
Keluarga Lili tidak tahu jika Lili sudah meninggalkan pangkalan dengan mengambil keseluruhan inti kristal bersamanya.
meskipun mereka tidak melihat keberadaan Lily sepanjang hari tapi mereka sama sekali tidak mempedulikannya.
Yang mereka khawatirkan anak itu bahkan tidak terlihat sampai malam. Para pelanggan akan datang sebentar lagi tapi orangnya belum menampakkan batang hidung.
Karena khawatir tentang kondisi ini paman dan bibi berinisiatif untuk mencari putra mereka agar menemukan Lily secepatnya.
yang tidak diduga ketika pintu kamar Sang putra dibuka mereka melihat jasadnya yang tidak memiliki.
Putra berharga yang menjanjikan ini sudah mati dengan penuh darah.
ada juga lemari yang terbuka lebar.
menyadari tidak ada Lili di rumah dan kesemuanya berantakan. pada akhirnya semuanya menuduh Lily melakukan hal yang tidak terpuji.
"serigala bermata putih orang yang tidak tahu terima kasih sudah diberi makan selama bertahun-tahun tapi malah membunuh putraku seperti ini oh putraku yang malang kenapa kau bisa berakhir seperti ini apa yang harus ibu lakukan jika kau sudah tidak ada huhuhu"ibu tua itu menangis dengan sedih.
yang dia tangis kan bukanlah bagaimana putra ini meninggal dunia tapi yang dia takutkan adalah bagaimana cara mereka akan hidup di kemudian hari.
tidak ada putra yang akan memberikan mereka kehidupan yang layak tapi juga tidak ada Lili yang bisa mereka jual di depan.
walaupun Lili sangat tidak bisa menghasilkan inti Kristal tapi semua pekerjaan rumah dia yang melakukannya termasuk dengan hal-hal sekecil membuang kotoran
Tapi sekarang Lili tidak ada di rumah dan apa yang harus mereka lakukan saat ini. Padahal para calon pembeli sudah akan tiba di pintu.
"ibu bagaimana ini? semua inti kristal kita sudah tidak ada .****** itu sudah membawanya kabur. sudah berapa kali aku bilang dia bukan manusia yang baik tapi kalian sama sekali tidak mendengarkan aku" kata lilo dengan marah.
Sama seperti ibunya yang dia pikirkan adalah para pelanggan yang akan datang sebentar lagi. Jika tidak ada Lili siapakah yang akan menjadi pelakunya.
Lilo tidak mau oke.
Lilo Lilo melirik ibunya sekilas dan berpikir ibunya masih belum begitu tua dan dia masih kuat untuk melayani beberapa pria sekaligus.
Tapi sang ibu melihat tatapan itu dan mendesak nya.
"Lilo kau harus bertanggung jawab karena kau yang sudah memesan para pria hidung belang itu. cari Lili sekarang jika kau tidak ingin melayani mereka"kata ibunya dengan kejam.
"ibu apa kau sudah gila aku adalah putrimu sendiri, kenapa kau memaksa aku melayani orang-orang yang tidak berpendidikan itu?"bantah nya
Tiba-tiba saja Lilo berpikir untuk kabur .biarkan hari berlalu dia biasa kembali keesokan harinya.
"Diam... apa yang kalian buat . lihatlah putraku tersayang sudah tergeletak tanpa nyawa di sini. tapi kalian masih meributkan sesuatu yang tidak penting. sekarang pikirkan apa yang kita lakukan dengan jasadnya?" kata ayah lilo.
putra ini adalah putra yang dia besarkan sendiri seperti memegang emas.Sejak putra ini lahir,dia adalah bintang hatinya dan harapan di masa depan.Tapi kesayangan nya sudah tidak ada karena keponakan perempuan yang berhati hitam itu.
