
Pangeran kedua yang saat ini ditahan di penjara kerajaan, merasa jika ini tidak adil untuknya. ia pun berniat membalas dendam kepada semua orang, yang telah membuat nya menderita. Meskipun pangeran kedua di penjara, tapi ia masih bisa terkoneksi dengan para bawahannya, ia pun menyuruh salah satu pengawal pribadinya untuk segera pergi menemui salah satu petinggi negara yang selalu mendukungnya.
Tak lama kemudian, pengawal pribadi nya menyampaikan jika beliau akan segera kemari untuk menemui pangeran kedua. Orang yang datang menemui pangeran adalah seorang petinggi negara yang kini cukup dekat dengan kaisar tapi karena ia tak merasa puas dengan kinerja kaisar yang sekarang, ia pun berniat menjadikan pangeran kedua sebagai pengganti kaisar.
Karena ia petinggi negara, tentu tak ada yang berani mengganggu nya. Ia pun menyingkirkan para penjaga yang menjaga di ruang penjara dan menggantinya dengan bawahannya, dengan begini ia akan leluasa keluar masuk penjara untuk menyampaikan informasi pada pangeran kedua.
setelah semua berjalan dengan aman, ia pun mengunjungi pangeran Kedua yang saat ini sedang di tahan di penjara kerajaan. ia masuk dan melihat pangeran kedua yang begitu malang, ia pun mendukung pangeran kedua untuk naik tahta mengantikan kaisar.
pangeran pun menyampaikan rencana jahatnya pada sang petinggi negara.
"tuan Yang, aku punya satu rencana yang harus kau jalan kan untuk ku"
"apa itu pangeran?"
"tuan Yang tau, jika di kediaman ku terdapat sebotol racun mematikan yang telah lama aku simpan dan kini aku berniat untuk menggunakan nya kepada sang kaisar"
"kalau begitu, apa yang pangeran perlukan agar bisa menjalankan rencana ini?"
"aku ingin kau mencarikan satu orang pelayan yang sering melayani kaisar, lalu kau berikan apa saja yang di mau dan setelah itu kau suruh lah dia untuk memberikan racun itu pada makanan kaisar"
"saat kaisar memakan racun itu, maka ia akan merasakan sakit yang amat luar biasa di hari ketiga setelah ia meminum racun dan sebelum ia mati tentu aku ingin bernegosiasi dengan nya sebentar"
"dan saat itu tiba, kau tau harus bagaimana bukan, tuan Yang?"
"baik pangeran aku mengerti, akan segera ku Carikan yang pangeran butuhkan dan akan ku laksanakan sesuai dengan rencana pangeran kedua"
"baik sekarang kau boleh pergi"
"baik pangeran"
pangeran kedua berniat meracuni sang kaisar dan saat kaisar sedang dalam keadaan lemah ia tentu akan memanfaatkan keadaan itu untuk mengambil kembali milik nya.
sementara itu, setelah beberapa hari berlayar akhirnya mereka tiba juga di kerajaan Xiao, betapa senangnya mereka ketika mereka semua bisa kembali ketempat mereka. selama diperjalanan Xiao Yan tak lupa menjelaskan pada pangeran ketiga, jika mereka gagal menemukan liontin giok itu.
pangeran ketiga tak menyangka jika liontin giok yang mereka cari bisa tidak ada disana, ia pun merasa heran akan keberadaan nya. kini mereka akan berusaha keras untuk mendapatkan liontin giok itu. karena mereka sudah mengetahui jika bagian lain dari liontin giok ada di kerajaan Xiao, maka mereka berniat membantu pangeran ketiga untuk mendapatkan liontin giok itu.
__ADS_1
mereka pun akhirnya membujuk agar pangeran ketiga mengizinkan mereka untuk masuk ke istana kerajaan. sebenarnya pangeran ketiga tak ingin melibatkan mereka, tapi karena mereka memaksa, pangeran terpaksa harus memikirkan cara agar mereka bisa masuk ke istana.
