Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Melarikan diri dari pernikahan


__ADS_3

"maaf Ming Hao, ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu mengenai pernikahan ini" ucap Xiao Yan dengan serius


"aku tau, kau ingin bilang jika kau tidak menginginkan pernikahan ini bukan?" ucap Ming Hao dengan pelan


"Ming Hao tolong dengarkan aku sebentar. sebenarnya aku tidak ada maksud apa pun padamu dan dari awal pertama kita bertemu sampai saat ini, aku hanya menganggap mu sebagai teman dekat saja dan aku juga tidak memiliki perasaan lebih dari itu. aku benar-benar minta maaf padamu. aku tak menyangka jika nyonya Wei akan memaksa mu untuk menikahi ku dan ini juga salah ku yang terlambat mengatakan perasaan ku yang sebenarnya"


"Ming Hao, aku sungguh-sungguh minta maaf padamu. aku tidak bisa menikah denganmu, karena aku sudah menyukai orang lain sebelum dirimu. ku harap kau bisa mengerti perasaan ku dan ku mohon untuk segera membatalkan pernikahan ini. aku tidak ingin melukai diri mu" ucap Xiao Yan dengan serius


"A'Yan, aku bisa paham dengan perasaan mu dan aku juga tidak bisa menikah dengan orang yang tidak benar-benar mencintai ku. aku tidak bisa memaksa dirimu untuk bisa menerima ku lebih dari teman. tapi jika itu yang kau inginkan, maka aku akan melakukan nya untuk mu. asal kau bisa bahagia, tidak perduli kau dengan siapa, aku pasti akan tetap senang meski itu bukan aku"


"A'Yan pada saat awal kita bertemu, tanpa sadar aku diam-diam menyukai mu. lalu lama-kelamaan, aku mulai berharap kita bisa menjalin hubungan lebih dari sekedar teman. namun pada suatu saat dengan mu, kau tampak tidak begitu senang. kau terlihat murung dan sedih. jika dari luar kau terlihat ceria, tapi sebenarnya kau sangat kecewa dan sedih bukan? aku tau itu dan aku tetap tidak bisa merubah itu. aku tidak mampu membuat mu bahagia saat itu"


"tapi A'Yan jika kau merasa bahagia bersama yang lain, maka aku bersedia melepaskan mu dan aku harap kau bisa segera bertemu dengan kekasih mu. lalu maaf A'Yan, gara-gara aku nyonya Wei jadi salah paham dan malah melibatkan diri mu. aku benar-benar minta maaf A'Yan" ucap Ming Hao yang merasa bersalah


"Ming Hao semua ini bukan salahmu. kau tidak perlu merasa bersalah. yang seharusnya minta maaf adalah aku. aku yang minta maaf, aku benar-benar menyesal tidak mengatakan nya dari awal, sehingga masalah menjadi seperti ini. tapi kau tak perlu kwahatir aku akan menyelesaikan masalah ini dengan baik"


"kalau begitu Ming Hao, terima kasih atas waktunya dan terima kasih padamu, yang selama ini telah menyukai ku. lalu aku minta maaf sebesar-besarnya padamu. karena aku telah selesai mengatakan, apa yang ingin aku sampaikan, maka aku kembali dulu ke istana dan kau juga sebaiknya segera kembali" ucap Xiao Yan yang berjalan pergi

__ADS_1


"ya baiklah. kalau begitu berhati-hati lah" ucap Ming Hao yang sedih


akhirnya Xiao Yan benar-benar lega, setelah berhasil mengungkap perasaan yang sebenarnya pada Ming Hao. sekarang yang perlu ia lakukan adalah mencari liontin giok itu, lalu kembali ke ke kerajaan Xiao untuk segera menemui pangeran ketiga. beberapa saat kemudian, Xiao Yan tiba di istana dan ia pun segera kembali ke tempat tinggal nya. agar nyonya Wei tidak mengetahui rencana nya.


namun sangat disayangkan, karena nyonya Wei pulang lebih awal, maka ia telah mengetahui jika Xiao Yan kabur dari istana dan bertemu dengan Ming Hao. nyonya Wei tampak saat marah dan akhirnya ia memutuskan untuk mengurung Xiao Yan, serta tidak memberikan ia kebebasan untuk menemui siapapun, termasuk kedua kakak sepupu nya.


kini ia tak tau harus bagaimana lagi. nyonya Wei benar-benar marah besar padanya dan kali ini, ia pasti tidak akan melepaskan Xiao Yan. Xiao Yan mencoba melihat keadaan disekitarnya dan yang ia lihat banyak sekali pengawal yang ditugaskan untuk menjaganya. kini Xiao Yan tak bisa berbuat apa-apa. selain itu nyonya Wei juga menyuruh beberapa pelayan nya untuk menemani Xiao Yan di dalam kamar, sehingga Xiao Yan tidak bisa kabur.


Xiao Yan frustasi dan tak tau harus bagaimana lagi, sedangkan besok merupakan hari pernikahan nya dengan Ming Hao. Xiao Yan hanya bisa berharap jika Ming Hao bisa membatalkan pernikahan nya sebelum besok. malam semakin larut, Xiao Yan sampai kelelahan memikirkan cara untuk melarikan diri dan akhirnya ia tanpa sadar tertidur.


lalu keesokan paginya suara bising mulai terdengar dan di luar nampak sudah ramai. seluruh istana telah didekorasi dengan kain merah dan juga hal-hal yang berhubungan dengan pernikahan. Xiao Yan tak menyangka jika nyonya Wei benar-benar tidak menyerah untuk menikahkannya dengan Ming Hao. lantas beberapa orang pun datang untuk mendandani Xiao Yan.


