Dian dan Dini tidak ada tidur. syukur setelah pagi Dian dan Dini sudah normal suhunya. gantian Mina yang demam dan muntah muntah sepertinya masuk angin . Beruntung mbok Nah datang tepat waktu jadi bisa menjaga Dian dan Dini yang kembali aktif. Pagi ini Mina membuka ponsel nya tidak ada balasan dari Roby dia semakin drop dan dilarikan ke klinik.


Mina , Mina butuh tapi jual mahal begini akibatnya. selama ini karena di depan mata nganggapnya sepele aja ternyata baru 1 malam sudah jatuh sakit. mas Roby kapan pulang ya?


Mina jatuh pingsan di kamar mandi dan sekarang sudah di klinik. infus sudah terpasang di pergelangan tangan nya suntikan juga sudah di masukkan ke dalam.


Mina tersadar saat menjelang siang. Dian serta Dini bermain di dalam bersama anaknya Siti yang bernama Distian yang dipanggil dengan sebutan Tian. kelahiran mereka hanya berjarak 3 minggu.


mbok Nah sedang melakukan tugas rutin nya.


" kamu kenapa lagi Na? biasanya kamu kuat" ejek Siti.


" semalaman Dian dan Dini demam merengek nyari in ayahnya" sahut Mina


" terus " kata Siti menunggu Mina melanjutkan .


" mas Roby gak ada dia pergi keluar kota kata mbok Nah bawa koper besar. aku wa tapi gak dibalas hanya dibaca doang" terang Mina lagi.


" kamu sih Na dibilangin ngeyel, kamu kira kak Roby gak cape ngekorin kamu terus jagain anak kamu tapi di php in sama kamu , status nya di gantung gak jelas" ujar Siti menambah ke khawatiran Mina sebenarnya dia sudah di beritahu rencana ini melalui wa oleh Roby dan dia mendukung sepenuhnya. Karena dia tahu Mina agak keras kepala.


" terus kata Dian mas Roby dipinjam bibi cantik" ucap Mina sedih. Siti tertawa terpingkal - pingkal melihat eksperesi Mina.


" apa mungkin mas Roby mencari wanita lain?" sambung Mina lagi.

__ADS_1


bersambung


...****************...


__ADS_2