Apa yang dia pikirkan saat melakukan tindakan tidak terpuji ini.
karena mereka dua adalah ayah dan anak tidak ada hal yang disembunyikan oleh putra ini darinya jadi dia sangat mengetahui bagaimana putranya ini sangat menambahkan kemolekan tubuh keponakan sendiri.
tapi pada saat itu dia berkata agar putranya ini bersabar sedikit sampai mereka tiba di pangkalan karena hanya dengan begitu mereka bisa makan walaupun tidak kenyang.
mungkin putranya ini sudah kehabisan kesabaran dan membuat hal yang tidak terduga namun berakhir seperti sekarang.
jauh di dalam hatinya seorang Paman bahkan tidak akan pernah menyalahkan putus sendiri karena ingin melakukan hal-hal yang tidak terpuji.
ya malah berpikir itu adalah hal baik untuk membalas jasa paman yang sudah membesarkan keponakan di saat-saat tersulit.
apa salahnya berterima kasih sedikit dengan memberikan layanan tapi malah bukan melayani tapi dia membuat putranya kehilangan nyawa.
"aku menyesal sudah membesarkannya jika aku tahu seperti ini maka dia akan sudah aku bunuh lama sebelumnya" kata nya dengan mata yang basah
"hah kau baru menyesal sekarang? sudah dari dulu aku mengatakannya lebih baik membesarkan anak sendiri daripada membesarkan anak orang lain yang tidak jelas seperti ini. sekarang menyesal pun sudah terlambat bagaimana nasib kita sekarang?"wanita setengah baya itu dengan bercekak pinggang.
selagi mereka berdua berbicara ada sekelompok orang yang datang ke rumah itu. mereka datang dengan tujuan yang jelas sudah membayar dan sekarang hanya menagih layanan.
__ADS_1
Pertama kali keluar bukanlah si cantik tapi seorang wanita setengah baya yang tidak lagi menyegarkan mata orang muda.
"Hei malam ini tidak ada layanan orang yang kalian beli sudah tidak ada lagi di sini jika mau pergilah mencarinya di luar sana!"usirnya secara tiba-tiba.
tentu saja orang-orang yang datang ini tidak terima mereka sudah membayar di awal . mungkin memang benar begitu adanya tapi alangkah baiknya jika wanita tua ini berbicara baik-baik dan berpikir untuk mengembalikan apa yang sudah mereka kirimkan sebelumnya.
Tapi tidak, yang didapatkan adalah kata-kata kasar yang menjijikkan tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.
"Hei wanita tua kami tidak mau tahu walau bagaimanapun kami sudah membayar jadi hak kami untuk dilayani panggil siapa saja ke sini"
"Hei apa kau tidak punya kuping sudah kukatakan dia sudah lari. jadi tidak ada urusan lagi dengan kami"katanya lagi dengan garang.
Kemudian dia menceritakan bagaimana si cantik sudah membunuh putra mereka yang tersayang.
bukan saja yang membunuh dia bahkan melarikan keseluruhan tabungan mereka yang ada.
Bibi Lili ini sempat berpikir jika orang ini akan menaruh rasa simpati tapi salah besar. Tidak ada simpati bagi orang lain , semua orang sedang memikirkan diri sendiri saat ini.
entah bagaimana seseorang mengetahui jika di rumah ini bukan hanya satu tapi dua gadis sekaligus gadis terakhir tidak secantik gadis pertama tapi dia masih bersih dan lumayan menggairahkan.
Tanpa diduga dia melihat gadis kecil itu mengintip dari sebuah kamar.
bergegas seseorang masuk ke kamar dan menarik Lilo keluar.
"Hahaha dia masih cantik juga dan masih bisa dinikmati hahaha ayo ikut kami"
"tidak aku bukan Lili aku tidak akan menjual diri pada kalian" Pekik Lilo yang tidak terima diperlakukan sedemikian rupa. Lilo pada akhirnya berteriak untuk meminta ayah dan ibunya untuk tampil membantu.
Tapi apa yang bisa diperbuat oleh pasangan tua itu yang bahkan tidak memiliki kemampuan sama sekali.
Sebuah jebakan yang dibuatnya untuk sepupu tersayang sebenarnya jatuh menimpa ke atas kepalanya sendiri.
