
sedangkan disisi lain.
pria misterius sedang duduk di kursi kebesarannya sembari menghisap rokok, menatap kedepan. disampingnya ada sang asisten.
"bagaimana kondisi mereka?"tanya pria misterius itu. yang ditanyakan pria misterius itu adalah David dan para orang kepercayaan
"mereka saat ini sedang menuju ke semua lokasi yang kita ledakan"lapor sang asisten.
"bagus"ucap pria misterius dengan senyum miringnya.
"ledakan markas cabang milik David, lalu buat aset milik David seperti villa, rumah, restoran, hotel dll rata dengan tanah"perintah pria misterius itu.
"baik bos"
"Sekarang kita ke rencana berikutnya"rokok yang tadinya menyala sekarang dipadamkan. pria misterius itu berdiri lalu pergi dari ruangan diikuti oleh sang asisten.
setelah beberapa menit berlalu. tibalah pria misterius itu ke sebuah tempat dimana para anak yatim tinggal yaitu panti asuhan tempat dulu Lena tinggali.
"Jack"panggil pria misterius pada sang asisten yang bernama Jack.
"baik bos"Jack yang paham apa yang dimaksud bosnya langsung saja menghubungi anak buahnya.
"kepung panti asuhan ini, taruh semua orang kedalam ruangan yang sama, tangkap pemilik panti lalu tunggu kami di ruang kerja pemilik panti"perintah Jack pada anak buahnya.
"baik bos"ucap mereka serempak, mereka pun langsung membagi kelompok, kelompok pertama mengepung panti, kelompok dua menyandera semua orang, kelompok tiga menjaga bos mereka agar tetap aman.
__ADS_1
setelah diruangan milik kepala panti.
"kalian ini siapa? apa mau kalian?"tanya umi, dengan tangan dan kaki diikat di kursi.
"kau tidak perlu tau kami siapa, yang kami butuhkan kau hubungi selena untuk datang kemari sekarang juga"ucap pria misterius itu sembari memainkan pisau kesayangan nya.
"tapi jangan bilang kalau kami ada disini, dan jangan meminta tolong pada siapa pun atau kau mau anak anak tidak berdosa itu lenyap dari muka bumi ini"sambung nya lagi
"Jack"perintah pria misterius itu.
"baik tuan"Jack pun menekan no Lena pada ponsel milik pemilik panti.
"ayo katakan"bisik Jack sebelum telfon diangkat.
...*******...
tiba tiba saja ponselnya berbunyi Lena melihat nama yang tertera adalah 'umi' Lena tersenyum melihatnya, tidak menunggu lama Lena langsung mengangkatnya.
📱"halo umi"sapa Lena.
📱"......"
📱"umi? ada apa? apa umi baik baik saja?"tanya Lena yang tidak mendengar suara pemilik panti.
sedangkan di panti karena tidak menjawab juga Jack mencubit lengan umi dengan keras lalu berbisik "cepat katakan".
__ADS_1
📱"lena sayang"panggil umi pada Lena.
📱"iya umi ini aku Lena, ada umi telfon? tumben sekali?"tanya Lena.
📱"apa umi tidak boleh menelfon anak umi sendiri?"tanya umi sembari bercanda, tapi nyatanya dia sedang menahan sakit akibat cubitan Jack yang keras.
📱"tentu boleh umi kapan pun umi mau pasti Lena akan mengangkat nya"jawab Lena.
📱"emm Lena"panggil umi.
📱"ya umi?"tanya Lena.
📱"kau sudah lama tidak kemari umi kangen, pasti yang lain juga kangen sama kamu apalagi anak anak panti"ucap umi memberi alasan.
📱"iya juga sih umi aku sudah lama tidak kesana semenjak bertemu David, aku juga kangen sama semua orang apalagi masakan umi aku kangen"ucap Lena
📱"jika kau kangen maka ke marilah, nanti umi akan masakan makanan kesukaan kamu, bagaimana kalau sekarang saja?"tanya umi.
📱"ide bagus, lagian aku bosan di rumah tidak ada David, baiklah aku akan siap siap kesana"ucap Lena menyetujui.
📱"baiklah akan umi tunggu, sudah Dulu yah umi ada kerajaan nanti lagi dah"ucap umi mengakhiri obrolan mereka. Jack pun langsung mematikan sambungan Tersebut secara sepihak.
"bagus"ucap pria misterius dengan smrk miliknya.
💜💜💜💜
__ADS_1
jangan lupa LiKE komen dan vote