Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Surat


__ADS_3

di hari berikutnya pangeran ketiga dan yang lain masih belum menemukan petunjuk tentang keberadaan Ling Mei. namun mereka tetap semangat untuk mencari nya, setelah beberapa saat kemudian, kaisar menyuruh pangeran ketiga untuk segera kembali ke istana. karena ada hal yang ingin, ia sampaikan pada nya.


setelah sampai di istana, sang kaisar langsung memberikan sebuah surat kepada pangeran ketiga. surat itu berasal dari kelompok yang telah menculik Ling Mei waktu itu. isi surat itu ialah menyuruh pangeran ketiga untuk mengambil Ling Mei tapi dengan syarat pangeran ketiga harus memberikan segel tentara padanya.


selain itu pangeran ketiga diminta untuk pergi sendirian dan tidak boleh ada yang mengikuti nya, jika ketahuan maka Ling Mei takkan selamat. begitu lah isi surat yang kaisar berikan pada pangeran ketiga. pangeran ketiga tak menyangka jika mereka sudah mengetahui tentang segel itu. ia heran mengapa bisa ada yang mengetahui hal itu.


akhirnya pangeran ketiga menyuruh kaisar untuk menyelidiki siapa mata-mata pangeran kedua yang sedang ada di istana kerajaan. setelah mengetahui isi surat tersebut pangeran ketiga hendak menyusun rencana bersama dengan kaisar. sang kaisar tetap menyuruh nya untuk membawa pengawal, karena kaisar tau jika pangeran ketiga datang sendirian ke sana, itu sama saja seperti mengantar nyawa padanya.


lalu sang kaisar juga menyuruh pangeran ketiga untuk menduplikat segel itu dan jika segel itu direbut maka mereka tak perlu kwahatir karena itu adalah segel palsu. pangeran ketiga setuju dengan usulan dari kaisar dan setelah itu pangeran ketiga menyusun strategi agar para pengawal bisa ikut, tapi tidak ketahuan oleh kelompok penjahat itu.


beberapa saat setelah pangeran kembali kerumahnya, Rong Ji dan Ye Jing datang mengunjungi kediaman pangeran ketiga. melihat pangeran ketiga yang sedang duduk termenung, membuat mereka berniat mengagetkan nya. namun itu semua gagal mereka lakukan, karena pangeran ketiga telah mengetahui kedatangan mereka sejak tadi. lalu mereka pun mengobrol tentang kasus penculikan.


"pangeran ketiga, bagaimana pendapat mu? apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"ya, kau harus memberikan kami rencana selanjutnya harus bagaimana? sebab kau tau sendiri jika Ling Mei sampai sekarang masih belum ditemukan dan jika benar penculik itu adalah pangeran kedua pasti Ling Mei sekarang dalam bahaya"


"ya kalian benar, tapi sebelum nya aku ingin memberitahukan kalian suatu hal penting"


"apa itu pangeran?"


"tadi aku mendapat surat dari kelompok penculik itu dan mereka meminta ku untuk datang sendirian ke sana dan mereka juga meminta ku membawa segel tentara untuk ditukar dengan Ling Mei"


"mereka pasti sengaja menjebak mu dengan alasan tukar-menukar, tapi jika kita tak melakukan itu, aku takut jika Ling Mei akan benar-benar dalam bahaya"


"lantas apa yang akan kau lakukan pangeran?"


"sebelumnya aku telah berdiskusi dengan kaisar dan kaisar menyarankan jika aku harus tetap membawa beberapa pengawal dan juga membawa segel palsu sebagai jaminan"


"tidak buruk, itu ide yang bagus. tapi apakah kau sudah mengatur kapan kalian akan melakukan penukaran itu?"


"ya, mereka bilang jika aku harus datang besok saat sore hari dan tempat pertemuan nya ada di tengah hutan dekat kota Yihe"

__ADS_1


"seperti nya markas mereka ada di sana, apakah kita harus melakukan pencarian sekarang agar kita mengetahui posisi keberadaan Ling Mei?"


"kalian tak perlu pikirkan tentang itu, aku telah menyuruh orang untuk memeriksa tempat tersebut"


"bagus lah, kalau begitu biarkan kami berdua ikut dengan mu kesana, ini juga demi keselamatan kita bersama dan kau tak perlu kwahatir aku dan Ye Jing adalah sang ahli bersembunyi"


"terima kasih sebelumnya, tapi aku tetap tak bisa melibatkan kalian dalam hal ini. kalian tau jika nyonya Wei akan marah bila dia tau apa yang kalian lakukan"


"kau tak perlu kwahatir, nyonya Wei sekarang tidak ada di rumah. dia sedang pergi mengurus suatu hal dan kami diminta untuk jaga rumah dengan A'jue"


"tapi.."


