
Pangeran kedua sudah tak tahan lagi harus berlama-lama di dalam penjara, akhirnya ia memutuskan untuk menyuruh bawahan tuan Yang, segera datang dan membebaskan dirinya. sesaat sebelum ia melarikan diri dari penjara, sang kaisar dengan penjaga terlihat datang mengunjungi nya.
sesampainya kaisar di penjara, ia kemudian menyuruh para penjaga untuk keluar sebentar karena ada hal yang ingin ia bicara dengan pangeran kedua. pangeran kedua tentu tidak menolak nya, akhirnya terjadi lah sebuah percakapan singkat antara kaisar dan pangeran kedua.
"oh yang mulia kaisar, apa yang membuat yang mulia kaisar bisa datang ketempat ini?"
"Xiao Fen, mengapa kau bicara begitu?"
"memang nya kenapa yang mulia? bukannya aku ini bukanlah anak mu lagi?"
"kau memang bukan anak ku, tapi aku telah membesarkan mu dan memberikan mu semua yang kau inginkan"
"Hem... apa yang mulia berikan padaku"
"apa kau belum puas dengan kekuasaan yang kau dapat sebagai seorang pangeran?"
"apa gunanya itu, yang ku mau hanyalah kekuasaan mutlak. aku ingin menjadi diri mu dan aku ingin menjadi orang yang paling dihormati, apa yang mulia, bisa memberikan itu semua?"
"Xiao Fen kau keterlaluan, kau kelewatan batas dan kau tak pantas mendapatkan itu semua, jika kau belum merubah sifat buruk mu itu"
"ku kira jika aku membesarkan mu, kau kelak akan menjadi anak yang berbakti, tapi ternyata kau tak ada bedanya dengan ibu mu"
"diam... jangan pernah katakan itu lagi, kalau yang mulia tak ingin memberikan kekuasaan ini pada ku, maka biarkan aku yang mengambil nya sendiri"
"kau tidak berhak untuk itu dan aku takkan membiarkan itu pada mu. sebaiknya sekarang kau renungkan lah kesalahan mu, jika sampai hari itu tiba tapi kau tidak berubah maka jangan salahkan aku"
__ADS_1
"hahaha... aku akan menunggu dan melihat apa yang bisa yang mulia lakukan padaku dan aku harap yang mulia setelah ini, kau tidak menyesal atas perkataan mu hari ini, takut nya setelah ini kau tak mampu lagi untuk menahan ku, hahaha"
"dasar kau anak tak tau diri, perintahkan para penjaga untuk memperketat penjara ini dan jangan biarkan pangeran kedua kabur dari penjara ini"
"baik yang mulia" ucap para penjaga
sang kaisar tidak mengetahui jika semua penjaga di penjara telah diganti dengan orang tuan Yang dan dengan ini pangeran kedua akan lebih mudah untuk melarikan diri dari penjara.
saat malam tiba utusan dari tuan Yang datang untuk menjemput pangeran kedua. pangeran kedua tertawa atas kebebasan nya, namun tak berlangsung lama beberapa orang dari bawahan pangeran pertama melihat kejadian itu.
karena tau pangeran kedua akan melarikan diri, lantas bawahan pangeran pertama pun membuat kebisingan dan teriakan agar semua penjaga lain tau jika pangeran kedua akan melarikan diri. tak lama setelah kebisingan itu para pengawal kerajaan termasuk Rong Ji dan Ye Jing berkumpul dan mengepung kelompok pangeran kedua.
mereka berusaha menyelesaikan masalah ini tanpa membangunkan sang kaisar. mereka segera melakukan penangkapan terhadap pangeran kedua. sementara itu pangeran ketiga yang mengetahui jika pangeran kedua melarikan diri dari penjara lantas langsung menuju tempat kejadian.
sesampainya di sana, ia sudah melihat pertarungan antara kelompok pangeran kedua dan pengawal kerajaan. melihat pangeran kedua yang memanfaatkan situasi dan ingin segera melarikan diri, lantas pangeran ketiga meminjam panah dari pengawal nya dan ia memanah kaki pangeran kedua.
