
Pertarungan pertama di kota ajaib menjadi sebuah tontonan yang terasa segar di tengah kurang nya hiburan dihari kiamat.
Pan minan dan yang lain di bawa langsung ke kantor keamanan di mana.Li dan Fani sebagai orang yang tidak bersalah mengikuti dari belakang.
Kedua nya penuh dengan airmata yang mengundang pertanyaan tentang siapa yang benar dan siapa yang salah.
Lima laki laki di gulung sedemikian rupa dan di Giring untuk menunggu proses penghakiman.Dan hakim kali ini adalah walikota aya yang datang setelah beberapa saat.
Walikota aya turun dari mobil di ikuti oleh Wen ji dengan little Han di lengan nya.Bocah kecil itu menolak di bawa oleh robot pengasuh nya.Dia terlihat nyaman pada pelukan Wen ji.
" Walikota.....
"Walikota....
Semua orang yang hadir segera menyapa Aya dengan hormat tapi juga merasa aneh dengan Wen ji yang menggendong bayi.Tapi tidak ada yang berani berkomentar.
Pura pura saja tidak bisa melihatnya.
Aya menatap para tertuduh yang pastinya dia kenal dengan baik.Dia duduk tapi sebenarnya mengaktiv kan indikator emosi agar dia tahu bagaimana cara mengadili semuanya.
Apa yang dilakukan oleh aya juga dilakukan oleh Wen ji tapi tidak ada orang yang menyadari jika keduanya memiliki itu.
Anehnya lagi di atas kepala ku sama sekali tidak ada lampu indikator negatif yang menyatakan kemarahan, emosi dan trik. Yang ada adalah emosi positif di mana rasa sedih dan kesal juga ketidakberdayaan.
"sistem apa lampu indikatornya sedang rusak ?kenapa di atas kepala sekali tidak ada emosi yang negatif sehingga mampu membuat pertarungan seperti ini. bahkan tidak ada emosi marah pada lawannya?"tanya Aya.
("tidak ada kerusakan ditemukan pada aplikasi indikator emosi")
Jika tidak ada kerusakan kenapa bisa jadi seperti sekarang.
Wendy juga merasa heran melihat lampu indikator tapi dia segera memindahkan pandangannya pada sisi lain. yaitu pada sisi penonton.
baru baru di sana dia menyadari ada sesuatu yang salah di sini.
"walikota sepertinya kau harus memasang aplikasi indikator emosi dan lihatlah ke arah itu"bisik nya pada Aya .
ayah bukannya senang tapi malah menjadi terkejut.
"apa? indikator emosi? sistem apa kau memberikan aplikasi ini juga padanya?"tanya aya langsung pada sistem.
("aplikasi pada tahap percobaan diberikan kepadanya dan itu tidak sempurna yang ada pada walikota saat ini)
"sialan kenapa aku tidak pernah diberi tahu. sistem apa yang sedang terjadi?"
(".....")
Baru pertama kali sistem tidak pernah menjawab pertanyaan dari aya dan ini membuat aya langsung kesal .Hanya saja sekarang posisinya sedang berada tepat di depan banyak orang jadi dia tidak bereaksi banyak.
Dia akan membersihkan sistem setelah ini.
"Wen ji sekarang kau memilikinya jadi katakan padaku apa yang kau lihat?"kata aya pura-pura tenang.
"Walikota dari lampu indikator, 5 orang ini sama sekali tidak bersalah meskipun mereka adalah perilaku pertarungan. Tapi semua pertarungan sebenarnya harus didasari dengan sesuatu sebagai pemicunya"kata Wen ji pelan.
Wen ji adalah seorang anak haram dulunya dan dia kerap mengalami masalah karena pertarungan antar keluarga. Jadi sedikit sebanyak Wen ji sudah banyak mengalami ini .
Seseorang yang dikatakan melakukan kesalahan dan bersalah dengan beberapa bukti . Sebenarnya tidak salah sama sekali, mereka hanya dituduh dan bukti itu dibuat-buat.
