
Atas pengingat aya sebagai walikota dia memberitakan sistem agar tidak menyebut kepulangannya ke kota ajaib di stasiun kereta api express.
Jadi ketika ayah menjejakkan kakinya kembali di kota ajaib yang sudah dia tinggalkan selama 3 hari tidak ada pemberitahuan seperti yang seharusnya.
Karena itu dengan santai ayah berjalan diikuti oleh robot pengasuh. Bocah kecil penghianat itu masih saja tidur.Dia mungkin lebih nyaman lagi dalam kondisi di kereta api express.
Sebuah mobil yang tidak mencolok berparkir tidak jauh di stasiun kereta api.
Dengan mobil itulah ayah dikirim kembali ke gedung pencakar langit miliknya.
Asu yang kembali setelah pergi berbulan-bulan sudah mendengar bagaimana hebatnya pembangunan kota ajaib dalam waktu itu.
tapi ketika melihatnya secara langsung dia masih terkena lebar tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Yang terjadi di sini adalah sebuah kota metropolitan yang bahkan lebih canggih daripada di masa lalu. Mobil-mobil dan sepeda motor bahkan lampu yang berkedap-kedip. Seolah-olah mengingatkan asu jika hari kiamat hanyalah sebuah mimpi.
"Papa, inikah kota ajaib papa sepertinya lebih canggih dari kota ajaib di ibukota bukan?"
"itu saja dia lebih hebat karena dia adalah kota ajaib pertama dan menjadi terutama di dunia"kata asu dengan bangga.
ya sempat berobat jalan di rumah sakit yang dikelola di ibukota jadi pinggangnya tidak terlalu sakit seperti yang sudah lalu namun begitu dia masih belum kuat berjalan lama.
Mobil RV yang dibelinya kemarin, ditinggalkan di ibukota agar bisa dirawat oleh Ani yang tinggal di sana.
jadi di sini asu kembali menjadi seseorang yang tidak memiliki apapun. hanya saja Dia memiliki gelang yang bisa menyediakan apapun yang diinginkannya.
ide ini melintas begitu saja ketika banyak mobil yang lalu-lalang di jalanan beraspal ini. dia langsung membeli secara online mobil bagus dengan Merk Linux.
mobil ini diproduksi langsung oleh kota ajaib . Beberapa teknologi yang digunakan di sini sangatlah maju. Sehingga belum bisa dibuat secara massal .Karena itulah harganya meningkat tajam ditambah lagi dengan pembelian secara online membuat harganya menjadi dua kali lipat.
mobil dengan merk Linux sudah lama dipamerkan di showroom mobil pada gelang tapi tidak ada seorangpun yang menginginkannya.
ini disebutkan Karena harganya yang luar biasa dan di luar nalar.
mobilnya tidak begitu besar mungkin Jika dilihat dengan mata telanjang hanya bisa di membawa dua penumpang saja
Tapi sebenarnya mengikuti panduan mobil ini bisa dilipat dan menjadi lebih besar 3 kali lipat dari ukuran aslinya.
Dia dikatakan bisa merubah diri menjadi mobil RV mini.
setelah pembayaran baru kemudian mobil yang dipesan datang secara tiba-tiba. semua pengguna pernah melihat mobil ini dipamerkan di showroom mobil.
Karena itu ketika mobil ini ditampilkan, semuanya langsung melirik siapakah orang yang mampu membeli mobil yang begini mahal.
Abi dan Ali adalah anak-anak yang baru setengah matang tapi jadi mereka masih melihat bagaimana orang-orang berdecak kagum ketika mobil yang dipesan papa mereka itu tiba.
Baru di sini mereka merasakan betapa indahnya memiliki uang.
Kunci dari semua mobil hanyalah suara yang sudah di terindikasi melalui gelang. Dengan sedikit perintah mobil segera membuka lipatan demi lipatan sehingga menjadi lebih luas.
