
"sudah, dalang dari semua ini adalah musuh bebuyutan kita, dia juga yang melakukan penyerangan pada king waktu itu" ken menjelaskan informasi yang dia tau tentang kejadian kemaren.
"bagus" hanya satu kata yang di ucapkan david dan tentunya dengan nada khasnya yaitu dingin.
"Bryan bawa mereka semua ke gudang tua, lalu bakar gudang itu" david memberikan perintah pada Bryan. Bryan yang di perintahkan itu langsung menjalankan perintahnya.
"Alvin kamu cari tau gadis yang bawa aku ke rumah sakit" lalu memerintah Alvin untuk mencari informasi tentang lena. Alvin yang mendengar itu lalu mengangguk kepala pertanda mengerti.
"kalian urus sisanya aku akan pulang ke mension, nanti sore aku mau info tentang garis itu sudah ada" setelah mengatakan itu lalu david berdiri dan melangkah keluar markas..
__ADS_1
david pulang ke mension diikuti kenan karena kenan merasa khawatir tentang keadaan temannya, david menyuruh kenan pulang tapi kenan tidak mau akhirnya david pun pasrah. lalu masuk ke dalam kamarnya.
di dalam kamar sangat sepi apalagi kamar tersebut bernuansa hitam lampu pun tidak di nyalakan inilah yang david paling suka sunyi, sepi dan damai.
david melangkah masuk ke dalam kamar mandi lalu david membuka pakaian nya lalu masuk ke dalam bakthub dan berendam sambil merokok.
setelah 15 menit akhirnya david selesai mandi david keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono, setelah itu david berjalan ke bibir tempat tidur, kakinya diluruskan dan kepala bersandar di kepala tempat tidur.
entah mengapa sekarang badan david sangat lemas tidak seperti biasanya mungkin karena habis operasi pengeluaran 3 peluru mungkin, walaupun sudah biasa tapi kalau namanya habis operasi pasti lemas apalagi habis operasi dan langsung keluar dari rumah sakit.
__ADS_1
david merebahkan dirinya di kasur lalu mulai menutup matanya sekarang david sudah sampai di alam mimpi.
sedangkan lena yang masih kerja di sebuah restoran, keadaan saat ini restoran banyak banget pelanggan mungkin karena sekarang sudah jam 12.00 yaitu waktunya makan siang makanya banyak sekali pelanggan. lena bekerja di restoran rianti gajinya juga lumayan untuk sehari hari.
setelah beberapa lama akhirnya pelanggan pun berkurang karena sudah saatnya masuk kerja lagi mungkin tapi hal begitu sudah biasa bagi lena.
"lena ayo istirahat dulu, kita makan lalu nanti gantian sama yang lain, sekarang juga pelanggan nya tidak terlalu banyak" ucap Rani yang mengajak lena untuk istirahat dan makan. Rani adalah teman lena di restoran mereka sangat akrab bahkan kehidupan Rani juga hampir mirip sama kehidupan lena yaitu orang tuanya bercerai lalu ibunya menitipkannya pada neneknya katanya hanya sementara tapi apa sampai sekarang ibunya tidak menjemput nya kembali, Rani dititipkan pada neneknya pada usia 10 tahun pada saat ibunya tidak menjemput kembali hati Rani sakit apa aku tidak berguna lagi bagi ibu? itulah pikiran Rani tapi setelah lulus SMA Rani mencari pekerjaan untuk membantu neneknya mencari uang karena mengingat usia neneknya sudah tidak muda lagi.
"ayo" lena pun menyetujui nya laku mereka ke ruang istirahat para karyawan. lena dan Rani membawa bekal lalu membukanya dan mereka makan sesekali diantara mereka menawarkan bekalnya.
__ADS_1