King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
tertangkap


__ADS_3

"apa tidak papa kita keluar tanpa bodyguard?"tanya Tasya.


yah setelah mendapatkan telepon dari umi sang kepala panti, Lena langsung menuju panti asuhan bersama Tasya seorang. Lena juga tidak memberitahu pada David karena takut mengganggu.


"tidak papa, kita disana bentar aja kalau sudah sore baru kita pulang"jawab Lena


"apa kau sudah izin pada tuan David? aku takut dia khawatir padamu"tanya Tasya lagi karena entah mengapa perasaan nya tidak enak seperti sesuatu akan terjadi pada Lena dan bayinya.


"Belum, aku tidak ingin mengganggu nya, dia kan sedang mengurus masalah pada kantornya"jawab Lena.


"itu panti sudah terlihat"tunjuk Lena pada bangunan di depan.


"apakah panti dijaga oleh suruhan tuan David?"tanya Tasya karena melihat beberapa orang berbaju hitam menjaga pintu masuk panti.


"tidak, aku menyuruh David agar tidak mengirimkan orang untuk menjaga panti karena takut anak anak panti merasa risih"jawab Lena yang bingung juga melihat mereka.


"lalu mereka siapa?"tanya Tasya lagi, entah mengapa perasaannya mulai gelisah seiring mobil mendekati panti tersebut.

__ADS_1


"mungkin salah satu bodyguard yang berdonasi di panti, mungkin umi sedang ada tamu"jawab Lena yang memikirkan kemungkinan.


karena merasa gelisah Tasya mengirimkan sinyal sos pada Brian lewat ponselnya tapi sayangnya ponsel Brian tidak aktif mungkin Brian masih sibuk dengan urusan nya.


mobil telah sampai di depan pintu masuk utama panti. terlihat pria dengan baju hitamnya berdiri didepan pintu seolah dia sedang menunggu seseorang. Lena dan Tasya keluar mobil. tapi sebelum melangkah jauh tiba tiba terdengar suara bariton pria yang berdiri di depan pintu.


"tangkap mereka"suruhannya pada anak buahnya. anak buahnya pun menuruti perintah dari sang asisten bosnya siapa lagi kalau bukan Jack.


Lena dan Tasya memberontak, beberapa kali Tasya adu jotos dengan mereka tapi karena Tasya kalah jumlah akhirnya dia kalah.


"siapa kau?"tanya Lena takut.


"sedangkan dia kalian bawa dia ke ruangan lalu pukuli dia"sambungnya


"baik bos"ucap mereka serempak.


"kalian mau membawa ku kemana? Tasya"teriak lena

__ADS_1


Jack jalan duluan diikuti oleh anak buah yang memegang Lena, Lena memberontak tapi itu percuma karena tenaga mereka kuat. sedangkan Tasya di bawa ke suatu ruangan dalam panti asuhan untuk di pukuli.


di dalam panti tepatnya di ruang tengah terlihat pria sedang duduk di kursi single sembari meminum wine, disamping pria itu duduk terdapat beberapa orang berbaju hitam sana seperti orang di depan sana dan juga yang memegangnya. didepan pria itu ada umi dengan kaki dan tangan diikat lalu jangan lupakan lakban yang menempel di mulutnya.


"umi!!"lirih Lena Melihat uminya dalam keadaan tidak baik baik saja.


terlihat pria misterius itu mendekati Lena lalu memperhatikan Lena dari bawah sampai atas.


"kenapa dia lebih cantik dari pada di foto?"ucap pria misterius dengan senyum miringnya.


"apa mau mu hah?"tanya Lena berteriak.


"apa mau ku?"tanya pria misterius itu pada Jack lalu mengalihkan pandangannya pada Lena kembali dengan wajah sinis.


"kau akan tau nanti, bawa dia"ucap pria misterius itu, lalu pria itu berjalan keluar diikuti oleh semua anak buahnya.


tujuan nya kali adalah markas utama mereka. setelah mendapat Lena pria misterius itu akan menjadi kan Lena umpan agar David menemuinya.

__ADS_1


💜💜💜


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2