Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Mencari pangeran ketiga dan yang lain


__ADS_3

"pangeran, sebaiknya kita mundur saja. lawan yang kita hadapi terlalu banyak" teriak Ye Jing sambil menangkis serangan dari Ling Mei


"bertahanlah, sebentar lagi aku akan segera membantu mu" teriak pangeran ketiga


"Ye Jing, cepat pergi dari sini. aku akan menahan Ling Mei. kau bawalah Rong Ji pergi dari sini" teriak pangeran ketiga yang membantu Ye Jing menahan serangan


"baik, lalu bagaimana dengan mu?"


"tidak masalah aku akan segera menyusul kalian, cepat lah pergi" ucap pangeran ketiga


"baiklah pangeran. harap jaga dirimu baik-baik, kami pergi dulu" ucap Ye Jing sambil berlari membawa Rong Ji pergi


setelah melihat Ye Jing yang sudah pergi jauh pangeran ketiga memutuskan untuk segera pergi menyusul mereka. karena Ling Mei yang terus menyerang nya, ia terpaksa harus memukul Ling Mei sampai pingsan dan akhirnya ia bisa pergi menyusul mereka dengan membawa Ling Mei.


tak lama kemudian pangeran ketiga berhasil menyusul mereka ke tempat yang aman dan ia melihat Ye Jing yang sedang membalut luka ditubuh Rong Ji. pangeran pun bertanya padanya apa yang terjadi pada Rong Ji dan mengapa dia bisa terluka begitu parah? Ye Jing menjawab, bahwa ia juga tak tau siapa yang menyerangnya, tapi kemungkinan besar orang yang menyerang Rong Ji adalah Ling Mei.


karena pada saat itu Rong Ji pergi untuk menyelamatkan Ling Mei, tapi tiba-tiba saja Rong Ji terluka dan dia juga terkena racun dari senjata para penjahat itu. pangeran ketiga dan Ye Jing berspekulasi bahwa ini adalah perbuatan nya Ling Mei. tapi yang membuat mereka heran adalah mengapa Ling Mei bisa melakukan hal itu pada mereka.

__ADS_1


menyadari jika ada yang tidak beres dengan Ling Mei. akhirnya Ye Jing menyarankan kepada pangeran ketiga untuk segera mengikat dan mengambil senjata milik Ling Mei, agar kelak ketika dia bangun, dia tak dapat menyerang mereka. setelah mengobati luka Rong Ji, mereka pun memutuskan untuk segera pergi dari hutan. namun sayangnya ditengah perjalanan mereka di hadang oleh beberapa orang dari kelompok penjahat tadi.


kelompok itu terlalu banyak orang dan mereka sekarang juga tak bisa melawan kelompok itu. mereka memutuskan untuk melarikan diri dan pergi menghindari kejaran kelompok itu. untungnya di depan mereka terdapat sebuah gua, tapi gua itu memiliki pintu gua yang kecil sehingga mereka hanya bisa masuk secara bergiliran.


setelah masuk kedalam gua, mereka baru menyadari jika ternyata gua itu memiliki ruang yang cukup luas dan juga terdapat sebuah terowongan didalamnya. karena mereka sudah berhasil masuk kedalam gua, selanjutnya mereka berdua segera mendorong sebuah batu besar untuk menutupi pintu gua, agar tak terlihat oleh kelompok penjahat itu.


setelah beberapa saat kemudian, kelompok penjahat itu melewati gua tempat persembunyian mereka dan untungnya para penjahat itu tak menyadari jika ada gua di depan mereka. lantas kelompok penjahat itu pergi dan meneruskan pencarian. gua menjadi gelap karena mereka menutup pintunya. sekarang mereka terpaksa mencari sedikit cahaya agar mereka bisa melihat dan mengobati luka mereka.


setelah berjalan beberapa saat didalam gua, akhirnya mereka menemukan setitik cahaya yang masuk ke dalam gua itu. mereka pun memutuskan untuk beristirahat di sana. karena hari sudah mulai gelap, Xiao Yan menjadi khawatir pada mereka. lalu pelayan yang Xiao Yan suruh untuk mengikuti mereka pun, juga belum kembali sampai saat ini.


tak lama kemudian pelayan yang Xiao Yan suruh untuk mengikuti mereka, akhirnya kembali dan ia memberikan kabar pada Xiao Yan jika sebenarnya ia gagal mengikuti jejak mereka dan ia juga tidak tau kemana mereka pergi. mendengar hal itu membuat Xiao Yan makin merasa cemas dengan mereka, ia sekarang bingung harus mencari mereka kemana.


A'jue yang mendapat kabar jika kakak sepupu Xiao Yan belum kembali memutuskan untuk pergi mencari mereka, lantas Xiao Yan memaksa untuk ikut dengan nya. namun A'jue melarang nya karena hari sudah mulai larut, Xiao Yan tetap saja nekat dan memaksa untuk ikut. lantas ia berlari keluar rumah dan pergi mencari mereka.


