
Di satu tempat yang jauh,di dalam sebuah gua yang dingin.Ratusan tikus es berkumpul di sana sedang memakan bangkai manusia yang sudah membusuk.
Suara hembusan angin tidak membuat mereka berhenti makan.
Tapi segera secercah cahaya api berwarna biru menerjang maju yang membakar ratusan ekor tikus es tadi. Bahkan mayat yang tadi dimakan oleh tikus-tikus es ini juga tidak terkecuali.
Seorang pengguna kemampuan angin membersihkan area dengan anginnya sehingga lokasi gua itu sudah sedikit nyaman untuk ditempati.
"Brian , duduklah sebentar aku akan membuat makan malam"kata seorang wanita dengan mata gelap.
Pria yang di sebut kan namanya ini segera duduk tanpa di minta dua kali.Dia juga patuh menunggu makan malam di siapkan.
Ada sepuluh dari mereka yang tersisa setelah berjalan begitu jauh.Brian tidak akan bisa bertahan tanpa bantuan orang orang ini.
"Brian gimana sekarang,apa kita masih lanjut ?"tanya seorang pria dengan mata merah seperti darah.
Brian tidak menjawab satu patah katapun.Lalu kemudian tidak ada yang bertanya lagi padanya. Suasana menjadi canggung dengan itu. Untung saja Gadis yang tadi berkata sudah menyiapkan makanan , segera datang dengan sesuatu di tangannya.
"Ada ini saja dalam ransel kita,makan saja dari pada kelaparan"Bisik nya pelan.
Dia menarik tangan nya dengan cepat ketika Brian tanpa sengaja menyentuh ujung jarinya.
Wajah gadis itu berubah menjadi hijau karena nya.Hijau di sini bukan kata kata tapi dalam artian yang sebenarnya.
Jika anda lihat dari dekat gadis ini memiliki tempurung di punggung nya.Itu benar sekali sebuah tempurung.
Kenapa dia menarik tangan nya tadi,ini karena dia merasa malu dengan kondisi tangan nya yang sudah tidak lagi lembut seperti dulu.
Dia adalah manusia kura kura pertama di hari kiamat.
Walaupun demikian masih ada jejak kecantikan di wajah nya yang sekarang terlihat menyedihkan sekali.
Tapi gadis itu sebenarnya tidak perlu panik karena semua orang yang datang bersama nya ini memiliki banyak kesamaan dengan dirinya.
Seperti pemuda yang tadi berbicara dengan Brian seperti sebenarnya dia memiliki mata yang sedikit aneh.
Ada juga lehernya yang sedikit mengembung bulat.
Wajah nya dulu tidak bisa dibilang tampan tapi sekarang lebih baik tidak melihat nya lagi.
Wajah nya sudah tidak bisa di anggap dengan wajah manusia.Ini lebih mirip dengan katak.Apalagi dengan lidah nya yang panjang sehingga dia perlu menggulung nya kembali.
Gadis kura-kura menyediakan satu panci mie instan yang dia bawa ketika dia kabur kemarin.Tapi tidak semua orang mau memakan nya sekarang.
Seperti teman dengan wajah tikus ,dia sedang makan sisa sampah di dalam gua.Walau pun dia makan dengan nikmat tapi semua yang hadir tahu jika hati nya sedang menangis.
Siapa yang mau menjalani hidup yang sedemikian rupa.
Perlu diketahui mereka adalah sekelompok mahasiswa yang awalnya datang untuk berlibur di pantai satu tahun sebelum hari kiamat terjadi.
Mereka adalah orang-orang yang ditangkap untuk dijadikan percobaan sebelum kejadian itu.
Dalam tiga tahun ini tidak ada yang menyadari situasi spesifiknya. mereka bahkan lupa dengan diri sendiri Setelah mengalami kejadian buruk selama 3 tahun.
Tapi sebuah ledakan secara tiba-tiba di dalam pusat penelitian buat perbedaan.
Jika ada yang lupa,ini adalah sebuah pulau di mana terjadi ledakam extrim beberapa bulan yang lalu.
Ratusan orang di tahanan di dalam sebuah tabung kaca untuk di teliti lebih lanjut.
Area penelitian di rancang khusus untuk bertahan dari setiap goncangan , baik secara tidak sengaja ataupun di sengaja kan.
Pada hari Pulau itu meledak, itu menyisakan area penelitian.
Tapi sayangnya tidak ada lagi tanah yang bisa menopang keberadaan bangunan itu.
Akibatnya bangunan itu seperti kaleng kosong yang dilemparkan ke laut. Bangunan itu mengambang begitu saja selama berminggu-minggu.
Tapi dalam waktu berminggu-minggu itu semua akses teknologi di dalamnya menjadi nol.Listrik masih berfungsi walaupun tidak begitu stabil.
Adapun komputer terpengaruh karena ketidakstabilan listrik tadi.siapa sangka jika komputer utama yang terpengaruh ini membuat satu tabung meledak.
Seorang pria tua yang sudah tidak bisa lagi di sebut manusia merangkak keluar dari sana.Dia memiliki perut besar yang cenderung akan pecah kapan saja.
