
di satu ruangan terdapat pria yang sedang bermain main, arti bermain main yaitu mengeksekusi para pengkhianat.
"hahaha"tawa nya menggelegar ke seluruh ruangan.
"Ken"panggil seseorang yang telah mengganggu kesenangan nya bermain.
orang yang sedang bermain itu adalah ken, Ken berbalik menatap siapa orang yang telah menganggu nya.
"oh ternyata kamu Alvin ku pikir siapa, jika bukan kamu akan ku kuliti dia karena telah mengganggu ku"kata ken yang melihat Alvin yang memanggilnya.
"kau bersiap siaplah, kita akan pergi"kata Alvin dingin lalu berbalik dan melangkah pergi.
"hey bersiap mau kemana? aku belum puas loh bermain dengannya"panggil Ken yang protes harus menunda kesenangan nya.
"hais kalian bawa dia ke ruangan tahanan seperti biasa dan beri dia makan daging yang ku potong tadi jangan biarkan dia mati dulu"perintah Ken pada Mafioso di sana.
setelah itu Ken pergi dari sana menuju ke ruang pribadinya untuk mandi karena badan dia penuh dengan darah. setelah mandi Ken menghampiri Alvin yang sedang mengobrol bareng Brian.
"kita mau kemana?"tanya Ken setelah mendudukkan bokongnya di kursi.
__ADS_1
"kau dapat tugas di suruh untuk menyerang rumah Robin"kata Alvin yang langsung menyampaikan maksudnya.
"Robin siapa dia?"tanya Ken yang tidak asing mendengar nama tersebut.
"dia adalah ketua dari Devil dan juga sahabat nona Lena"jawab Brian.
"oh dia baiklah, dimana rumahnya?"tanya Ken lagi.
"aku sudah alamatnya ke ponsel mu"kata Alvin lalu Ken langsung mengecek ponselnya dan benar saja sudah ada alamat nya.
"baiklah aku akan kesana Sekarang"kata ken sambil berdiri lalu pergi dari markas.
"apakah ada tugas untuk ku juga?"tanya Brian pada Alvin.
"aku akan pulang"sambung Alvin yang langsung beranjak pergi.
*******
"ck sial kenapa dia kesini"umpat Robin yang sedang berusaha lari karena melihat Ken membawa pasukannya ke rumah.
__ADS_1
"bos sebaiknya kita pergi dari sini"kata orang kepercayaan Robin yaitu Bayu.
"hmm kita akan pergi ke markas"perintah Robin yang sudah masuk ke dalam mobilnya.
"apa tidak sebaiknya kita ke luar negri bos"tanya Bayu yang melihat kondisi untuk mencari aman terlebih dahulu.
"nanti sebelum itu aku akan bawa ele juga bersamaku, malam ini juga kita akan menculik ele dari rumah itu"jawab Robin dan juga kasih tau rencana untuk menculik Lena.
"tidak akan ku biarkan ele tinggal bersamanya"kata Robin dengan tatapan tajamnya.
"aku juga sudah telfon ele, kata ele dia juga tidak keberatan jika bersama ku, besok pagi kita ke taman dekat rumah David untuk menjemput ele"jelas Robin.
yah memang tadi Robin sudah menelfon Lena dan dia tidak keberatan karena Robin tidak mengatakan mau membawanya tapi Robin hanya bilang kalau mau mengajaknya jalan jalan saja maka dari itu Lena setuju.
di tempat lain juga terdapat gadis yang sedang duduk di depan meja riasnya.
"ah kenapa kau masih mengingat kejadian tadi sih Lena"Lena masih menggerutu karena dia memikirkan adegan dimana David mau menciumnya walaupun gagal sih tapi tetap saja itu membuat Lena tak karuan.
"lagian kenapa coba tadi aku diam saja kenapa tidak mendorong nya sih"kata Lena yang masih menggerutu di depan cermin.
__ADS_1
💜💜💜💜
jangan lupa LiKE komen dan vote