A'jue pun segera pergi mengejar Xiao Yan. karena Xiao Yan kalah cepat dengan nya, A'jue pun berhasil mengejar nya. melihat Xiao Yan yang masih tetap nekat untuk pergi, A'jue terpaksa membuat Xiao Yan tak sadarkan diri untuk sementara waktu. saat menemukan Xiao Yan ia langsung minta maaf dan ia memukul bagian belakang Xiao Yan agar ia pingsan.


karena terkena pukulan dari belakang akhirnya Xiao Yan pun pingsan. lantas A'jue segera membawa nya kembali ke rumah dan meletakkan nya di tempat tidur. keesokan paginya Xiao Yan terbangun dan ia merasakan sakit di bagian belakangnya. A'jue yang melihat itu, lantas segera meminta maaf kepada Xiao Yan atas perbuatannya semalam.

__ADS_1


setelah mendengar permintaan maaf dari A'jue, Xiao Yan kini sadar jika semalam itu ia terlalu keras kepala dan egois. ia akhirnya juga meminta maaf pada A'jue atas sikapnya kemarin itu. lalu Xiao Yan bertanya padanya apakah ia berhasil menemukan Rong Ji dan yang lain? A'jue menjawab jika ia belum bisa menemukan mereka.


Xiao Yan bingung dan tak tau harus bagaimana lagi. akhirnya ia memutuskan untuk pergi menemui kaisar. Xiao Yan harap dengan bertemu kaisar, nantinya ia bisa tau dimana keberadaan mereka. Xiao Yan pergi bersama A'jue ke istana. tak lama kemudian mereka pun tiba di istana kerajaan.


tanpa basa-basi Xiao Yan langsung meminta untuk bertemu dengan sang kaisar. sang kaisar pun menyuruh nya untuk masuk kedalam istana. setelah bertemu dengan kaisar, Xiao bertanya padanya kemana pangeran ketiga pergi kemarin dan mengapa sampai sekarang ia masih belum mendapatkan kabar dari nya.


selain Xiao Yan yang tak mendapat kabar dari kakak sepupu nya. ternyata sang kaisar juga belum mendapat kabar dari pangeran ketiga. karena pangeran ketiga yang tak memberi kabar padanya, kaisar memutuskan menyuruh beberapa prajurit untuk pergi mencari mereka. kaisar juga memberikan informasi jika pangeran ketiga dan yang lain pergi ke hutan dekat kota Yihe, untuk membawa Ling Mei kembali.


Xiao Yan telah mendapatkan informasi tentang keberadaan pangeran ketiga dan yang lainnya. ia pun memutuskan untuk segera pergi menemui mereka. lalu ia pergi bersama A'jue dengan menunggangi kuda. dua jam kemudian mereka pun sampai di kota tujuan dan mereka langsung menuju hutan, lalu mereka melanjutkan dengan berjalan menelusuri hutan.


A'jue menyuruh Xiao Yan untuk mengikuti nya dari belakang dan ia juga menyuruh Xiao Yan untuk tetap berhati-hati. beberapa saat kemudian mereka sampai di lokasi dimana pangeran ketiga pernah melakukan transaksi pertukaran dengan kelompok penjahat. A'jue dan Xiao Yan, kaget melihat pemandangan didepan mereka. begitu banyak mayat yang tergeletak disana, tampaknya hutan yang mereka masuki tidaklah aman bagi mereka.


A'jue memutuskan untuk menyuruh Xiao Yan kembali ke kota dan menunggu nya di sana. namun Xiao Yan tetap bersikeras untuk tetap pergi mencari mereka dan Xiao Yan juga berkata pada A'jue jika ia tak akan kembali sebelum, ia berhasil menemukan mereka. A'jue tak bisa melarang Xiao Yan, ia takut jika Xiao Yan akan berbuat nekat kalau ia tetap melarangnya.


akhirnya mereka pergi dari tempat itu dan mencari ke arah lain. dengan penuh hati-hati mereka berdua berjalan menelusuri hutan. saat melewati arah lain mereka melihat ada jejak darah di sepanjang jalan. mereka akhirnya memilih untuk mengikuti jejak darah tersebut. namun bukannya bertemu dengan pangeran ketiga, mereka justru bertemu dengan kelompok penjahat yang pernah menyerang pangeran ketiga.


A'jue yang melihat jika situasi sedang dalam keadaan buruk, memutuskan untuk membawa Xiao Yan pergi dari tempat itu sebelum ketahuan oleh para penjahat. saat mereka berbalik arah, Xiao Yan tak sengaja menginjak ranting dan itu menimbulkan suara yang membuat para penjahat itu merasa curiga.

__ADS_1


__ADS_2