Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
124


__ADS_3

Kemeriahan pertama kalinya dalam menghasilkan inti kristal sangat di hargai sehingga orang orang di anjungan kapal lepas pantai ini segera berubah menjadi pesta.


Sebuah pesta yang di buat setelah lebih dari satu tahun berada di dalam anjungan kapal ini.


Cukup ambil sepuluh inti kristal yang di dapatkan sebagai dana pestanya.Dengan begitu acara hari ini semakin meriah saja.


Yang lebih membahagiakan lagi hari ini orang-orang yang bekerja untuk menyedot minyak berhasil memenuhi kuota pertama nya.


Stok minyak mentah yang masih ada di dalam tangki nya,ini langsung di kirim ke kota ajaib untuk di distribusikan ke berbagai pangkalan yang memiliki kerja sama.


Selain mendapatkan inti kristal pertama, mereka juga merayakan pulih nya produksi minyak mentah setelah vakum lebih satu tahun berlalu.


Ada puluhan barel minyak mentah yang langsung bisa di kirim ke kota ajaib tapi mereka juga menyedot puluhan barel lagi hanya untuk hari ini.


Orang-orang tidak tahu tapi Wen ji baru saja di beri tahu jika stok minyak mentah yang dia kirim kan berhasil membuat kota minyak di bawah pimpinan nya melonjak naik ke angka 62.


Status ini adalah status yang paling tinggi sejauh ini. Bahkan walikota aya juga tidak pernah melampaui kecepatan naik level seperti yang dilakukan oleh Wen ji.


Memikirkan ini saja Wen jisudah puas.


benci pada dasarnya adalah seorang pria yang berambisi besar. melihat kenaikan level yang begitu antusias dia malah berpikiran ingin lebih lagi daripada ini.


setelah ini dia akan benar-benar membuka jalan ke ibukota. di ibukota anda tidak akan menemukan ladang minyak tapi di situ adalah kantor perminyakan di negara ini sebelumnya.


tujuan WNI untuk datang ke ibukota kali ini bukanlah berkaitan erat dengan pasokan minyak negara saat ini. sebagai kantor pusat ada beberapa berkas yang paling penting.


Semua informasi mengenai perminyakan negara disimpan di sana termasuklah dengan titik-titik koordinat yang paling menentukan.


Bukan tidak mungkin koordinat-koordinat penting di luar negeri juga akan ada di sana.


Dulu keluarga wen termasuk dengan keluarga besar hanya berdasarkan bisnis minyak mentah ini. Jika apa yang dipikirkan oleh Wen ji ini terjadi dia akan menjadi lebih sukses lagi daripada keluarga Wen di masa lalu.


Mei Li pula setelah di tunjuk hidung nya oleh beberapa orang sekarang memiliki mental tipis.Dia duduk di satu sudut untuk menyembunyikan rasa kehadiran nya agar tidak lagi di cemooh kan.


Wen ji sempat meliriknya dan lampu indikator "malu"terbakar sebanyak 90%.


"Kepala desa kami sudah lama bersembunyi dan takut dengan ikan-ikan di luar sana tapi sekarang mereka ada sumber kehidupan kami di masa depan terima kasih sudah memberikan semangat dan motivasi . hari ini biarkan kami mentraktir kepala desa yang agung hahaha"kata salah satu dari mereka.


"Hei kepala desa memiliki banyak hal dibandingkan dengan kita traktiran apa yang bisa sama dengan milik nya,ini tidak layak untuk di sebut"


"Tapi ini adalah hati kami"


Wen ji tertawa terbahak-bahak"kita semua adalah teman dan pernah bekerja sama di tempat yang sama dalam waktu yang lama jadi kenapa kalian merasa sungkan ,Ayo berulang dan aku akan menerima traktiran kalian hari ini. secara kalian hari ini adalah orang kaya di kota minyak hahaha"


"kepala desa itu benar sekali ini adalah hari pertama bukan tidak mungkin kita akan menjadi kaya setelah ini oh aku baru tahu betapa menyenangkan melihat ikan ikan itu berenang di lautan hahaha"


"yah kau benar hari ini aku berharap mereka akan bertelur dan memiliki anak satu hari lebih cepat"


"Ya begitu lah "


Ada anggur beras di mesin instan, jadi semua orang bersulang dengan anggur beras buatan tangan ini.


