
Beberapa hari kemudian.
"bagaimana kondisinya?"tanya David, sekarang mereka sedang berada di ruangan tuan putra.
"sudah stabil dia sudah boleh pulang"jawab Kenan setelah memeriksa keadaan tuan putra.
"Kenan suruh beberapa perawatan untuk merawatnya"perintah David.
"memang dia mau pulang kemana?"tanya Lena pada David.
"dia akan pulang ke rumahnya sendiri"jawab David. sedangkan tuan putra memandang David dengan sedih.
"Kenapa? apa dia tidak tinggal dengan kita? bukankah di rumah tidak ada siapa siapa yang merawatnya, Kalau dia ikut kita aku, BI Nani dan Tasya bisa merawatnya"tanya Lena.
"tidak, biarkan dia tinggal sendiri di rumahnya lagian ada perawat yang merawatnya"jawab David. Lena memandang wajah David lalu mengalihkannya pada tuan putra Lena benar benar kasian dengan kondisi tuan putra yang sekarang untuk tinggal sendiri.
"kita bawa dia pulang ke rumah kita yah"mohon Lena pada David.
"tidak"tolak David, lalu David langsung keluar dari ruangan tuan putra. Lena pun menyusul David yang keluar. pada saat Alvin dan Tasya ingin keluar juga tapi sebelum itu di cegah oleh Kenan.
"jangan, biarkan mereka terlebih dahulu"ucap Kenan.
sedangkan itu David keluar menuju ke taman rumah sakit di ikuti oleh Lena.
__ADS_1
"David"panggil Lena.
"ayolah Sena, dia sudah menghina mu dulu dan sekarang kau mau dia ikut kita"ucap David.
"aku tau kau baik, tapi jangan terlalu baik padanya"sambung David sembari memegang tangan Lena.
"tapi dia sudah tidak mempunyai siapa siapa lagi selain kamu sebagai anaknya"bujuk Lena.
"kasihlah kesempatan untuk ku merawat papa mertuaku walaupun dia tidak menerima ku. aku ingin sekali merawat kedua orang tua kandung ku tapi nyatanya tuhan tidak mempertemukan kami"sambung Lena sembari menunduk sedih.
"maaf, sudah jangan sedih lagi"ucap David lalu membawa Lena kedalam pelukannya.
"baiklah jika itu yang kau mau, aku mengizinkan nya untuk tinggal bersama kita"sambung David.
"hmm, tapi janji jangan terlalu capek jika merawatnya, suruh lah BI Nani yang merawatnya"ucap David.
"baiklah aku janji tidak akan capek capek"ucap Lena.
"ayo kita kembali ke sana untuk beres beres barangnya"sambung Lena, lalu Lena menarik tangan David untuk kembali ke ruangan tuan putra.
setelah kembali ke ruangan tuan putra David langsung menyuruh Kenan untuk mengeluarkan surat izin untuk pulang, David juga tetap masih menyuruh untuk beberapa perawat ikutnya pulang untuk menjaga tuan putra.
tuan putra memakai kursi roda yang di dorong oleh salah satu perawat. tuan Putra memakai mobil lain bersama perawat barunya. sedangkan David, Lena, Tasya dan Alvin satu mobil dan di kendarai Alvin tentunya.
__ADS_1
setelah beberapa menit berlalu, akhirnya mereka sampai di mansion milik David seperti biasanya sudah berbaris para maid yang menyambut kedatangan tuannya.
David langsung menyuruh tuan putra untuk istirahat di kamar barunya diantar oleh BI Nani. sedangkan itu David mengajak Lena ke kamar mereka.
di dalan kamar, David langsung memeluk Lena dari belakang.
"gara gara masalah ini bukan madu kita di tunda"ucap David sambil mengecup leher putih Lena.
"tertunda gimana? bukankah kita sudah bulan madu di Turki?"tanya Lena.
"tapi tetap saja, aku sudah merencanakannya untuk 2 sampai 3 Minggu kita di sana"ucap David lagi.
"sebagai gantinya aku mau sekarang"sambung David.
"tapi ini masih siang"ucap Lena.
"tidak papa ayo"ajak David.
dan mereka pun melakukannya siang siang tanpa memperdulikan orang di luar sana, tapi sedikit info kamar David itu kedap suara jadi jika Lena teriak pun orang yang di luar tidak akan mendengar.
💜💜💜
jangan lupa LiKE komen dan vote
__ADS_1