
disisi lain, pangeran ketiga bersama dengan pengawalnya kini telah tiba di pelabuhan chong. selanjutnya mereka turun dan melanjutkan perjalanan ke kerajaan Long. tanpa istirahat pangeran ketiga langsung pergi ke kerajaan Long untuk menjemput Xiao Yan.
sementara itu di kerajaan Long, karena mereka gagal mendapatkan apa yang mereka cari, kini mereka merasa sedih dan khawatir jika mereka semua tak dapat kembali kedunia mereka sebelumnya. karena melihat mereka yang tampak lesu, nyonya Wei pun menyuruh mereka untuk pergi ke festival lentera yang akan diadakan hari ini.
mendengar hal itu membuat mereka tertarik untuk melihatnya, mereka pun mempersiapkan diri untuk pergi ke festival. sesampainya mereka di tempat festival, mereka kaget melihat ada banyak sekali orang disana. begitu banyak kios serta tempat yang indah, tapi karena festival lentera diadakan pada malam hari, mereka terpaksa harus menunggu sampai malam untuk bisa melihat lentera.
sembari menunggu malam, mereka pun pergi membeli berbagai macam makanan yang ada di kios sana. setelah puas dengan makanan nya, mereka pun lanjut dengan melihat pertunjukan teater dan juga melihat seni tari dari barat.
karena Rong Ji dan Ye Jing senang melihat tarian dari barat akhirnya Xiao Yan dan Ling Mei pun pergi meninggalkan mereka disana. lalu Xiao Yan dan Ling Mei pergi melihat souvernir di kios seberang. tak terasa hari sudah beranjak malam, festival lentera pun dimulai.
kini banyak kios yang menjual lentera terbang dan juga air, mereka pun membeli kedua macam lentera itu. Xiao Yan dan Ling Mei berniat untuk melepaskan lentera air terlebih dahulu. sebelum melepaskan lentera air tentu mereka tak lupa untuk membuat permohonan.
setelah selesai membuat permohonan, mereka pun pergi dan mereka kini akan pergi ke arah bukit untuk menerbangkan lentera. tapi karena terlalu banyak orang di sana, akhirnya mereka memilih tempat lain.
kini jalanan semakin dipadati oleh orang yang ingin melihat festival, mereka tak menyangka jika malam ini, akan lebih banyak orang yang pergi melihat festival. mereka pun mencari jalan untuk keluar dari kerumunan orang-orang. saat berhasil menemukan jalan tiba-tiba ada suara kuda yang sedang berlari kearah mereka dengan kecepatan penuh.
Xiao Yan tak sempat menghindar, untungnya ada A'jue yang berhasil menarik tangannya dan ia pun akhirnya selamat dari kejadian itu. Xiao Yan pun mengungkapkan terima kasih pada A'jue. A'jue pun membawa mereka ketempat aman. lalu orang yang membawa kuda itu pun turun dan meminta maaf pada semua orang yang ada di sana.
Xiao Yan tak terima dengan apa yang barusan terjadi, ia pun menghampiri orang itu dan memarahi nya. baru terlontar beberapa kata dari mulutnya, ia tiba-tiba langsung terdiam setelah tau, jika orang yang ia marahi barusan adalah pangeran ketiga. ia pun menjadi panik dan akhirnya ia melarikan diri karena malu.
A'jue melihat Xiao Yan pergi, ia pun menyusulnya sedangkan pangeran yang melihat jika tadi itu adalah Xiao Yan, ia pun berniat mengejar nya. tapi sayangnya pangeran ditahan oleh Rong Ji dan Ye Jing. mereka pun bertanya pada pangeran mengapa pangeran bisa tau jika mereka ada disini?
pangeran menjawab " kalian tak perlu tau soal itu, sebaiknya kita segera mengejar Xiao Yan ada hal yang harus ku selesai dengannya"
"apa maksudmu? kau harus jelaskan dulu pada kami semua ini. jika kau tetap tak mau memberikan penjelasan, jangan harap kau bisa bertemu dengan Xiao Yan"
"baiklah, aku bisa tau kalian ada disini, berkat informasi dari Li Shang dan sekarang Kalian sudah tau kan, jadi biarkan aku mengejar Xiao Yan"
"eh, tahan dia jangan biarkan dia mengejar Xiao Yan"
pangeran ketiga terlalu kuat, mereka pun tumbang dan gagal menahan pangeran.
