King Mafia Dingin Jatuh Cinta

King Mafia Dingin Jatuh Cinta
ya ampun


__ADS_3

"kau harus istirahat malam ini, sebelum cairan infus nya habis kau tidak boleh kemana mana"tegas Kenan.


Sekarang mereka sedang berada di dalam kamar David, setelah membawa David kerumah Kenan langsung memasangkan infus dan juga kantong darah pada David. karena David kekurangan cairan dan juga banyak darah, sebelum pulang ke rumah Kenan menghentikan pendarahan nya terlebih dahulu di hutan untuk mengurangi banyak darah keluar.


"hmm"sahut David acuh, sekarang David sedang duduk di kasur sambil bersandar pada kepala kasur dan juga mata yang terpejam. memang hari ini adalah hari yang melelahkan David sangat butuh istirahat.


ceklek


pintu terbuka dan terlihatlah Ken dan Brian masuk kedalam kamar David, semua orang mengarah kan pandangan nya kearah Ken dan Brian kecuali David yang masih memejamkan matanya.


"apakah ada luka serius?"tanya Brian pada Kenan akan kondisi David


"tidak terlalu, semuanya masih terkendali"jawab Kenan santai.


"bagaimana dengan nona Lena?"tanya alvin


"dia baik, perban pada kakinya sudah di ganti oleh perawat dan sekarang sedang istirahat"jawab Brian.


"keluar"suruh David dengan posisi semula.


semua orang saling pandang dan detik berikutnya Alvin menyuruh mereka untuk keluar dengan isyarat wajah. mereka pun pergi keluar.

__ADS_1


"Ingat istirahat, setelah ini tidur jangan kerjakan pekerjaan ataupun memikirkan nona Lena"peringatan Kenan sebelum keluar kamar.


"keluar"suruh David yang muak dengan perkataan Kenan yang menyuruh nya istirahat terus dari tadi.


Kenan hanya bisa menghembuskan nafas pelan setelah itu Kenan Keluar kamar.


keesokan harinya. sebelum mereka ke meja makan mereka terlebih dahulu menuju kamar David untuk mengecek kondisi David apa sudah baik baik saja.


tok tok tok


"masuk"suruh David yang sudah tau siapa orang di balik pintu itu.


"ya ampun"teriak Kenan kaget.


"apa kau mandi?"tanya Kenan yang tak habis Fikir dengan sahabatnya ini. jelas jelas luka kemarin belum sembuh dan sekarang malah dia mandi otomatis perban pada tubuhnya menjadi basah dan juga pasti luka yang terkena air akan terasa sakit.


"iya"jawab singkat David sambil menyisir rambut nya sendiri.


"kau ini lupa atau gimana sih? bukankah kau tau kalau luka masih basah di larang mandi"tegur Kenan


"sekarang kamu duduk aku akan pakaikan perban lagi padamu, Alvin tolong ambilkan kotak obat ku"sambung kenan laku menarik tangan David untuk duduk di pinggir kasur.

__ADS_1


Alvin kembali membawa kotak obat dan menyerahkan kepada kenan, Kenan langsung membukanya dan mengambil perban dan obat obat lainnya.


"kau ini sangat lebay Kenan"kata ken yang merasa rasa khawatir Kenan berlebihan.


"diam kau"suruh Kenan yang kesal pada Ken bukannya membantu malah mengatakan dirinya lebay.


"bagaimana dengan Sena?"tanya David di sela sela pengobatan Kenan.


"nona Lena masih tidur tuan"lapor Alvin yang sebelum ke kamar David Alvin terlebih dahulu mengecek keadaan Lena dari para pelayan.


hmm


"apa infusnya sudah habis? dan kantong darah nya juga? apa kau istirahat dengan baik? kau tidak menyembunyikan nya bukan?"tanya Kenan berbondong bondong karena tidak mau lalai dalam mengobati David.


"hmm tuh"tunjuk David ke atas nakas, terdapat 2 kantong yang sudah kosong.


"Bagus, jika kondisi mu sudah baik maka tidak usah Tambah infus tetapi jika kondisi mu masih kurang vit maka harus di infus lagi"jelas Kenan yang sudah selesai memperban luka David.


💜💜💜


jangan lupa LiKE komen dan vote

__ADS_1


__ADS_2