
"tuan ini saya juga sudah menyiapkan makanan tuan" ucap Alvin.
David duduk di samping Lena dan memakannya, sedangkan mereka Kenan pamit keluar untuk makan juga, sedangkan Alvin dia setia berada di samping David.
setelah selesai acara makan makanya, David mengajak Lena pulang bersama mereka keluar rumah sakit.
tapi pada saat di luar kena terkaget melihat banyak orang berpakaian hitam dan berkacamata mereka semua menunduk.
"siapa mereka? apa yang mereka lakukan? apa mereka menunggu tuannya yang sedang berobat? atau ada penjabat yang sedang sakit?" bisik Lena pada David. David yang mendengar hanya terkekeh pelan.
"salam tuan dan nona" ucap mereka bersama setelah melihat David. Lena di buat kaget lagi melihat mereka semua mengatakan itu lada David.
"apa kau mengenalnya?" tanya Lena pada David.
"mereka semua bodyguard yang akan melindungi kita, kau tidak mau kan kejadian itu terulang kembali maka dari itu aku membawa bodyguard" David menjelaskan.
"tapi bukankah ini terlalu berlebihan" ucap Lena sambil memandangi mereka kira kira mereka berjumlah 20 orang.
"apa maksud mu? ini malah kurang tau" jawab David sambil memandangi wajah Lena, detik itu juga Lena kaget apa kurang? itulah yang ada di pikirannya.
__ADS_1
"sudahlah jangan pikirkan ayo masuk"David menarik tangan lena lembut menuju mobil.
Alvin membukakan pintu mobil belakang.
"silahkan" Alvin mempersilahkan untuk kedua tuannya untuk duduk.
"ayo masuk" David menyuruh Lena masuk duluan, Lena pun masuk di ikuti oleh David merasa tuannya sudah masuk Alvin menutup pintu mobil dan berjalan memutar dan duduk di kursi kemudi.
sedangkan para bodyguard juga masuk ke dalam mobil masing masing setelah itu mengikuti kemana mobil tuannya melaju.
di dalam mobil terasa hening sampai
"kita ke Mension" jawab David dingin.
sontak Lena langsung menatap David tanda tanya " kenapa ke rumahmu, aku mau pulang antar aku pulang jika kamu tidak mau aku bisa pulang sendiri" ucap Lena.
"biar aman Sena, kau sementara tinggal dulu di rumah ku pasti musuh musuh ku akan mencari tau kamu karena kamu sedang dekat dengan ku nanti takutnya kamu kenapa Napa" David menjelaskan dengan lembut lalu menggenggam tangan Lena.
"tuh kan seharusnya kita tidak pernah bertemu aku hanya mau hidup tenang bukan hidup dalam bahaya karena musuh musuh dalam perusahaan mu"ucap Lena
__ADS_1
"hey aku janji aku akan melindungi mu, tapi kamu juga janji jangan pernah tinggalkan aku paham?" David mencoba menyakinkan Lena.
"kali ini saja kamu ikuti kata kata ku yah, ini juga untuk melindungi mu setelah semuanya selesai kamu bisa pulang" lagi lagi David menyakinkan Lena dengan perkataan lembutnya.
Lena sempat berfikir jika dia kembali ke rumahnya pasti musuh musuh David akan mencarinya benar apa yang dikatakan David, tapi nanti jika di rumah David dan orang tuanya tidak mengizinkan nya untuk tinggal gimana?.
Lena bimbang mau gimana, lalu Lena menatap mata David di sana Lena melihat ketulusan David.
baiklah kita jalani dulu, pasti semua ada jalannya aku ikut David untuk sementara ini tapi setelah semua aman aku akan pergi* batin Lena.
"baiklah" kata Lena, Dan membuat senyum David terlihat
"nah gitu dong nurut" kata David sambil mengacak ngacak rambut Lena.
"issh jangan di berantakin ih" protes Lena.
"baiklah baiklah sini aku benerin" David merapikan rambut Lena yang tadi di acak acaknya.
............
__ADS_1
jangan lupa LiKE komen dan vote