King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
latihan


__ADS_3

sesampainya di mansion semua lampu sudah padam dan juga para pelayan tak terlihat sama sekali ya iyalah orang mereka pulang hampir jam 3 dini. David menyuruh Kenan dan Alvin untuk istirahat terlebih dahulu besok baru melakukan pengobatannya. sedangkan David ia ke kamar Lena sebentar untuk melihat Lena apakah baik baik saja setelah itu David keluar dan masuk ke dalam kamarnya sendiri.


sedangkan di markas, sesampainya di markas Brian langsung memasukinya diikuti bawahannya yang membawa gadis itu. Brian memerintahkan petarung perempuan untuk membantu gadis itu membersihkan dirinya, Brian juga memerintahkan untuk membeli pakaian untuk gadis itu Brian juga menempatkan gadis itu di kamar yang berbeda dari para bawahannya yang lain. merasa badannya lelah dan matanya pun Lelah Brian masuk ke dalam kamar yang biasa ia gunakan lalu tidur.


sedangkan Ken setelah menemui pembuat perhiasan Ken langsung pulang ke apartemen nya untuk beristirahat.


skip keesokan harinya.


pagi pagi sekali mungkin jam 6 pagi Brian sudah bangun dan juga sudah bersiap siap dengan baju olahraga nya, memang Brian terbiasa jika pagi pagi akan melakukan olahraga entah itu joging, nge-gym, atau melatih daya tempur nya.


sebelum ke area pelatihan Brian menyempatkan ke kamar gadis semalam yang ia bawa rencananya mulai hari ini Brian akan mengajarinya ilmu bela diri dan sebagainya.


Brian membuka pintu lalu perlahan mendekati sisi ranjang dapat dilihat seorang gadis cantik, putih walaupun masih terlihat bekas luka di sekujur tubuhnya dan juga wajahnya.


"bangun"ucap Brian dingin, gadis itu tidak bergerak sedikitpun seperti tidak terpengaruh dengan suara yang di keluarkan Brian.


"BANGUN"teriak Brian kesal, karena Brian tidak suka yang ke dua apalagi mengulangi kata katanya, sifat Brian itu sama sebelah duabelas seperti David.


mendengar seseorang berteriak membuat gadis itu kaget dan terbangun, terlihat Lak laki tampan didepannya.


"cepat bersiap, kita akan melakukan latihan hati ini juga"ucap Brian melihat reaksi gadis tersebut yang bengong.


"HEY"panggil Brian yang kesal. mendengar teriakkan Brian gadis tersebut langsung tersadar.


"kamu dengar tidak apa yang ku katakan tadi?"tanya Brian kesal.


"emm maaf, bisa di ulangi?"ucap gadis itu menunduk takut melihat tatapan tajam Brian.


"kau ini yang serius dong jangan malah melamun, cepat bersiap aku tunggu kamu di area latihan"tegur Brian dan juga mengulangi perkataan nya.

__ADS_1


setelah berkata seperti itu Brian langsung keluar dari kamar gadis itu.


"tampan tampan tapi galak"umpat gadis itu kesal. gadis itu tidak mau mendapatkan bentakan lagi langsung meluncur ke kamar mandi untuk bersiap.


terlihat di area latihan sudah banyak anak buah yang melakukan latihan ada juga beberapa dari mereka yang melakukan tanding untuk memeriksa kekuatannya.


Brian melakukan pemanasan setelah itu Brian mengelilingi area latihan sebanyak 20 kali. perlu kalian ketahui area latihan itu bukan ruangan yang kecil tetapi ruangan luasannya bisa mencapai satu rumah besar, disamping area latihan ada taman dan juga kolam renang. taman itu bisa di gunakan untuk latihan menembak jarak jauh untuk kolam sendiri digunakan untuk berenang sesudah latihan jika ada yang mau berenang bisa juga untuk melakukan lomba renang atau belajar berenang.


"tuan"panggil gadis itu saat Brian sedang meminum, Brian melirik gadis itu terlihat gadis itu cocok menggunakan baju olahraga.


"siapa namamu?"tanya Brian yang belum tau nama gadis itu.


"nama saya Tasya tuan"jawab gadis itu yang tak lain adalah Tasya.


"oh, jangan panggil aku tuan, kata tuan bisa digunakan untuk memanggil tuan David, mereka semua memanggil dengan sebutan prince B. kau bisa panggil aku dengan nama saja"jelas Brian.


"baik tu..eh maksud ku biak Brian"ucap Tasya dengan malu.


"baik Brian"lalu Tasya mulai melakukan pemanasan setelah itu lari sesuai perintah Brian.


beberapa menit kemudian Tasya baru saja selesai lari langsung menghampiri Brian .


"nih minum dulu"Brian melempar botol air minum ke Tasya, Tasya yang mendengar langsung sigap menangkap botol itu, Tasya membukanya dan langsung meminum nya.


"setiap pagi kau harus kesini untuk lari"ucap Brian yang melihat daya tahan tubuh Tasya kurang kuat.


Tasya hanya mengangguk karena masih capek habis lari 5 putaran.


"apa kau bisa sesuatu? maksudku bela diri? atau menebak dan bertarung?"tanya Brian yang memikirkan mau dari mana ia mulai latihan untuk Tasya.

__ADS_1


"kalau bela diri aku bisa taekwondo, kalau menembak aku belum bisa"jawab Tasya.


"baiklah nanti kita akan latihan menembak"ucap Brian memutuskan.


sementara itu di mansion David mereka sedang sarapan bersama ada David, Kenan Alvin dan juga Lena.


"nanti nona Lena minumlah obat ini"ucap kenan lalu meletakkan obat di depan Lena.


"apakah ada efek samping nya?"tanya David.


"emm ada efek samping cuman nanti demam biasa, tapi setelah itu nona Lena sudah dinyatakan sembuh penyakit apapun sembuh dan nona Lena bisa berjalan lagi, tanpa melakukan latihan berjalan"jelas Kenan.


"apakah obat ini sehebat itu?"tanya Lena yang memandangi obat didepannya.


"iya"jawab Kenan.


"Alvin kau pergilah ke kantor dan handle pekerjaan ku, hari ini aku akan di mansion"perintah David.


"baik tua, dan sekarang sudah jam segini aku pamit ke kantor dulu"ucap Alvin, David hanya mengangguk tanda mengizinkan.


Alvin mengendarai mobilnya menuju perusahaan David, sesampainya di kantor Alvin berjalan dengan cool dan juga wajah datarnya setiap ia berjalan ada saja yang menyapanya atau sekedar mengucapkan selamat pagi tetapi tidak dihiraukan oleh Alvin.


"AKU MAU BERTEMU DENGAN CEO KALIAN"teriak seorang gadis yang membuat keributan di area resepsionis.


melihat ada keributan Alvin menghampiri nya dan melihat siapa gadis itu.


"tuan"ucap sang resepsionis yang melihat kedatangan Alvin, mendengar kata tuan gadis tersebut berbalik dan bertatapan dengan Alvin.


"kau"ucap Alvin mengerutkan keningnya bertanya kenapa dia datang ke kantor?.

__ADS_1


💜💜💜


jangan lupa like komen dan vote


__ADS_2