Meskipun rasanya tidak sebaik wine merah tapi ini sudah lebih baik daripada tidak ada sama sekali.


Sudah lama sekali mereka hidup dalam keterbatasan sandang dan pangan. Tapi juga kekurangan hiburan dan sebagainya .Sekarang mereka tertawa terbahak-bahak dan penderitaan lebih dari setahun itu tiba-tiba hilang lenyap tanpa jejak sama sekali.


Dalam kondisi mabuk semua orang berkata mereka akan kembali menjadi nelayan besok pagi.


Semua orang senang dan bahagia tapi tidak termasuk dengan Mei Li. Dia sangat ingin pergi dari tempat terkutuk ini di mana tidak ada orang yang menghormatinya sama sekali.


"kakak wenak kira-kira kapan naik kereta api ke ibu kota tiba. aku mengkhawatirkan orang tua dan saudaraku "katanya ketika Wen ji akan pergi dari lokasi pesta.


Mei Li mengejar nya dan berdiri tepat di depan Wen ji untuk menghalangi pria itu pergi.


"Segera"kata wen ji pendek.


Lampu indikator intrik menyala lagi di atas kepala mei li."apa yang direncanakan gadis ini sekarang?"pikir Wen ji.

__ADS_1


Wen ji sudah minum beberapa botol anggur beras. Seharusnya dia mabuk berat, tapi wen ji memiliki tingkat daya tahan tinggi terhadap alkohol.


Dia bukanlah pria yang mudah mabuk. Tapi saat ini dia melihat ada sesuatu yang direncanakan mei li jadi dia ingin mengetahui rencana apa itu.


"Hem kakak wen kau sepertinya mabuk, izinkan aku membantumu untuk pergi ke kamarmu oke"bisik Mei Li.


Wen ji menyipitkan matanya sebentar tapi tidak menjawab dia hanya berjalan dengan sedikit sempoyongan ke arah kamarnya.Mei Li senang karena wen ji tidak menolak sama sekali dengan perawatannya.


Dengan cepat dia mencoba menopang tubuh wen ji dengan tubuhnya sendiri. aroma anggur beras segera tercium pada tubuh wen ji .Ini yang membuat mei li yakin pria ini sudah benar-benar mabuk dan tidak mungkin bisa melepaskan ikan yang sudah ada dalam mulutnya.


"Kakak Wen,hati hati"bisik meili .


Wen ji dengan sengaja menggunakan berat tubuhnya untuk membebani gadis ini. tentu saja tubuh kecil meli tidak sanggup menopang berat tubuh pria sebesar itu.


Tapi karena niatnya yang kepalang tanggung mei li menggertakkan giginya untuk bekerja keras menarik Wen ji sampai ke dalam kamar.


Ceklek....


Dengan usaha yang keras meili akhirnya bisa membuka pintu kamar dan menarik pria itu serta melemparkannya ke atas ranjang.


Dia menatap Wen ji sebentar dan pergi ke kabinet. Di masa dulu kabinet ini dipenuhi dengan beberapa bir dan wine. Tapi sekarang isinya hanyalah air putih biasa. Berkat mesin makanan instan masih ada beberapa minuman energi dan minuman buah yang disimpan di kabinet ini.


Mei Li mengambil 2 cangkir dan mengisi minuman rasa buah. Mengintip sebentar ke arah wen ji ,dia pikir Wen ji tidak akan melihat apa yang dia lakukan.