Ayah dan ibu Lilo hanya bisa tercengang melihat putri mereka ditarik ke sebuah kamar dan diperlakukan tidak wajar di dalam sana.
Harapan satu-satunya adalah Putri sendiri. mau tidak mau suka atau tidak, Lilo harus melakukan nya
suara Isak nangis dan jelita minta tolong dari Putri kandung mereka sendiri akhirnya diabaikan begitu saja.
Keduanya sekarang malah fokus untuk memikirkan bagaimana cara untuk mengubur kan putranya.
tidak satupun di antara mereka yang tidak mengutuk Lili hari ini. Jika Lili tidak melakukannya mereka tidak akan mengalami kesialan sampai seperti ini.
Sementara orang yang mereka kutuk sebenarnya sedang berjalan tanpa tujuan sama sekali. Dia seperti orang linglung yang berjalan terus ke depan dan sesekali bertarung dengan zombie tanpa niat untuk kabur sama sekali.
pada saat kelelahan itulah Lili bersandar pada sebuah pohon. Untung saja itu bukan pohon mutasi seperti yang lainnya.
Yang tidak diduga oleh Lily adalah daun daun itu jatuh di atas kepalanya.
setiap daun yang jatuh itu memiliki tulisan di atasnya.
(satu belokan lagi, temukan kota ajaib perminyakan ")
("nikmati beberapa fasilitas elegan di dalamnya hanya dengan beberapa keping inti Crystal level utama")
("kota ajaib perminyakan menampung keseluruhan penyintas tanpa terkecuali")
("Kota ajaib perminyakan, silahkan datang ")
Setiap dari daun itu membentuk tulisan yang sama bahkan ada beberapa juga akar-akar yang membuat tulisan tersendiri.
penampakan ini sangat aneh yang membuat Lily tercengang.
"sebuah kotak ajaib yang menerima penyintas, hanya perlu membayar beberapa inti kristal dan anda bisa hidup dengan bebas dari rasa khawatir? hehehe siapa yang bercanda dengan hal seperti ini?"Kata lili pada dirinya sendiri.
Lily tidak berpikir jika kau tak ajaib itu ada sesuatu yang nyata dia juga tidak peduli dengan tulisan-tulisan yang ditemukan di jalanan.
__ADS_1
Yang paling penting ada beberapa tulisan seperti rambu-rambu di masa lalu yang menunjukkan area mana yang harus dilewati jika seseorang ingin pergi ke lokasi tersebut.
Melihat ini Lili tidak bergerak sama sekali karena dia sudah pasrah dan menyerah untuk hidup.
tepat ketika dirinya bersandar pada pohon tersebut dia tiba-tiba mendengar beberapa orang datang dengan suara berisik.
Mendengar suara derap kaki itu sepertinya jumlah mereka tidak sedikit sama sekali.
"Hei gadis, apa yang kau lakukan di sini kenapa kau tidak melanjutkan perjalanan alih-alih beristirahat di tempat yang Selamat ini?"siapa seseorang dengan wajah tersenyum.
Jika diamati lagi ini adalah kelompok dari moana. Sebenarnya Lili dan moana masih berada di pangkalan yang sama. Tapi mereka sama sekali tidak pernah bertemu muka bahkan tidak mengenali juga.
Dia membawa beberapa orang sekaligus dan itu ada keluarga dari dua bawahannya bahkan beberapa teman yang ingin mengikuti mereka secara langsung.
tidak perlu lama berada di pangkalan moana bahkan bisa meyakinkan semua orang tentang keberadaan kota ajaib.
Moana adalah seorang kapten yang bisa dipercaya dan tidak pernah berbohong.Karena itu semua orang meyakininya dan meninggalkan pangkalan di hari yang sama.
"hem kakak kalian sebenarnya mau ke mana?"tanya Lili dengan mata yang berkedip-kedip.