sementara itu A'jue berhasil menyusul Xiao Yan, ia pun bertanya pada Xiao Yan mengapa ia lari saat melihat pangeran ketiga, Xiao Yan tak menjawab ia hanya terdiam dan ia tak tau apa yang harus ia katakan.
beberapa saat kemudian pangeran ketiga berhasil mengejar mereka. menyadari jika pangeran ketiga mendekat, ia pun kembali melarikan diri untuk menghindar dari pangeran. pangeran ketiga mengejarnya dengan cepat dan akhirnya ia berhasil menangkap tangan Xiao Yan. Xiao Yan pun memberontak dan berusaha melepaskan tangan nya.
pangeran menyadari jika Xiao Yan ia lepas darinya, tanpa pikir panjang pangeran pun langsung memeluk nya. awalnya Xiao Yan memberontak, tapi kini menjadi sedikit tenang. ia tak menyangka jika pangeran ketiga akan langsung memeluk nya.
tak lama setelah itu Rong Ji dan yang lain berhasil menyusul mereka dan mereka pun terkejut melihat pangeran yang sedang memeluk Xiao Yan. akhirnya mereka berpura-pura tak melihat kejadian itu, lalu mereka mengajak A'jue untuk bersembunyi dibalik pohon dan menonton mereka.
Xiao Yan tak bisa bergerak dan sekarang wajahnya juga sedang memerah. karena tak bisa melakukan apa-apa, ia akhirnya menyerah dan menyuruh pangeran ketiga untuk memberikan penjelasan, yang dia janjikan padanya waktu itu.
__ADS_1
pangeran ketiga pun melepaskan pelukannya dan ia mengajak Xiao Yan duduk. setelah itu pangeran pun mulai menjelaskan kepada Xiao Yan alasan mengapa ia nekat mengikuti acara perburuan meskipun ia tau jika itu berbahaya. ia berkata pada Xiao jika ia terpaksa melakukan itu demi mendapatkan liontin giok dari kerajaan Xiao.
ia menjelaskan jika pemenang dari perburuan ini, akan diberikan akan satu permintaan dan sang pemenang boleh meminta apa saja yang mereka inginkan, dari situlah akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti acara tersebut.
setelah mengetahui alasan pangeran ketiga, Xiao Yan pun kembali bertanya padanya bagaimana ia bisa tau jika mereka sedang berada di kerajaan Long?
pangeran menjawab " awalnya aku tidak tau jika kau akan pergi, tapi setelah aku memutuskan untuk mengunjungi mu, aku baru tau jika kau ternyata sudah tak berada di rumah mu. aku pun memeriksa rumah mu, tapi tak ada siapapun disana"
"lalu kemana kau pergi setelah itu?"
"aku pergi ketempat Ling Mei, ku pikir dia pasti tau dimana kau berada, namun saat aku tiba di rumahnya dia juga tidak berada disana, aku pun bertanya pada pelayan rumahnya dan mereka menjawab jika dia pergi dengan kalian"
"lalu darimana kau tau, jika kami ada ditempat ini? bukannya kau tidak menemukan jawabannya?"
"tidak kau salah, aku tau keberadaan kalian dari Li Shang"
"mengapa kau bisa bertanya padanya?"
"baik aku akan menceritakan awal mulanya padamu, tapi kau harus janji jika kau takkan marah setelah tau itu, bagaimana?"
"ya terserah kau saja lah"
"apa? mengapa kau bisa curiga padanya bukankah dia telah membantu mu?"
"justru karena dia membantu ku dan itu membuat ku curiga padanya. aku tak menyangka jika kau akan menyuruh nya untuk datang dan membantu ku di perburuan itu"
"sial, berarti dia membocorkan semuanya padamu ya"
"ya benar, lalu darimana saja kau selama ini? mengapa sekian lama kau baru muncul sekarang?"
"maaf Xiao Yan, ku pikir aku bisa menyusul mu lebih awal jika aku tau, kalau kau pergi saat itu. tapi demi menjalankan rencana kami, aku terpaksa melakukan itu?"
