King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
Sena


__ADS_3

"lepas"berontak Robin, yah tadi setelah Robin menjatuhkan diri dia langsung saja di tangkap oleh bawahan David.


"bawa dia ke Markas"perintah David


"baik king"ucap bawahan David lalu membawa Robin pergi dari tempat kejadian.


"dimana Sena?"tanya David


"nona Lena di dalam mobil king"jawab salah satu anak buah David.


"hmm kalian bereskan tempat ini, Alvin ayo pergi"perintah David lalu David menghampiri mobil yang Lena tumpangi.


"apa kau baik baik saja?"tanya David pada Lena setelah masuk ke dalam mobil.


"hmm"


"apa ada yang luka?"


"tidak"


"bicaralah, jika begini malah aku khawatir padamu"


"hmm"

__ADS_1


"Selena athanhusin, hadap sini" David yang mulai geram dengan jawaban Lena yang singkat singkat.


Lena tidak mendengarkan David dia masih saja menghadap ke luar jendela.


"Sena"kemarahan David sudah memuncak, David membalikkan tubuh Lena dengan kasar lalu David mencengkram erat dagu Lena.


"kamu kenapa sih hah diam saja dari tadi, oh apakah karena rencana kabur mu gagal jadi kamu seperti ini?"tanya David.


"bukan urusanmu"


"ck denger baik baik Sena, selangkah pun kamu tidak bisa pergi tanpa seizin ku, paham"tegas David.


"aku tidak butuh izin mu untuk pergi dari sangkar emas mu itu" kata Lena


"dan kamu tunggu saja aku pastikan bisa pergi dari sana" sambung Lena


"aku bukan milik mu aku juga bukan milik siapapun, diriku hanya milikku dan aku yang berhak atas diriku sendiri" kata Lena dengan menatap tajam David.


"cih"David menghempaskan dagu Lena dengan kasar lalu David langsung menghadap ke depan mencoba menenangkan emosinya yang hampir meluap.


"heh"Lena tertawa sedih, mungkin hari hari yang akan datang adalah hari yang sangat sulit baginya.


Lena menatap keluar jendela dengan tatapan kosongnya, baru saja ia melihat dengan mata kepala sendiri semua orang mati mengenaskan banyak darah di mana mana, lalu ungkapan David yang menganggap Lena hanya mainnya saja, lalu ungkapan cinta Robin yang mendadak dan sekarang dia harus hidup bersama sang iblis entahlah bagaimana akhir dari kisahnya.

__ADS_1


andai Lena bisa memilih hidupnya sendiri maka dia akan memilih mempunyai hidup yang damai dan berada di sekitar orang orang yang menyayangi nya yah itu adalah kehidupan yang Lena mau, tidak seperti sekarang dia hidup dalam ketakutan dan rasa tidak aman karena banyaknya musuh musuh David yang siapa mengincarnya karena Lena adalah orang terdekat David.


memikirkan semua itu saja sudah membuatnya lelah, lelah akan hidup yang di jalani nya.


"tuan kita sudah sampai"ucap Alvin yang memecah keheningan di dalam mobil.


"hmm, antar kena ke kamar biasa dan suruh BI Nani menyiapkan makanan untuk nya"perintah David lalu melangkah pergi ke kamarnya.


"mari nona"sopan Alvin.


"tidak perlu mengantarku, aku bisa sendiri"kata dingin Lena lalu melangkahkan kakinya menuju kamar biasa.


"huh"Alvin hanya bisa bernafas Kasar, ternyata kisah cinta dari tuannya tidak semulus jalan tol. mungkin ini cobaan untuk hubungan tuannya itu.


"BI siapkan makanan untuk nona Lena"perintah Alvin pada BI Nani.


"baik nak Alvin, apakah nona Lena berusaha kabur lagi?"tanya bi Nani.


"yah gitulah BI, apalagi sekarang nona Lena sudah mengetahui kalau David itu adalah Mafia" jelas Alvin.


"semoga saja nak Lena mau menerima nak David apa adanya, bibi kasian dengan nak David baru kali ini dia mencintai seseorang tapi ada saja pengganggu nya"kata bi Nani merasa prihatin.


"iya bi"

__ADS_1


💜💜💜


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2