King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
gila


__ADS_3

seminggu pun berlalu, hari ini adalah hari yang ditunggu tunggu oleh Alvin dan viona karena pada hari ini mereka akan mengucapkan janji suci pernikahan.


"apa kau gugup?"tanya Lena pada Viona saat ini mereka masih diruangan rias khusus pengantin.


"iya, aku gugup sekali"jawab viona sembari meremas gaunnya.


"tenanglah, dulu aku juga gugup seperti mu tapi setelah menikah aku sangat bahagia"ucap Lena


"kau sangat cantik vio"puji Tasya


"terimakasih"viona pun tersenyum


"wah para bidadari cantik sedang berkumpul disini rupanya"ucap umi yang baru masuk. memang umi yang akan menyerahkan viona pada alvin menggantikan papa viona.


"umi bisa aja"ucap malu Lena.


"umi berkata jujur kok kalian memang sangat cantik, sudah sudah ayok diluar sudah menunggu pengantin wanitanya"ucap umi.


umi pun menggandeng tangan Viona untuk keluar bersama.


memang acara ini digelar di hotel tapi tidak secara mewah hanya yang sederhana tamu yang datang juga hanya orang dekat saja.


"sudah ku bilang jangan terlalu capek, sudah ada orang yang melakukannya"ucap David setelah Lena menghampirinya.

__ADS_1


"aku tidak capek kok, lagipula ini adalah hari pernikahan teman ku"jawab Lena.


acara pun dimulai mereka saling berucap janji suci.


"tuh viona aja sudah nyusul aku nikah, kamu kapan?"bisik Lena pada Tasya.


"apa an sih kamu, aku nunggu dia melamar aku"balas Tasya dengan berbisik.


"apa perlu aku katakan padanya?"tanya Lena


"tidak perlu"jawab Tasya.


waktu berputar secara cepat tak terasa sudah sore.


"sssttt"ringis Lena, Lena memegang kepalanya dengan tangan.


"aku baik baik saja"jawab Lena tersenyum agar David tidak khawatir. tapi baru saja Lena berucap seperti itu Lena sudah ambruk untungnya David dengan sigap menangkapnya.


"Sena Sena hey ayo bangun"David menepuk nepuk pipi Lena.


"KENAN, KENAN SEPAT KEMARI PERIKSA SENA"teriak David mencari kenan.


"tuan sebaiknya kita bawa Dulu ke kamar"usul Tasya.

__ADS_1


"panggil Kenan, aku akan membawanya ke kamar"perintah David, David pun langsung membawa Lena ke sebuah kamar VVIP miliknya.


karena kejadian itu acara pesta pun dibubarkan. Kenan, Alvin, Ken,Brian, Tasya dan viona langsung lari menuju kamar VVIP.


"Kenan cepat periksa Sena"ucap David setelah melihat Kenan masuk ke dalam ruangan.


Kenan langsung mendekati Lena dan memeriksa nya. sedangkan yang lain hanya melihat dari sudut ruangan agar tidak mengganggu Kenan dalam memeriksa keadaan Lena.


"huh"Kenan membuang nafas dengan pelan lalu mengalihkan pandangannya pada semua orang dengan wajah datar.


"ada apa? bagaimana kondisinya?"tanya David cemas.


sementara Kenan hanya diam saja dengan wajah datarnya hal itu membuat mereka harap harap cemas ingin tau kondisi Lena.


"Kenan cepat katakan, jangan sampai aku merobek mulutmu jika kau tidak mau bicara"ancam David dengan sorot mata tajamnya.


Kenan memandang David dengan wajah Sulit di artikel.


"ada apa? apa penyakitnya parah?"tanya alvin, Kenan pun menggeleng memberi jawaban pada alvin. tapi hal itu membuat semua orang salah artikan.


"cepat jawab"bentak David yang tak sabar, Kenan pun hanya tersenyum.


"ada apa? apa kau sudah gila karena tidak ingin mati?"tanya Ken yang menganggap Kenan gila karena tersenyum ceria.

__ADS_1


💜💜💜


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2