Seperti yang terjadi pada hari di mana dia di jebak. Mereka berencana untuk menjebaknya dengan gadis-gadis yang entah dari mana. Kemudian dijadikan bukti agar namanya tidak lagi dipandang bersih oleh pria tua itu.
Padahal wen ji sama sekali tidak berniat untuk mengambil alih kepemimpinan. Apalagi mengganggu kejayaan keluarga ini di ibukota .Dia sudah menjauh sejauh mungkin tapi tetap saja menjadi bulan-bulanan.
Didukung dari pengalaman dan ditambah lagi dengan keberadaan lampu indikator emosi ini. Wen ji berpikir masalah ini sebenarnya tidak sesederhana kelihatannya.
__ADS_1
Aya segera setuju dengan apa yang disebutkan oleh Wen ji ini. Ada dalang di sebalik ini dan dalang inilah yang harus mereka tampilkan ke depan.
Mengikuti telunjuk wengi pada akhirnya dia memandang ke satu arah di mana lagi jika itu tidak kepada Fani.
Baik wen ji ataupun aya terkejut melihat warna lampu indikator emosi yang dihadirkan oleh aplikasi sistem.
Pada kepala Li hanya ada lampu indikator kesedihan dengan tingkatan sampai 100%.
tapi berbanding terbalik dengan Fani yang memiliki beberapa lampu indikator yang menyala melampaui 80%.
Itu adalah, lampu kemarahan 75%,iri 82% dengki 80%, benci 92% dan trik 100%.
"Hah ada 5 lampu yang menyala sekaligus tapi itu adalah lampu yang negatif semuanya. apa yang dimaksudkan dengan ini?"bisik aya.
Aya tidak pernah menyangka jika ada wanita yang memiliki begitu banyak sifat yang negatif.Tidak ada satupun lampu yang positif menyala di kepalanya.
"dia adalah dalangnya tapi 5 orang di depan ini adalah korbannya hanya saja kenapa bisa bertarung tapi tidak ada emosi di dalamnya?"tambah aya lagi.
"aku pernah mendengar seseorang memiliki kemampuan mental. dia bisa mengatur halusinasi atau segala sesuatunya untuk memancing emosi orang lain. apakah gadis ini diam-diam membangun kemampuan itu tapi tidak bisa terdeteksi?"bisik Wen ji.
"sistem deteksi ulang apa kemampuannya?"
("kemampuan virginitas yang mampu menggoda pihak lawan, setelah beberapa tahapan mampu menarik hati dan mengontrol pikiran lawan")
"Virginitas?Wen ji apa kau pernah mendengar kemampuan seperti ini sebelumnya?"Tanya Aya pada Wen ji.
Pengalaman aya dalam pertarungan di alam bebas sebenarnya sangat minim. jadi dia tidak begitu mengerti akan kemampuan-kemampuan aneh selain dari kemampuan lima unsur alam. lebih baik bertanya pada orang yang memang ahli di bidang itu.
"verginitas? apa wanita itu memang memilikinya?"kata wen ji yang terkejut.
Kemampuan ini memang pernah didengar langsung oleh Wen ji tapi dia belum pernah berhadapan langsung dengannya.
Tapi kata orang jika sudah berhubungan dengan wanita dengan kemampuan ini. Maka anda tidak akan pernah lepas dan pikiran anda akan selalu ditutup oleh apa yang diarahkan.
"Hem , begitu lah"kata aya
"kemampuan ini tampaknya hanya sepele jika dipegang oleh wanita biasa tapi jika wanita itu adalah ambisius maka tidak baik jadinya ada satu kasus yang pernah aku alami dan itu terjadi pada sahabatku sendiri"kata wenji menatap afani dengan tidak percaya.
Dia pernah mendengar tapi sama sekali tidak pernah mengalaminya sekarang dia dihadapkan dengan pengguna yang sama.
