
sejak hari itu Ming Hao mulai dekat dengan Xiao Yan. namun agar Xiao Yan tidak merasa risih dengan nya karena pendekatan tiba-tiba. jadi Ming Hao memutuskan untuk mendekati nya secara perlahan saja. Rong Ji dan Ye Jing menyadari ada yang berbeda dengan sikap Ming Hao yang dari hari ke hari makin ramah dan baik kepada Xiao Yan.
Rong Ji takut jika Ming Hao mempunyai maksud untuk mendekati Xiao Yan. mereka pun akhirnya mencoba menyelidiki hal tersebut. jika benar Ming Hao sedang mencoba mendekati Xiao Yan, maka mereka sebagai pendukung pangeran ketiga akan menindaklanjuti hal tersebut dan mencegah Ming Hao mendekati Xiao Yan.
karena pangeran ketiga yang tak kunjung mengirim kabar pada Xiao Yan, maka ia memutuskan untuk mengirimkan surat pada pangeran ketiga. nyonya Wei yang mengetahui, jika Xiao Yan diam-diam mengirimkan surat kepada pangeran ketiga, akhirnya mencegat surat itu agar tidak sampai pada pangeran ketiga.
begitu juga dengan pangeran ketiga. surat yang ia kirim beberapa waktu lalu pun juga tidak sampai pada Xiao Yan, karena telah diambil oleh nyonya Wei. sejak Xiao Yan berada di kerajaan Long, nyonya Wei mulai membatasi jarak antara Xiao Yan dan pangeran ketiga. ia menyuruh para pengawal nya untuk mencegah surat itu sampai pada Xiao Yan dan begitu juga dengan Xiao Yan.
jadi selama ini surat yang mereka berdua kirimkan tidak pernah sampai pada mereka. surat itu jatuh ke tangan nyonya Wei dan ia tidak ingin Xiao Yan memiliki hubungan dengan pangeran ketiga yang dapat membuat Xiao Yan dalam bahaya. sementara itu meskipun Ming Hao terus mendekati Xiao Yan dan berusaha menunjukkan perasaannya, namun Xiao Yan tetap bersikap biasa dan tidak menanggapi nya.
Xiao Yan tak ingin bersikap berlebihan pada Ming Hao, karena ia takut kelak Ming Hao akan salah paham padanya dan ia tidak ingin itu terulang lagi, seperti ia dan Qin Ran yang dulu. untungnya ada Rong Ji dan Ye Jing yang membantu Xiao Yan, sehingga kini Ming Hao agak sulit mendekatinya. melihat perkembangan Ming Hao dan Xiao Yan yang begitu lambat. membuat nyonya Wei turun tangan untuk membantu mereka berdua.
lantas nyonya Wei kini mulai memisahkan Rong Ji dan Ye Jing dari Xiao Yan. mereka berdua di berikan satu guru baru untuk mengajar mereka belajar. sedangkan Xiao Yan tetap belajar dengan Ming Hao. mengetahui hal tersebut Xiao Yan dan kedua kakak sepupu nya, mulai curiga jika ini pasti adalah rencana dari nyonya Wei. meskipun mereka tak mengetahui rencana dari nyonya Wei, tapi mereka tau jika rencana ini berhubungan dengan Ming Hao.
Xiao Yan juga sempat heran dan bertanya pada kakak sepupu nya, mengapa suratnya belum dibalas oleh pangeran ketiga? apakah dia terlalu sibuk untuk membalas suratnya? tampaknya tidak seperti itu, pikir Xiao Yan. pasti pangeran ketiga akan membalas surat itu dengan segera. namun hal itu berbeda, karena tidak ada satupun surat yang masuk kepada nya.
Xiao Yan mencoba menyelidiki hal ini dan ia menyuruh Rong Ji dan Ye Jing untuk memeriksa, apa yang terjadi pada surat nya itu. Xiao Yan pun mencoba mengirim sebuah surat yang berisi tentang kabarnya di sini. Xiao Yan pun menyerahkan surat itu pada si pengirim surat dan mereka juga mengikuti nya dari belakang. setelah beberapa saat mereka mengikuti pengirim surat itu. mereka kaget setelah melihat jika pengirim surat itu di cegat dan surat dari Xiao Yan di ambil oleh seseorang yang tidak mereka kenal.
__ADS_1
lantas mereka mengikuti orang tersebut. orang tersebut menyerahkan surat Xiao Yan pada salah satu pelayan nyonya Wei. setelah mengetahui hal itu, kini Xiao Yan telah mengetahui, jika rencana nyonya Wei adalah mencegah dirinya dan pangeran ketiga untuk lebih dekat dan nyonya Wei ingin memisahkan mereka berdua. Xiao Yan kembali bersama kedua kakak sepupu nya dengan perasaan kesal dan marah.
ia tak menyangka jika nyonya Wei tega melakukan hal tersebut padanya. ia pun akhirnya mencoba memikirkan cara untuk bisa kabur dari pantauan nyonya Wei. pas sekali pada hari itu, Ming Hao mengajak nya untuk keluar melihat festival kembang api. Xiao Yan pun memanfaatkan hal tersebut untuk kabur dari sana.
awalnya Xiao Yan berniat mengajak kedua kakak sepupu nya, namun nyonya Wei malah menahan mereka berdua dan tidak mengizinkan mereka berdua untuk mengganggu Xiao Yan dan Ming Hao. terpaksa Xiao Yan pergi sendiri dari sana tanpa kedua kakak sepupu nya. ketika malam tiba, Ming Hao datang dan mengajaknya untuk pergi melihat festival.