"Wow yes, aku sudah melihat bagaimana mobil ini diperagakan tapi baru melihatnya secara live saat ini"
"Hei siapa orang ini yang memiliki begitu banyak uang, apa kau kenal?"
"tidak tahu tapi aku sangat ingin tahu siapa"
Walaupun mereka berisik tapi tidak satupun yang maju untuk bertanya atau membuat masalah. Hukuman untuk membuat masalah akan lebih berat daripada yang akan dinikmati nantinya.
Asu tidak mau tahu apa yang dipikirkan oleh orang-orang yang menyaksikan mobil yang baru saja dia beli. Dia langsung masuk ke dalam mobil dengan cepat karena pinggangnya tidak tahan berjalan dan berdiri lebih lama. Untung saja di dalam mobil ini ada kasur kecil yang muat satu orang.
Diikuti dengan istrinya yang kurus juga dengan dua anak-anaknya yang sedikit patuh.
"sopir otomatis bawakan aku ke alamat ini"kata asu dengan nada pelan alamat rumahnya sudah tertera pada gelang sehingga mobil bisa melacaknya dan melaju kencang menuju area tersebut tanpa dikatakan dua kali.
__ADS_1
Melihat bagaimana perkembangannya kota ajaib dia sendiri tidak tahu di mana lokasi rumah yang sudah dipesannya dulu. Ini terlalu banyak perbedaan.
Karena itu lebih baik meminta panduan dari mobil supir otomatis.
Sementara itu aya sudah kembali terlebih dahulu ke huniannya yang sudah ditinggali selama 2 hari. Baru kemudian dia sadar jika ada sesuatu yang terlupakan di sini.
Luna dan Jeremy.
Segera saja dia menghubungi Luna yang langsung diangkat di detik pertama.
"halo walikota apa kabar?"jawab Luna dengan suaranya yang renyah.
"Hem baik, Aku baru saja kembali dari ibukota kau tahu aku memiliki kabar yang baik untukmu dan Jeremy juga dengan timmu yang lain!"kata aya dengan nada yang sedikit pamer
Luna di seberang sana terkikik kikik dengan geli. Dia sangat akrab dengan nada suara walikota ini. Masih seorang gadis manja yang belum terkontaminasi dengan hari kiamat.
"apakah walikota kita yang cantik ini membawakan oleh-oleh yang bisa membuat kami tercengang dengan mulut menganga lebar, Hem Aku sungguh tidak sabar katakan cepat, ayolah"
giliran aya yang tertawa mendengar nada pemaksaan dari Luna.
"Hem Sebenarnya aku bertemu dengan kapten asu di sana ups mantan kapten maksudnya"
"Hah, serius walikota kamu bertemu dengan kapten kami, di mana dia Aku akan pergi ke ibukota sekarang oh tidak tiketnya hanya bisa dipesan 2 hari lagi"kata Luna yang langsung bahagia mendengar kabar ini.
Setelah kapten pergi meninggalkan kota ajaib. dia benar-benar khawatir sosok itu tidak akan pernah kembali dalam keadaan hidup .Ditambah lagi tidak ada kabar berita yang didengar karena hubungan komunikasi sangat sulit berbanding saat ini.
sekarang tiba-tiba saja dia mendapatkan kabar jika kapten masih hidup dan berdomisili di kota di ibukota bagaimana mungkin dia tidak senang.
Persahabatan mereka dalam satu tim mengalahkan persahabatan kerabat yang berkaitan dengan darah.
Ada banyak pertarungan yang membuat mereka harus berjudi antara hidup dan mati di masa lalu.
bukannya Luna saja dijamin yang lain juga akan berpikiran sama.
"jangan khawatir aku bertemu dengannya persis di dalam gerbong kereta api express. seharusnya dia sudah sampai sekarang. Dia terluka di pinggang tapi tidak apa-apa dengan pengobatan modern sekarang. pinggangnya akan cepat sembuh"kata aya yang cukup puas .
