
"BUKA"teriak pria tersebut sambil menggedor-gedor kaca mobil taksi tersebut.
sementara itu anak buah pria tersebut membawa keluar supir taksi dengan paksa.
Lena kaget sekaligus merasa takut melihat pria yang menggedor kaca mobil taksi.
"Evans?"yah pria tersebut adalah David.
"kenapa dia bisa Disini?"tanya Lena bertanya tanya.
"SENA KELUAR"teriak David dengan marah bahkan kaca yang dari tadi ia gedor sedikit pecah.
prang
aakkhh
kaca pun pecah semuanya, Lena yang ada di dalam kaget langsung saja menjerit karena ada beberapa kaca yang mengenai tangannya.
setelah kaca pecah David memasukkan tangannya dan mencari kunci pintu taksi setelah itu pintu taksi terbuka dengan kasar oleh David.
"keluar"David menarik tangan lena paksa agar keluar mobil.
"lepas, kau menyakitiku"Lena terus saja memberontak agar di lepaskan tangannya, karena tangan David memegang pergelangan tangan Lena terlalu kuat menyebabkan tangan Lena sakit.
__ADS_1
David tidak memperdulikan perkataan Lena, dia terus saja menarik tangan lena menuju mobilnya yang ada di depan sana.
Lena yang geram karena David tidak melepaskan menggigit tangan David.
"aahh sit"umpat David lalu melepaskan pergelangan tangan Lena. Lena yang mendapatkan kesempatan pun langsung lari menjauh.
dor
aaakkkhh
David yang tidak terima jika Lena kabur lagi akhirnya menembakkan peluru ke arah kaki Lena dan membuat Lena terjatuh tersungkur. David menghampiri Lena yang terjatuh dan berjongkok di hadapan Lena.
"sudah ku bilang bukan, kau akan ku tangkap kembali"itulah perkataan yang di dengar Lena sebelum ia tak sadarkan diri.
David yang melihat Lena pingsan langsung saja menggendongnya ala bridal style dan membawanya ke mobil nya. di dalam mobil David mendudukkan Lena di atas pangkuannya.
selama perjalanan David terus saja menatap wajah cantik Lena yang sedang pingsan, tangannya menyentuh setiap inci wajah Lena lalu bergerak ke bawah bagian kaki, David pun langsung mengarahkan pandangan nya ke arah bawah dan melihat peluru masih menancap di kaki Lena.
"kita ke Mension, dan suruh Kenan datang"perintah David pada alvin.
"baik tuan"jawab alvin.
sedangkan di tempat tadi masih ada beberapa anak buah David yang sedang membereskan semuanya.
__ADS_1
"kenapa king tega berbuat seperti itu pada nona Lena?"tanya Ken yang tak percaya dengan yang ia lihat.
"itulah king, jika itu sudah menjadi miliknya maka tidak akan seorang pun menyentuh nya atau pun pergi dari nya"jawab Brian yang sudah tau sifat David.
"lagian nona Lena juga bersalah, jika dia tidak melarikan diri mungkin semuanya akan baik baik saja tapi sekarang mungkin king akan memperlihatkan wajah iblis nya"sambung Brian yang memikirkan masa depan hubungan David.
"tuan semuanya sudah selesai"Lapor anak buah David pada mereka berdua.
"apa kau sudah membereskan supir taksi itu?"tanya Brian
"sudah tuan, saya juga sudah mengirimkan mayatnya ke Keluarga nya dan memberikan kompensasi bagi keluarganya"jawab anak buah David.
"bagus, sekarang kalian semua kembali ke markas"puji Brian dan sekaligus memberi perintah.
"baik tuan"jawab anak buah itu.
"ayo kita pergi"ajak Brian pada Ken.
"kita mau kemana?"tanya Ken
"ke Mension king"jawab Brian lalu meninggalkan Ken dan langsung masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"hey kenapa dia ninggalin gue?"tanya Ken yang tak habis Fikir dengan sahabatnya itu.
__ADS_1
💜💜💜
jangan lupa LiKE komen dan vote