
setelah berhasil membujuk Xiao Yan agar mau ikut dengannya, Qin Ran pun pergi dari sana dan meninggalkan Xiao Yan sendirian. melihat jika Qin Ran telah pergi, pangeran ketiga berusaha mencari celah untuk masuk dan bertemu dengan Xiao Yan secara langsung. lantas ia pun masuk melalui jendela yang belum sempat dikunci oleh Xiao Yan.
mendengar ada suara yang datang. Xiao Yan pun segera bersembunyi didekat jendela tadi, sambil membawa bantal yang akan ia gunakan untuk memukul orang itu. pangeran ketiga berhasil masuk dan sebelum ia sempat mengatakan sesuatu pada Xiao Yan, ia sudah duluan dipukul olehnya menggunakan bantal.
pangeran ketiga berusaha menenangkan Xiao Yan, agar ia tidak panik dan berteriak. lantas pangeran ketiga terus memanggil namanya dan menyebut jika ia adalah A'Xuan pangeran ketiga. Xiao Yan nampak tak asing dengan panggilan itu. ia seperti pernah mendengarnya, tapi ia tak tau dimana.
pangeran ketiga yang melihat Xiao Yan yang mulai tenang langsung memeluk nya dan mengajaknya kembali dengan nya. Xiao Yan tentu menolak dengan alasan jika ia tidak kenal dengan pangeran ketiga. pangeran ketiga berusaha menyakinkan nya, agar ia percaya jika pangeran ketiga merupakan orang yang paling dekat dengan nya.
Xiao Yan berusaha mengingat apakah benar jika orang didepannya adalah orang yang paling dekat dengannya? karena Qin Ran yang merasa ada seseorang yang berada dikamar Xiao Yan, lantas ia bergegas kembali ke kamar Xiao Yan untuk memastikan keadaannya.
Rong Ji yang melihat, jika Qin Ran kembali berusaha memberitahukan pangeran mengenai hal itu. menyadari ada panggilan, pangeran ketiga segera pergi dari sana agar mereka tidak ketahuan oleh Qin Ran. setelah pangeran ketiga dan yang lain pergi, akhirnya Qin Ran pun tiba didepan kamar Xiao Yan. lantas ia memanggil Xiao dengan suara pelan.
Xiao Yan sengaja diam dan tidak menjawabnya. merasa jika Xiao Yan baik-baik saja dan tidak ada yang menemui nya, maka Qin Ran memutuskan untuk segera kembali ke kamarnya untuk beristirahat. Xiao Yan yang merasa jika Qin Ran telah pergi segera menutup rapat pintu serta jendelanya.
setelah ia berbaring di kasur dan mengingat kembali apa yang diucapkan oleh pangeran ketiga tadi, samar-samar terlintas sebuah bayangan buram yang mengingatkan nya pada sebuah kejadian, dimana ia melihat jika dirinya di dorong jatuh ke bawah tebing oleh seseorang. ia berusaha untuk mengingat siapa orang itu. lantas ia pun lagi-lagi mengalami sakit di bagian kepalanya.
__ADS_1
kali ini lebih sakit dibandingkan sebelumnya karena tidak tahan dengan sakitnya ia pun pingsan ditempat tidur. keesokan harinya melihat jika Xiao Yan yang belum bangun, membuat Qin Ran pergi ketempat nya untuk melihat keadaan Xiao Yan. ia berusaha membuka pintu kamar Xiao Yan, namun seperti yang diketahui Xiao Yan telah menutup rapat pintu serta jendelanya.
karena pintu dan jendela Xiao Yan yang tidak dapat dibuka. Qin Ran terpaksa berteriak memanggil Xiao Yan, agar ia segera bangun. Xiao Yan yang mendengar suara panggilan dari luar pun akhirnya terbangun. lantas ia segera membukakan pintu. saat Xiao Yan membuka pintu Qin Ran tiba-tiba langsung memeluk Xiao Yan dengan perasaan paniknya.
Xiao Yan menyadari jika dirinya telah membuat Qin Ran menjadi khawatir kepada nya. meskipun begitu Xiao Yan tetap merasa tidak nyaman, karena Qin Ran tiba-tiba memeluk dirinya. lantas ia segera menyuruh Qin Ran untuk tenang dan melepaskan pelukannya. Qin Ran sadar jika Xiao Yan tak nyaman dengannya. lalu Qin Ran berinisiatif untuk segera minta maaf kepadanya.
Xiao Yan senang melihat Qin Ran yang sudah sadar akan hal itu. lalu ia pun menerima permintaan maaf dari Qin Ran. sebenarnya selama Xiao Yan dan Qin Ran bersama, Xiao Yan tidak pernah menganggap Qin Ran lebih dari seorang kakak. Xiao Yan hanya menganggapnya sebagai seorang kakak laki-laki yang telah menyelamatkan nya.
tak ada sedikitpun perasaan untuk nya. Qin Ran juga menyadari, jika selama ini Xiao Yan tidak lah menganggap nya lebih dari seorang kakak. namun karena ambisi nya yang ingin memiliki Xiao Yan membuatnya rela melakukan berbagai cara, agar Xiao Yan bisa jatuh cinta pada nya.