melihat gelagat aneh dari pangeran kedua, pangeran ketiga langsung menyuruh para pengawal kerajaan untuk segera mengepung pangeran kedua. yang benar saja setelah peluit itu dibunyikan sekelompok orang yang berpakaian hitam itu muncul dari arah semak-semak. mereka langsung menyerang pangeran ketiga dan para pengawal lainnya.
kelompok berpakaian hitam ini tidak bisa diremehkan bahkan dari sekian banyak pengawal kerajaan yang menyerangnya, tapi semuanya malah tewas di tangan kelompok berpakaian hitam itu, pangeran ketiga tak sempat menahan pangeran kedua karena lawan nya sekarang adalah ketua kelompok itu.
karena kelompok itu lebih kuat, kini kelompok itu berhasil membawa pergi pangeran kedua. pangeran ketiga melihat kejadian itu tapi sayang, ia tak dapat mencegah kelompok itu. karena pangeran kedua telah berhasil dibawa pergi, ketua kelompok itu berniat melarikan diri juga. namun pangeran ketiga mencegahnya, sekarang ketua kelompok itu terpaksa harus melawan pangeran ketiga.
Rong Ji dan Ye Jing yang melihat pangeran ketiga sedang diserang oleh ketua kelompok itu, lantas langsung datang membantunya setelah berhasil mengalahkan bawahan tuan Yang. ketua kelompok itu kewalahan menghadapi mereka bertiga, karena merasa ada peluang untuk menyerang ketua kelompok, pangeran ketiga langsung melukai kedua kakinya.
kini ia tak bisa bergerak lagi karena luka di kaki nya, mengunakan kesempatan ini pangeran ketiga langsung mengancamnya dengan meletakkan pedang dileher nya. pangeran pun bertanya padanya siapa orang yang telah mengirim mereka untuk menyelamatkan pangeran kedua.
__ADS_1
ketua kelompok itu tidak menjawab, seketika terlintas dibenaknya satu perkataan dari tuan Yang, jika kelak ia tertangkap maka ia tak boleh menyeret namanya atau ia akan menanggung perbuatannya, akhirnya si ketua kelompok itu memilih bunuh diri dengan menancapkan lehernya ke pedang pangeran ketiga.
melihat kejadian itu membuat pangeran ketiga merasa gagal dengan usahanya, ia pun segera kembali ke istana untuk melaporkan kejadian itu pada kaisar. sedangkan pengawal lain di perintahkan untuk mengikuti jejak pangeran kedua.
pangeran ketiga kembali ke istana bersama Rong Ji dan juga Ye Jing. setelah kaisar mendengar kejadian itu, kini sang kaisar syok berat sampai terjatuh. pangeran ketiga pun membantunya dan membawanya ketempat istirahat, sang kaisar tak tau harus bagaimana lagi. ia tak menyangka jika pangeran kedua bisa kabur dari penjara.
pangeran ketiga merasa jika kaisar sedang tak baik-baik saja, lantas ia memanggil tabib untuk memeriksa kondisi kaisar. tak lama kemudian sang tabib tiba di istana, lalu segera memeriksakan kondisi sang kaisar. setelah memeriksa kondisi kaisar sang tabib kaget dengan kondisi tubuh kaisar
pangeran ketiga pun bertanya pada sang tabib apa yang terjadi pada kaisar? lalu sang tabib menjawab jika sekarang sang kaisar sedang mengalami gejala keracunan. racun ini tak akan terasa saat hari pertama, tapi saat hari kedua sudah muncul tanda-tandanya seperti mudah kelelahan, sampai pusing dan lemas.
sang tabib juga menjelaskan kepada pangeran ketiga, jika sang kaisar tidak akan hidup lebih lama lagi, jika sang kaisar tak segera mendapatkan penawar racun itu. sang tabib memberitahukan pada pangeran ketiga, bahwa pada hari ketiga racun itu akan bereaksi dan membuat orang yang terkena racun, merasa sangat menderita dan ia juga akan mengalami sakit yang hebat sampai akhirnya ia mati karena tak sanggup menahan racun itu.