Xiao Yan pun menyarankan agar mereka menjadi pelayan kerajaan yang melayani kaisar di istana dengan begitu, tentu mereka akan mudah untuk menjalankan rencananya. pangeran ketiga terpaksa menyetujui nya, tapi karena Xiao Yan adalah wanita ia pun menyarankan agar Xiao Yan tidak ikut dalam rencana ini.
Xiao Yan menolak, ia tentu tetap memaksa untuk bergabung dengan mereka. akhirnya Rong Ji menyarankan agar Xiao Yan menjadi pengawal pangeran saja dengan begitu pangeran juga akan lebih mudah untuk mengawasi Xiao Yan. pangeran ketiga pun setuju dengan saran dari Rong Ji, agar tak ketahuan oleh orang lain Xiao Yan pun berinisiatif untuk memakai topeng miliknya waktu itu.
setelah selesai menyusun rencana, mereka pun mencari cara untuk menyelundupkan Rong Ji dan Ye Jing ke dalam istana kerajaan. pangeran ketiga pun mengajak mereka untuk ikut masuk ke istana dan saat penjagaan sedang kosong, pangeran akan mengambil dua pakaian penjaga kerajaan untuk Rong Ji dan Ye Jing.
beruntung mereka mempunyai peluang itu, kini Rong Ji dan Ye Jing pun berhasil menyusup ke dalam istana dengan menyamar menjadi penjaga kerajaan. Xiao Yan yang menyamar menjadi pengawal pangeran ketiga, tertawa saat melihat kakak sepupu nya yang berpakaian seperti itu.
namun agar berjalan lancar pangeran meminta Xiao Yan untuk menahan dirinya. karena mereka sekarang adalah penjaga kerajaan, mereka berdua pun diajak oleh penjaga lain untuk ikut berpatroli di dalam istana. setelah berhasil Xiao Yan dan pangeran pun pergi mengunjungi kaisar di istana.
tapi kaisar nampak sibuk dengan pekerjaan nya. karena kaisar sedang sibuk akhirnya pangeran ketiga dan Xiao Yan memilih pergi dan mereka lanjut ketempat pangeran pertama. sesampainya mereka disana, pangeran pertama terus memperhatikan Xiao Yan, mungkin karena Xiao Yan sedang menyamar dengan topeng dan karena penasaran pangeran pertama pun bertanya.
"adik, apakah dia adalah pengawal baru mu?"
"salam yang mulia" ucap Xiao Yan
"hehe sebenarnya..."
"baiklah aku tau, kau tak perlu menjawabnya. sekarang silahkan duduk nona Xiao dan adik"
"mudah saja, tadi jika ku perhatikan kau kelihatan agak gugup dan kau juga tak menunjukkan jika kau adalah pengawal, tapi kau malah terlihat seperti pasangan adik dan juga suaramu terdengar seperti wanita"
"haha..pantas saja pangeran pertama bisa langsung tau, padahal aku sudah berusaha menyembunyikan ini"
"lalu mengapa kau menyamar menjadi pengawal adik? dan apa yang kau pakai itu adalah topeng?"
"hehe kalau soal itu, karena aku mau membantu pangeran ketiga untuk mencari liontin giok dan yang pangeran pertama kata itu memang benar, ini adalah topeng khusus yang ku buat saat pergi ke kerajaan Long"
"topeng yang bagus, bahkan jika dilihat dari jarak dekat ataupun jauh masih sama persis seperti wajah manusia pada umumnya"
"ya benar pangeran"
"lalu kak, bagaimana dengan pangeran kedua? apakah ayah kaisar masih menahannya?"
__ADS_1
"pangeran kedua selama dalam penjara masih baik-baik saja, tapi ku saran kau untuk tak pergi mengunjungi nya, karena kau tau sendiri dia benar-benar punya dendam besar padamu dan untuk saat ini kaisar masih menahannya jadi kau jangan khawatir"
"Hem bagus lah kalau begitu, lalu kak ku lihat kaisar tadi sedang begitu sibuk dengan pekerjaan nya, memangnya sedang ada apa?"
"benar, akhir-akhir ini kaisar memang sedang sibuk. kaisar sibuk dengan masalah bencana banjir yang sedang melanda wilayah timur di kerajaan Xiao dan kau tau sendiri jika sekarang sudah masuk musim hujan"
"maaf pangeran, apakah disana terdapat bendungan atau semacamnya disana?"