Satu bungkus bubuk putih segera berpindah tempat ke dalam gelas.


Wen ji bisa melihat sedikit apa yang sedang dilakukan oleh gadis ini. bubuk putih adalah sesuatu yang bisa dilihat secara transparan tapi indikator di atas kepalanya berubah menjadi intrik yang 100%.


Orang bodoh mana yang tidak bisa menilai apa yang sedang dilakukan oleh mei li.


"Ckckck iblis macam apa yang dikirimkan oleh keluargaku, Wen ji tidak akan mudah untuk dipusingkan" pikir Wen ji dalam hati.


Saat ini Wen ji memang mabuk tetapi dia masih bisa berpikir dengan jernih. Dia pernah jatuh ke dalam sebuah lubang dan sudah berhati-hati untuk tidak jatuh lagi ke dalam lubang yang sama.


Bodoh.


Dia membawa dua gelas di tangannya, satu gelas diserahkan kepada wen ji. tentu saja wen ji tidak mudah untuk meminumnya, dia pura-pura dia terus berusaha untuk tidur.


Sedikit kesel mei li meletakkan gelas di atas nakas. Dengan lembut digoyangkannya tubuh wen ji agar dia mau meminum apa yang sudah dia siapkan sebelum ini.


"kakak Wen bangunlah dulu dan minum lah minuman rasa buah ini oke. nanti kau akan baikan"


beberapa kali meli menyebutkan itu tapi wenji sama sekali tidak bergerak. setelah akhirnya akan menyerah tiba-tiba saja wen ji bangkit dan langsung memeluk tubuhnya.


"Kakak Wen...


"Hem harum "bisik Wen ji.


Dia memeluk mei li tapi tangannya aktif menukar gelas satu dengan gelas yang lain.


Untungnya meili berpikir lurus ,dia tidak membuat dua minuman dengan rasa yang berbeda.


setelah selesai mengganti gelas UNJ melepaskan pelukan dan aku pura-pura mengucek matanya.


"Mei Li, keluarlah dulu sepertinya aku mabuk" kata Wen ji lagi.


"baik kakak wen tapi aku sudah menyiapkan minuman untukmu. Ayo minum dulu setelah itu baru aku keluar"kata Mei li dengan wajah yang memerah.


Dia memutar tubuhnya dan mengambil dua minuman lagi. Tanpa pikir panjang mei li menyerahkan minuman itu.


"aku minum tapi setelah itu pergilah"berkata begitu Wen ji langsung meneguk minuman dalam satu kali teguhkan saja.


Mei Li sama sekali tidak menduga jika begitu mudahnya Wen ji masuk dalam jebakannya. Jika tahu begini dia akan melakukannya lebih awal dan tidak mungkin direpotkan dengan hinaan orang-orang di luar sana.


"Pergi lah h..."teriak Wen ji.


"tapi kakak wen aku belum minum jadi...

__ADS_1


"Minum dan pergi...huh kepala ku kenapa ini ishh" Wen ji sedikit terhuyung-huyung dengan memegang kepalanya sendiri.


Jujur dikatakan Wen ji memang sedikit pusing.tapi itu adalah efek dari anggur beras yang sudah dia minum. Meskipun tidak sampai memabukkan tapi masih tetap membuat kepalanya sakit.


Entah kenapa pada saat ini tiba-tiba Wen ji mengingat bagaimana situasinya dulu.


Dia memiliki janji temu dengan seseorang atas nama urusan ladang minyak mentah yang pada saat itu sedang dilelangkan.


Sumur minyak yang tidak mencapai standar kerap kali akan dilelangkan seperti ini untuk meminimalisir kerugian pemerintah.


Sumur minyak yang di targetkan Wen ji di kabarkan sudah menipis , jadi tidak ada yang meliriknya sama sekali.


Tapi wen ji memperkirakan jika mereka bisa mengebor dengan kedalaman 100 meter lagi ke bawah tanahnya,mungkin masih ada persediaan minyak yang banyak.


ini adalah masalah berjudi dengan nasib.


