
Robin yang terus saja mundur tak terasa sudah sambil di pinggir pembatas dan jika ia mundur lagi mungkin dia akan jatuh ke bawah. tak punya pilihan lain Robin lari dan....
aakkhh
"KALIAN BERHENTI DI SANA ATAU ELE AKAN JATUH BRRSAMKU"teriak Robin, yah tadi Robin berlari secepatnya menghampiri Lena dan menariknya ke pelukannya lalu melangkah mundur sedikit.
David yang melihat Lena di tangan Robin pun berhenti, David tidak mau Lena kenapa Napa.
"lepaskan dia"kata David dingin.
"nggak, aku tidak akan melepaskan nya"ucap Robin sambil memeluk erat Lena.
"turunkan dulu pistolnya"suruh Robin.
David sekilas melihat Lena yang menangis lalu David mengarahkan pandangan nya pada Robin, mendengar perkataan Robin menyuruhnya melepaskan pistolnya tanpa berfikir panjang David langsung melemparkannya ke lantai.
"sudah, sekarang lepaskan Sena"kata David menyuruh melepaskan Lena.
"biarkan aku pergi terlebih dahulu baru aku akan melepaskan nya"tawar Robin pada David.
__ADS_1
"ck dasar pecundang, memasang wanita sebagai perisai"kata ken yang baru saja sampai di atas dan melihat kejadian tersebut.
"kalau mau jatuh ya tinggal jatuh ngapain ngajak ngajak"sambung Ken dengan nada meremehkan.
"Ken"tegur David dengan nada dinginnya, karena David masih memikirkan Lena dia tidak mau terjadi apa apa pada Lena.
"tenang aja tuan, jika mereka jatuh di bawah sudah tersedia bantal penyelamat jadi nona Lena akan baik baik saja"bisik Ken pada David.
"dan dibawah juga anak buah kita sudah menunggu, jadi jika mereka jatuh anak buah kita langsung menangkap Robin tuan"sambung Ken yang langsung menjelaskan rencananya.
"Bagus"puji David atas ide Ken.
"apa yang dikatakan ken benar, jika mau jatuh tinggal jatuh saja"kata David pada Robin.
"jika aku jatuh, ele akan ikut bersama ku jatuh juga"ancam Robin sekali lagi.
"silahkan, lagian aku sudah bosan bermain dengannya"kata David.
deg
__ADS_1
mendengar perkataan David membuat hati Lena sakit dan seketika waktu terhenti saat itu juga.
apakah kebersamaan selama ini hanyalah permainan yang di mainkan David? dan apakah perkataan David dulu tentang dia cinta pada pandangan pertama adalah kebohongan belaka? dia hanya menganggap Lena sebuah mainan jika ia bosan akan di buang dan di lupakan?. itulah yang ada dipikiran Lena saat ini.
dia tidak memperdulikan keadaan sekitar yang sedang Adu mulut, dia hanya diam mencerna perkataan David, Lena sudah tidak menangis lagi tapi dia menatap kosong ke depan. entah ada apa dengan hatinya yang sakit mendengar perkataan itu.
"baiklah jika itu mau mu, aku akan bawa ele pergi darimu, walaupun nanti aku mati tapi setidaknya aku mati bersama ele"kata Robin lalu dia melangkah mundur dan tinggal satu langkah lagi maka dia akan benar benar terjatuh.
Lena yang masih terhanyut dalam pikirannya tidak tau kalau dia sebentar lagi akan jatuh.
"ele mungkin aku mengatakan nya sangat terlambat karena sebentar lagi kita akan mati, tapi tak apa"Robin menjeda perkataannya.
"ele aku cinta padamu"sambung Robin dan seketika itu juga Lena sadar dari lamunannya.
tapi naas Robin sudah membawa Lena jatuh ke bawah.
💜💜💜
hehehe gini gini author mau kasih tau mungkin dalam seminggu ini tidak up, karena author sedang pra us dan harus fokus. dan untuk pegang hp itu dalam waktu singkat jadi tidak bisa up nih.
__ADS_1
sekian dari informasi nya.
jangan lupa LiKE komen dan vote