Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
34


__ADS_3

setiap gubuk memiliki ukuran yang sama, di dalamnya hanya ada satu kamar tidur dengan ranjang kayu yang keras. tapi masih ada selimut dan bantal yang cukup bersih di atas jadi sebenarnya ini masih bisa dipakai..


Ada juga satu ruang tamu berukuran 3 × 3 M2. semua peralatan kursi dan meja nya berasal dari kayu yang terbuat entah dari bahan apa. Tapi sepertinya masih bisa digunakan.


Sebuah dapur dengan kayu api ala tempo dulu. sayangnya tidak ada peralatan makan dan bumbu juga tidak disediakan. Jadi dapur ini tidak begitu berguna.


Selain semua itu ada sumur di luar warung gubuk dan itu digunakan oleh secara bersama-sama.


Yang lebih mengerikan lagi tidak ada toilet di sini.


ayah tidak puas dengan kondisi ini ia pergi ke gubuk lain di mana kedua orang tuanya pergi.


"Mama Papa maaf kondisinya sedikit jelek. sepertinya kita kembali ke zaman dulu deh"kata aya dengan wajah yang sedih.


Sebenarnya Mama aya juga merasa demikian .namun dia masih bersyukur bisa memiliki tempat yang bebas khawatir dan tanpa zombie.


Jadi mama aya berkata ,"sayang kita seharusnya bersyukur tidak perlu lari-larian ke mana-mana pun lagi. lihat di luar ada begitu banyak zombie tapi mereka bahkan tidak bisa masuk. bukankah ini sudah lebih baik dari sebelumnya.?"


"sayang papa juga pikir begitu mulai sekarang kita akan tinggal di sini dan membantu agar tempat ini bisa layak huni."papa ayah juga senang dengan tempat ini .Dia akan meninggal tidak lama lagi karena di grogoti oleh racun.Tapi masih bersyukur istri dan anaknya memiliki tempat yang lebih baik sebelum dia menutup mata.


Paling tidak dirinya akan meninggalkan dunia tanpa khawatir tentang mereka.


"apa kalian benar-benar berpikir begitu, tidak kecewa dengan kondisi rumah yang seperti sekarang?" tanya Aya serius .


Katanya sistem membangun kota.Cih kota apa yang dibangun jika hanya ada gubuk jerami.


"hahaha kenapa kamu harus kecewa sayang kami malahan bersyukur tidak apa-apa bukankah nanti masih akan ada peningkatan ?" seru papa nya geli. Meski zaman sudah berubah tapi putrinya ini sama sekali tidak berubah. Masih tetap manja dan bersikap lucu seperti sebelumnya.


Dia segera merusak rambut aya yang saat ini memang sudah rusak tidak secantik dulu.


dalam hati papa ayah menembus jika putrinya sudah dewasa dan sekarang sudah pun menjadi seorang walikota.


Sayangnya dia tidak akan hidup lama untuk membantu putrinya membangun kota.


"Yahh Hem sebaiknya kalian istirahat dulu aku juga akan istirahat selalu lelah hari ini." kata aya malu.


"nanti papa akan ambil air dari sumur untuk kamu mandi, walaupun itu hanya air sumur tapi masih bisa digunakan. kita bisa membersihkan diri sepuas nya" kata Papa Aya.


putrinya ada gadis cantik tapi sekarang terlihat begitu detail kecantikan yang tidak ada lagi karena di hari kiamat memang memiliki kekurangan air dan kondisi ini begitu buruk sehingga masalah kebersihan tidak lagi menjadi sebuah prioritas.


Di mana-mana orang-orang hanya memikirkan masalah perut dan pertanyaan. Apakah besok masih bisa hidup atau tidak.


Sekarang mereka memiliki harapan hidup dan kebersihan untuk diri sendiri itu masih bisa tercukupi.Kalau masalah makanan bahkan dipikirkan nanti di ruang angkasa juga masih memiliki beberapa stok walaupun tidak begitu banyak.


Tapi jika untuk hidup dalam satu bulan kedepan itu masih akan baik-baik saja.


"kalau begitu aku akan ke kamarmu ke kamarku dulu, papa aku mengandalkanmu untuk mandi" kata aya pada papanya.


"baik walikota hahaha"

__ADS_1


Setelah keluar dari gubuk orang tuanya .aya pergi ke tempat paman dan bibinya tinggal untuk sementara.Mereka berbicara beberapa kata sebelum aya pergi.


Sepertinya Mama han ji mulai berubah mungkin karena merasa sudah menemukan tempat yang lebih baik.


Atau memang dia yang sudah lebih baik secara mental.


Walau bagaimanapun hal ini patut disyukuri.


"aya,oh aya ,kita selamat sekarang. untung sistemmu berfungsi pada saat seperti ini .Tapi coba deh kamu cari tahu kenapa aktifnya sekarang dan kenapa tidak dari dulu. Coba saja kalau sudah aktif dari sebelumnya. papa aku tidak akan kehilangan tangan dan papamu tidak akan keracunan."kata Han ji yang tidak bisa menyimpan rasa bahagia tapi juga rasa sedihnya di saat yang sama.


Tapi dia benar kenapa sistem aktifnya sekarang tidak dari dua atau tiga bulan yang lalu


"Kenapa?"tanya aya pada sistem.


("kami membutuhkan lokasi yang cocok untuk aktif. diperhitungkan tidak ada manusia hidup dalam jarak 2 km.")


"jadi jika tidak ada manusia yang hidup dalam jarak itu barulah sistem aktif, begitu?'


