
setelah satu Minggu berlalu, pangeran kedua tak juga mendapatkan kabar dan informasi dari tuan Yang. pangeran kedua tak bisa tinggal diam begitu saja tanpa bertindak, akhirnya ia pun menyuruh salah satu bawahannya, untuk pergi mencari tuan Yang. karena merasa dicurangi oleh kaisar, kini tuan Yang tak bisa sembarang bertindak.
tak lama kemudian seseorang datang kerumahnya dan ia seperti menyampaikan sesuatu pada tuan Yang. terlihat dari tempat pemantauan pangeran ketiga, tuan Yang dan orang itu seperti sedang merencanakan sesuatu. pangeran ketiga pergi melaporkan hal itu pada kaisar.
"yang mulia, ada hal yang ingin ku laporan kan pada mu"
"adik sudah ku bilang jangan panggil aku dengan sebutan itu. kita kan keluarga, cukup panggil aku kakak saja. lalu apa yang ingin kau laporkan pada ku?"
"begini kak, tadi dari tempat pemantauan, aku melihat ada seseorang yang datang kerumah tuan Yang, mereka seperti merencanakan sesuatu. tampaknya setelah satu Minggu tak ada pergerakan, membuat pangeran kedua menjadi tak tahan dengan itu dan mungkin saja hari ini, tuan Yang akan ketempat nya dan memberikan informasi pada pangeran kedua"
"kau benar sekali, kalau begitu segera kerahkan beberapa orang untuk berjaga di sekitar area rumah tuan Yang. ketika ada pergerakan dari nya kita akan melakukan penyergapan pada nya"
"aku ingin dengar, setelah dia berhasil ditangkap, apa yang akan dia katakan tentang pangeran kedua"
"baiklah kak, kalau begitu aku pamit pergi untuk melaksanakan tugas dan kakak tak perlu kwahatir tentang tuan Yang, karena kita pasti bisa menangkap nya hari ini"
"baiklah adik, kalau begitu hati-hatilah"
setelah mendapatkan kabar dari orang itu, kini tuan Yang mulai bertindak aneh, ia seperti sedang melihat sekelilingnya dan melihat apakah ada mata-mata yang mengikuti nya atau tidak. kini sudah larut malam dan ini merupakan saat yang tetap bagi tuan Yang untuk pergi menemui pangeran kedua.
tuan Yang pergi dengan memakai jubah hitam dan ia tentu tak pergi sendirian, ia ditemani oleh pengawal dan juga beberapa orang suruhan pangeran kedua. pangeran ketiga yang melihat itu lantas menyuruh para pengawal kerajaan untuk pergi mengikuti tuan Yang.
mereka pergi dengan kereta kuda dan berhenti di persimpangan kota, setelah itu ia tampak masuk ke sebuah tempat. tempat itu ternyata adalah rumah bordil dan pangeran kedua mengajaknya bertemu disana. tuan Yang pun tiba dan masuk kedalam, lalu pangeran ketiga serta pengawalnya berpura-pura menjadi pengunjung rumah bordil agar mereka bisa terus mengawasi pergerakan tuan Yang.
tuan Yang masuk kesebuah ruang khusus yang telah ia pesan sejak tadi pagi, ia pun menunggu kedatangan pangeran kedua. yang benar saja, tak lama setelah itu datanglah seorang pemuda dengan memakai topeng dan ia juga berjalan dengan satu kakinya yang pincang. pangeran ketiga melihat nya dan menduga bahwa itu ada pangeran kedua.
pangeran kedua pun masuk ke ruang yang sama dengan tuan Yang, pangeran ketiga langsung pergi dan mengejarnya. seluruh pengawal telah disebar ke berbagai tempat di rumah bordil agar mereka tak bisa kabur dengan mudah. saat tuan Yang ingin menyampaikan informasi kepada pangeran Kedua, tiba-tiba pangeran ketiga beserta beberapa orang pengawalnya datang dan mengepungnya.
__ADS_1
mereka berdua pun kaget, lantas mereka ingin segera melarikan diri, namun mereka telah dihadang oleh para pengawal. tuan Yang merasa terpojok akhirnya ia memanggil kelompok berpakaian hitam yang pernah menyerang pangeran ketiga. tuan Yang menyuruh kelompok itu, untuk segera membawa pangeran kedua pergi dari tempat itu.
pangeran ketiga langsung menyuruh beberapa pengawal lain untuk menahan tuan Yang dan tidak membiarkan nya pergi, kelompok berpakaian hitam itu mengeluarkan serbuk beracun kearah mereka, lalu membawa pergi pangeran kedua. untungnya sebelum tuan Yang berhasil dibawa pergi, pangeran ketiga telah menahannya dan akhirnya kelompok berpakaian hitam itu pergi dan hanya membawa pangeran kedua.
sementara itu karena pangeran ketiga telah mendapatkan bukti keterlibatan tuan Yang dengan pangeran kedua, akhirnya ia di bawa pergi ke istana kerajaan untuk menghadap sang kaisar dan memberikan penjelasan pada kaisar mengenai keterlibatan nya dengan pangeran kedua.
kaisar sudah tau jika pangeran ketiga berhasil menangkap tuan Yang, yang selama ini menjadi kaki tangan untuk pangeran kedua. pangeran ketiga membawa tuan Yang pada kaisar dan ia kini di ikat disebuah pilar penyiksaan oleh kaisar. sang kaisar pun bertanya pada nya sejak kapan ia menjadi orang pangeran kedua.
"hahaha... kau ingin tau mengapa aku bisa berada di pihak pangeran kedua? dan mengapa aku lebih memilih bekerja sama dengan nya? baiklah biar ku perjelas padamu, itu karena aku sangat membenci keluarga mu"
"apa maksudmu? apa yang keluarga kami lakukan hingga membuat mu begitu benci pada kami, keluarga kerajaan?"
