Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Pendekatan yang melelahkan


__ADS_3


Sehabis dari pertandingan itu, kini membuat Xiao Yan kelelahan dan juga merasa sakit di sekujur tubuh yang membuat nya tak bisa pergi ke akademi. Xiao Yan hanya bisa terbaring ditempat tidur seharian, karena ia juga sempat terkena demam.


karena khawatir kepada Xiao Yan, pangeran memutuskan untuk pergi mengunjungi nya secara langsung setelah mengetahui letak rumahnya. sesampainya di rumah Xiao Yan, ternyata sudah ada Li Shang yang datang terlebih dahulu untuk menjenguknya. pangeran merasa tak enak untuk mengganggu mereka jadi pangeran memutuskan untuk menunggu saja di taman.


Li Shang datang ketempat Xiao Yan untuk minta maaf kesekian kalinya kepada Xiao Yan dan ia juga membawakan makanan serta obat untuknya, Li Shang juga berharap Xiao Yan mau menjadi temannya.


Xiao Yan pun menerima maksud baik dari Li Shang, kini ia dan Li Shang telah menjadi teman dekat. lantas setelah merasa perbincangan nya dengan Xiao Yan dirasa cukup, Li Shang pun pamit undur diri. Li Shang yang telah selesai berurusan dengan Xiao Yan pun pergi, namun ia melihat pangeran ketiga didekat taman dan ia memutuskan untuk menghampirinya.


melihat Li Shang datang dan menghampiri nya pangeran pun bertanya padanya "apa yang terjadi pada Xiao Yan?"


Li Shang memberi hormat kepada pangeran lalu ia menjawab " Xiao Yan mengalami demam karena kelelahan, namun kini sudah agak baikan. aku mengunjungi nya untuk menyampaikan rasa bersalah ku padanya, setelah itu tidak ada maksud lain lagi."

__ADS_1


"baiklah aku mengerti, kalau begitu kalau kau boleh pergi." ucap pangeran


"terima kasih pangeran, kalau begitu saya pamit undur diri dulu." ujar Li Shang


melihat Li Shang telah pergi meninggalkan rumah Xiao Yan, pangeran pun bergegas ketempat nya. Xiao Yan yang masih terbaring lemas melihat kehadiran pangeran ketiga, ia tak menyangka kalau pangeran akan mengunjungi nya. ia langsung bangun perlahan dari tempat tidur namun, saat ingin bangun pangeran mencegahnya terlebih dahulu, lalu pangeran menyuruhnya untuk berbaring saja dan jangan terlalu banyak bergerak.


pangeran juga membawakan banyak cemilan serta obat untuknya, melihat pangeran yang begitu perhatian kepadanya kini ia merasa kalau ini merupakan pendekatan yang baik untuk nya. pangeran pun menyampaikan minta maaf kepada Xiao Yan karena nya, Xiao Yan kini harus menderita. selain itu karena merasa bersalah kepada Xiao Yan ia memutuskan untuk tidak memaksa Xiao Yan menjadi asistennya.


namun karena tekadnya sudah bulat Xiao Yan tak bisa menolak apa yang sudah dia dapat, tentu saja Xiao Yan ingin mempertahankan posisi nya sebagai asisten pangeran, karena hanya dengan cara ini ia bisa mengetahui identitas pangeran yang sebenarnya.


merasa hal yang disampaikan sudah cukup pangeran memutuskan untuk tidak menggangu waktu istirahatnya. iya pun pergi sembari tersenyum dan mengucapkan bahwa ia berharap semoga Xiao Yan bisa cepat sembuh dan kembali berlatih bersama dengan nya.


Xiao Yan tertawa kecil didalam hati nya, ia tak menyangka akan ada kejadian seperti ini, ia merasa penderitaan yang dialaminya tidak sia sia, lalu iya melanjutkan kembali istirahatnya. beberapa saat setelah itu Rong Ji kembali ke rumah sambil membawa beberapa obat untuk Xiao Yan. ketika ia menuju kamar Xiao Yan, ia terkejut melihat ada banyak makanan serta obat di meja lantas ia bertanya kepada Xiao Yan siapa yang memberikan itu.

__ADS_1


Xiao Yan tidak menjawab karena ia sudah tertidur pulas sejak pangeran pergi meninggalkannya. melihat Xiao Yan yang sudah tertidur, Rong Ji memilih pergi keluar untuk bertanya pada pelayan tentang siapa yang telah mengunjungi Xiao Yan tadinya.


para pelayan menjawab jika ada dua orang yang berkunjung kemari, salah satunya adalah pangeran ketiga. mendengar hal itu membuat Rong Ji merasa heran dan tidak menyangka jika pangeran akan datang mengunjungi Xiao Yan.


lalu tak lupa ia bertanya siapa satu lagi yang mengunjungi Xiao Yan, pelayan menjawab satu lagi merupakan anak dari walikota mendengar itu dia sudah bisa menebak jika orang itu pasti adalah Li Shang. ia tak menyangka Xiao Yan bisa memikat kedua pria ini.


Dua hari kemudian Xiao Yan sudah masuk kembali ke akademi. sekarang ia menjadi orang yang cukup populer di kelasnya dan banyak yang datang untuk berteman dengan nya. melihat itu membuat Xiao Yan senang, sekaligus kewalahan menghadapi teman temannya, lantas ia memilih bersembunyi ke suatu tempat dimana ia terbebas dari kerumunan orang-orang.


ia berlari menghindari kejaran teman temannya, ia berlari sambil melihat kebelakang untuk memastikan kondisi namun, tanpa di sangka ia tak sengaja bertabrakan dengan pangeran ketiga yang juga sedang berjalan di depannya. sontak itu membuat ia dan pangeran jatuh tersungkur ke lantai.


Xiao Yan yang baru saja sembuh dari sakitnya kini ia harus kembali merasakan sakit lagi, karena kejadian ini. pangeran berusaha bangkit, ia belum menyadari apa yang sebenarnya terjadi kepada nya dan kenapa tiba-tiba ada orang yang menabraknya secara brutal. saat ia bangkit dan melihat kebelakang ternyata orang yang menabraknya adalah Xiao Yan.


sempat ingin marah namun karena kondisi tidak memungkinkan ia lebih memilih menahan amarahnya. lantas ia membantu Xiao Yan untuk berdiri, akhirnya Xiao Yan berhasil berdiri dengan bantuan dari pangeran. lalu pangeran bertanya pada Xiao Yan "mengapa ia lari dengan terburu buru tadi?"

__ADS_1


Xiao Yan menjawab "kalau ia tadi sedang dikejar oleh teman temannya lantas ia lari dengan terburu buru untuk mencari tempat bersembunyi". namun tak disangka saat ia berlari sambil menoleh kebelakang, ia tak sengaja menabrak pangeran.


Xiao Yan dengan malu nya meminta maaf kepada pangeran atas perbuatannya itu. pangeran pun tak mempermasalahkannya, ia hanya menyuruh Xiao Yan pergi ke ruang pengobatan akademi untuk memeriksa kondisinya. lalu pangeran mengantarkan Xiao Yan ketempat itu.


__ADS_2