Ketika Pembunuh Bayaran Jatuh Cinta

Ketika Pembunuh Bayaran Jatuh Cinta
Membunuh Secara Perlahan


__ADS_3

(Apa kamu mau membunuh perempuan itu?)


(Bukan urusanmu!)


Setelah membalas pesan tersebut, tidak lama masuk sebuah email diponselnya yang menjelaskan biodata lengkap Dosen Desy.


Adit tersenyum devil membaca email tersebut dan dia mulai mengetik pesan untuk seseorang.


(Nanti malam jam 08.10 kamu matikan aliran listrik di apertermen Cendana)


Tidak lama pesannya dikirim dan langsung dibalas.


(Telalu sore dit, aku takut kamu ketahuan)


(Aku hanya inggin menculik bukan membunuh)


(Turuti saja perintahku jangan membantah)


Setelah memgirim pesan dobel tersebut, tidak ada lagi balasan yang berati seseorang disana telah melaksanakan perintahnya. Membuat Adit semakin menikmati permainan yang akan dimulai.


Setelah berbalasan pesan, Adit menyimpan ponselnya dan mulai menyalakan mesin mobilnya. Tujuannya kali ini ke apertermen Cendana tempat Dosen Desy tinggal, dia sudah memperhintungkan waktu dan tempat untuk membuat Dosen menyebalkan itu menyesali perbuatannya tadi yang sudah membuat Adit benar-benar geram setengah mati.


Mobil melaju dengan kecepatan sedang membelah jalan raya yang mulai ramai karna menjelang sore dimana para pekerja baik yang negri mau pun swasta pulang menuju rumah.


Berbeda dengan Dokter muda yang satu ini dia memilih masuk kebasmen di apertemen Cendana menunggu mangsanya.


Waktu menujukan pukul 6 sore yang berati sang incarannya akan pulang keapertemen.


Binggo...


Pridiksi Adit 1000 kali akurat, tidak lama Dosen menyebalkan itu masuk kebasmen dan Adit sudah melihat mobil itu masuk dan pakir tidak jauh dari tempatnya.


"Emmm.... Masih ada 2 jam lagi untuk menculik Dosen menyebalkan itu, aku malas kalau menunggu...atau aku langsung saja ya mumpung sepi ni! " Batin Adit.


Dia mengubah rencananya dia inggin cepat menyelesaikan Dosen Desy karna Adit adalah tipe orang yang malas menunggu.


Adit mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu disana.


(Matikan semua sistem di apertemen Cendana sekarang!)


Cukup lama Adit menunggu balasan, dia benar-benar tidak sabaran orangnya. Dia melihat kelayar ponselnya dan mobil target secara bergantian dan apa yang dia pekirakan Dosen menyebalkan itu sudah keluar dari mobil dan mulai menuju pintu lif.


Karna tidak ada balasan Adit berinisiatif menelpon seseorang di ponselnya karna pesannya yang tak kunjung dibalas.


Tut...

__ADS_1


Tut...


Tut...


Masih berdering namun belum diangkat hingga panggilannya berakhir sendiri, Adit benar-benar kesal. Dia coba menelpon lagi dan akhirnya di detik terakhir telponnya diangkat.


(Apa kamu mau mati)


Hardik Adit yang terlalu kesal karna yang ditelepon tidak kunjung mengangkat telponnya.


(Maaf Dit, aku tadi mandi)


(Alasan terus kamu Dob, kalau kamu begini terus aku pecat sekalian kamu)


(Ya ampun Dit, sama saudara kamu gitu baget sih?)


(Saudara dari hong kong? Cepat matikan sistemnya sebelum mangsaku lepas ni)


Dan setelah itu Adit langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak.


Diseberang telepon.


"Dasar.... Lelaki kadal, kalau nyuruh-nyuruh orang suka seenaknya aja" Gerutu Dody.


Ya orang yang beberapa waktu lalu dihubungi oleh Adit adalah Boby Setiyadi, saudara seangkatan karna mereka sama-sama menjadi anak angkat pak Malik dan sama-sama memiliki profesi yang sama yaitu Dokter bedah.


Bedanya Adit hanya mengambil jurusan keDokter sedangkan Dody mengambil dua jurusan sekaligus Kedokteran dan IT (informasi teknologi).