"Ohh aku tidak akan menceritakan ini lagi. tapi yakinlah tulisan yang di yang baru saja kau baca pada daun-daun itu adalah kebenaran" kata seseorang pada Lili.
mendengar itu Lili bangkit dan menatap mereka dengan wajah yang tidak percaya.
"maksudmu kota ajaib itu benar-benar ada?"
"ya kalau tidak kau pikirkan kami sedang akan ke mana, tentu saja kami akan pergi ke kota ajaib hahaha"
"Ya kami percaya pada kapten moana dan yakin semua itu tidak bohong. kota ajaib adalah sesuatu yang ajaib yang tidak mungkin bisa dimengerti dengan alasan ilmiah. tapi jangan khawatir semua yang terjadi di hari kiamat ini benar-benar tidak ilmiah sama sekali kan hahaha"
"Kakak..hem aku tidak memiliki keluarga lagi bisakah bisakah aku ikut kalian ke sana?"tanya Lili pada akhirnya.
walaupun ini sebuah kebohongan tapi pada akhirnya Lili masih memiliki sedikit harapan kecil di dalamnya. karena dia tidak memiliki tujuan bahkan dia tidak memiliki keinginan untuk hidup maka dia berpikir lebih baik mengikuti daripada tinggal di sini sendirian.
Mari kita lihat kebenarannya apakah kau tak jawab itu benar-benar ada atau hanya sebuah dongeng semata.
moana tentu saja mengganggu dan membiarkan Lily masuk ke dalam kelompok mereka.
beberapa orang yang pernah mengikuti misi tentu mengetahui lokasi yang dimasukkan adalah lokasi yang berbahaya di mana banyak tumbuh-tumbuhan muatan yang berserakan dan bahkan bisa membunuhmu hanya dengan satu jentikan ranting saja.
tapi lama-kelamaan mereka masuk ke dalam ada beberapa hal di masa lalu tiba-tiba tidak ada lagi beberapa lokasi sudah kehilangan tumbuh-tumbuhan mutannya yang membuat beberapa daerah menjadi lapangan kecil.
dengan begitu perjalanan yang awalnya dirasa akan sulit sebenarnya tidak sesulit itu sama sekali.
Tempat di mana tumbuh-tumbuhan itu mati, bahkan tidak ditumbuhi dengan tumbuh-tumbuhan berbahaya lagi.
Hanya setengah jam perjalanan pada akhirnya mereka dihadapkan dengan sebuah pintu gerbang bertuliskan" kota ajaib versi perminyakan.
"Oohh ini sudah berubah lagi kemarin kami hanya melihat Ada 5 buah pondok jerami yang disewakan. tapi sekarang lihatlah ada lebih dari 10 gubuk.Hahah Ajaib memang ajaib "
moana hanya tersenyum lebih lebar lagi melihat bagaimana meriahnya kuota ajaib berminyakan ini harapan yang sudah dia berikan pada semua orang sebenarnya tidak sia-sia mereka sudah sampai di sini tanpa bersusah payah seperti yang dipikirkan.
di depan pintu gerbang ada sebuah robot penyambut.
("Selamat datang para pengunjung ke kota ajaib perminyakan, silakan menikmati fasilitas kami dengan hanya menyewa rumah di sini. untuk pertanyaan silakan temukan robot resepsionis")
Semua orang tercengang dan juga tertawa. rupanya di sini masih ada robot yang bisa berfungsi dan dengan ramah menyambut kedatangan orang-orang.
Lili yang awalnya tidak memiliki harapan tiba-tiba saja berkedip-kedip dengan senang .Untung saja dia sudah menyelamatkan beberapa inti kristal sekaligus bahkan di jalanan dia juga mengutipnya tanpa disadari.
Dengan begitu dia akan menyewa rumah seumur hidup di sini dan tidak akan pernah keluar lagi setelahnya.
Seorang pria muda datang dengan tubuh berlumuran minyak hitam. Memang sangat menyedihkan tapi setelah moana menyapanya semua orang menyadari.
Jika itu adalah kepala desa di sini, orang yang bertanggung jawab pada kota ajaib perminyakan.
__ADS_1