
tak terasa sudah seminggu berlalu sejak, ketiga bersaudara keluarga Wei ini menerima hukuman. sayang meski pun mereka telah menyelesaikan salinan tentang aturan keluarga, tapi mereka tetap di larangan untuk keluar rumah dan mereka tak diizinkan keluar sampai waktu yang ditentukan.
"hais, jari ku sampai bengkok gara-gara menulis terlalu banyak kali ini" ucap Rong Ji
"kau benar, aku sampai hapal dengan semua aturan nya, tak ku sangka kita akan menerima hukuman seperti ini juga, sungguh malang dan sekarang meskipun sudah selesai menyalin tapi kita belum diperbolehkan untuk keluar rumah, rasanya bosan sekali"
"apa yang kalian keluhkan ha? masih belum cukup dengan hukumannya atau kalian masih ingin menyalin lagi. kalau begitu kalian salin lah aturan keluarga sebanyak 1000 lembar dan selesaikan dalam waktu tiga hari" tegas nyonya Wei
"hah yang benar saja Bu, aku benar-benar tidak sanggup lagi untuk menulis, lihatlah jari ku sampai bengkok karena nya. mohon ibu berbelas kasih pada kami Bu. kami janji takkan pernah mengulangi perbuatan ini lagi Bu" ucap Rong Ji dengan serius
"benar Bu ampuni kami bu, kami mengaku salah, jangan tambah hukuman lagi Bu" ucap Xiao Yan
"Hem sekarang kalian baru tau memelas meminta pengampunan, sekarang sudah sadarkan dengan kesalahan kalian. kali ini ku ampuni kalian, tapi jika kalian mengulangi nya lagi, hukuman kalian akan lebih berat daripada ini mengerti" tegas nyonya Wei
"baiklah ibu kami mengerti, terima kasih ibu telah mengampuni kami. ibu kau lah malaikat baik kami tolong jangan beri kami hukuman lagi ya" ucap Rong Ji
"baiklah, melihat kalian sudah punya niat untuk berubah maka aku akan mengurangi hukuman kalian, selain itu ku dengar kalian juga akan segera mengikuti ujian benar bukan?" ucap nyonya Wei
"iya Bu benar sekali, memang nya ada apa Bu?" tanya Xiao Yan
"biar ku beritahu kepada kalian, jika kalian bisa mendapatkan peringkat tiga besar dalam ujian kali ini, maka aku akan menghapus hukuman kalian dan aku juga akan mengizinkan kalian pergi berlibur" ungkap nyonya Wei
"haha ini kedengarannya seru, aku tak sabar untuk pergi berlibur" ujar Rong Ji
"tapi jangan senang dulu, jika kalian gagal masuk tiga besar kalian akan kehilangan waktu liburan kalian, lalu kalian akan ku beri hukuman tambahan, kalian mengerti itu" ucap nyonya Wei
"tentu saja kami mengerti ibu yang cantik, kami pasti akan mendapatkan jatah libur itu, eh maksud ku peringkat tiga besar itu" ucap Rong Ji
" baiklah kalau begitu mulai sekarang belajar lah dengan giat dan rajin. katakan saja jika kalian memerlukan sesuatu *nanti akan ku Carikan" ucap nyonya Wei
"baiklah ibu, terima kasih*"
karena diimingi dengan jatah libur mereka pun nampak bersemangat saat belajar dan mereka juga mengusahakan untuk mendapatkan hasil terbaik, agar mereka bisa menikmati waktu libur mereka dengan tenang.
tak berselang lama kini waktu ujian pun tiba, mereka bertiga yang sudah belajar mati Matian terlihat sangat lancar saat mengikuti ujian. ujian dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut dan hari ini adalah hari terakhir ujian. Xiao Yan dan kakak sepupu nya mengusahakan semaksimal mungkin agar bisa mendapatkan nilai terbaik sehingga mereka bisa masuk ke peringkat tiga besar.
selama ujian Xiao Yan selalu di semangati oleh pangeran, pangeran juga sering memberikan ia materi soal ujian. sehingga Xiao Yan bisa lancar saat ujian nanti. ujian kini telah berakhir, tinggal menunggu hasil ujian saja dan setelah itu mereka akan di libur kan.
melihat Xiao Yan yang telah keluar dari ruang ujian, pangeran pun pergi menghampiri nya. ia pun bertanya pada Xiao Yan
"bagaimana ujian mu kali ini? apakah ada kesulitan?"
