Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Mata-mata


__ADS_3

"lapor pangeran, kami sudah mencari tau informasi tentang gadis yang ikut dengan pangeran ketiga kemarin. orang itu adalah anak ketiga dari keluarga Wei yang berprofesi sebagai seorang pedagang besar, selain itu dia juga memiliki dua saudara laki-laki. dalam beberapa hari ini dia juga terlihat dekat dengan pangeran ketiga dan mereka juga sering berkirim pesan melalui merpati. ucap sang mata-mata


"Hem begitu ya, baik lalu apa saja yang mereka lakukan?" tanya pangeran kedua


"sejauh ini mereka hanya melakukan aktivitas biasa, namun pada hari ini mereka ada melakukan pertemuan tertutup di akademi" ucap sang mata-mata


"lalu apa yang mereka rencanakan disana?"


"maaf pangeran jarak pengintainya hamba, terlalu jauh dengan lokasi utama dan dikarenakan ada beberapa bawahan pangeran ketiga yang berjaga, hamba jadi tidak leluasa untuk mendapatkan informasi itu"


"aku ingin tau apa yang mereka rencanakan, tetap awasi mereka. jika ada hal yang mencurigakan langsung lapor pada ku" tegas pangeran kedua


"baik pangeran"


"Hem kali ini aku tak membiarkan kalian lolos begitu saja, kalian harus merasakan akibat karena telah membangkang terhadap ku, selama kalian hidup aku takkan membiarkan kalian mendapatkan kesenangan dan aku akan terus membuat kalian menderita terutama pangeran ketiga itu, hahaha" tertawa kecil pangeran kedua


keesokan harinya adalah hari dimana hasil ujian akan dibagikan, seluruh murid akademi dikumpulkan di sebuah lapangan yang luas, satu persatu dari mereka dipanggil kedepan untuk mengambil hasil ujian mereka.


setelah semua murid mendapatkan kertas hasil ujian, mereka pun diminta untuk membuka kertas itu. beberapa dari mereka bersorak gembira karena dinyatakan lulus dalam ujian, sedang Xiao Yan dan kakak sepupu nya malah berkumpul dipinggir lapangan. mereka berniat membuka bersama hasil ujiannya.


Rong Ji yang tak sabaran langsung membuka kertas nya, ia nampak senang dengan hasilnya. melihat Rong Ji yang tersenyum bahagia seperti itu, membuat Xiao Yan dengan cepat membuka kertas itu. alangkah terkejutnya ia setelah melihat hasil ujian, ternyata ia mendapatkan peringkat dua besar dalam ujian kali ini.


tentu ini merupakan sebuah pencapaian besar bagi nya sebab ia sudah bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. melihat hasil ujiannya yang bagus lantas ia menyuruh Ye Jing yang belum juga membuka kertas nya untuk segera melihat hasilnya.


"eh senior Ye, mengapa kau belum membuka kertas mu?"


"untuk apa aku membuka nya lagian aku sudah tau hasilnya" ucap Ye Jing


"Hem darimana kau tau itu, jika kau saja tak membuka kertas nya. coba lihat punya ku aku mendapat peringkat tiga besar loh, hebat bukan" ucap Rong Ji


"apa hebatnya kalau jika cuman peringkat tiga" ucap Ye Jing


"begitu sombong, kalau begitu berikan kertasnya biar aku lihat apa yang kau dapatkan" langsung merebut kertas dari tangan Ye Jing


"hahaha, aku sudah mendapatkannya, sekarang biar ku lihat isinya"


"hah" Rong Ji berteriak dengan keras


"apa ini? tidak heran jika dia berkata sombong tadi, ternyata dia sendiri sudah tau kalau dia lah yang menduduki peringkat pertama, sungguh diluar dugaan" ungkap Rong Ji


"pantas saja dia terlihat santai saja, ternyata dia sudah tau dari awal" ucap Xiao Yan


" Hem tidak perlu terlalu memuji, aku memang sudah pintar dari awal, tentu berbeda dengan kalian yang kerjanya hanya main saja" tegas Ye Jing

__ADS_1


"siapa yang memuji mu, kau pikir aku tak dapat merebut posisi mu. lihat saja saat kau lengah sedikit saja aku akan merebutnya dari mu" ucap Rong Ji


"kalau begitu coba saja, tapi jika kau gagal kau harus melakukan apapun yang ku mau" ujar Ye Jing


"baik aku terima, tapi juga sebaliknya jika aku berhasil kau juga harus menuruti permintaan ku" ucap Rong Ji


"hei sudahlah, begitu saja sudah mau berkelahi" ucap Xiao Yan


"kau tak perlu ikut campur ingin urusan para pria, kau wanita cukup menonton saja" tegas Rong Ji


"dasar pria sialan, terserah kalian saja aku tidak peduli lagi"


tiba-tiba pangeran datang ketempat mereka


"hei ada keperluan apa kau kemari? ya ya, tak usah bicara biar ku tebak, pasti kau ingin bertemu dengan Xiao Yan bukan?" tanya Rong Ji


"kau salah aku kemari bukan hanya untuk itu, ada beberapa hal yang ingin aku katakan pada kalian, nanti setelah ini tolong hadir di ruang tertutup" ucap pangeran


"untuk apa? bukannya kau sudah mengatakan semuanya kemarin?" ucap Ye Jing


"tidak itu masih belum semuanya,masih ada beberapa hal yang harus kita diskusikan" ungkap pangeran


"oke baiklah, kami akan berkumpul ke sana sesuai dengan permintaan pangeran" ucap Xiao Yan


setelah itu mereka pun berkumpul diruang tertutup. pangeran pun mulai memberitahukan kepada mereka tentang rencana Perjalanan kali ini.