"dia datang bersama istri dan dua anaknya kemungkinan besar mereka sedang menuju di mana rumah yang pernah dia beli saat itu"tambah aya lagi.
"Ah begitu, syukurlah kalau begitu aku tidak punya waktu lagi. aku akan mengabari yang lain dan menunggu kapten tiba di lobi "kata Luna yang tidak peduli lagi dengan walikota yang cantik namun centil ini.Dia langsung menutup telekomunikasinya secara sepihak.
Kedengarannya memang tidak sopan tapi ayah sama sekali tidak tersinggung. Dia tahu Luna paling bahagia dengan kabar ini tidak sabar untuk bertemu lagi dengan sang kapten.
seperti yang diperkirakan oleh ayah sebelumnya kabar tentang kembalinya asu ke kota ajaib benar-benar membuat anggota tim yang berjumlah 6 orang ini buru-buru menunggu di lobi.
Mereka tinggal di gedung yang sama namun di ruang lantai yang berbeda. Dengan uang yang banyak kenapa tidak menikmati hidup dlebih makmur dengan tinggal di gedung pencakar langit yang indah.
Mobil yang ditumpangi oleh asu tiba tidak lama kemudian dan kebetulan sekali bertepatan dengan Luna yang sudah menunggu di pintu masuk.
Begitu dia melihat asu turun dengan cara dibopong tiba-tiba saja air matanya jatuh.
dia tidak menyangka jika kaptennya akan berubah sedemikian rupa hanya dalam kurun waktu beberapa bulan saja.
ke mana perginya kapten yang dulunya gagah perkasa dalam membantai para zombie dan mengumpulkan inti kristal di masa lalu.
Sekarang hanya tinggal pria separuh baya yang bahkan tidak bisa menopang diri sendiri.
Bukan saja sang kapten tapi istri dan dua anaknya juga memiliki bentuk tubuh yang sama mereka terlalu kurus dan berkulit hitam.
Sekali pandang saja diketahui jika mereka adalah orang-orang yang kurang gizi. Berbanding terbalik dengan Luna Jeremy dan yang lainnya mereka sudah tinggal lama bahkan tidak pernah keluar tidak pernah meninggalkan kota ajaib setelah itu.
Karena inilah Luna langsung mengembalikan kecemerlangan dan keindahannya.Berkat makanan yang dikonsumsinya secara rutin ,dia menjadi lebih cantik dan bahkan menjadi lebih putih dari masa lalu.
tanpa sadar Luna meneteskan air matanya menyaksikan bagaimana penderitaan sang kapten yang jelas tercetak pada tubuhnya saat ini.
__ADS_1
"Kapten"siapa Luna dengan lembut.
asu yang baru saja turun dengan dibantu istri dan dua anaknya tiba-tiba mengangkatkan kepala dan melihat siapa gadis yang menyapanya.
Untuk sesaat dia terpana dan kemudian dia sadar itu adalah Luna, wakil kapten yang di jaga seperti tangan kanan di masa lalu.
"Luna kau semakin cantik saja sekarang aku sempat terpana olehmu hehehe"kata asu yang merasa malu jika membandingkan dirinya dan anggota tim yang lain.
"Jeremi, along ,badam Gusu, kalian semuanya masih hidup dan dalam kondisi sehat dan aman saja. syukurlah, aku tidak pernah mengkhawatirkan kondisi kalian sejak tinggal di kota ajaib hehehe"kata asu yang terkekeh.
"kapten"jawab Jeremy dan yang lainnya secara serentak.
"kakak ipar "siapa semuanya lagi pada istri dari asu. mereka sama sekali tidak memandang jijik wajah dari istri asu ini yang terlihat seperti tengkorak berjalan.
Mereka yakin dengan tinggal di kota ajaib semuanya akan segera berubah. Ini hanyalah hanya masalah waktu saja.