Lagi mumpung itu yang dipikirkan Boby waktu itu, lelaki berewokan itu mengambil peluang di dalam kesempatan, sebab pak Malik yang akan mengluliahkannya sampai selesai. Beliau juga lah yang membayar semua biaya kuliah hinga sarjana dan beliau tidak keberatan ketika Boby mengambil 2 jurusan sekaligus.


Akan tetapi saat ini dirinya harus menyesali keputusannya waktu itu, sebab karna kemampuannya membuat dia terikat akan seorang Aditiya pembunuh bayaran yang menuntutnya selalu stay ketika dihubungi kalau tidak? Maka siap-siap mati mebusuk.


"Dasar kadal pimplan, tadi katanya jam 8 sekarang baru jam 6" Gerutu Doby kesal.


Teng...


Suara notifikasi masuk menandakan pesan masuk.


(Cepat)


Dody hanya melihat pesan itu tanpa niat membalasnya karna tanggannya sedang sibuk mengotak-atik komputernya untuk memasukan virus yang digunakan untuk merusak perangkat lunak di apertemen Cendana seperti permintaan Adit.


(Sudah)


(Sudah, jangan ganggu aku lagi nanti karna malam ini aku inggin menemui seseorang)

__ADS_1


(Oke)


Singkat dan padat pesan yang dikirimkan Adit, setelah selesai Dody. Bagi Dody itu adalah hal biasa, ibarat kata jika di perlulan baru di pakai kalau tidak ya di anggap tidak ada.


Di apertemen Cendana.


Desy yang sudah melangkah menuju life, namun tiba-tiba listrik mati.


"Huff..... "


Helaan nafas Desy terasa berat, hari ini dia benar-benar lelah ditambah belum pulang listris mati tiba-tiba membuat dia hanya diam mematung di depan life.


Kesempatan emas yang tidak akan pernah dilewatkan oleh Adit, dia segera mengambil kaca mata khusus yang dibuat oleh Dody hanya untuk nya.


Kaca mata yang dilengkapi kamera infra red yang membuat orang yang memakainya bisa melihat dalam keadaan gelap.


Adit segera mendekat kearah Desy dan langsung membekap mulut perempuan itu hingga dia pingsan.


"Well come Beby"


Setelah tidak ada perlawanan dari sang korban yang menandakan bius telah beraksi, Adit segera menyeret perempuan itu menuju mobilnya.


"Kamu akan merasakan yang namanya nikmat hidup dalam kegelapan" Ujar Adit sambil tersenyum devil.


Setelah didepan mobil, dia langsung memasukan perempuan itu ke jok belakang dan menghidupkan mesin mobil meninggalkan basmen dengan santainya.


Tujuannya sekarang membawa perempuan itu ketempat yang disebutnya dunia kegelapan.


Adit bersendandu ria membawa mangsa yang menyebalkan dengan suka cita.


Hampir 1 jam dia mengendari mobilnya masuk kedalam hutan sampai didepan rumah yang terbilang cukup luas dengan banyak pepohonan dan bunga disana.


Tit...


Bunyi kelakson mobil Adit ketika didepan rumah itu, lalu muncul pria berbadan tinggi besar dengan tato disekujur tubuhnya membukakan pagar supaya mobil Adit bisa masuk.


"Selamat malam tuan" Sapanya ramah.


"Kamu bawa perempuan didalam mobilku keruangan bawah tanah, aku inggin masuk untuk membuat kopi" Ujar Adit sambil berlalu meninggalkan pria itu dengan mobil yang masih menyala.


Pria itu hanya memandang punggung tuannya masuk kedalam rumah hingga menghilang dibalik pintu.


Dia langsung melaksanaka tugas yang tadi diperintahkan kepadanya. Dia mematikan mesin mobil dan membawa seorang wanita sexsi masuk dari pintu belakang menuju ruang bawah tanah.


Sesampainya di dalam ruangan, pria itu langsung mengikat tubuh wanita sexsi yang dia bawa keatas bangkar lalu mengikat tubuh itu dengan tali yang tersedia disana. Pria itu menatap lekat wajah wanita yang ada didepannya ada perasaan tak tega jika dia inggat akan nasip wanita itu setelah ini.

__ADS_1


"Anda berurusan dengan orang yang salah, semoga Tuhan memberkati"


Dukung author receh ini dengan like end comen


__ADS_2