
mereka berjalan menuju altar pernikahan dimana David sudah menunggu nya disana.
dengan senyum manisnya Lena berjalan bersama Tasya menuju David. di samping kiri Lena terdapat wanita paruh baya yang sudah setengah abad tetapi masih tetap cantik dia adalah umi sang kepala panti asuhan.
umi membawa tangan Lena untuk di berikan kepada David, David pun menerimanya dengan senyum tipis.
"jaga dan sayangi selena seperti aku menjaganya dan menyayanginya, jangan buat dia bersedia, buatlah dia selalu tersenyum setiap saat"pesan umi pada David.
"aku berjanji umi, aku akan menjaga dan menyayangi nya, aku juga akan membuat nya tersenyum setiap saat"janji David.
setelah itu umi dan Tasya Turun dari altar pernikahan. David dan Lena pun mengucapkan janji suci pada pada Tuhan, setelah itu mereka saling bertukar cincin.
setelah acara saklar Tersebut mereka satu persatu mengucapkan selamat kepada mereka berdua, dan acara selanjutnya adalah foto bersama.
walaupun pesta tersebut diadakan dengan sederhana tetapi tidak mengurangi rasa bahagia mereka. malam pun datang dan pesta telah selesai dengan sempurna tidak ada halangan apa pun dalam pesta. sekarang mereka telah sah menjadi Sepang suami istri Dimata agama maupun negara.
setelah semuanya selesai Lena pergi menuju kamar utama atau kamar David. Lena sangat gugup berada di kamar David karena belum terbiasa. tak lama pintu pun terbuka memperlihatkan David disana.
__ADS_1
perlahan David mendekati Lena, hal tersebut membuat Lena semakin gugup, pada saat David duduk di sisinya tiba tiba Lena berdiri.
"a.. ku ak..an.mandi terlebih dahulu"ucap Lena langsung berlari ke kamar mandi.
"huh jantung ku, kenapa berdetak kencang banget yah"ucap Lena sembari memegang Dadanya.
"mungkin jika mandi terlebih dahulu jantungku akan kembali normal"ujar Lena, Lena pun ingin melepaskan gaunnya tetapi susah karena resleting gaun berada di belakang.
"duh kenapa susah sih"gerutu lena yang tak bisa melepaskan resleting nya.
"apa aku harus minta tolong pada Evans?"tanya Lena pada dirinya sendiri.
sementara di luar David yang menunggu Lena mandi merasa Lena tak keluar keluar padahal sudah lima belas menit berlalu pun merasa cemas. David menghampiri pintu kamar mandi dan mengetuknya.
"Sena apa kamu baik baik saja? kenapa lama sekali?"tanya David sembari mengetuk pintu.
"emm iya aku baik baik saja"jawab Lena gugup.
__ADS_1
"ayo cepat keluar, nanti kamu masuk angin jika kelamaan di dalam"ucap David mengkhawatirkan Lena.
"kenapa Sena tidak mau keluar?"gumam David pada dirinya sendiri.
David berinsiatif ingin membuka pintu tetapi pintu di kunci dari dalam, David pun mencari kunci cadangan setelah menemukannya David membuka pintu kamar mandi.pada saat terbuka David melihat Lena yang mondar mandir masih mengenakan gaun pernikahan.
"ekhem"David berdehem kecil.
mendengar suara pria Lena pun menoleh dan kaget mendapati David berada di kamar mandi.
"kau belum mandi?"tanya David, tetapi Lena tidak menjawab karena masih berada malu.
"apa ada sesuatu yang membuat mu belum mandi?"tanya David lagi.
"emm itu iya aku belum mandi, emm aku tidak bisa membuka gaunnya"pada akhirnya Lena mengatakan nya juga, tapi karena malu Lena hanya menunduk tidak berani menatap David.
💜💜💜
__ADS_1
jangan lupa LiKE komen dan vote