Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
32


__ADS_3

Sebuah mobil minibus berlari cepat ke arah timur dengan puluhan zombie yang berlari kencang.


Seperti nya para zombie tidak akan bisa mengejar mobil tersebut.Tapi zombie terlahir tanpa rasa sakit dan rasa bersalah.


Mereka terus mengejar target yang hidup dengan penuh semangat. Tidak hanya itu saja, zombie zombie di sekitar nya juga mengikuti alur mobil sehingga lama kelamaan jumlah para zombie bertambah banyak di setiap menit nya.


Han ji yang mengemudi kan mobil terlihat cemas sekali.Mereka sudah berlari jauh tapi tidak bisa pergi dari kota Besar ini setelah berusaha sedemikian rupa.


"Aya.!"


"Kakak, cepat lah mereka sudah dekat kak"kata aya yang tidak kalah cemas nya


Untuk bisa pergi ke kota m mereka memang harus melewati kota H. dulu kota ini adalah kota yang megah dan mewah namun sekarang tidak ada lagi manusia melainkan hanya ada zombie dan binatang yang berevolusi.


Sulit untuk menemukan manusia yang hidup di sini. Sebab itulah tidak banyak orang yang lewat melalui kota ini.


Awalnya han ji merasa percaya diri untuk melaluinya karena mereka memiliki mobil. Namun di sini han ji salah besar.


Zombie sudah benar-benar evolusi dan mereka juga sudah membangun kemampuannya sendiri.


Atau zombie jenis ini terakhir dari manusia yang memang memiliki kemampuan tersebut.


Han ji menyesal melewati jalan ini tanpa berpikir. Tapi jika dia tidak melewati kota ini kemungkinan besar mereka harus mencari jalan berputar dan itu harus menempuh waktu yang tidak sebentar.


Di masa normal jalan memutar itu akan mengambil waktu selama 2 hari. Tapi setelah hari kiamat seperti ini, mungkin mereka akan menghabiskan 10 hari lebih di jalan.


itu pun tidak dijamin perjalanan akan mulus.


Karena itulah han ji memilih melewatinya apalagi berpikir kecepatan zombie tidak mungkin bisa mengejar kecepatan mobil mereka.


Yang tidak pernah diduga sebelumnya adalah masalah jalan yang tidak lagi rata. belum lagi jalan itu menyempit karena begitu banyak mobil-mobil yang memang sudah hancur.


beberapa bulan yang lalu terjadi hujan korosi selama 3 hari. ini membuatkan semua bangunan menjadi lapuk apalagi mobil-mobil yang berserakan di jalan.


Mereka tidak mungkin bisa digunakan lagi di masa depan. Sekarang mobil-mobil yang berserakan di jalan ini sudah menjadi sampah dan memblokir perjalanan kelompok ini menuju kota M.


Sejak masuk ke kota kosong ini , mobil mereka yang datang dengan suara keras sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi para zombie yang memang jarang menemukan manusia yang hidup.


karena kondisi jalan yang memburu mobil masih berlari kencang namun tidak bisa keluar dari kota ini dengan mudah.


Mereka harus berlari-lari dari ujung jalan ke ujung yang lain hanya untuk menghindari kemacetan yang dibuat oleh mobil-mobil jelek itu.


Awalnya tidak apa-apa tapi ini sudah hampir 3 jam memutar terus menerus yang membuat hanji menjadi menyesali keputusan nya.


Setelah berlari lama pada akhirnya mereka mengalami masalah baru.


"aya kita kehabisan bensin"kata han ji gugup.


"Ahh, sekarang?"


Yang lain tidak kalah gugup nya, jika mereka sudah kehabisan bensin. jika begini mereka tidak bisa meneruskan pelarian hanya bisa pergi mengeluarkan mobil terakhir.


Tapi tidak mungkin juga berhenti dan turun karena zombie yang mengejar semakin banyak.


"Papa Mama maaf aku membuat keputusan yang salah"kata han ji ingin menangis. meski begitu Anji tidak bisa menghentikan mobil.


Andai dia memilih berputar daripada mengikuti kota yang kosong ini. mungkin kondisi mereka akan lebih baik.


"Han ji jangan pernah berpikir begitu kau sudah melakukan yang terbaik nak, ayo berlari sampai bensin habis jika ada kesempatan kita akan menukar mobil, Hem?"kata Mama Aya.


mereka sudah memperkirakan perjalanan ini tidak akan mudah dan mungkin keluarga mereka akan berakhir di jalan.


tapi tidak akan pernah menyalahkan haji untuk itu.