Di sini wen ji merasa bersyukur mendapatkan aplikasi indikator emosi sehingga dia bisa melihat kebenaran ini.
Apalagi indikator trik terus saja berkedip dengan lampu warna merah ketika mata gadis itu menatap ke arahnya. Bisa dipastikan gadis ini memiliki pemikiran khusus pada wen ji.
"Dia tidak sedang menargetkan aku bukan?"pikir Wen ji di dalam hati.
Dua orang sahabat yang saling kenal memperebutkan satu wanita yang sama.Wanita itu kebetulan adalah wanita yang ambisius dan dia selalu bisa berlari di antara dua kutub.
Tapi setelah sekian lama dua sahabat bertempur dan mengakibatkan kedua-duanya tewas. Sampai saat ini wanita tersebut tidak diketahui keberadaannya. Yang jelas dia masih selamat sedang dua sahabatnya itu tewas memperebutkan satu lubang.
Aya mendengarkan penjelasan tentang bagaimana buruknya pemilik kemampuan seperti ini .Jadi dia mengatakan pada sistem pemilik kemampuan ini harus disaring dulu sebelum benar-benar bisa masuk ke dalam kota ajaib.
Tapi tidak menutup kelayakannya dalam memberi produk.
Semua orang melihat dan menunggu hasil apa yang dijatuhkan oleh walikota saat ini.
Tapi untuk beberapa waktu walikota sepertinya sedang berbicara dengan kepala desa. Entah apa yang mereka bicarakan yang jelas mungkin ini terkait erat dengan kasus pertama.
Li menatap walikota tapi tidak menyapanya layaknya sahabat. Posisi mereka saat ini berbeda dia dan dia merasa rendah diri untuk mengaku sebagai mantan teman sebangku.
Tapi demi sang kakak sepupu dia masih rela berlutut jika Itu memang diperbolehkan.
Hanya saja hukuman masih dipertanyakan jadi tidak layak untuknya berlutut terlalu dini.
__ADS_1
Di sisi fani pula dia tidak peduli dengan apapun yang terjadi hari ini. Menangis dengan mata basah dan sembab adalah jaring yang sudah dia tebarkan. Dengan kecantikannya tidak sulit untuk menggaet laki-laki baru yang tentu aja akan berlutut di bawah kakinya.
Sekali saja terjebak maka bisa dipastikan target akan terjebak selamanya.
Karena kejadian ini sudah pun booming , Fani tidak bisa lagi mempertahankan 5 orang ini. Lagi pula dia memang sudah tidak memiliki harapan lagi pada pan minan. membawa serta sahabat lamanya di belakang tentu akan membuat dia selalu ingat tentang sosoknya.
Jadi Fani lebih suka merelakan 4 laki laki lain dan membentuk harem yang baru.
Aya berdehem sebentar dan berdiri di depan pentas di mana di sisinya ada 5 orang pria yang digulung dengan rapi seperti roti gulung saja layaknya.
Pan minan yang saat ini ditatap oleh semua orang tiba-tiba memerah apalagi dengan posisinya yang memang tidak bagus. Di sini dia tidak lagi berharap bisa diselamatkan tapi masih berharap agar adik sepupunya tidak terkena imbasnya.
Tapi melihat Aya datang dia berkata"walikota aku mengaku bersalah karena sudah memulai segalanya tapi selain aku tidak ada lagi yang bersalah karena itu timpakan saja padaku dan lupakan yang lain"
Dia tidak ingin sahabat lainnya terkena imbasnya juga. Biarkan mereka hidup meskipun akan selalu dikekang oleh Fani nantinya hidup masih lebih baik daripada mati. Walau bagaimana apa yang mereka lakukan saat ini hanya berdasarkan karena tidak sadar. Jika mereka sadar maka mereka mungkin tidak akan melakukannya sama sekali.
Yang disesalkan saat ini adalah dia yang membawa Fani ke dalam kelompok mereka . Berdasarkan ini memang dialah yang wajib disalahkan.
