
PLAK
PLAK
suara tamparan dari David kepada tuan dan nyonya putra, Pasalnya David sudah terlanjur emosi dengan mereka berdua.
"KAU, BERANINYA MENAMPARKU"teriak tuan putra marah dengan tangan memegangi pipinya yang kena tampar.
"ITU PANTAS KAU DAPATKAN"balas David tak kalah tinggi.
"David aku ini ibu kamu loh, kenapa kamu nampar aku?"tanya nyonya putra juga geram dengan David tetapi sebisa mungkin untuk tenang.
"apa gara gara ja**Ng ini?"tanya nyonya putra lagi.
PLAK
David menampar lagi pipi nyonya putra dengan sangat keras.
"jaga bicara anda, jangan menjelekkan kekasih ku"ucap David menatap tajam nyonya putra.
"cih dia pelet kamu pake apa sih hingga kamu terus membelanya? kamu lihat dong David, dia itu cacat dan miskin"ucap tuan putra menjelekkan lena.
"ck palingan juga ja**Ng seperti mu mendekati David karena uang" sambung sinis tuan putra.
"SEKALI LAGI KALIAN MENYEBUT KEKASIHKU JA**NG AKAN KU PASTIKAN KALIAN TIDAK BISA MELIHAT MATAHARI BESOK"tetiak David marah dan nada dingin.
"kau lihat, David membangkang kepada kami itu karena kamu"ucap nyonya putra pada Lena.
__ADS_1
"kau ini pengaruh buruk untuk David"sambung lagi.
sedari tadi Lena terus menunduk menahan air matanya agar tidak jatuh, mendengar tuan dan nyonya putra menjelekkan nya dan juga mencibirnya membuat dadanya sesak.
pada saat nyonya putra Lena adalah pengaruh buruk, Lena langsung mengangkat kepalanya menghadap nyonya putra. dapat dilihat David masih membelanya dan juga tuan putra yang tak mau kalah.
"apakah karena saya?"tanya Lena tiba tiba yang dari tadi diam, David yang mendengar perkataan Lena langsung mengalihkan pandangannya.
"atau karena kalian sendiri yang membuat anak kalian membangkang seperti ini?"sambung Lena yang tadi menarik nafas terlebih dahulu dan melanjutkannya.
"ya karena kamu lah, masa karena kami sih?"ucap nyonya putra.
"ah jika karena saya maka katakan dimana saya merubah David menjadi pembangkang? David seperti ini karena kesalahan kalian sendiri, aku tau David itu seperti apa"ucap Lena tegas.
"apa kalian tidak terima kalau David membangkang dan berbuat kasar pada kalian? bukankah David seperti itu karena kalian yang menjadi orang tua gagal?"tanya Lena.
"ah aku tau bukankah orang tua David sudah tiada sejak lama, iya kan David?"tanya Lena pada David.
"KAU MENYUMPAHI KAMI MATI?"teriak tuan putra yang tidak terima.
"bukankah kalian tidak ada disaat David tumbuh? bukankah kalian tidak ada disaat David sakit? bukankah kalian tidak ada disaat David senang?"tanya Lena.
"apakah itu disebut orang tua?"tanya Lena lagi.
"DIAM KAMU, KAMU INI TIDAK TAU APA APA"teriak tuan putra lalu mengambil pistol dari sakunya dan mengarahkan kepada Lena.
seperkian detik Alvin, Ken dan Brian juga menodongkan pistol kearah tuan dan nyonya putra.
__ADS_1
"jika kau menarik pelatuknya, siap siap jugalah mereka akan melepaskan pelatuknya juga"ucap David santai.
"David kau sangat durhaka pada orang tua mu sendiri"ucap nyonya putra cemas dan takut.
"cih kalian bukan orang tua ku"ucap David.
"ayo kita pergi dari sini"ajak David pada Lena, lalu mendorong kursi roda Lena pergi tetapi sebelum pergi David mengkode pada mereka bertiga setelah itu David mengajak lena keluar.
dor
dor
dor
dor
dor
dor
ketiga tangan kanan David menembak kaki dan kepala tuan putra.
"bukankah kalian mengatasi nona Lena cacat, maka jadilah cacat sepertinya"ucap Alvin menetap mereka berdua tajam.
setelah itu mereka pergi keluar mengikuti David.
"uncle, aunty"panggil vio mendekati mereka lalu menghubungi ambulans.
__ADS_1
💜💜💜
jangan lupa LiKE komen dan vote