Berbeda dengan istri dari asu, dia malah malu disebut dengan kakak ipar. sungguh panggilan yang tidak cocok dengan kondisinya saat ini .Gadis yang disebut Luna itu seperti bidadari yang turun dari kayangan. bagaimana bisa dibandingkan dia ,pelayan yang hanya bisa cocok untuk bekerja di kamar toilet .
"halo semuanya salam kenal dan terima kasih karena sudah menjaga suamiku di masa lalu"katanya dengan kepala menunduk.
Dia mungkin malu menyapa dirinya dengan kakak ipar tapi ini adalah masalah martabat suami sendiri. Paling tidak hanya itulah yang mereka punya saat ini.
harga diri.
izinkan kami membawa kapten ke atas kata Jeremy dengan tegas.
mereka juga mengetahui jika kapten sedang terluka saat ini Jadi wajar jika dia tidak bisa sesantai dulu.
Semua orang membantu sang kapten duduk di lobby dengan hati-hati.
Mereka bisa saja langsung naik ke atas dan menunjuk ke gedung mananya menjadi milik kapten saat ini . tapi Luna sudah mau wanti-wanti semua orang agar tidak langsung memberikan kapten ke rumah itu melainkan langsung mengantar dia ke rumah sakit.
Masih banyak waktu untuk menunjuk kemegahan hunian. Tapi sekarang saatnya untuk berubah agar stamina asu lebih bagus dan kapten yang dulu mereka banggakan kembali aktif.
Luna tidak ingin berbasa-basi dia langsung mengungkapkan tujuannya itu. tentu saja asu tidak menolak karena ini memang keinginannya tiba lebih cepat di kota ajaib.
Dia mungkin kaya dan memiliki banyak uang sehingga tidak khawatir bagaimana kehidupannya kelak di kota Ajaib ini. Hanya saja manusia itu adalah makhluk yang serakah walaupun sudah diberi kekayaan tapi dia masih menginginkan kesehatan jasmani dan rohani.
Asu masih ingin sembuh.
"Jeremy dan kalian tolong kirim kapten ke rumah sakit dan bantu mengawasinya aku akan pergi membawa kakak ipar ke atas"kata Luna.
di masa lalu Luna adalah wakil kapten yang kata-katanya masih sebagus kapten sekarang dirinya masih tetap begitu walaupun tim mereka sudah dibubarkan lebih awal.
Secara tidak sadar mereka menganggap ini adalah sebuah perintah.
"Tapi biarkan kami ikut bersama ke rumah sakit untuk menemani" kata istri dari asu tersebut. Sebagai seorang istri sudah tugasnya melayani suaminya apalagi jika kondisi masih dalam sakit-sakitan seperti sekarang.
"kakak ipar bagaimana kalau kau istirahat dulu satu malam kemudian baru pergi ke rumah sakit. kondisimu sebenarnya tidak lebih baik daripada kapten saat ini. jadi istirahatlah lebih awal dan pergi ke rumah sakit setelah itu"kata Luna dengan kata-kata yang meyakinkan.
"Tapi...
"apa kakak ipar tidak percaya sama kami?"tolong Jeremy lagi.
menghadapi pertanyaan seperti itu 3 orang keluarga asu langsung menggelengkan kepala. bagaimana mungkin mereka tidak percaya dengan anggota tim dari asu ini.
Mereka hanya merasa tidak nyaman saja melepaskan asu pergi tanpa keluarga di samping.
asu juga mengatakan hal yang sama agar istri dan anaknya beristirahat terlebih dahulu dan pergi ke rumah sakit setelah mereka lebih nyaman.
karena bujukan dari semua orang pada akhirnya dua tim segera berpisah.
Jeremy dan yang lain mengirim kapten langsung ke rumah sakit dan mendaftarkan diri serta mengurus beberapa yang diperlukan di sana.
__ADS_1
Sementara Luna mengurus keluarga dari kapten asu dengan memperkenalkan mereka. Bagaimana cara menggunakan barang-barang di rumah karena semuanya sudah terintegrasi dengan teknologi.
Pada akhirnya tim lightning menjadi lengkap lagi.