King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
kritis


__ADS_3

setelah sampai di bandara David dan Lena di jemput oleh brian dan Tasya, karena Alvin sedang mengurus pemakaman nyonya putra.


"kita kemana dulu tuan?"tanya Brian yang sudah duduk di depan kursi kemudi disampingnya ada Tasya, sedangkan David dan Lena duduk di kursi belakang.


"ke mansion"jawab David. Brian pun langsung melajukan mobilnya.


"kita tidak ke rumah sakit terlebih dahulu?"tanya Lena pada David.


"kita pulang dulu ke mansion untuk bersih bersih lalu kita langsung ke pemakaman"jelas David, Lena pun hanya mengangguk.


pasalnya setelah keluar restoran di Turki Lena dan David langsung pergi ke bandara untuk pulang, dan pada saat sampai hari sudah pagi.


setelah selesai bersih bersih dan berganti pakaian David dan Lena langsung menuju pemakaman bersama Brian dan Tasya.


setelah sampai di pemakaman banyak orang yang hadir untuk mengantarkan nyonya putra ke peristirahatan terakhirnya. banyak rekan bisnis dan para karyawan perusahaan ke pemakaman tersebut. karena uang ganti rugi sudah di kasih oleh Alvin sang asisten David.

__ADS_1


tepat setelah David dan Lena datang mobil ambulans pun datang, para petugas langsung mengeluarkan jenazah nyonya putra untuk di makamkan. acara pemakaman pun sudah selesai banyak orang yang sudah meninggalkan tempat tersebut disana hanya tersisa David, Lena dan para bawahannya.


"kita pergi sekarang"perintah David, mereka pun pergi ke mobil masing masing. tujuan mereka sekarang adalah rumah sakit dimana tuan putra berada.


sesampainya di rumah sakit David dan Lena terlebih dahulu menemui Kenan untuk menanyakan kondisi tuan putra saat ini.


"bagaimana kondisinya saat ini?"tanya David setelah mereka berada di ruangan dokter Kenan.


"pada saat kecelakaan terjadi kaki tuan putra tersangkut di dalam mobil membuat tulangnya retak, kemungkinan kakinya tidak bisa berjalan kembali. dan akibat kecelakaan itu membuat tuan putra stroke membuat dia tidak bisa bicara dan bergerak bebas. tapi untuk kondisinya saat ini masih kritis kita lihat saja hingga malam ini jika kondisinya membaik maka dia sudah melewati masa kritis nya tetapi jika sebaliknya maka....kami sudah berusaha semaksimal mungkin"jelas Kenan sembari memberikan laporan kesehatan tuan putra pada David.


"bisa iya bisa juga tidak"jawab Kenan.


"baiklah pantau terus kondisinya, jika ada apa apa langsung hubungi Alvin"ucap David.


"ayo kita pulang"ajak David pada Lena.

__ADS_1


David menarik tangan Lena dengan lembut untuk keluar dari ruangan Kenan. di luar sudah ada Alvin, Brian, Tasya dan juga Ken.


"Alvin kelola perusahaan milik mereka agar menjadi milik kita, Ken kau utus beberapa orang untuk menjaganya disini, brian dan Tasya kalian ikut kita pulang ke mansion"perintah David membagi tugas pada mereka.


"siap laksanakan tuan"jawab mereka serempak.


setelah itu David, Lena, Tasya dan Brian pergi dari rumah sakit menuju ke mansion David. sedangkan alvin pergi ke kantor untuk mengurus surat surat pengalihan kepemilikan perusahaan. lalu Ken menghubungi anak buahnya agar datang ke rumah sakit untuk menjaga tuan putra.


sesampainya di mansion David dan Lena langsung masuk ke dalam kamar mereka.


"kau istirahat lah, pasti kau capek"ucap David menyuruh Lena untuk istirahat.


"kau sendiri? kau juga butuh istirahat, ayo sini kita tidur bersama"ajak lena. David pun mengikuti perkataan Lena untuk istirahat.


💜💜💜

__ADS_1


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2