Xiao Yan pun pergi dengannya. Xiao Yan terpaksa berpura-pura menikmati festival, agar Ming Hao tak curiga dengannya. lalu ia mencoba mencari kesempatan untuk kabur dari Ming Hao saat ia sedang sibuk melihat festival. beberapa saat kemudian kembang api pun dinyalakan dan kini langit penuh dengan kembang api yang cantik dan menarik.
selagi Ming Hao sedang melihat kembang api, Xiao Yan pun berusaha kabur dari nya. namun saat Xiao Yan mencoba untuk mundur perlahan, Ming Hao tiba-tiba saja menarik tangan nya. Xiao Yan kaget karena saat itu posisinya sedang dibelakang Ming Hao. Ming Hao menatapnya dan ia mengajak Xiao Yan untuk pergi ke tempat yang lebih tinggi untuk melihat kembang api. karena di tempat nya yang sekarang sedang ada banyak orang.
ia terus memegang tangan Xiao Yan dan ia bilang pada Xiao Yan untuk tidak melepaskan tangan dari nya. karena ia takut Xiao Yan akan tersesat di antara keramaian itu. padahal sedikit lagi Xiao Yan sudah berhasil kabur, tapi karena Ming Hao yang tiba-tiba menarik dan memegang tangannya, membuat nya gagal melakukan itu.
Xiao Yan bingung dan akhirnya sembarang menjawab, jika tadi pada saat di keramaian kakinya tak sengaja di injak oleh seseorang. lantas Ming Hao bertanya bagaimana keadaan kakinya yang terinjak itu? Xiao menjawab jika kaki nya sudah tidak apa-apa dan sekarang sudah baikan. Ming Hao langsung jongkok dan memeriksa kaki nya. namun Xiao Yan langsung menyuruhnya untuk segera berdiri karena sebenarnya kakinya tidak apa-apa.
melihat Ming Hao yang begitu baik padanya, ia jadi tidak enak hati pada Ming Hao karena ia telah membohongi nya tadi. beberapa saat kemudian festival kembang api pun berakhir dan mereka semua mulai bubar dan kembali kerumahnya masing-masing. Ming Hao pun mengantar Xiao Yan kembali ke istana dan sesampainya di istana Xiao Yan mengucapkan terima kasih banyak padanya.
lalu Ming Hao tersenyum padanya dan langsung pergi. Xiao Yan pun segera masuk kedalam istana dan menceritakan kejadian tadi pada Rong Ji dan Ye Jing. Rong Ji yang melihat jika Xiao Yan gagal melarikan diri pun menertawakan Xiao Yan yang amatir itu.
__ADS_1
"hahaha.... lihatlah. ku pikir kau berhasil kabur tadi. tapi pas aku melihat Ming Hao membawa mu kembali, membuat ku jadi ikut tertawa saat melihat mu. yang awalnya sempat begitu percaya diri, jika bisa kabur tadi itu. hahaha benar-benar lucu sekali" ucap Rong Ji sambil tertawa
"untuk apa kalian menertawakan ku. dasar payah, bukan nya membantu ku. malah tertawa di atas penderitaan orang lain" ucap Xiao Yan yang kesal
"mengapa kau bisa gagal? bukannya kau bilang jika rencana tadi adalah rencana paling hebat dan tidak akan ketahuan oleh siapapun?" Ucap Rong Ji dengan nada mengejek
"awalnya aku memang berhasil tapi saat ingin lari ,Ming Hao tiba-tiba menarik tangan ku dan menahan ku untuk pergi. lalu dia malah mengajak ku ke tempat lain untuk melihat kembang api. alhasil aku kesal karena gagal. terus dia melihat ku yang sedang kesal itu. lalu dia bertanya pada ku kenapa nampak kesal? aku bingung harus menjawab apa? karena aku sendiri sedang kesal karena kegagalan ku"
"lalu kau bilang apa pada nya, saat di bertanya tentang dirimu yang sedang kesal itu?" ucap Ye Jing
"aku menjawab sembarang dan aku bilang jika tadi ada seseorang yang tidak sengaja menginjak kaki ku saat sedang berada di kerumunan tadi"
"hahaha.... untung saja alasan mu cukup masuk akal, hingga bisa membuat nya percaya padamu. lalu selanjutnya apa yang dia lakukan setelah mengetahui jika kau kesal karena itu?" tanya Rong Ji yang penasaran
"aku syok, melihat dia yang tiba-tiba jongkok dan melihat kondisi kaki ku. tapi aku langsung menahannya dan menyuruh nya untuk segera berdiri karena sebenarnya aku berbohong padanya. saat dia melakukan itu, aku jadi tidak enak hati padanya. jadi terpaksa aku berpura-pura menikmati festival bersama nya" ucap Xiao Yan dengan serius
"sebaiknya kau jangan terlalu dekat dengannya, karena bisa gawat jika ia sampai salah paham dan menaruh hati pada mu. kau tidak mau kan, jika kejadian antara kau dan Qin Ran dulu terulang kembali? daripada membuat nya sakit hati, lebih kau segera cari waktu untuk bicara langsung padanya. agar dia tidak mendekati mu lagi, kau paham bukan?" ucap Ye Jing
__ADS_1
"ya tentu, akan ku pikirkan cara untuk menyampaikan nya dan akan ku perjelas agar kesalah pahaman ini tidak berlanjut" ucap Xiao Yan dengan serius