setelah mendengar itu pangeran ketiga menjadi geram dengan perbuatan pangeran kedua, ia tak menyangka jika pangeran kedua berani meracuni sang kaisar. kini pangeran ketiga menjadi yakin jika pelayan yang tewas kemarin adalah orang suruhan pangeran kedua yang datang untuk meracuni sang kaisar. setelah mendengar itu, pangeran ketiga segera mengutus orang untuk segera menyampaikan pesan kepada pangeran pertama agar ia segera kembali.
sang kaisar mendengar percakapan antara tabib dengan pangeran ketiga, lantas ia mengatakan pada pangeran ketiga, bahwa ia tak perlu menghawatirkan itu, sang kaisar tak ingin jika anaknya terluka lagi karena ulah pangeran kedua. sang kaisar akhir menyuruh pangeran ketiga untuk mengambil kertas, kuas dan tinta.
pangeran ketiga langsung mengambilnya untuk kaisar, sang kaisar berdiri dan pergi ke mejanya. ia pun menulis sebuah dekrit untuk kedua anaknya, karena pangeran ketiga sudah menyatakan mundur dari tahta kerajaan, maka kaisar memberikan tahta kerajaan pada pangeran pertama sebagai penerus nya, sedangkan pangeran ketiga mendapatkan hak untuk memerintahkan dan mengendalikan seribu tentara elit yang kaisar latih sendiri selama ini.
pangeran ketiga menolak ia merasa tak pantas menerima itu dan ia juga sadar jika dirinya bukanlah anak kaisar yang sesungguhnya, tapi sang kaisar tetap menulis itu dalam dekrit nya. sang kaisar berharap kedua anaknya dapat menjaga kerajaan Xiao dengan baik, setelah selesai menulis dekrit sang kaisar menyuruh pangeran ketiga untuk menyimpan dekrit itu dengan baik.
pangeran ketiga menerima dekrit yang kaisar tulis, setelah itu ia pun memutuskan untuk menemani sang kaisar disana. karena pangeran ketiga meninggalkan Xiao Yan sendirian di rumahnya, lantas ia menyuruh Rong Ji dan Ye Jing untuk pergi memberitahukan Xiao Yan jika ia tak bisa kembali ke rumah, karena ia harus menemani kaisar di istana. pangeran ketiga takut, jika pangeran kedua akan kembali mengirimkan orang untuk melakukan pembunuhan jika ia tidak ada di istana.
mendengar hal itu Rong Ji dan Ye Jing pun langsung pergi dan memberitahukan kejadian itu pada Xiao Yan. Xiao Yan tak menyangka, jika pangeran kedua nekat melakukan itu, lalu ia menyuruh mereka semua untuk selalu berhati-hati dengan pangeran kedua, karena setelah kejadian ini pasti pangeran kedua takkan melepaskan mereka begitu saja.
karena hari sudah larut malam Xiao Yan memutuskan untuk pergi ke istana besok pagi. keesokan paginya merupakan hari ketiga, dimana racun yang ada ditubuh kaisar benar-benar bereaksi, kini sang kaisar merasa kesakitan di seluruh tubuhnya. ia sekarang tidak dapat bergerak atau melakukan apapun, ia sekarang seperti orang lumpuh.
__ADS_1
pangeran ketiga yang melihat itu langsung menyuruh para tabib berkumpul untuk menyelamatkan sang kaisar. seluruh istana sedang dalam keadaan kacau, berita tentang kaisar yang mengalami sakit parah karena racun mulai tersebar sampai ke telinga pangeran kedua.
pangeran kedua merasa senang dengan hal itu, lalu ia menyuruh bawahan untuk mengirimkan pesan ke istana dan isi pesan itu iyalah negosiasi tentang penawar racun, jika kaisar memberikan tahta kerajaan pada pangeran kedua maka ia akan memberikan penawar racun pada kaisar, namun jika sang kaisar menolak maka ia hanya bisa melihat kematiannya sendiri.