"sudahlah tidak ada tapi...tapi, meskipun kau melarang, kami tetap akan ikut pergi bersama mu, kau tau itu?"


"baiklah, aku memang tak bisa melarang kalian untuk tidak ikut dengan ku, tapi ku harap jika kalian merasa sedang dalam keadaan bahaya, maka segera kembali dan jangan pedulikan aku, mengerti?"


"ya kau tenang saja, kami jamin kau pasti aman"


"ya kami tau, kau tenang saja"


"satu lagi, jangan beritahu hal ini pada Xiao Yan, ku takut jika dia tau, pasti dia akan khawatir dengan kita"


"ya kami tau itu, kami takkan memberitahukan hal ini pada siapapun"


"baiklah kalau begitu kita akan bersiap-siap untuk besok dan jangan lupa untuk mempersiapkan diri dengan baik. lalu jangan lupa untuk membawa penawar racun"


"ya kau benar, kita tidak tau kapan mereka akan memberikan racun pada kita dan alangkah baiknya kita mencegah hal itu sebelum terjadi"


"ya benar, kalau begitu kalian cepat lah kembali dan ini ada beberapa obat luka yang sudah ku siapkan untuk Xiao Yan, kalian jangan lupa memberikan itu padanya"


"baiklah, tampaknya akhir-akhir ini kau jauh lebih dekat dengan nya, membuat orang semakin iri saja, hehehe"

__ADS_1


"sudah jangan bercanda begitu, sebaiknya segera pulang sebelum Xiao Yan mencari kalian"


"Hem... baiklah kalau begitu sampai jumpa besok"


setelah selesai menyusun rencana mereka pun pulang dan mereka juga tak lupa memberikan titipan obat dari pangeran ketiga untuk Xiao Yan. Xiao Yan bertanya pada mereka apa yang mereka lakukan barusan dan bagaimana kabar tentang pencarian Ling Mei? mereka berdua menjawab jika mereka akan terus melakukan pencarian dan besok mereka juga akan melakukan pencarian lagi di tempat lainnya.


lantas Xiao Yan berniat menawarkan diri untuk ikut dengan mereka, namun mereka melarang nya. karena mereka tau jika apa yang mereka lakukan besok adalah tindakan yang berbahaya dan akan berbahaya jika Xiao Yan ikut dengan mereka dalam kondisi yang sedang terluka itu. Xiao Yan mau tak mau harus menuruti kemauan mereka.


sementara itu pangeran kedua dan kelompoknya telah berhasil mengembangkan cacing parasit dan sekarang mereka siap digunakan, pada manusia hidup. sebenarnya cacing parasit ini adalah peliharaan tuan Yang, namun karena ia telah mati kini induk parasit itu juga mati dan mereka terpaksa harus mengembangkan cacing itu kembali.


setelah berhasil dikembangkan kini adalah waktu dimana pangeran kedua meminta para kelompok berpakaian hitam untuk menelan cacing parasit itu bersama dengan pangeran kedua. pangeran kedua tentu ingin melihat apakah mereka berhasil atau tidak. ternyata setelah dicoba akhirnya pangeran kedua berhasil mengendalikan induk cacing parasit dan juga kelompok yang terkena parasit itu.


keesokan paginya ada hari dimana pangeran kedua menagih jawaban pada Ling Mei. pangeran kedua pergi ketempat, dimana Ling Mei di sekap dan saat sampai ia melihat jika Ling Mei tampak gelisah dan takut dengan kehadiran nya. Ling Mei sekarang bingung harus menjawab apa, namun setelah ia pikir-pikir, ia harus memilih untuk tetap bersama teman-temannya, lantas pangeran kedua bertanya padanya.


"selamat pagi nona Ling, apa kau sudah tau harus memberi ku jawaban apa?"


"nyawa mu tergantung pada jawaban yang akan kau katakan pada ku kali ini"


"maaf pangeran, biar pun harus mati aku tetap memilih bersama teman-teman ku dibandingkan dengan kau"


"oh jadi itu jawaban dari mu ya? apa kau tidak merasa menyesal setelah mengatakan itu?"


"hahaha... tapi sayang nya kau tak punya hak untuk menjawab pertanyaan ku, mau bagaimana mana pun kau menjawab ku, aku akan tetap membuat mu menjadi bawahan ku dan takkan bisa lepas dari ku, hahaha"


"kalau begitu, pengawal bawakan barang itu pada ku dan biarkan dia merasakan nya"


"kau tau perlu merasa takut, tenang saja ini tidak akan sakit sama sekali dan setelah kau memakan nya kau pasti akan berterima kasih pada ku"


"baiklah pengawal buka mulut nya dan masukkan cacing itu padanya dan pastikan dia menelannya dengan benar"


"baik pangeran"

__ADS_1


__ADS_2