King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
ancaman


__ADS_3

manajer yang mendengar Lena tidak melayani tamu penting pun marah dan David menyuruh Alvin untuk melakukan berbagai cara untuk Lena melayani nya kembali. akhirnya Alvin mengancam manajer jika Lena tidak melayani maka restoran ini akan rata dengan tanah. manajer yang mendengar itu ketakutan dan langsung mencari keberadaan Lena.


"Lena"ucap manajer yang sudah menemukan Lena ternyata Lena sedang duduk di ruangan khusus karyawan. dengan amarah dan ketakutan manajer pun menghampiri Lena.


"ada apa pak?"Lena yang namanya di panggil pun menjawab dan merasa heran dengan tatapan bosnya itu.


"kamu kenapa sih? kenapa kamu tidak melayani mereka malah melempar tanggung jawab mu lada orang lain Sekarang tuan Alvin marah dan jika kamu tidak datang sekarang maka kamu akan saya pecat."manajer meluapkan kemarahannya dan mengancam akan memecatnya.


Lena yang mendengar kata 'pecat' pun kaget karena jika ia dipecat maka dia akan makan apa? dan jaman sekarang mencari pekerjaan tidaklah mudah.


"pak saya minta maaf, tapi jangan pecat saya mohon pak"Lena meminta maaf sembari memohon agar tidak dipecat.

__ADS_1


"jika kamu tidak mau dipecat, sekarang juga kamu masuk lagi keruang VIP tersebut"manajer mengambil kesempatan Lena yang memohon agar balik lagi ke ruang tersebut.


"tapi pak..."Lena mau ngomong namun dipotong oleh manajer.


"tapi apalagi hah? jika tidak masuk sekarang mulai besok kamu saya pecat"manajer tadi tidak mau mendengar penjelasan Lena sedikit pun.


"pak saya mohon jangan pecat saya, baiklah saya akan masuk sekarang"Lena pasrah karena untuk mempertahankan pekerjaan nya.


"ya sudah ayo"setelah mengucapkan itu manajer langsung membawa Lena masuk kedalam ruangan tersebut.


"maaf tuan tuan atas ketidaknyamanannya, saya sudah membawa Lena kemari dan saya mohon jangan hancurkan restoran ini tuan" manajer langsung meminta maaf dan memberitahu kalau Lena sudah kemari dan juga manajer memohon agar jangan dihancurkan restoran tersebut.

__ADS_1


David menatap Lena sejenak lalu menatap alvin, David memberikan isyarat untuk menyuruh manajer tersebut keluar. Alvin yang dapat isyarat itu seolah paham apa yang tuanya inginkan.


"saya maafkan, lain kali jangan diulangi lagi dan untuk masalah penghancuran ini saya tidak akan melanjutkan nya"Alvin berkata sopan tapi penuh penekanan dalam setiap ucapannya.


"ba baik tuan terima kasih, terima kasih banyak tuan"manajer tak henti hentinya berkata terima kasih pada Alvin.


"iya, jika tidak ada lagi kamu silahkan keluar"Alvin mengusir Sanga manajer tersebut. manajer yang merasa diusir pun langsung keluar.


dalam pikiran lena, apa itu bosnya serem juga sih aduh gawat tadi saya asik berantem dengan pria aneh ini sampai sampai tidak konsentrasi, apakah dia akan marah dan memencat saya? ya Allah lindungilah hamba mu ini. itulah dalam pikiran lena


"emm silahkan tuan tuan dilihat menunya"Lena menyerahkan buku menu dengan tangan bergetar dan juga tadi berkata dengan terbata bata karena takut.

__ADS_1


David sedari tadi melihat Ekspresi Lena yang sepertinya panik dan mengira kalau alvinlah bosnya, David rasanya ingin sekali tertawa melihat wajah Lena seperti itu tapi David urungkan niatnya David hanya tertawa kecil tanpa ada yang sadar.


"emm kalian mau apa? disini makanannya enak enak semua"ucap Kenan yang melihat buku menu dan juga memecah keheningan di dalan ruangan tersebut.


__ADS_2