__ADS_1


papa ayah juga hanya bisa diam tapi dia memeluk erat saudaranya yang haid sekarang hanya memiliki satu tangan saja.


Mereka berdua adalah saudara kandung dan sekarang terancam untuk meninggal di hari yang sama dengan cara yang hampir sama.Ini sangat mengerikan tapi mereka juga tidak mengeluh karena itu.


Walau bagaimanapun manusia sudah sekarat dan akan punah kapan saja. Jika tidak sekarang itu akan terjadi kapan pun dan di manapun.


Bisa mati di samping saudaramu dengan cara terhormat itu adalah pilihan yang bagus.


"Han gi,aku...


"Hahaha sudah lama sekali kau tidak menyebut nama lengkapku, ah sepertinya aku kembali ke zaman itu zaman di mana kita masih kecil dan selalu tertawa hahaha"kata papa Aya.


" kau.. hahaha sudahlah kau benar untuk apa berjuang kalau kita kalau akhirnya kita akan mati juga. istriku kau baik-baik saja ."kata Papa han ji pada istrinya yang sampai sekarang masih saja bengong.


dia memeluk istrinya ini dengan erat ada rasa kecewa dan rasa penyesalan di saat yang sama namun bisa bersama sampai akhir juga sebuah kenikmatan.


Secara tidak sadar Mama ha ji membalas pelukan itu dan matanya sudah basah.


"Papa"sapanya.


Mendengar panggilan itu Papa hanji berdesis .Sudah beberapa minggu dia bahkan tidak mendengar istrinya itu mengeluarkan suaranya.


Paling tidak untuk yang terakhir dia bisa mendengar suara lembut istrinya lagi.


Keluarga Han memang keluar dari pangkalan S dengan harapan kecil. sekarang harapan itu benar-benar sudah tidak ada lagi mengingat begitu banyaknya zombie yang berlarian di belakang mobil.


"Mama,hiks..hiks..


Mama han hi membelai rambut han ji yang berminyak dan kasar.Han ji yang sedang mengemudi tidak kuasa menahan air matanya.


Setelah lama tidak mendengar suara mamanya. Kenapa Mama bisa sadar pada saat-saat penting seperti sekarang.


Han ji tidak memiliki waktu untuk senang dengan kabar ini.


Aya juga memegang bahu hanji untuk menguatkan dia tidak ada yang menyalahkan lagi karena mereka jatuh dalam momen seperti sekarang.


"kakak kami tidak akan menyalahkanmu, hah, aku hanya menyayangkan bayi ini tidak pernah lahir, padahal hanya menunggu bulan depan"kata Aya pelan.


Dia membelai perutnya yang semakin membesar. Jelas bayi ini tidak diharapkan kehadiran nya dulu. Dia hadir karena sikapnya yang ceroboh dan egois di waktu itu.


Tapi sekarang bayi ini adalah pendorongnya untuk hidup. Alasan yang membuat dia kuat.


"Aya...


"kakak nggak tahu aku juga beruntung daripada kau paling tidak aku pernah merasakan bagaimana rasanya hamil hehehehe "


"Aya ini gila tapi kau benar tiba-tiba saja aku merasa iri padamu"pada akhirnya han ji tidak ragu-ragu lagi.


Dia sudah bisa tertawa lagi seperti sebelumnya. Tapi walau bagaimanapun mereka harus bertahan hidup.Jangan sampai kalah dengan zombie tidak pernah mau menyerah sama sekali.


"ini adalah pertarungan terakhir tapi ingat tidak ada satupun dari kita yang akan menjadi zombie, kalian mengerti ." kata papa aya yang tegas.


Orang terakhir yang hidup menjadi orang yang paling dirugikan di sini. Dia tidak hanya berjuang yang terakhir tapi memiliki tugas untuk menghabisi nyawa yang lain seandainya mereka tidak lagi menjadi manusia.


"Papa, aku mencintaimu"mama aya memeluk suaminya dengan erat seolah-olah ini adalah pelukan yang terakhir.


"apakah sudah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal?"


"Hem tidak juga, tapi siapa tahu kan hahaha "mama aya benar benar tidak sedih. Dia akan mati di samping keluarganya tidak banyak orang yang beruntung bisa melakukan ini.


"Hanji coba cari tempat yang cocok untuk berganti mobil. sementara kami akan memperlambat gerak para zombie."kata papa han ji.