"apa itu bendungan? apa itu bisa menahan banjir?"
"pangeran, bendungan adalah sebuah bangunan yang mempunyai fungsi untuk menahan atau menampung air yang mengalir dari sungai, jadi air yang mengalir dari sungai akan lebih terkendali dengan adanya bendungan ini dan dengan adanya bendungan ini, kita bisa memantau aliran air sungai"
"kedengarannya seperti ide yang bagus, baiklah aku akan menyarankan ide itu pada ayah kaisar dan memintanya untuk segera membangun bendungan di sana"
"ya itu, ide yang bagus"
"lalu kak, apakah ada pergerakan mencurigakan dari pangeran kedua"
"beberapa hari yang lalu aku melihat ada seseorang yang masuk kedalam penjara kerajaan, mungkin saja itu adalah orangnya pangeran kedua"
"ya kalau begitu kita harus hati-hati dan jangan biarkan dia melarikan dari tempat itu, jika tidak dia pasti akan membuat masalah besar untuk kita"
"ya kau benar, aku menyuruh bawahan ku untuk terus memantau pergerakan pangeran kedua, jadi jika ada pergerakan mencurigakan maka aku akan segera mengabari mu"
"Hem... baiklah kak, kalau begitu aku izin undur diri dulu, sebab ada hal yang harus ku kerjakan saat ini"
"baiklah"
mereka pun pergi meninggalkan pangeran pertama dan setelah pangeran pertama mendapatkan ide dari Xiao Yan, ia pun memutuskan untuk memberitahukan ide tersebut kepada kaisar. sesampainya ditempat kaisar, ia langsung mengatakan ide itu pada kaisar dan kaisar sangat setuju dengan idenya lalu kaisar menyuruh pangeran pertama untuk pergi menangani masalah itu.
karena pangeran pertama ditugaskan untuk pergi menangani masalah banjir, lantas ia lalu menyampaikan pesan kepada adiknya pangeran ketiga untuk membantu kaisar di istana dan juga membantunya memantau pergerakan pangeran kedua. pangeran ketiga yang mendapatkan pesan itu, langsung pergi ke istana untuk menangani itu.
malam harinya saat makan malam tiba, ada seorang pelayan yang nampak mencurigakan, tapi karena pelayan itu sering mengantarkan makanan untuk kaisar, kaisar tentu tak curiga dengan nya. setelah pelayan itu selesai mengantarkan makanan kaisar, ia pun segera pergi dari sana. setelah pelayan itu pergi, kaisar pun langsung melahap makanan yang di bawa oleh pelayan.
ternyata pelayan yang membawa makanan tadi adalah orang suruhan petinggi negara atau tuan Yang, setelah pelayan itu melakukan tugasnya, ia segera mengemasi barang-barangnya dan pergi dari istana. salah satu dari bawahan pangeran pertama mengetahui gelagat aneh dari pelayan itu.
__ADS_1
karena pangeran pertama tidak berada di istana, ia pun segera memberitahukan itu pada pangeran ketiga, lalu ia menyuruh temannya yang lain untuk pergi mengejar pelayan tadi. tapi belum sempat pergi jauh dari istana pelayan itu mati terkena sebuah panah beracun yang datang dari arah kegelapan. diduga karena takut rahasia itu terbongkar, taun Yang terpaksa menyuruh bawahan nya untuk menghabisi nyawa pelayan itu. kini mereka gagal menangkap pelayan itu dan pangeran ketiga makin curiga dengan kejadian itu. ia pun segera memberitahukan hal itu pada pangeran pertama.
mengetahui ada yang tak beres pangeran ketiga langsung pergi menemui sang kaisar, tapi setelah sampai ditempat nya, kaisar terlihat baik-baik saja dan tidak terjadi apa-apa pada nya. pangeran ketiga heran dengan itu, namun untuk memastikan kondisi kaisar ia sengaja memasukkan salah satu bawahannya di istana kaisar, agar ia bisa mengetahui keadaan kaisar nantinya.