
setelah selesai makan malam mereka masuk ke kamar masing masing karena hari sudah sangat malam.
tapi di kamar Lena dia tidak langsung tidur karena ada telfon masuk mau tak mau dia harus mengangkatnya dan tertera nama Robin.
"halo Robin, ada apa?"tanya Lena pada sambungan telfon nya.
"halo maaf yah kalau aku ganggu malam malam begini telfon kamu"bukannya menjawab Robin malah meminta maaf terlebih dahulu karena sudah menelfon Lena malam malam.
"ga papa kok, aku juga belum ngantuk"jawab Lena
"ele besok kamu ada waktu tidak?" tanya Robin.
"emm memang kenapa?" bukannya menjawab Lena balik tanya ke Robin.
"aku mau ngajak kamu makan siang boleh ga?"jawab Robin
"emm gimana yah aku tidak bisa kalau besok"Lena mengatakan dengan nada tak enak karena menolak ajakan Robin.
__ADS_1
"yah sayang sekali"Robin mengatakan itu dengan nada kecewa
"maaf yah aku tidak bisa"Lena langsung saja meminta maaf
"baiklah tidak papa, bagaimana kalau Lusa?"tanya Robin lagi.
"kalau lusa?emm nanti liat aja, aku juga tidak tau"kata Lena dengan ragu.
akhirnya mereka mengobrol tentang masa lalu pada saat Robin masih di panti. sedangkan di kamar lain terlihat sesosok laki-laki sedang menahan amarahnya setelah mendengar obrolan mereka yah siapa lagi kalau bukan David.
David sejak tadi belum juga tidur karena dia harus memikirkan banyak hal dari masalah kantor, klan dan sekarang tentang percintaan nya, tapi pada saat telfonnya berbunyi di sana terlihat nama Robin yah David telah menyadap telepon Lena jadi jika ada yang menghubungi Lena David akan tau dan akan otomatis tersambung pada telfonnya.
David sangat marah mendengar mereka membicarakan tentang masa lalu mereka dengan nada bahagia dan sekali kali bercanda.
David seharusnya sudah lepas kendali karena amarahnya tapi David tahan karena tidak mau menyakiti Lena, karena jika David marah dia akan gelap mata dia tidak akan segan segan melukai orang yang ada di sekitarnya.
David ingin sekali pergi ke kamar Lena dan membanting ponsel Lena lalu menyuruh Lena untuk tidak menghubungi Robin lagi tapi ia urungkan karena dia baru beberapa hari Bertemu Lena, David tidak mau Lena berfikir untuk pergi setelah tau sifat aslinya.
__ADS_1
setelah menunggu lama sudah tidak ada suara lagi orang yang sedang mengobrol ternyata mereka telah mengakhiri panggilan telfonnya.
David bergegas menuju walk in kloset dan mengambil jaketnya lalu ia langsung pergi dari rumah menuju markas untuk meluapkan kemarahannya.
David mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi David tidak menghiraukan banyak kendaraan yang di tabrak oleh David.
setelah sampai di markas David langsung masuk keruangan pribadinya, melihat king mereka datang mereka menghubungi Brian memberitahu kalau king ada di markas, setelah dapat panggilan itu Brian langsung meluncur ke markas.
setelah sampai markas Brian langsung menuju ruangan David.
tok tok tok
"king apa aku boleh masuk, ini aku Brian"tanya Brian sopan sambil mengetuk pintu ruangan David.
"masuklah"kata David dari dalam sana dengan suara dinginnya.
setelah dapat persetujuan Brian langsung membuka pintu pada saat pintu terbuka membuat Brian kaget terlihat di dalam ruangan sangatlah berantakan Brian juga melihat David duduk di lantai sambil memegangi botol minuman keras, dengan pakaian yang tidak rapi, rambut David juga sudah acak acakan.
__ADS_1
💜💜💜💜
jangan lupa like komen dan vote