Aya menatap semua orang yang hadir dengan tatapan tajam.Dia memulai pidato nya.
"semua nya, seperti yang kalian ketahui hari ini adalah hari pertama di mana terjadi pelanggaran di kota ajaib sesuai dengan pengaturan yang sudah dibuat sebelum ini siapapun pelanggarnya akan diberikan kartu hitam. kartu hitam ini tidak memiliki wujud juga tidak memiliki warna. Tapi keberadaannya akan ditolak di manapun kota ajaib memiliki kontribusi"
"Mesin makanan instan tidak akan pernah bisa diakses lagi. begitu juga dengan beberapa produk bahkan dia tidak akan pernah bisa menginjakkan kakinya di kota ajaib"
"pada kota-kota cabang juga mereka tidak akan bisa diterima. tapi pada pangkalan masih mungkin"
"saya sebagai walikota akan memberikan hukuman hari ini dan memutuskan masalahnya adalah....
Tidak perlu disebutkan semua orang sudah mengetahui siapa pelakunya di sini. Tapi apa yang dikatakan oleh walikota selanjutnya benar-benar membuat bom yang meledak di saat itu juga.
"Nona Fani dari Tim revenge "
Duar...
"Eh..aku? kenapa aku? Aku tidak bersalah sama sekali. mereka yang bertarung tapi kenapa aku yang harus dihukum?" Fani jelas tidak terima hasil akhir dari pengadilan, ini benar-benar berat sebelah.
Jika dia memang terkena kartu hitam mungkin hidupnya akan sedikit merepotkan. Dia bercita-cita untuk memiliki cabang kota ajaib sendirian tapi sekarang malah tersingkir bahkan tidak bisa menjejekkan kaki lagi di kota ajaib.
Mana mungkin dia bisa menerima kondisi seperti ini.
Lagi pula atas alasan apa walikota menyatakan hal sedemikian. apakah gadis kecil ini masih menyimpan rasa kasih sayang kepada panggilan sehingga dia berlaku sewenang-wenang.
"walikota aku menolak, aku ingin mengatakan sesuatu sebelum dijatuhkan hukuman yang tidak setimpal ini"Fanny maju ke depan dengan wajah yang marah.
Dia benci gadisnya dia benci dengan segala apa yang punya seharusnya aku tak Ajaib Ini adalah miliknya. gadis ini bahkan tidak sebanding dengan ujung kukunya tapi kenapa harus dia.
Kenapa.
"Walikota maafkan kami. Tapi tolong jelaskan kenapa masalah ini malah ditimpakan pada gadis yang malang. Yang bertarung adalah 5 pria besar ini tapi yang terkena hukuman malah dia. tolong jelaskan agar kami tidak salah paham"sungguh hukuman yang aneh orang-orang yang bertarung belum dijatuhi hukuman.
Tapi gadis kecil yang malang yang jelas tidak memiliki kemampuan ini ,sudah dijatuhkan hukuman terlebih dahulu.
Betapa malangnya dia.
"ya walikota kami yakin pengadilan ini adalah jujur karena walikota lebih tahu daripada kami .tapi rasa penasaran itu tentu akan membunuh hati nurani. jadi tolong penjelasannya"kata seseorang yang juga maju ingin mengetahui sebab dan akibat.
"kami juga ingin tahu walikota, agar di masa depan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi"beberapa orang maju lagi dan mengatakan hal yang hampir mirip.
Fani merasa menang tapi dia menangis seperti orang gila. Senang membodohi orang-orang lain tapi sebagai orang yang memiliki lampu indikator emosi dia bisa melihat kontras antara wajah dan juga perasaannya.
Seandainya dia pergi menjadi aktris mungkin akan lebih laris daripada ini kan.
Pandangan mata Fani jelas menuduhnya dengan ancaman tapi aya si gadis kecil .Dia tidak mungkin bisa dikalahkan berkat sistem di tangannya.
__ADS_1