Kisah Dibalik Liontin Giok

Kisah Dibalik Liontin Giok
Permasalahan yang dihadapi oleh Xiao Yan


__ADS_3

sesampainya Ming Hao di istana. ia langsung menemui nyonya Wei. nyonya Wei yang mengetahui kedatangan Ming Hao, menyambut nya dengan baik. lantas ia bertanya pada Ming Hao, apakah tujuan nya berkunjung kemari untuk bertanya kabar mengenai Xiao Yan? Ming Hao membenarkan hal tersebut dan ia pun bertanya pada nyonya Wei mengenai hal itu.


nyonya Wei menjawab, jika saat ini Xiao Yan sedang baik-baik saja. hanya saja sekarang Xiao Yan dan kedua kakaknya sedang menerima hukuman. Ming Hao bertanya, mengapa mereka bisa dihukum? apakah ini ada kaitannya dengan dirinya? nyonya Wei menjawab, jika ini tidak ada hubungannya dengan Ming Hao. nyonya Wei hanya ingin mendisplinkan mereka saja, atas kesalahan yang telah mereka lakukan.


sebenarnya Ming Hao masih ingin tau penyebabnya. namun ia juga tidak bisa terus ikut campur dalam urusan keluarga nyonya Wei. ia takut nanti nyonya Wei, akan membencinya karena terlalu ikut campur dengan urusan orang lain. lantas Ming Hao hanya bertanya pada nyonya Wei, kapan ia bisa kembali mengajar mereka? kemudian nyonya Wei menjawab, jika ia bisa mulai mengajar setelah tiga hari kemudian.


Ming Hao senang mendengar hal itu. lantas ia tentu merasa tidak sabar, untuk kembali melihat Xiao Yan. sementara itu pangeran ketiga yang berada di kerajaan Xiao, merasa ada yang aneh pada Xiao Yan. karena selama ini tidak ada balasan surat darinya. pangeran ketiga heran mengapa bisa begitu? lantas ia akhirnya memutuskan untuk pergi menemui Xiao Yan di kerajaan Long.


pangeran ketiga pun ke istana untuk meminta izin pada kaisar, agar bisa pergi ke kerajaan Long dan menemui Xiao Yan di sana. melihat adiknya yang begitu rindu pada kekasih nya, sang kaisar pun mengizinkannya untuk pergi menemui Xiao Yan. keesokan harinya pangeran ketiga berangkat ke sana bersama dengan pengawalnya. mereka berangkat dengan penuh kesiapan.


pangeran ketiga sudah tidak sabar untuk bisa segera bertemu dengan Xiao Yan. lalu Xiao Yan dan kedua kakak sepupu nya yang sedang dalam masa tahanan tidak bisa berbuat apa-apa. karena di setiap sudut kamarnya terdapat beberapa pengawal yang menjaganya agar mereka tidak kabur. mereka hanya bisa berada dikamar masing-masing sambil berharap nyonya Wei akan berubah pikiran dan kembali membebaskan mereka.


namun sayangnya tidak seperti yang mereka pikirkan. nyonya Wei tetap tidak membiarkan mereka keluar dari kamar, meskipun mereka sudah kembali dalam proses belajar mengajar. Ming Hao terpaksa mengajar Xiao Yan di dalam kamarnya, sedangkan kedua kakak sepupu nya di ajarkan oleh satu guru yang sama. awalnya Ming Hao senang akhirnya ia bisa bertemu kembali dengan Xiao Yan.


tapi saat ia bertemu dengannya. Xiao Yan nampak murung dan tidak fokus saat belajar. lantas Ming Hao mencoba untuk bertanya padanya.


"Xiao Yan maaf. bolehkah aku bertanya padamu?" ucap Ming Hao dengan lembut


"ya silahkan saja. apa yang ingin, kau tanyakan?" ucap Xiao Yan dengan suara lesu


"Xiao Yan, apakah kau sedang ada masalah saat ini? kalau boleh tau, kau sedang ada masalah apa?" ucap Ming Hao yang penasaran


"ya aku memang ada masalah. apakah kau mau mendengarnya?" ucap Xiao Yan dengan serius

__ADS_1


"jika kau tidak keberatan, aku bersedia mendengarnya"


"Hem... baiklah. kau tau mengapa kami dihukum oleh nyonya Wei?"


"tidak. aku tidak tau tentang hal itu"


"baiklah"


"itu karena....."


"nona. kaisar memanggil anda untuk segera ke tempatnya, ada hal yang ingin kaisar katakan padamu" ucap seorang pelayan dari luar


"maaf Ming Hao aku harus segera pergi menemui kakek terlebih dahulu dan kau tidak perlu menunggu ku. kau bisa pulang sekarang dan sampai jumpa besok" ucap Xiao Yan


"em.. ya, kalau begitu terima kasih" ucap Xiao Yan dengan wajahnya yang murung


beberapa saat kemudian ia pun tiba di istana kaisar atau tempat kakeknya. lalu sang kakek berbicara bersama nya.