Xiao Yan berjalan dengan pakaian pengantin dan disekelilingnya terdapat banyak pengawal yang mengawasinya. Xiao Yan pun dibawa kedalam kereta pengantin. ia masuk dan duduk dengan tidak tenang didalam sana. dimana-mana pasti ada orang yang mengawasinya dan membuat nya tidak bisa berbuat apa-apa.


namun saat kereta sedang berjalan, salah satu pelayan yang menemaninya didalam kereta, memanggil nya dan ia berkata jika dirinya adalah Rong Ji. Xiao Yan kaget, padahal tadi Rong Ji telah memanggilnya berkali-kali. namun Xiao bengong dan tidak menghiraukan nya. Xiao Yan menangis terharu melihat Rong Ji yang bersedia menempati janjinya.


lantas tanpa membuang-buang waktu, Rong Ji menyuruh Xiao Yan untuk bertukar pakaian dengannya sebelum rombongan pengantin ini tiba di rumah pria. lalu Xiao Yan pun segera melakukan nya. sambil menukar pakaian, Xiao Yan tak lupa bertanya pada Rong Ji bagaimana cara ia bisa sampai ketempat ini, sedangkan mereka jelas sedang dikurung oleh nyonya Wei.

__ADS_1


Rong Ji menjawab, jika mereka berpura-pura berpihak pada nyonya Wei dan mereka juga berkata akan membujuk Xiao Yan, agar mau menikah dengan Ming Hao. dari sanalah nyonya Wei memberikan mereka sedikit kebebasan. lalu mereka memanfaatkan hal tersebut untuk segera menolong Xiao Yan untuk melarikan diri.


lalu Rong Ji juga berkata, jika Xiao Yan tidak perlu menghawatirkan liontin giok itu. ia cukup fokus untuk melarikan diri saja dan sisanya akan mereka yang kerjakan. Xiao Yan merasa senang mempunyai mereka yang selalu ada untuk dirinya. ia terharu sampai memeluk Rong Ji sebelum kabur. lalu beberapa saat kemudian mereka tiba di kediaman Ming Hao.


Xiao Yan yang kini menyamar jadi pelayan, turun bersama Rong Ji yang menyamar menjadi pengantin wanita. untungnya kepala Rong Ji ditutupi oleh kain, sehingga tidak ada yang sadar jika itu bukanlah Xiao Yan. setelah mengantarkan Rong Ji ketempat pernikahan nya. Xiao Yan pun diam-diam melarikan diri dan akhirnya ia berhasil pergi dari sana.


Xiao Yan yang berhasil kabur segera Menganti pakaian nya, yang ia beli secara dadakan saat ditengah jalan. kini ia memulai perjalanannya ke kerajaan Xiao sendirian dan ia pergi menggunakan kuda secepat mungkin, sebelum nyonya Wei menyadari jika dirinya telah kabur. sementara itu pangeran ketiga dan pengawal telah sampai di kerajaan Long.


mereka berhenti di pelabuhan chong dan beristirahat di sana. pangeran ketiga sendiri tidak mengetahui kabar tentang pernikahan Xiao Yan. namun pada saat ia dan pengawalnya sedang minum teh, tiba-tiba ia mendengar beberapa orang yang sedang membicarakan tentang pernikahan antara anak nyonya Wei dengan Ming Hao anak dari guru negara.


pangeran ketiga yang mendengar kabar itu berusaha memastikan dan ia bertanya pada orang tersebut, siapa nama pengantin wanita nya. orang itu menjawab jika wanita itu sering dipanggil dengan nama Xiao Yan. pangeran ketiga syok setelah mengetahui hal itu. lantas ia mengajak pengawalnya untuk segera menyusul Xiao Yan.


tapi sayangnya, saat ini tidak ada kereta ataupun kuda yang bisa mereka tumpangi. mereka terpaksa meminjam kuda milik orang-orang yang ada disana. sementara itu, Xiao Yan terus memacu kuda nya dengan cepat. lalu beberapa saat kemudian, ia berpapasan dengan pangeran ketiga. pangeran ketiga juga melihat kearahnya.


tapi Xiao Yan tak yakin jika itu adalah pangeran ketiga. daripada ia tertangkap lagi oleh nyonya Wei, maka ia memutuskan untuk tidak berbalik mengejar orang tadi. sedangkan pangeran ketiga yang melihatnya sekilas, segera memutar arah. lalu berteriak memanggil Xiao Yan dan memastikan orang yang barusan lewat adalah Xiao Yan.


Xiao Yan mendengar teriakkan itu, lantas ia menengok kebelakang dan yang benar saja, ternyata itu adalah pangeran ketiga. Xiao Yan pun segera berhenti. lalu pangeran ketiga menyusul nya. mereka akhirnya kembali bertemu dan Xiao Yan sangat senang bisa bertemu dengan pangeran ketiga. pangeran ketiga turun dari kudanya dan langsung memeluk Xiao Yan dengan erat.

__ADS_1


Xiao Yan juga memeluk nya. lantas mereka akhirnya bisa bahagia saat kembali bersama setelah sekian lama terpisah. Xiao Yan merasa ini belum aman. lantas ia menyuruh pangeran ketiga untuk segera pergi dan mencari tempat yang aman untuk sementara waktu. karena dirinya sedang melarikan diri dari nyonya Wei. akhirnya mereka pergi ke pelabuhan chong.


__ADS_2