King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
sandiwara


__ADS_3

"hiks hiks jangan makan Evans hiks"Lena menangis histeris melihat harimau itu mulai mendekat kan wajahnya pada wajah David.


Lena menutup matanya agar tidak bisa melihat kejadian selanjutnya sambil tubuh gemetar. sedangkan di sisi David harimau itu mendekati wajah David dan.............


sslluupp


sslluupp


tanpa di duga harimau itu malah menjilat pipi David bukannya malah memakannya. dan lebih anehnya lagi David malah mengelus kepala harimau itu nampak harimau itu nyaman dengan elusan yang di berikan oleh David.


"kau minggir dulu"kata David pada harimau itu, seakan mengerti perkataan David harimau itu menyingkir dari atas tubuh David. David berdiri dan berjalan mendekati Lena.


"Sena"panggil David sambil mengelus rambut Lena pelan. Lena yang mendengar suara David dan juga elusan di rambutnya mulai membuka matanya. pada saat membuka mata yang ia lihat adalah wajah David dengan senyum mempesonanya.


"Evans"ucap Lena kaget, bagaimana tidak kaget? karena David sekarang sudah ada di hadapannya tanpa menimbulkan suara apapun.


"kau..kau..tadi.harimau itu?"tanya Lena yang masih merasa bingung dengan keadaan sekarang.


hoar


suara harimau itu yang berada di belakang David.


"tenanglah dia tidak berbahaya kok dia hewan yang aku rawat selama ini"jelas David

__ADS_1


"aku membawanya ke sini untuk membantu mu agar dapat berbicara"sambung David lagi.


"kamu jahat, kamu tau aku sudah takut setengah mati melihat mu di terkam oleh binatang buas itu tapi apa? itu semua hanya sandiwara?"kata Lena marah sambil memukul dada bidang David.


"Sena tenanglah aku bisa jelasin aawww"David mencoba menenangkan Lena yang marah tapi luka akibat cakaran harimau itu tidak mendukungnya, David merasa sakit akibat pukulan Lena yang mengenai luka nya.


"ada apa?"tanya Lena setelah mendengar David meringis menahan sakit.


"apa yang sakit? apa ada luka?"tanya Lena bertubi tubi karena khawatir akan kondisi David.


"king"seru para tangan kanan David siapa lagi kalau bukan Ken, Brian, alvin dan juga Kenan.


"kalian"ucap Lena kaget melihat keberadaan mereka yang tiba tiba muncul dari atas pepohonan.


"apa kau tidak papa tuan?"tanya alvin mendekati David.


"Kenan coba kau periksa Sena, sepertinya kakinya sakit lagi"sambung David yang menyuruh Kenan untuk mengecek kondisi Lena.


"tidak, kau duluan yang di periksa lihat ini banyak darah yang keluar dari dalam bajumu, pasti lukanya tidaklah kecil"kata Lena yang menyuruh kenan untuk memeriksa David terlebih dahulu.


"tidak, Kenan cepat periksa Sena"suruh David yang menolak perkataan Lena.


"aku tidak mau di periksa sebelum kamu diperiksa terlebih dahulu"ucap Lena keras kepala.

__ADS_1


"tidak Sena kau harus duluan di periksa"kata David tegas.


"no aku tidak mau"tolak Lena


"Sena ayolah kamu duluan"bujuk David


"kamu duluan baru aku"Lena masih saja menolak.


mereka semua yang mendengar perdebatan David dan Lena hanya diam saja, tidak tau harus mengikuti siapa.


"STOP"kata Kenan dengan keras karena pusing dengan perdebatan mereka berdua.


"biar aku putuskan jangan membantah karena aku ini yang akan mengobati kalian jadi kalian harus mengikuti perkataan ku"kata Kenan yang menyelesaikan perdebatan mereka berdua.


"pertama aku akan mengobati mu dulu David karena jika darahnya keluar terus nanti bisa berakibat fatal, kalau sudah pulang aku akan mengecek mu lagi, nanti akan ku suruh perawat untuk mengecek keadaan nona Lena selagi aku mengobati mu"sambung Kenan yang menjelaskan.


"kalian kenapa diam saja, cepat bawa nona Lena pulang aku akan mengobati David terlebih dahulu baru akan ku bawa pulang"suruh Kenan pada mereka bertiga.


"aku akan tetap disini menemani mu Kenan"kata Alvin


"baiklah"jawab Kenan.


sedangkan Ken dan Brian membawa Lena kembali ke rumah.

__ADS_1


💜💜💜💜


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2