Sedapat mungkin dia tidak ingin mati tapi jika ini sudah jalannya maka dia juga siap. Hidup tanpa kemampuan adalah neraka. Apalagi dengan anggota tubuh yang tidak lengkap. aAnda hanya akan menyeret keluargamu ke bawah.

__ADS_1


Tapi jika satu nyawa ini mampu mempertahankan nyawa yang lain maka ini masih bisa berguna.


"Papa...


"aku masih bisa mengeluarkan kemampuanku dengan hanya dengan satu tangan"katanya tegas. Sekarang dirinya tidak berguna tapi tubuh ini masih bisa memperlambat dan memberi waktu beberapa menit untuk saudaranya.


"saudaraku jangan berpikir untuk bunuh diri oke" kata papa aya. Dia sepertinya melihat kilatan cahaya tanpa harapan dari mata saudaranya ini.


Ini tidak bagus sama sekali ,mereka sudah berjanji tidak akan pernah melakukan hal-hal seperti bunuh diri. Hidup itu adalah tentang berjuang. Mereka hanya perlu berjuang sampai akhir jadi jangan pernah berpikir untuk bunuh diri.


"Hahaha kenapa aku harus bunuh diri jika memiliki kalian di samping. tapi jika hidupku masih bisa membuat kalian hidup satu minggu lagi itu sudah membuat aku senang"


Ironis memang tapi hampir semuanya berpikir demikian. Berpikir tentang mengorbankan diri sendiri demi memberikan waktu bagi yang lain bertahan hidup lebih lama.


Tapi seseorang yang hidup di saat terakhir adalah orang yang paling menderita sekali.


"Ini..ini kita tidak bisa jalan lagi, siap siap lah"kata Hanji dengan keras.


Tidak jauh di depannya ada sebuah taman kecil. ungkin dulu adalah taman kota yang bagus dan indah. Tapi taman itu sekarang dipenuhi dengan bunga-bunga yang bermutasi.


Penampakannya masih cukup indah tapi setelah melalui banyak pengalaman dalam pertarungan antara hidup dan mati.Semua orang menyadari itu hanyalah kamuflase cantik dan rayuan kematian.


Tak...


Mobil benar-benar sudah berhenti dan tidak bisa berjalan lagi.


Semuanya dengan cepat turun dari mobil dan mengendap pisau semangka di tangan.


Han ji juga turun dari mobil dan berpikir keras untuk mengeluarkan mobil cadangan mereka.


hanya mobil inilah harapanmu terakhir mereka untuk bisa berlari lagi meninggalkan kota ini.


Dari sudut sini hanya tinggal beberapa km lagi untuk bisa keluar dari kota.


Tapi jalan bener-bener tidak rata, ada beberapa lubang besar di tengahnya. Mau tidak mau kelompok ini harus mundur ke kebun bunga untuk melompat ke jalan yang sedikit rata.


Mobil hanya bisa dikeluarkan di jalan itu jika nekat mengeluarkan mobil di lokasi ini sama saja dengan tidak bergerak.


Hanji menggenggam tangan aya dan berlari ke pinggir jalan, mereka hanya perlu berlari beberapa langkah ke sudut dan masuk lagi ke jalan yang rata.


Ini hanya sekitar 5 meter, tidak banyak tapi ini adalah waktu yang paling menentukan.


sementara keduanya berlari, 4 orang bergegas melemparkan kemampuan ke arah zombie-zombie yang berdatangan.


"Mama Papa cepatlah"seru aya ketakutan.


Dia mulai mendapatkan firasat buruk jika mereka semua ingin mengorbankan diri di waktu yang sama.


Apakah semua orang berpikir untuk mati di hari ini.


Dalam kebingungan tersebut tiba-tiba saja aya mematung di tempat.


Han ji yang berlari sama sekali tidak sadar jika aya tidak mengikutinya dari belakang.


baru kemudian dia sadar jika tangannya sudah terlepas dari tangan adik sepupunya itu.


Dia ingin berbalik dan menariknya lagi .Tapi siapa sangka wajah aya yang awalnya murah masa kayak sekarang sedang tersenyum dengan aneh.


"Aya?"


Han hi tiba-tiba merasa kepalanya gatal .Apakah aya saat ini menjadi gila sama seperti mamanya.


Tapi kenapa sekarang sih ,kenapa Aya tidak bisa menunggu waktu sampai dia bisa mengeluarkan mobilnya.

__ADS_1


"Mengikat..


Eh??


__ADS_2