__ADS_1
"pangeran kau tak perlu kwahatir, selama ujian berlangsung aku selalu mengisinya dengan tepat dan aku yakin jawaban yang ku berikan pasti akan memuaskan"
"Hem bagus lah kalau begitu, lalu setelah pembagian hasil ujian apa yang akan kau lakukan?"
"sebenarnya tak ada hal yang bisa kulakukan, kau tau sendiri aku tak begitu tau soal kerajaan ini dan akan sulit bagi ku jika ingin melakukan wisata ke kota lain selain disini"
"ya kau benar sekali, kita bukanlah orang asli tempat ini dan kita juga tak tau harus bagaimana, namun aku sendiri pernah berpikir untuk menghabiskan waktu libur dengan mencari informasi soal liontin giok itu sekalian pergi untuk mengenal kota kerajaan lebih dekat"
"oh ya benar, aku juga lupa bertanya pada mu bagaimana hasil pencarian kita selama di perpustakaan negara itu, apakah kau menemukan hasilnya?"
"ya aku menemukan sedikit petunjuk soal liontin giok itu, berdasarkan buku yang ku baca, liontin giok itu adalah milik sepasang kekasih yang saling mencintai dan dikatakan juga liontin giok itu bukanlah liontin biasa melainkan sebuah benda ajaib yang konon bisa mengabulkan satu permintaan"
"wah kedengarannya sangat menarik, jadi ingin segera menemukan nya"
"ya tapi liontin giok itu sudah lama menghilang dan tidak pernah ada seorang yang mengetahui keberadaan liontin itu. keberadaan liontin giok itu disembunyikan agar tidak dimanfaatkan oleh orang jahat"
"lalu jika begitu, bagaimana cara agar kita bisa menemukan nya? keberadaan nya saja sangat sulit untuk diketahui"
"menurut ku yang harus kita cari terlebih dahulu adalah siapa orang yang pernah membuat liontin giok itu dan jika kita sudah tau siapa pembuat nya mungkin akan mudah bagi kita untuk menemukan liontin giok itu "
"ya kau benar, lalu apakah dibuku ada ditulis siapa pembuatnya?"
"dibuku tidak tertera siapa pembuat liontin giok itu, namun ada beberapa informasi yang mengatakan bahwa pembuat giok itu berasal dari kota selatan dekat dengan daerah pantai"
"ya namun bagaimana dengan Kakak sepupu mu apa dia sudah tau kalau aku adalah orang sama dengan mereka?"
"eh soal itu aku belum sempat bercerita kepada mereka tentang mu, namun tak perlu kwahatir aku akan menjelaskan setelah pulang nanti"
"em kalau begitu biar aku saja yang menjelaskan pada mereka dan aku juga akan memberitahukan pada mereka tentang hal yang kita bicarakan ini bagaimana menurut mu?"
"ya ide yang bagus, bagaimana jika besok aku mengumpulkan mereka di taman dan saat itu kau bisa menjelaskannya pada mereka"
"ya boleh juga, sekalian ajak Ling Mei juga karena ia juga bagian dari kita dan kita harus bisa kembali bersama ke dunia kita"
"oh baiklah, akan ku lakukan"
"Hem baiklah kalau begitu, lalu setelah ini apa yang akan kau lakukan?"