__ADS_1
Tidak ada yang tahu pria tua ini akan berubah jadi apa di masa depan. Yang pastinya pria tua ini baru saja masuk selama berbulan-bulan. Jadi perubahannya tidak begitu tentara selain daripada perutnya yang besar tadi.
Karena baru masuk dalam hitungan bulan pemikirannya masih begitu terang dan jelas meskipun sesekali sudah samar samar.
Mana tau jika pria tua ini adalah salah satu dari peneliti di sini. Yang membuat kesalahan sehingga dia dihukum dengan menjadi manusia percobaan juga.
Jika anda melakukannya pada orang lain mungkin anda hanya bisa tertawa dan mengatakan pasien harus berbangga hati karena sudah menyumbangkan tubuh demi sains.
Tapi berbeda ceritanya jika anda menjadi bahan penelitian itu sendiri
inilah yang sedang dirasakan oleh pria tua begitu dia bebas tanpa sengaja.
Dengan penyesalan yang begitu dalam dia tertatih-tatih pergi ke tempat di mana komputer induk berada.
Dengan cepat tangannya begitu lihai memencet beberapa tombol .Yang pada akhirnya melakukan keajaiban yang tidak pernah dia pikirkan sebelum ini
Beberapa serum khusus ditambahkan pada setiap tabung.
Matanya sudah berubah menjadi warna kebiru-biruan ketika memandang ke arah tabung-tabung yang terkontaminasi dengan serum tambahan.
Serum itu adalah serum untuk memulihkan ingatan pasien di dalam tabung. Memerlukan waktu paling sedikit 24 jam agar ingatan mereka pulih secara keseluruhan.
Dengan penuh penyesalan dia menangisi nasibnya yang tragis dan berpikir dia salah satu dari orang yang melakukan hal ini.
Mungkinkah ini karma.
Karena rasa bersalah yang teramat sangat dia berjalan dari satu tabung ke tabung yang lain dan menggumamkan kata maaf.
"hanya ini yang bisa aku lakukan maafkan atas dosa dosaku"bisiknya pada setiap tabung yang dia lewati.
Ada juga anak-anak yang baru lahir bahkan anak-anak yang di bawah 10 tahun. Bukan itu saja ada juga wanita dengan perut besar sepertinya dia memang sedang hamil saat ini.
Dikhawatirkan isi dari perut ini bukan lagi manusia.
Dulu pemimpin berbicara tentang kepentingan umat manusia di mana manusia itu harus mengoptimalkan potensi dari dalam mereka sendiri.
Setelah digali , para peneliti menyadari jika manusia itu memiliki potensi lebih besar dari yang saat itu mereka teliti.
Manusia hanya memakai 10% dari kemampuan aslinya. Inilah yang mendasari satu kelompok ini mempelajari tentang kemampuan manusia.
Inilah yang terjadi didalam tabung reaksi.
Pada jam yang sudah ditentukan pria tua ini mengecat tombol yang membuat semua tabung-tabung reaksi itu pecah. dengan begitu manusia di dalamnya keluar merangkak dengan cepat.
Mereka tidak lagi bisa disebut dengan manusia karena wujudnya cenderung setengah manusia dan setengah hewan.
Ada yang memiliki setengah ular dengan tubuh bagian atas manusia ada juga yang sebaliknya memiliki tubuh atas ular dan bawahnya adalah manusia.
ini sangat mengerikan sekali.
Tidak akan mengerikan sama sekali jika orang terkait tidak ingat.Tapi ketika memori dikembalikan maka ini segera menjadi sebuah ledakan dan tangisan yang tidak bisa dibendung.
Pak tua yang melepaskan mereka semua sedih dengan tangisan-tangisan itu tapi dia juga tidak berdaya untuk membantu mengembalikan wujud mereka pada yang asli
Pada hari itu dia menyampaikan kata maaf sekali lagi dan mengakhiri hidupnya begitu saja dengan pecahan kaca di lantai.
Tapi bisakah dia dimaafkan hanya dengan meminta maaf.
Maaf tapi segera seseorang dengan tubuh harimau datang dan memakan nya karena lapar.
Bukan satu tapi satu persatu makhluk yang berubah ini mendatangi tubuh malang itu. Mereka benar-benar tidak lagi manusia yang tentu saja tidak menghiraukan apa yang mereka makan.
setelah berakhir baru kemudian Semua orang berpikir apa yang harus dilakukan.
Di luar ruangan adalah tempat manusia yang tidak mungkin menerima mereka. Yang sekarang terlihat dengan wujud yang aneh.
Tapi jika terus-menerus berada di dalam ruangan mereka akan mati kapan saja karena makanan akan berkurang dan kemungkinan besar mereka akan memakan satu sama yang lainnya.
Itu akan menjadi hukum rimba
Pada hari itu semua orang yang sudah bermutasi membuat dua kubu satu kubu berpikir lebih baik tinggal tetap tinggal dan yang lain berpikir untuk pergi ke luar sana mencoba nasib.