"melakukan apa? cepat katakan?"
pangeran ketiga pun menjelaskan kepada Xiao jika ia awalnya dijebak oleh pangeran kedua dan pangeran kedua bermaksud untuk membunuhnya, saat itu ia harus menghadapi para pembunuh itu sendirian, namun entah darimana tiba-tiba Li Shang muncul dihadapan nya dan dia pun membantunya.
mereka akhirnya berhasil mengalahkan para pembunuh itu dan membuat salah satu dari mereka berada di pihak mereka. agar pangeran kedua tak curiga, ia pun terpaksa melukai diri nya sendiri dan ia pun menyuruh Li Shang untuk membantu nya.
setelah itu pangeran pertama dan yang lain pun datang menghampiri mereka. pangeran pertama pun segera memberitahukan itu pada kaisar dan setelah kaisar tau, jika itu adalah perbuatan pangeran kedua, kini pangeran kedua pun di tahan dipenjara kerajaan.
"*dari sana lah aku mulai curiga pada Li Shang mengapa dia bisa tau jika aku dalam bahaya, aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi menemui nya. awalnya dia tak mau mengatakan yang sebenarnya, tapi karena aku terus memaksanya, akhirnya dia mengatakan semuanya padaku"
__ADS_1
"dan Ku pun akhirnya bisa tau keberadaan kalian. aku juga berterima kasih padamu, ternyata kau begitu peduli pada ku"
"Hem.. siapa yang peduli padamu, aku hanya..."
"hanya apa? sudahlah aku tau maksud, jadi aku benar benar minta maaf padamu atas kejadian itu dan maaf juga atas keterlambatan ku, aku benar-benar menyesal tak bisa menyusul mu karena luka yang ku buat itu"
"kau terlalu nekat, bagaimana jika kaisar tau kalau kau menipunya?"
"aku tak bermaksud menipunya, aku hanya ingin kaisar tau jika pangeran kedua berencana melakukan pembunuhan di tempat nya"
"ya baiklah, lalu bagaimana dengan luka mu?"
"tak perlu kwahatir, luka ku telah sembuh"
"bagus lah kalau begitu"
...tiba-tiba mereka yang bersembunyi dibalik pohon pun pun keluar ...
"oh jadi seperti itu"
"harusnya kau menjelaskan itu lebih awal padanya, kau tau setelah Xiao Yan pulang dari rumah mu dia jadi marah-marah tidak jelas"
"apa yang kau bicarakan cepat tutup mulutmu dasar Rong Ji, sialan"
"kalau begitu aku benar-benar minta maaf pada mu Xiao Yan dan aku janji takkan membuat mu marah lagi"
"sudahlah jangan katakan itu lagi, sebaiknya kita pergi ke bukit untuk menerbangkan lentera ini" ucap Xiao Yan sambil malu-malu
"Hem baiklah, kalau begitu mari kita kesana*"
akhirnya mereka pun pergi ke arah bukit untuk menerbangkan lentera. disana sangat indah langit penuh dengan lentera terbang dan suasana terasa sangat romantis. melihat itu membuat pangeran teringat jika ia dan Xiao Yan juga pernah melakukan itu di kerajaan Xiao dan pangeran bertanya padanya apakah ia masih mengingat itu.
Xiao Yan pun mengatakan padanya jika waktu itu mereka tak merayakan nya dengan tenang karena ulah pangeran kedua, namun sekarang karena mereka ada di kerajaan Long maka tak ada lagi yang akan menggangu mereka dan mereka juga tak takut akan di hukum oleh nyonya Wei.
kini mereka menikmati festival lentera disana sampai larut malam dan keesokan harinya mereka memutuskan untuk kembali ke kerajaan Xiao. nyonya Wei bingung mengapa mereka tiba-tiba ingin kembali ke kerajaan Xiao, padahal beberapa hari lalu mereka meminta nya untuk menetap selama beberapa hari di kerajaan Long.
tapi karena mereka ingin cepat kembali, nyonya Wei dan mereka pun berpamitan dengan sang kaisar atau kakeknya. setelah berpamitan mereka pun pergi meninggalkan istana kerajaan Long. pangeran ketiga yang menunggu mereka didepan gerbang istana pun bingung, bagaimana mereka bisa keluar masuk kerajaan Long dengan begitu leluasa.
Xiao pun berkata jika ia akan menjelaskan semuanya pada pangeran, saat mereka berada di dalam kapal. mereka pun berangkat untuk segera pergi ke pelabuhan chong dan setelah mereka berada di kapal Xiao Yan pun menjelaskan detailnya pada pangeran ketiga. pangeran ketiga terkejut setelah tau jika anak nyonya Wei adalah pangeran dan putri muda di kerajaan Long.
ia tak menyangka jika mereka mempunyai identitas lain saat berada di kerajaan Long maka tak heran jika mereka bebas keluar masuk kesana.
__ADS_1