" baiklah cepat katakan apa yang ingin kau katakan" ucap Rong Ji


"baiklah, pertama-tama kita akan melakukan perjalanan sebelum fajar tiba"


"mengapa kita melakukan perjalanan saat hari masih begitu gelap?" tanya Xiao Yan


"kita melakukan nya untuk menghindari mata-mata, beberapa hari ini aku sering melihat jika saat ini kita sedang diawasi oleh para mata-mata dan jika pergerakan kita diketahui oleh mereka takutnya perjalanan kali ini akan berbahaya" ungkap pangeran


"kenapa bisa ada mata-mata? lalu itu mata-mata dari siapa? beraninya ia mengawasi pergerakan kita" ucap Rong Ji


"kalau aku tidak salah mereka mungkin adalah mata-mata dari pangeran kedua" ungkap pangeran


"hah, pangeran kedua mengapa pangeran kedua mengirimkan mata-mata untuk mengawasi kita? bukannya kita tak pernah berurusan dengannya?" ujar Rong Ji


"kau salah, beberapa hari lalu aku dan pangeran tak sengaja berpapasan dengannya, lalu ia dengan sengaja mencari masalah dengan kami, karena tak terima akhirnya aku mengusirnya pergi" ucap Xiao Yan


"bagaimana bisa kau begitu padanya, sekarang ia mungkin merasa tak terima dengan itu dan mungkin saja ia mencari cara untuk balas dendam dengan kalian" ucap Ye Jing*

__ADS_1


"*mau bagaimana lagi, lagian dia juga terlalu sombong selain itu dia juga suka menindas orang, kau tau sendiri jika aku paling tak suka dengan orang seperti itu" ucap Xiao Yan


"sudahlah mau bagaimana lagi, itu sudah terjadi sekarang yang perlu kita lakukan agar perjalanan kita aman adalah sebisa mungkin kita menghindari mata-mata pangeran kedua itu" ucap Rong Ji


" ya kau benar, maka dari itu aku mengajak kalian pergi selagi masih gelap, karena saat itu merupakan saat dimana orang-orang masih beristirahat dan mereka juga tak punya waktu untuk melakukan itu" ucap pangeran


"ya bagus lah kalau begitu" ujar Ling Mei


"dan yang kedua aku ingin kalian berpakaian sederhana saat berpergian nanti, ini berguna untuk mengecoh para mata-mata saat kita berada ditengah keramaian nanti" ungkap pangeran


"ya mungkin itu juga berguna, sebisa mungkin kita tak memakai atau membawa pakaian yang mempunyai warna mencolok, agar kita bisa aman nanti nya. selain dengan memakai pakaian yang umum digunakan mungkin akan membuat kita terlihat sama dengan penduduk sekitar, sehingga ia akan lebih sulit menemukan kita nantinya" ucap Rong Ji


"aku setuju dengan pendapat mu, lalu apa lagi yang perlu kita lakukan untuk menjaga agar perjalanan ini tetap aman?" tanya Xiao Yan


"Hem selain itu aku akan meminta pengawalan dari bawahan ku, untuk berjaga-jaga agar kita tetap aman" ujar pangeran


"oke baiklah, semua sudah mengerti dengan ini, selain itu kita juga harus pulang lebih awal sekarang. sebelum melakukan perjalanan kita harus meminta ijin kepada orang tua kita agar mereka tak cemas" ucap Ye Jing


"kau benar sekali, tapi alasan apa yang harus kita pakai agar kita diizinkan untuk pergi?" tanya Xiao Yan


"untuk hal itu akan dibantu jawab oleh Ye Jing " ucap Rong Ji


"hais, mengapa harus aku yang mencari alasannya?" tanya Ye Jing


"itu karena kau pintar dan kau pasti sudah memikirkan jawaban nya" ujar Rong Ji


"kau ini ada-ada saja, untuk saat ini aku tak bisa membantu menjawabnya" ungkap Ye Jing


"hei ayo lah tanpa alasan yang kuat kita takkan bisa melakukan perjalanan ini, kau mau kita selama terjebak disini, ku mohon bantu lah kami" ucap Rong Ji


"baiklah akan ku bantu, menurut ku alasan yang paling tepat adalah pertemuan seminar, bagaimana?" ungkap Ye Jing


"mengapa kau mengambil alasan pertemuan seminar sebagai alasannya?" tanya Xiao Yan


"itu karena kita pergi dengan pangeran, kau tau sendiri jika pangeran sering mengikuti seminar bukan? maka dengan itu kita akan pergi, lalu katakan saja jika pangeran yang mengundang kita untuk hadir di acara seminar itu. bukankah itu ide yang bagus?" ucap Ye Jing


"bagus sih bagus, tapi kau telah melibatkan nama pangeran dan jika terjadi sesuatu maka mereka semua akan melimpahkan kesalahan itu pada pangeran" ungkap Xiao Yan


"tidak apa Xiao Yan, aku memang akan bertanggung jawab pada kalian semua, karena aku sudah melibatkan kalian. maka kali ini biar aku saja yang menjadi alasan itu" ucap pangeran


"lihat pangeran saja tak masalah dengan itu, kau tak perlu cemas lagian takkan terjadi apapun pada kita, kau tau sendiri kita semua sudah punya kemampuan bela diri, selain itu kita juga punya pengawal pangeran, jadi tak perlu kwahatir" ungkap Rong Ji


"baiklah kalau begitu, lalu kapan kita akan melakukan perjalanan?" tanya Xiao Yan

__ADS_1


"kita akan melakukan perjalanan sehari setelah kalian meminta izin pada orang tua kalian" ungkap pangeran


"ya baiklah kalau begitu*"


__ADS_2