("Ya.")


Aya menjelaskan ini pada Han hi baru kemudian mereka mengerti. Selama beberapa waktu mereka dikelilingi oleh manusia yang hidup.


Baik itu saat pelarian pergi ke kota S ataupun saat mereka tinggal di pangkalan S.Apalagi aya memang tidak pernah meninggalkan pangkalan S sekalipun .Jadi kawasan itu memiliki banyak orang sehingga persyaratan sistem untuk aktif tidak terpenuhi.


"tidak apa-apa sekarang pun tidak masalah. ini sudah lebih baik daripada kita tinggal di pangkalan S di mana keselamatan tidak akan pernah terjamin" Kata Han ji.


Bukankah lebih baik jika saat itu aya mengikat diri langsung pada sistem.Agar sistem memberi tau persyaratan untuk aktif. Tapi saat itu aya terlalu takut dengan keberadaan sistem dan menolak mengikat diri.Jadi sistem juga tidak berbicara tentang syarat aktifnya.


Jika saja saat itu dia tidak takut, mungkin bisa membantu keluarganya lebih awal.


"tidak ada tidak apa-apa ini belum terlambat kita masih hidup sampai sekarang iya kan"kata Hanji yang memeluk aya dengan erat.Pada saat itu lah han ji merasakan tonjolan besar di perut aya.Kenapa dia bisa lupa jika sang walikota adalah wanita hamil.


"paling tidak anakmu cukup beruntung bisa lahir dalam gubuk derita hahaha"


" kakak ih "


"Kakak bercanda "


"Hem tapi mulai sekarang aku menyerahkan masalah makanan kami pada mu, kotaku belum menyediakan makanan hehehe " kata aya tidak bercanda sama sekali.


Kota ini memang belum menyediakan makanan apapun. Tapi aya juga tidak yakin di masa depan akan bisa menyediakan makanan.


"Siap walikota, hitung saja sebagai biaya sewa ku."kata han ji.


"sistem apakah di masa depan kota akan produksi makanan sendiri atau masih harus mencari sisa-sisa makanan di luar seperti pangkalan lain.?"


(" sistem membangun kota akan menyediakan semua kebutuhan penduduknya tapi semua akan mengalami peningkatan secara bertahap setelah sistim naik level berikutnya." )


"Bagus, sistem hukum masih bisa diandalkan "

__ADS_1


"kakak menurut sistem bla..bla.bla..


"Hah begitu,jadi....


Keduanya berbicara lama di dalam gubuk itu seolah-olah sudah kembali ke saat-saat damai.


Tidak ada keresahan dan tidak ada kekhawatiran lagi.


Mereka juga dua juga menjadi cara masalah sewa gubuk ini.


Walaupun bagaimanapun mereka harus mencari biaya pemeliharaan jika tidak semua ini akan hilang.


Aya sebagai walikota hanya duduk dan mengatakan beberapa hal. para pekerjaannya sekarang adalah paman bibi dan juga hanji sendiri. Begitu juga dengan kedua orang tua


Aya sudah menjadi bos besar di sebuah kota yang akan menampung begitu banyak orang.


Rumah jerami ini hanya memiliki 5 hunian saja.Lalu setelah dihuni oleh mereka hanya ada satu tempat yang tersisa.


Masalahnya bagaimana mencari manusia hidup yang datang untuk menyewa rumah. Sedangkan sejauh 2 km tidak ada manusia yang hidup di sini.


Apalagi kota ini tidak lagi memiliki manusia hidup setelah beberapa bulan mengalami bencana.


Jadi dari mana mereka akan mendapatkan biaya pemeliharaan tersebut.


Jika pun sudah menemukan targetnya mereka juga harus memperkirakan. Berapa biaya sewa rumah gubuk ini permalam.


Baru setelah dipanggil oleh papanya aya bergerak keluar .Papa benar-benar mempersiapkan air untuk aya membersihkan diri. Ada sebuah gubuk jerami lagi yang dikhususkan sebagai kamar mandi tapi itu adalah kamar mandi bersama.


"kakak aku mau bersih-bersih minta bajunya dong .oh iya kak kalau ada pakaian yang bagus kirimkan ke tempat ku ya, jadi tidak perlu minta-minta terus seperti ini?" kata aya.


"Baik walikota!"


Setelah diledek beberapa kali pada akhirnya aya terbiasa dipanggil dengan sebutan walikota.


Lagi pula sistem yang menetapkan itu. Han ji mengirimkan handuk dan sabun juga, dia sudah menyembunyikan barang ini di dalam rumah saat tinggal di pangkalan S.


Menggunakan ini hanya jika di rasa aman. Jika mereka sering membersihkan diri dan menjadi berbeda dengan penyintas lain. Kemungkinan besar masalah ruang angkasa akan cepat dicurigai oleh banyak orang yang memang berpikiran liar.


Sekarang mereka bisa memakai ini tanpa perlu bersembunyi lagi.


mendapatkan peralatan mandi aya pergi ke kamar mandi.


Setelah mengalami hidup yang buruk di antara para zombie. Aya mulai pandai bersyukur dan merasa kamar mandi dengan dinding jerami ini adalah sebuah kemewahan


Tidak semua orang bisa mandi di hari kiamat.


Dia sangat menyukai kamar mandi ini walaupun mandi hanya beratap kan langit.


Setelah membersihkan diri aya kembali ke gubuknya dan tidur sampai beberapa waktu kemudian.

__ADS_1


Dia tidur malam tanpa mimpi yang ngeri.


__ADS_2