Jika ada minyak di dalamnya ini disebutkan Wen ji sudah menggali emas tapi jika tidak memilikinya dia akan langsung miskin.


tapi karena dia yakin akan menang genji mengadakan pertemuan dengan seseorang di hotel. Tapi dia tidak menyangka kedatangan pria itu juga diikuti dengan Wen dongsu.


Wen dongsu adalah putra kedua keluarga Wen di ibu kota.


Meskipun Wen ji tidak banyak berinteraksi dengan keluarga di ibukota. Tapi beberapa orang tetap mengetahui keberadaannya .apalagi tanpa sadar Wen ji sudah tampil dengan menarik perhatian banyak orang terutama dengan pria tua.


Pria tua itu kerap kali membandingkan anak-anak sendiri dengan anak haram ini. Hal ini membuat semua orang khawatir anak haram akan benar-benar menjadi anak sejati di masa depan.


Hari itu,dia juga di jebak dengan cara yang sama seperti sekarang ini.


Wen ji dengan cerdik nya,masuk ke kamar kosong untuk menghindari gosip.


Memang benar dia bisa menghindari kecelakaan yang dibuat oleh saudaranya itu. Tapi sayang dalam penghindaran tiba-tiba saja ada gadis lain yang masuk.


Karena sudah berada di dalam pengaruh Afridosiak,Wen ji tidak kuasa menolak hasratnya sebagai seorang laki-laki.


Malam itu pertama kalinya menjadi sebuah kenangan buruk sekaligus kenangan terindah.


Tapi hal itu tidak akan membuat wen ji kembali mengalaminya untuk yang kedua kali.


Mei li yang ditatap Wen ji tiba-tiba merasa panas di sekujur tubuhnya. Tapi dia sama sekali tidak curiga dengan air yang baru saja dia minum tapi berpikir ini adalah reaksi alami. Ketika seorang gadis ditatap sedemikian rupa oleh pria yang menjanjikan seperti Wen ji ini.


"Kakak Wen,aku...


"sudah minum kan nak jadi pergilah"kata Wen ji yang tiba-tiba bangun dan menarik tangan Mei Li.


Dia melemparkan mei li dan menutup pintu dengan keras setelah itu.


Tentu saja mei li merasa tidak enak diperlakukan dengan cara seperti itu. Tapi dia sudah terlanjur berpikir jika saat ini Wen ji harus mendapatkan perawatannya karena sudah minum minuman yang dia buat.


tok ...tok... tok... tok....


"kakak wen , kakak wen tolong buka pintunya sebentar. sesuatu tertinggal di dalam kamar, kakak wen dengarkan aku"


Mei li mengetuk pintu kamar wenji berkali-kali tapi sama sekali tidak ada reaksi apapun di dalamnya. Saat ini Mei Li merasa khawatir sekaligus tidak nyaman pada tubuhnya.


Dia khawatir wanita lain akan dicari oleh Wen ji untuk melampiaskan hasratnya. Bukankah ini artinya dia hanya akan membuat baju pengantin untuk orang lain.


ini sama sekali tidak dibenarkan.


Posisi nyonya kepala desa hanya bisa jatuh di atas kepalanya.


di anjungan kapal ini bukan dia satu-satunya wanita tapi wanita yang berusia semudanya hanyalah Mei Li.


Dia kurus dan seperti tinggal tulang setelah hari kiamat tapi dalam 4 hari ini dia sudah makan banyak dan memulai cultivasinya untuk membentuk tubuh idealnya lagi.


Bisa dibilang dirinya lebih baik dibanding dengan banyak wanita yang ada di anjungan kapal lepas pantai ini.


Apakah wen ji akan bodoh memilih wanita lain untuk sebagai pelampiasan selain daripada dirinya.

__ADS_1


__ADS_2