"aku masih dalam masa tahanan rumah dan aku belum diizinkan keluar rumah kecuali jika dalam ujian kali ini aku berhasil mendapatkan peringkat tiga besar maka hukuman ini akan dihapus dan kita bisa pergi mencari informasi tentang liontin giok itu bersama"
"ya baiklah, kalau begitu segera lah kembali ke rumah, takut jika terlambat pulang akan kena hukuman lagi"
__ADS_1
"ya kau benar, kalau begitu sampai jumpa besok"
"ya sampai jumpa dan hati-hati
keesokan harinya Xiao Yan dan yang lain sudah berkumpul di taman, namun pertemuan mereka berubah dan mereka diminta oleh pengawal pangeran untuk menunggu nya di ruang tertutup, kini mereka hanya perlu menunggu pangeran.
tak lama setelah itu pangeran pun datang dan menghampiri mereka, lalu ia mencoba menjelaskan kepada mereka semua tentang kejadian yang mereka alami. awalnya Kakak sepupu Xiao Yan dan Ling Mei tak mengerti dengan penjelasan pangeran, namun setelah penjelasan yang panjang lebar akhirnya mereka pun mengerti. dan kini mereka merencanakan hal yang perlu mereka lakukan.
"*Hem sedikit rumit, tapi setelah mendengar jika penyebab kita masuk kedunia ini adalah liontin giok itu, aku jadi percaya jika memang itu lah penyebab nya" ucap Rong Ji
"ya kau benar sekali, meski tak masuk akal tapi ini lah yang terjadi. kejadian ini sudah benar-benar terjadi dan mungkin dengan menemukan liontin itu kita akan bisa kembali ketempat asal kita" ujar Ye Jing
"kalau begitu apa yang harus kita lakukan untuk bisa menemukan liontin giok itu?" ucap Ling Mei
"tentu saja kita akan pergi mencarinya, kita pergi setelah pembagian hasil ujian dan kita akan manfaatkan waktu libur itu" ucap Xiao Yan
"ya benar sekali kita akan pergi ke bagian kota selatan dekat daerah pantai" ujar pangeran
"untuk apa kita pergi kesana?" tanya Rong Ji
"kita ke sana untuk menemukan siapa pembuat liontin giok itu, mungkin jika tau siapa pembuatnya kita akan mendapatkan informasi tentang keberadaan liontin giok itu" ucap pangeran
"benar juga sih, aku setuju dengan pendapat mu. lalu kapan kita akan memulai perjalanan dan beberapa lama kita akan melakukan perjalanan ke kota selatan?" ucap Ye Jing
"berdasarkan informasi yang ku dapat kita akan sampai ke kota itu setelah 2 hari melakukan perjalanan" ungkap pangeran
"Hem baiklah lalu apa saja yang perlu kita siap kan untuk ke sana?" ucap Ling Mei
"kalian tak perlu membawa apa pun, semua sudah ku siapkan dan kita akan berangkat dengan kereta kuda ku" ucapan pangeran
"baiklah kalau begitu kita cukup bawa pakaian ganti saja. takutnya disana tak ada yang menjual pakaian" tutur Rong Ji
"mana mungkin tak ada yang jual pakaian disana, kau gila ya?" ucap Xiao Yan
"aku tidak gila, setidaknya jika kita membawa pakaian sendiri kan kita tak perlu repot-repot mencari pakaian lagi dan belum tentu juga pakaian disana akan cocok dengan kita" ucap Rong Ji
"ya benar sekali, sebaiknya begitu" ucap Ye Jing
"baiklah jika begitu, rencana Perjalanan jalanan kita akan dilakukan setelah hasil ujian dibagikan"
"oke baiklah" diucap serentak oleh Xiao Yan dan yang lainnya*
__ADS_1
setelah selesai menyusun rencana Perjalanan Xiao Yan dan yang lain pun kembali ke rumah mereka masing-masing. saat pangeran ketiga ingin kembali ke kediaman nya ia tak sengaja melihat ada seorang dengan gelagat mencurigakan sedang mengawasi mereka dari kejauhan dan untungnya pangeran telah mengantisipasi hal itu. ia merubah tempat pertemuan mereka yang awalnya di tanam menjadi di ruang tertutup yang di jaga ketat oleh pengawal pangeran. sehingga apa yang mereka rencanakan tak diketahui oleh orang itu.