King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
terkepung


__ADS_3

malam harinya, Alvin kembali ke perumahan tersebut tapi sekarang ia berangkat hanya bersama Bima Alvin tidak membawa bawahan lainnya.


rencananya sih mau makan bergerak agar tidak ada yang tau dan juga warga di sekitar mungkin sudah tidur tapi apa sampai tengah malam pun masih ramai di kawasan itu.


Alvin yang telah kehilangan ide pun mendekati rumah itu awalnya sih Alvin ingin menendang pintu itu agar terbuka tetapi bima mencegahnya, Bima menyarankan agar mengetuk pintu terlebih dahulu agar para warga tidak curiga.


tok


tok


tok


tok


"permisi, apa ada orang?"ucap Bima sembari mengetuk pintu sedikit keras.


mereka dapat mendengar suara langkah kaki mendekati pintu, terdengar juga suara kunci terbuka dan terbukalah pintu itu menampilkan sosok pria besar, dan sedikit menyeramkan tetapi bagi Alvin dan Brian orang itu tidak menyeramkan sama sekali.


"ada apa?"suara pria tersebut berat dan nada suaranya sangat keras mungkin jika orang biasa mereka akan takut dan gemetar tetapi tidak untuk alvin, Alvin malah santai menatap pria tersebut.


"ada apa?"ucap pria itu lagi kesal dan menatap tajam mereka, karena mereka sama sekali tidak menjawab pertanyaan dari pria tersebut.


"kalian siapa?"tanya pria itu lagi yang meneliti wajah Alvin dan juga Bima.

__ADS_1


"aku Alvin, asisten pribadi David, aku ke sini ingin bertemu dengan bos mu karena bos kamu sudah menculik orang kami"ucap Alvin dingin.


"oh kalian utusan ba****an itu"ucap pria itu menampilkan smirk nya lada Alvin dan juga Bima.


"biarkan kami lewat jika masih ingin hidup"ucap bima tajam pada pria tersebut.


"heh kalian mau lewat? tidak semudah itu bro"ucap pria itu meremehkan.


"lalu kau ingin apa hah? bertarung ayo"Tantang Bima.


"bertarung? ck baiklah jika itu mau kalian"ujar pria tersebut.


"kalian semua keluar"perintah pria tersebut entah pada siapa.


"oh kau beraninya main keroyokan?"tanya Alvin melihat situasi sekarang, Alvin dan bima terperangkap di tengah tengah musuh.


"kalian hanya berdua sedangkan kami banyak, kalian pasti akan kalah"ucap pria itu lagi.


"belum tentu, akan ku pastikan kalian semua mati hari ini"ucap Alvin menekan kata mati.


"wah wah wah ternyata kau sudah tidak tahan untuk mati hah, kalian semua maju"perintah pria itu pada anak buahnya agar menyerang alvin dan juga Bima.


...*************...

__ADS_1


sedangkan pria misterius dalang dari semua ini hanya melihat dari layar komputer nya yang terhubung dengan cctv di kawasan Alvin dan bima berada.


"ternyata dia mengirim asisten pribadi nya"ucap pria misterius itu dingin.


"tapi bos sebenarnya David tidak peduli dengan nyawa viona bos, mereka kemari karena Alvin memohon pada David untuk menyelamatkan viona bos"lapor asisten pria misterius itu.


"hmm"pria misterius itu hanya berdehem, walaupun badannya disana tetapi raganya tidak karena sekarang pria itu sedang berkelana jauh dengan pikirannya saat ini.


bos


bos


"BOS"teriak asisten pria misterius itu. pria misterius itu pun kaget lalu menatap asisten tajam.


"ada apa?"tanya pria misterius itu dingin.


"emm itu tuan, itu lihat di layar komputer lihat bos"ucap asisten gugup sembari menunjuk layar komputer.


pria misterius itu pun menatap ke layar komputer.


"apa"


💜💜💜

__ADS_1


jangan lupa LiKE komen dan vote


__ADS_2