Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Penyerangan


__ADS_3

selain memberikan cacing parasit pada Ling Mei, pangeran kedua juga memberikan nya obat yang kelak bisa digunakan untuk mengontrol cacing yang ada ditubuh Ling Mei. setelah Ling Mei menelan cacing itu, kini ia merasa jika cacing itu sedang bergerak didalam tubuhnya. perlahan-lahan Ling Mei merasa jika ada yang aneh pada tubuhnya.


lantas pangeran kedua mengatakan padanya, jika reaksi yang dirasakan oleh Ling Mei barusan adalah sesuatu yang wajar. pangeran kedua memperingati nya bahwa ia tak boleh bertindak sembarang jika ia tak mau merasa kesakitan. Ling Mei memilih tetap melawan dan menolak untuk dikendalikan oleh pangeran kedua.


namun sayang nya saat Ling Mei menunjukkan perlawanan terhadap pangeran kedua, tiba-tiba cacing yang ada ditubuh nya mulai bereaksi dan hal tersebut membuat Ling Mei merasakan amat kesakitan di Bagian organ vital nya. ia kesakitan sampai muntah darah dan saat itu terjadi pangeran kedua justru tertawa melihatnya.


"hahaha... tak ku sangka, kau begitu kokoh pada pendirian mu. mengapa kau tak mencoba untuk berpihak pada ku saja, dari pada kau harus merasa kesakitan begitu" ucap pangeran kedua sambil tersenyum licik


"aku tak sudi untuk berpihak pada mu, meskipun harus kesakitan, aku juga akan tetap memilih teman-teman ku dari pada kau" tegas Ling Mei yang sedang kesakitan


"kau masih bisa sombong rupanya ya. asal kau tau saja cacing itu akan terus melukai organ vital mu, sampai habis dan setelah itu kau akan menjadi mayat hidup yang dikendalikan oleh cacing itu"


"sebaiknya kau jangan melawan, turuti saja apa kemauan ku dan kau akan aman"


"pengawal berikan belati beracun padanya dan buka ikatannya"


"baik pangeran" ucap para pengawal nya sambil melakukan perintah pangeran


"nona Ling, kau lihat ini. aku ingin kau menggunakan ini untuk membunuh pangeran ketiga dan juga semua temanmu itu, apa kau mengerti?"


"jangan harap. aku justru akan menggunakan itu, untuk membunuh mu" teriak Ling Mei


"hahaha... coba saja kalau bisa, asal jangan menyesal saja" ucap pangeran kedua dengan nada sombong


...Ling Mei yang telah dilepaskan dari ikatannya, langsung mengambil belati beracun itu dan ia mengarahkan belati itu pada pangeran kedua...


...namun entah kenapa tubuh nya tidak mau bergerak untuk melakukan itu...

__ADS_1


"kenapa nona Ling? bukannya kau bilang akan membunuh ku dengan itu? mengapa tak kau lakukan sekarang hah?" ucap pangeran kedua dengan nada tajam


"uhuk...uhuk... sial ini semua karena mu" ucap Ling Mei yang merasa kesakitan


"haha... baiklah sekarang letakkan belati itu"


"Hem masih tidak mau bergerak?"


"ku bilang cepat letakkan belati itu" teriak pangeran kedua


"sial, aku bahkan tak dapat mengendalikan tubuhku sekarang ini. apakah ini karena cacing parasit itu? tubuhku perlahan menjadi lemah dan tak dapat ku kendalikan. kesadaran Ku juga mulai hilang, sial aku tak terima dengan semua ini" ucap Ling Mei di dalam hati


"Trang" suara belati terjatuh dari tangan Ling Mei


...Ling Mei sudah tak bisa menahan sakit ditubuhnya dan ia akhirnya kehilangan kesadaran. kini pikiran nya seolah sedang dikendalikan dan itu membuatnya menjadi seperti orang yang terkena hipnotis....


"tapi kini semua sudah terjadi dan sekarang kau hanya bisa menuruti semua keinginanku, hahaha" ucap pangeran kedua sambil tertawa jahat


"baiklah nona Ling, dengarkan aku. sekarang aku pangeran kedua adalah tuan mu dan kau sekarang adalah bawahan ku yang akan menuruti perintah ku, kau mengerti?"


"Hem..." ucap Ling Mei sambil menganggukkan kepalanya


"bagus sekali, aku sangat menyukai nya dan sekarang simpan kembali belati itu, lalu gunakan itu untuk membunuhnya pangeran ketiga dan teman-temannya. karena mereka adalah musuh ku dan juga musuh mu" ucap pangeran kedua sambil berbisik kepada Ling Mei


"baik tuan" ucap Ling Mei yang telah dikendalikan cacing parasit


kini pangeran kedua telah berhasil mengendalikan Ling Mei dan membuat nya menjadi patuh pada nya. setelah itu pangeran kedua menyuruh bawahannya untuk mengatur rencana mereka dan segera membawa Ling Mei pergi ketempat dimana mereka akan melakukan rencana mereka.