"kau masih ingin berpura-pura tidak mengingat kejadian itu? harus kah aku menjelaskan nya dari awal, agar kau mengerti?"
"jangan banyak bicara katakan saja, penyebab nya"
"apa hubungan mu dengan menteri Yan dan mengapa kau bisa melakukan itu?"
"kaisar oh kaisar, ingatkah saat dimana keluarga kerajaan membantai seluruh keluarga Yan yang selama ini telah mengabdikan dirinya untuk kerajaan? kau tau mereka semua adalah keluarga ku. saat kejadian aku masih berada di kota chong bersama dengan tuan Yang"
"namun setelah beberapa saat terdengar kabar tentang penangkapan keluarga Yan, mengetahui hal itu tuan Yang si tua itu malah ingin menangkap dan menyerahkan ku ke pihak kerajaan"
"dan karena saat itu, aku sedang dalam kondisi yang tidak menguntungkan. aku terpaksa membunuhnya saat di sana termasuk para pengawal nya, tuan Yang telah tewas di tangan ku sendiri dan karena aku panik dengan kejadian ini, lantas aku pergi dan menyembunyikan mayatnya di suatu tempat"
"lalu setelah satu hari kemudian, aku mendengar tentang seorang pembuat topeng yang handal di kota chong, aku tertarik dan aku ingin mengubah wajah ku menjadi tuan Yang, saat itu aku langsung datang menemuinya dan aku juga membawakan lukisan wajah tuan Yang"
"tak lama kemudian topeng itu telah selesai dibuat oleh nya, aku sangat senang melihat hasil topeng yang begitu sempurna, dengan ini aku akan menggantikan posisi tuan Yang di kerajaan Xiao. setelah itu aku pun kembali dengan para pengawal ku, saat melewati gerbang kota kerajaan Xiao, tak ada satupun yang curiga pada ku, mereka justru menganggap ku sebagai tuan Yang, yang sebenarnya"
__ADS_1
"aku kembali ke kerajaan dan setelah sampai di istana, aku yang merupakan anggota keluarga Yan melihat dengan mata kepala ku sendiri, sebuah aksi pembantaian terhadap seluruh keluarga Yan dan tanpa rasa bersalah kalian semua membunuh keluarga ku"
"saat itu lah aku mulai menanamkan dendam yang amat besar kepada keluarga kerajaan, setelah aku mengetahui jika pangeran kedua bukanlah lah darah daging kaisar, aku berniat memanfaatkan nya menjadi monster yang akan menghancurkan kerajaan nya sendiri. saat itu aku diam-diam memberikan dukungan dan informasi padanya sebagai tuan Yang, hahaha bagaimana kau puas mendengar itu"
"ternyata kau adalah bagian dari keluarga penghianat, kau tak pantas hidup di kerajaan ini dan keluarga mu memang pantas mendapatkan itu semua karena kalian adalah keluarga penghianat"
"hahaha... percuma saja kau marah dengan ku, saat ini pangeran kedua telah termakan hasutan ku, mungkin setelah kau membunuh ku, dia pasti akan lebih dendam pada kalian"
"Hem...coba saja aku ingin lihat seberapa berani nya dia dan apa yang bisa dia lakukan tanpa dukungan dan kekuatan"
"hahaha... sungguh kau kaisar yang bodoh, sebelum aku mati tentu aku telah mempersiapkan segalanya untuk pangeran kedua dan dengan ini dia pasti akan mampu menyingkirkan mu"
"aku tak perduli dengan ucapan mu, sekarang katakan dimana keberadaan pangeran kedua si penghianat itu?"
"jika kaisar ingin tau, maka kaisar harus mencari tau sendiri dimana dia berada dan aku telah bersumpah pada diriku sendiri sampai mati pun, aku takkan memberikan kan informasi tentang keberadaan pangeran kedua"
"o.. baiklah, kau lebih memilih mati rupanya, kalau begitu akan ku kabulkan keinginan terakhir mu"
"pengawal dengarkan perintah ku, umumkan pada semua orang bahwa penghianat kerajaan Xiao yang selama ini terlibat dengan pangeran kedua dan telah melakukan pembunuhan terhadap kaisar sudah tertangkap dan dengan ini, tuan Yang akan di eksekusi mati besok di tempat eksekusi kerajaan"
"baik yang mulia, akan kami laksanakan"
setelah mengetahui identitas dan juga keterlibatan tuan Yang dengan pangeran kedua, membuat kaisar sangat marah dan kini tuan Yang mendapatkan hukuman mati dari kaisar. keesokan paginya adalah hari dimana tuan Yang sang penghianat akan di eksekusi mati dan di perlihatkan pada seluruh rakyat kerajaan Xiao, sebagai bentuk atau contoh untuk yang akan di terjadi pada seorang penghianat kerajaan.
saat di eksekusi mati, tuan Yang masih dengan sempat nya tertawa dan ia juga masih sempat berkata jika pangeran kedua pasti akan menjadi kaisar berikut nya untuk kerajaan Xiao. sang kaisar murka mendengar itu lalu kaisar menyuruh sang eksekutor untuk langsung menghabisi nya.
kepala nya terputus dan darahnya bertebaran di mana-mana. membuat kaisar jijik dengan itu, akhirnya kaisar menyuruh bawahannya untuk membuang mayat tuan Yang ke dalam hutan agar dimakan oleh hewan buas. pangeran ketiga yang saat itu, menemani kaisar merasa jika kakaknya adalah orang yang tidak bisa diremehkan.
__ADS_1