"cucu ku mari mendekat lah. mengapa kau terlihat begitu murung? apakah ini karena hukuman dari ibu mu?" ucap sang kakek


"tidak kakek, ini bukanlah salah ibu. Kakek tak perlu khawatir pada kami. kami baik-baik saja, walaupun sedang dalam masa hukuman"


"hais... bagaimana bisa kau berkata begitu. aku melihat raut wajah mu saja, aku sudah tau jika kau sedang sedih dengan hukuman dari ibu mu. ibu mu memang sangat keras kepala, sudah ku bilang padanya untuk segera membebaskan kalian. tapi dia malah tidak mau dan dia malah ikut memarahi ku. lalu sekarang aku tidak bisa berbuat apa-apa padanya, karena dia lebih galak daripada ku"

__ADS_1


"em... iya kek. kakek tidak perlu melakukan itu. sebentar lagi, pasti keadaannya akan kembali normal"


"cucu ku, apa yang sebenarnya terjadi diantara kau dan ibumu? mengapa dia begitu marah, setelah aku menyuruh nya untuk membebaskan kalian?"


"kakek, ini cerita nya cukup panjang dan aku takut Kakek tak akan sanggup untuk mendengarkannya"


"hahaha.... mana mungkin aku tidak sanggup. aku adalah orang yang paling senang mendengar cerita dari cucu ku dan aku juga tidak akan bosan mendengarnya. jadi bisakah kau ceritakan masalah nya pada ku? siapa tau kakek mu ini, bisa membantu mu?"


"baiklah kek. sebenarnya ini di mulai, karena kesalahpahaman ibu kepada pangeran ketiga. ibu berpikir jika penyebab hilangnya diriku waktu itu adalah pangeran ketiga. padahal penyebab nya bukan lah dia. melainkan pangeran kedua, tapi ibu tetap saja tak mau mengakui kebenaran itu dan semakin hari, dia semakin membenci pangeran ketiga"


"lalu pada akhirnya dia membuat jarak diantara kami berdua. agar kami tidak saling bertemu satu sama lain. beberapa hari setelah aku berhasil ditemukan dan kembali ke rumah, ibu langsung mengajak kami kembali ke kerajaan Long untuk menjenguk kakek dan dia sempat berjanji, jika setelah selesai mengunjungi kakek, maka kami akan segera kembali ke kerajaan Xiao"


"tapi ibu tidak menepati janjinya. dia justru menggunakan berbagai cara untuk membatasi hubungan antara aku dengan pangeran ketiga. karena kami tidak setuju dengan perbuatan ibu. akhirnya ibu marah dan menghukum kami sampai saat ini. begitu lah kek, cerita dari masalah ini. apakah kakek bisa membantu ku untuk membujuk ibu, agar bisa membiarkan kami kembali ke kerajaan Xiao? ada hal penting yang ingin ku sampaikan pada pangeran ketiga"


"Hem... setelah mendengar cerita dari mu. aku jadi terharu mendengar kisah cinta kalian yang begitu sulit itu. tapi jangan khawatir kakek mu ini, pasti akan mencari cara untuk membantu mu. agar bisa kembali bertemu dengan pangeran ketiga dan sementara waktu kau harus bersabar dulu ya" ucap sang kakek dengan lembut


setelah mengetahui masalah yang sedang dialami oleh Xiao Yan, sang kakek kaisar merasa kasihan dengannya. lantas ia mencoba mempertemukan pangeran ketiga dengan Xiao Yan dan sang kakek menyuruh seseorang untuk mengirimkan surat pada nya. agar pangeran ketiga bisa pergi ke kerajaan Long dan menemui Xiao Yan. tanpa sang kakek, sadari sebenarnya pangeran ketiga juga sedang menyusul kemari. untuk bertemu dengan Xiao Yan.


sementara itu, pangeran ketiga masih memerlukan waktu beberapa hari lagi untuk sampai ke kerajaan Long. lalu Xiao Yan setelah kembali dari istana kakeknya, kini sudah merasa lebih baik dibandingkan yang dulu. sekarang ia mendapatkan kembali semangat nya, untuk segera mengatakan perasaan yang sebenarnya pada Ming Hao.


nyonya Wei merasa, jika Xiao Yan akhir-akhir ini sedang merencanakan sesuatu dibelakang nya. lantas ia berniat untuk segera menikahkan Xiao Yan pada Ming Hao. akhirnya pada malam itu, nyonya Wei bersama beberapa pengawalnya, pergi ke kediaman orang tua Ming Hao dan berbicara tentang pernikahan mereka berdua. Ming Hao masih tidak tau, apa yang sedang nyonya Wei dan orang tuanya bicarakan.


ia hanya sempat mendengar tentang pernikahan begitu saja dan setelah itu, ia memutuskan untuk segera pergi dan kembali ke kamarnya. keesokan harinya beberapa orang yang bertugas untuk membuat baju pengantin datang ke kamar Xiao Yan dan membangunkannya. Xiao Yan kaget melihat orang-orang itu. lantas ia bertanya, apa yang mereka lakukan disini? mereka menjawab jika mereka adalah orang yang akan membuat baju pengantin untuk dirinya.

__ADS_1


Xiao Yan kaget mengetahui hal itu. lalu ia bertanya lagi pada orang itu, dengan siapa ia akan menikah? mereka menjawab, jika Xiao menikah dengan anak dari guru negara. Xiao Yan kini tau siapa pengantin prianya. ternyata itu adalah Ming Hao dan pernikahan mereka sendiri akan dilakukan setelah Lima hari kemudian di istana kerajaan Long.


__ADS_2