
besok paginya, setelah sarapan David mengajak Lena untuk berkeliling. pemandangan di pagi hari lebih jelas di bandingkan tadi malam.
pertama David mengajak Lena berkeliling rumah, David menjelaskan setiap inci dan setiap ruangan dalam rumah itu.
Sekarang mereka sedang berada di atas rooftop
"gimana bagus tidak?"tanya david pada Lena. terlihat di rooftop tersebut ada banyak bunga yang cantik ada juga kursi untuk bersantai dan juga beberapa hiasan yang menghiasi rooftop itu.
David menatap Lena terlihat Lena masih saja belum merespon apa apa bahkan tatapannya masih saja tidak bersemangat. David menghela nafas panjang melihat Lena masih saja dengan sikapnya.
"apa ada yang kamu inginkan? atau ada yang tidak kau suka?"tanya David sambil berjongkok di depan kursi roda Lena.
dan tentunya Lena tidak akan menjawab, bahkan jika David bertanya seribu kali pun Lena tetap saja masih diam.
"ah ini sudah siang saat nya makan dan minum obat"ucap David setelah melihat arloji nya. David mendorong kursi roda Lena untuk ke lantai dasar.
setelah di lantai dasar mereka langsung menuju meja makan disana sudah terlihat berbagai macam hidangan sedangkan para tangan David mereka sedang di suatu tempat dan akan pulang nanti.
"kau mau makan apa?"tanya david tapi yah masih tetap sama Lena tidak merespon pada akhirnya David mengambil kan makanan kesukaan Lena.
"ayo makan aa~"David mengarahkan sendok ke arah mulut Lena. tadi pagi juga David yang menyuapi Lena makan bahkan mengurusnya walaupun kalau mandi dan berganti pakaian itu ada pelayan wanita yang membantu Lena.
"ayo makan dulu, buka mulut mu"bujuk lembut David pada Lena agar mau membuka mulutnya. David menghela nafas melihat Lena diam saja David harus ekstra sabar dan membujuk Lena agar mau makan.
"ayo Sena buka mulut mu aku mohon"mohon David yang sudah merasa pegal karena tangannya masih tetap setia di depan mulut Lena.
terlihat Lena membuka sedikit mulutnya, David yang melihat itu tersenyum senang walaupun sedikit terbuka sudah membuat David senang David memasukkan sendok berisi lauk pauk ke dalam mulut Lena.
"kunyah"ucap David yang melihat Lena masih belum juga mengunyah makanan yang sudah masuk ke dalam mulutnya.
Lena mengunyah makanan tersebut dengan pelan, David yang melihat senang dan juga harus sabar menunggu sampai Lena selesai menguyah. hingga akhirnya Lena sudah selesai dengan makan siangnya walaupun butuh beberapa lama untuk menghabiskan semua makanan nya.
__ADS_1
"ayo sekarang saatnya minum obat"ucap David sambil mengeluarkan obat yang harus Lena minum. David juga mengambil air putih.
"ayo minum obatnya agar cepat sembuh"bujuk David lagi, David harus sabar dengan sikap Lena saat ini karena David memaklumi nya karena David lah yang membuat Lena seperti sekarang.
David memasukkan obat kedalam mulut Lena setelah itu David Langsung kasih minum pada Lena agar obat tersebut langsung di telan olehnya. setelah minum obat David mengajak Lena masuk ke dalam kamar karena setelah minum obat saatnya Lena untuk istirahat.
"Sekarang kamu harus istirahat"ucap David sambil menggendong Lena ala bridal style untuk memindahkan Lena ke tempat tidur setelah itu David menarik selimut untuk menyelimuti Lena.
"kamu istirahat dulu yah"ucap David sambil duduk di samping Lena dan mengelus rambut Lena. mata Lena mulai terpejam mungkin karena efek obat yang tadi Lena minum.
David tetap saja menemani Lena di sana walaupun Lena sudah tertidur, David masih setia mengelus rambut Lena sambil memandangi wajah cantik Lena yang sedang terlelap tidur. David sampai lupa jika dia belum makan dari tadi pagi karena mengurus Lena terus.
hingga sore hari, Lena membuka matanya karena sudah cukup tidurnya, yang Lena lihat pertama kali setelah membuka mata yaitu wajah tampan David yang sedang tersenyum hangat ke arahnya, tangan David juga masih setia mengelus rambut Lena.
"selamat sore"ucap David tersenyum.
dan pastinya Lena masih bersikap biasa saja atau masih tetap diam.
"ah bagaimana kalau kamu mandi dulu, aku akan mengajakmu ke suatu tempat"ucap David sambil membantu Lena untuk duduk. setelah itu David menyuruh pelayan wanita untuk membantu Lena mandi.
"kamu mandi dulu yah, aku tunggu di sini"ucap David yang sudah memindah kan Lena duduk di kursi roda.
"bersihkan Sena dengan lembut dan pelan jangan sampai terluka"ucap David dingin pada pelayan wanita.
"baik tua"jawab sopan pelayan wanita itu. setelah itu pelayan wanita membawa masuk ke dalam kamar mandi.
setelah melihat Lena masuk David menghampiri lemari pakaian dan memilih pakaian yang cocok di pakai Lena setelah itu David menghampiri pelayan wanita yang lain.
"nih pakai kan ini pada Sena"perintah David sambil menyerahkan baju itu ke Pelayan wanita.
"baik tua"jawab sopan pelayan wanita itu lalu langsung menyusul temannya yang sudah masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
tok tok tok
"masuk"perintah David pada orang yang ada di luar.
terlihat seorang pria masuk ke dalam kamar setelah di izinkan masuk oleh David.
"apa semuanya sudah siap Alvin?"tanya david pada Alvin, yah pria yang masuk adalah Alvin.
"sudah tuan sesuai yang tuan inginkan"jawab Alvin.
"hmm"David hanya berdehem singkat sebagai jawaban.
"tuan, apakah tuan sudah makan?"tanya Alvin yang khawatir tuannya ini belum makan, dan juga tadi Alvin sempat mendengar dari para pelayan kalau David belum makan tadi siang karena David menyuapi Lena terus.
"bukan urusanmu"jawab David ketus yang enggan menjawab dari pertanyaan Alvin.
"tapi kamu harus makan, ini perintah dari sahabat mu sekarang aku bukan lagi bawahanmu, kau tau kan aku sangat peduli padamu"ucap Alvin yang sudah berbicara santai layaknya sahabat bukan lagi bawahan atau tangan kanannya.
"belum lapar, aku tau itu"jawab David yang masih tetap saja dengan jawaban singkat.
"tapi kamu harus makan"bujuk Alvin lagi.
"keluar"perintah David yang sudah tidak mau mendengar omong kosong yang keluar dari mulut Alvin.
"tapi~"
"KELUAR"teriak David dengan emosi, Alvin yang merasa tidak baik jika dia disana pun langsung keluar.
💜💜💜💜
jangan lupa LiKE komen dan vote
__ADS_1