__ADS_1


sementara itu karena Xiao Yan merasa sesuatu yang buruk akan terjadi mereka, lantas Xiao Yan menyuruh salah satu pelayan nya untuk segera pergi menyusul Rong Ji dan yang lain. tak lama kemudian pangeran ketiga dan yang lain kini telah tiba ditempat tujuan mereka yaitu kota Yihe. sekarang mereka hanya perlu pergi ke hutan yang telah mereka sepakati.


saat memasuki hutan, Rong Ji dan yang lain mulai berpencar dan mencari tempat untuk bersembunyi. setelah beberapa saat kemudian, kelompok yang menculik Ling Mei kini telah tiba dan mereka semua memakai topeng kecuali Ling Mei. pangeran ketiga tidak tau mana yang merupakan pangeran kedua diantara mereka semua. karena mereka semua berpakaiannya hitam dan menggunakan topeng yang sama.


meskipun sulit dikenali namun pangeran ketiga tetap waspada pada mereka. lalu seseorang dari kelompok itu pergi menghampiri pangeran ketiga dan ia bertanya pada pangeran, apakah pangeran ketiga membawa barang yang telah ia janjikan pada mereka? pangeran ketiga mengeluarkan segel itu dan menjawabnya dengan tegas jika ia membawa barang yang mereka inginkan.


sebelum memberikan segel itu pada mereka, pangeran ketiga meminta mereka untuk menyerahkan Ling Mei terlebih dahulu. mereka tanpa ragu memberikan Ling Mei padanya. lalu orang itu segera mengambil segel dan langsung menyuruh kelompok itu untuk menghabisi pangeran ketiga.


melihat pangeran ketiga yang sedang diserang oleh kelompok tersebut, membuat para pengawal dan juga Ye Jing keluar dari tempat persembunyian untuk membantu nya, sedangkan Rong Ji pergi menyelamatkan Ling Mei. mereka tak tau jika Ling Mei sedang berada dalam kendali pangeran kedua. kini Ling Mei diperintahkan untuk membunuh mereka semua dengan belati yang telah pangeran kedua berikan pada nya.


mereka bertarung dan menyerang satu sama lain tanpa memberi ampun. saat penyerangan terjadi, Rong Ji langsung pergi menyelamatkan Ling Mei. Rong Ji pun membawa Ling Mei pergi namun tanpa ia sadari Ling Mei diam-diam mengambil belatinya dan langsung menusuk perut Rong Ji.


Rong Ji kaget melihat apa yang dilakukan oleh Ling Mei. karena belati itu telah dilumuri dengan racun, kini Rong Ji mulai merasa sakit dan mulai kehilangan kesadaran nya. Rong Ji pun tak berdaya dan ia langsung terjatuh ke tanah, sedangkan Ling Mei terus berjalan dan mulai mengikuti kelompok itu untuk menyerang pangeran ketiga dan yang lain.


Ye Jing melihat Rong Ji terjatuh dan tak sadarkan diri. ia pun menghampiri Rong Ji dan segera menyelamatkan nya. Ye Jing tak tau siapa yang melukainya, karena ia sebelumnya tak melihat siapa pelaku yang telah melukai Rong Ji. Ye Jing melihat jika Rong Ji terkena racun, ia dengan sigap langsung memberikan penawar racun pada nya.


saat selesai memberikan penawar racun, tiba-tiba Ling Mei menyerang nya dari belakang. untungnya Ye Jing berhasil menghindari serang itu. ia terkejut melihat Ling Mei yang berbalik menyerang mereka. karena Ling Mei terus menyerang nya, kini Ye Jing terpaksa melakukan perlawanan dan berusaha untuk menyadarkan Ling Mei.


"Ling Mei apa yang kau lakukan? mengapa kau menyerang kami?" ucap Ye Jing sambil menahan Serang dari Ling Mei


"kalian harus mati, musuh pangeran kedua harus mati" teriak Ling Mei sambil menyerang Ye Jing


"apa yang kau katakan? mengapa kau Mau membunuh kami? kami adalah temanmu Ling Mei, sadarlah" teriak Ye Jing dengan keras


"tidak kalian adalah musuh dan kalian harus mati" ucap Ling Mei dengan serius


"aku tak bisa terus begini, jika aku terus menahan Serangnya dan tak memberi perlawanan, maka aku akan kehabisan tenaga. tapi jika aku melakukan perlawanan, Ling Mei akan terluka karena ku" ucap Ye Jing dalam hati

__ADS_1


"maaf Ling Mei aku terpaksa harus membuat mu tidur sebentar. karena aku tak bisa melawan mu, maka aku terpaksa melakukan itu jadi jangan salahkan aku" ucap Ye Jing yang mulai kewalahan"


__ADS_2