Xiao Yan sengaja tidak mengatakan hal yang sebenarnya terjadi, pada Qin Ran. karena akhir-akhir ini, ia juga menyadari jika ada hal yang disembunyikan oleh Qin Ran darinya dan sejak saat itu ia berusaha untuk menyelidiki hal tersebut. merasa jika Xiao Yan yang baik-baik saja, membuat Qin Ran kembali ceria. lantas ia menyuruh Xiao Yan untuk libur saja hari ini.
Xiao Yan pun setuju dengan usulan dari Qin Ran. akhirnya ia kembali ke dalam kamar untuk beristirahat, sedangkan Qin Ran kembali ke klinik untuk membantu tuan tabib. saat Qin Ran pergi, Xiao Yan tak menyangka jika dirinya bisa merasakan nyaman, saat bersama orang yang mengaku sebagai pangeran ketiga. sedangkan dengan Qin Ran, ia justru merasa agak kurang nyaman dengan nya.
dengan kejadian semalam membuat Xiao Yan berpikir, jika memang benar kalau dirinya memiliki hubungan dengan pangeran ketiga. saat hari sudah beranjak sore, Xiao Yan merasa bosan di kamarnya. lantas ia memutuskan untuk pergi ke klinik. saat ditengah perjalanan ia melihat Qin Ran yang sedang berbicara dengan seseorang di dekat gang.
__ADS_1
lalu Xiao Yan bersembunyi dan berusaha mendengar apa yang Qin Ran bicarakan dengan orang itu. sayangnya Xiao Yan hanya sempat mendengar, jika Qin Ran tadi menyebut nama kakak sepupu nya dan juga pangeran ketiga. kini ia menjadi makin bingung dan pusing memikirkan hal itu. lantas sebelum ketahuan oleh Qin Ran, ia pun segera kembali ke rumah dengan memutar jalan, agar ia tidak bertemu dengan Qin Ran.
Setelah sampai di rumah tuan tabib, Xiao Yan yang merasa seolah kepalanya akan pecah. ia pun segera pergi ke ruang penyimpanan obat dan membuat obat untuknya. setelah meminum obat itu, Xiao Yan kini kembali pulih dan tidak sakit kepala lagi. ia pun heran mengapa ia bisa mengalami hal seperti itu setelah mendengar nama yang menurutnya tidak asing itu.
kali ini ia membenarkan apa yang dikatakan oleh pangeran ketiga semalam. ia pun berusaha mencari cara, agar ia bisa bertemu dengan pangeran ketiga sebelum ia pergi ke kerajaan Qin. setelah malam tiba, Qin Ran dan tuan tabib kembali ke rumah nya. lalu Qin Ran langsung pergi ketempat Xiao Yan serta membawakan makanan untuk nya.
Xiao Yan menyambutnya seperti biasa. setelah Xiao Yan selesai makan, Qin Ran pun memberitahukan satu hal pada Xiao Yan, bahwa mereka akan kembali ke kerajaan Qin besok pagi. Xiao Yan yang mendengar itu kaget dan membuat nya batuk karena minuman nya. Qin Ran pun bertanya padanya mengapa ia kaget? Xiao Yan berusaha tenang dan menjawabnya dengan sopan.
Xiao Yan pun bertanya padanya, mengapa mereka bisa pergi secepat itu? bukankah Qin Ran bilang, jika mereka akan pergi dua hari lagi. lantas Qin Ran menjelaskan padanya, jika adiknya benar-benar sudah kritis dan tidak dapat di tunda lagi. lalu Qin Ran juga menjelaskan pada Xiao Yan, jika ia telah meminta izin dari tuan tabib untuk membawa nya pergi.
mendengar hal itu membuat Xiao Yan tak bisa berbuat apa-apa ia hanya bisa berharap setelah berhasil menyelamatkan adik Qin Ran, maka ia bisa segera kembali. Qin Ran merasa ada hal yang berbeda dengan Xiao Yan. ia pun memutuskan untuk pergi dan mencari apa yang telah terjadi pada Xiao Yan semalam.
lantas ia menyuruh beberapa pengawalnya untuk berjaga disekitar kamar Xiao Yan dan tidak membiarkan siapapun menemui nya. setelah Qin Ran pergi, Xiao Yan pun segera menutup pintu nya dan duduk sambil berharap semoga pangeran ketiga orang yang ia temui kemarin bisa datang dan menemui nya malam ini.
pangeran ketiga yang berada di luar rumah tuan tabib, menyadari jika Qin Ran sengaja memperketat pengawasan terhadap Xiao Yan. karena tidak memungkinkan untuk bertemu dengan Xiao Yan, akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke penginapan dan kembali menemui nya besok.
__ADS_1