King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
lamar


__ADS_3

tak


tak


tak


tak


suara langkah high heels menuruni anak tangga menggema keseluruh ruangan. David yang sejak tadi sudah menunggu Lena berdandan merasa ada seseorang yang berjalan menuruni anak tangga langsung menoleh... sungguh ciptaan Tuhan yang sangat sempurna, terlihat Lena berjalan menuruni anak tangga dengan gaun berwarna putih dengan paduan riasan tipis, membuat Lena terlihat cantik hari ini.



"Evans"panggil Lena, melihat David yang bengong sejak Lena menuruni anak tangga. panggilan pertama David masih tidak bergeming.


"Evans"panggil Lena kesal sembari menggoyahkan lengan David.


"ah"David pun tersadar lalu m Mandangin wajah Lena dengan terpesona.


"kamu cantik"puji David.


"terimakasih"jawab Lena tersipu malu.


"you are ready princess?"ucap David sembari mengulurkan tangannya dan juga membungkukkan sedikit badannya.


"apaan sih"ucap Lena merasa tidak enak, tetapi Lena membalas uluran tangan David.


"kita pergi cantik"ucap David lalu menggandeng tangan Lena keluar mansion.


tak butuh waktu lama untuk menuju ketempat yang telah dipersiapkan David, yaitu hotel yah David membawa Lena ke gedung hotel.


"hotel? mau ngapain?"tanya Lena bingung.


"sudah kamu ikut saja tapi..."ucap David menggantung.

__ADS_1


"tapi?"ulang Lena penasaran.


"kamu harus tutup mata terlebih dahulu"ucap David dan entah kapan kain berwarna hitam sudah ditangan David.


"memang harus banget yah? nanti kamu macem macem gimana?"tanya Lena ragu.


"iya harus, kamu tenang saja aku tidak akan macem macem tapi cuman satu macem, ayo sini aku pakai kan"ucap David menggoda Lena setelah itu David membalikkan tubuh Lena dan memakaikan kain itu menutup mata Lena.


"ayo jalan"ucap David menggandeng tangan Lena.


"pelan pelan"kata Lena takut jatuh karena Lena tidak bisa melihat apa apa.


"iya aku pelan pelan kok"ucap David terus berjalan.


Ting


pintu lift terbuka di lantai paling atas yaitu lantai rooftop, David membawa Lena melangkah ke depan dan berhenti di tengah tengah.


"sekarang bukalah"ucap David di samping telinga Lena. Lena yang sudah mendengar izin David langsung membuka ikatan kain itu dari matanya perlahan lahan Lena membuka matanya.


"Selena athanhusin, dulu Ken pernah berkata kalau setiap orang akan bertemu cinta nya masing masing, dulu aku sempat meremehkan kata cinta itu karena menurutku cinta itu adalah senjata yang paling berbahaya karena itu aku tidak itu aku tidak tau yang artinya mencintai seseorang"ucap David dengan satu tarikan nafas, sejenak David berdiam setelah itu David melanjutkan kata katanya.


"tapi aku salah, pada di rumah sakit itu juga pertemuan pertama kita entah mengapa setelah aku bangun aku mengagumi kecantikan kamu dan juga hatiku berdebar kencang entahlah aku tidak tau, tapi aku teringat perkataan Ken dan Kenan lagi kalau orang jatuh cinta yaitu hati berdebar kencang, dari situlah aku baru tau kau adalah cinta pada pandangan pertama ku"ucap David menceritakan awal mula mereka bertemu.


"kau tau sendiri aku baru pertama kalinya jatuh cinta jadi aku tidak tau harus melakukan apa agar kau tetap di sampingku hingga akhirnya aku membuat mu terluka agar kau tetap di sampingku"ucap David lagi.


"tapi sekarang aku tidak mau kau pergi lagi maka dari itu aku ingin melamar mu menjadi pendamping hidupku untuk selamanya seumur hidup, selena athanhusin maukah kau menikah dengan ku?"ucapan David selesai sampai disini, kata kata yang telah di persiapkan dari semalam akhirnya keluar juga, sekarang tinggal menunggu jawaban Lena.


Lena tidak bisa berkata kata mendengar pengakuan David, memang David sudah sering mengatakan cintanya pada Lena tetapi tidak seromantis ini, mata Lena berkaca kaca terharu dengan semua yang di lakukan David.


"aku...a..ku"Lena gugup mau menjawab pertanyaan David.


"jawablah sesuai isi hatimu"ucap David menenangkan Lena.

__ADS_1


tapi jika kau menolak aku tetap akan membuatmu di samping ku


pikiran David punya rencana lain jika Lena menolak.


"a..ku. mau"jawab Lena malu.


"baik aku terima kepu~ eh apa kau terima?"awalnya David mengira Lena akan menolak maka dari itu David berkata itu tapi setelah itu dia kaget mendengar jawaban Lena.


"iya"jawab Lena malu malu.


"kau menerima nya, bolehkah aku memakaikan cincin ini ke jarimu?"tanya David dan hanya dapat anggukan dari Lena. David langsung memakai kan cincin ke jari Lena.



...gambar/ foto hanya pemanis yah...


"sudah dong jangan nangis"ucap David setelah mensejajarkan tingginya sama dengan Lena. David menghapus air mata Lena yang mengalir membasahi pipinya.


"hiks"Lena langsung memeluk David untuk menenangkan dirinya, dengan senang hati David menerima pelukan Lena.


"apa sudah lebih tenang?" tanya David setelah membiarkan Lena untuk lebih tenang. dan di jawab anggukan oleh Lena.


"jangan nangis lagi dong, harusnya kamu senang bukan menangis"ucap David.


"aku bukan nangis aku hanya terharu saja"ucap Lena sembari menghapus sisa air matanya.


"iya, bagaimana kalau kita makan dulu? kamu belum makan loh sedari datang ke sini"ucap David, dan dijawab anggukan kepala oleh Lena lagi.


"ayo silahkan"ucap David mempersilahkan Lena untuk Duduk. meja dinner mereka berada di dekat pembatas jadi mereka bisa melihat pemandangan kota yang padat dan indahnya malam kota.


"ayo silahkan makan"ucap David mempersilahkan Lena untuk makan malam yang telah di persiapkan.


💜💜💜

__ADS_1


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2