Siapa tahu dunia yang aneh ini masih bisa menerima keberadaan mereka
__ADS_1
Salah satu dari kubu yang ingin pergi adalah Brian dan anggota nya.Dan di sini lah mereka sekarang.
"Brian kita harus menuju ke arah mana. ini sudah lebih dari satu bulan tapi kita tidak menemukan pemukiman manapun!"keluh pria tikus dengan perut penuh.
Brian diam lagi.
Dia adalah orang yang mengusulkan untuk pergi mencari bantuan .Tapi sekarang dia sendiri tidak tahu harus pergi ke mana.
Bukan tidak pernah kelompok ini menemukan manusia yang hidup. Mereka sudah bertemu beberapa kali daripada akhirnya menyadari jika diri ini bukan lagi manusia.
Mereka disebut dengan monster sekarang.
"Brian jawab aku Brian, kau yang mengajak kami untuk keluar menjadi bantuan Bukan tapi kau sekarang tidak memiliki solusinya bagaimana ini? setidaknya berbicaralah jangan diam saja!"
"Stttt aku harus bicara apa, stttt, ke mana kita bisa mencari pertolongan di saat seperti ini, kemana?"kata Brian tanpa melihat siapapun.
Dalam perjalanan 1 bulan lebih ini perayaan kehilangan kata-katanya. Semakin lama pengaruh dari perubahan mutasi ini benar-benar membuat dia lupa tentang identitasnya sebagai manusia.
Dia adalah monster ular.
Satu kali dia merasa begitu lapar dan tidak bisa menahan perasaan itu dengan semangkuk mie instan.Tanpa sadar dia menelan seekor kucing mutan seukuran induk anjing.
Ketika dirinya sadar semuanya sudah pun berakhir. Hanya setelah itu Brian menyadari jika tidak ada ruang untuk dirinya berbalik menjadi manusia yang normal lagi.
Jika aya melihat pria ini mungkin dia akan terpikirkan dengan pria yang pertama kali memamerkan sistem permainan pembangunan kota padanya sebelum malam di malam kelahiran para zombie.
Penampilan baik itu kulit maupun bentuk wajah semuanya hampir mirip 80%.
Jika dihitung lagi mungkin ini adalah buyut dari buyut nya. Spesies yang pertama kali mengubah DNA dan menjadi manusia mutant di masa depan.
"Brian kami percaya padamu Jika kau menyerah bagaimana kami bisa melanjutkan hidup. jika tidak Ayo kita cari permukiman lain dan menjauh dari para manusia. Mungkin kita bisa mencari pulau lain yang tidak dihuni oleh manusia kan"kata gadis kura-kura dengan wajah yang menghijau.
"Brian aku setuju dengan ide itu lebih baik melakukan ini daripada kita pergi ke manusia untuk mencari pertolongan. kita adalah monster, terima saja itu, Oke" kata manusia tikus.
Manusia katak tidak bersuara tapi perutnya terus-menerus mengeluarkan bunyi aneh khas katak pada umum nya.
Brian berdiri dari tempat duduknya dan mencoba menatap ke arah langit.Hari sudah gelap gulita hanya menyisakan sepotong cahaya bulan untuk penerangan.
Bryan dulu adalah keturunan dari keluarga kaya di ibukota. Dia hanya sedang berjalan-jalan di Hawaii ketika kejadian itu terjadi.
Awalnya Brian berpikir ini hanyalah penculikan untuk menginginkan uang. tapi baru kemudian dia menyadari jika pemikirannya itu salah.
Penculikan dilakukan secara acak tanpa melihat latar belakang keluarga korban.
Sama seperti yang lain Brian juga berpikir untuk kembali hidup dengan cara normal. Di sini Brian ingin melihat dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri apa pendapat keluarganya ketika melihat dirinya pulang dalam kondisi sekarang.
Tapi setelah melihat bagaimana penolakan manusia-manusia yang setelah melihat kondisi mereka. Bryan benar-benar tidak memiliki harapan lagi.
Jika tahu kondisinya tidak akan pernah bisa berbalik .Maka Brian lebih suka membunuh dirinya sendiri begitu keluar dari tabung.
Tapi sekarang dia dihadapkan dengan tanggung jawab orang-orang yang mengikutinya secara sukarela.
Ada lebih dari 30 orang yang mengikuti kelompoknya.
5 dari mereka sudah pun tewas ketika diburu Para manusia.
Sisanya berpencar dan berpikir akan bergabung lagi beberapa waktu kemudian.
Bryan yang sedang berpikir untuk bunuh diri ini, tidak kuasa melakukannya. Mengingat dia yang mengajak orang-orang ini pergi.
Begitu Brian juga harus bertanggung jawab dari awal sampai akhir.
Tapi pertanyaannya ke mana mereka bisa pergi dalam kondisi ini.Siapa yang bisa menerima mereka setelah mereka tidak lagi bisa disebut sebagai manusia. Bagaimana dengan orang tua yang selalu membangga-banggakan anak-anaknya dengan segudang prestasi.Bagaimana dengan pacar yang selalu memuji ketampanannya di masa lalu.
Bagaimana jika mereka tidak bisa menerima kenyataan ini.
Diri sendiri pun jijik melihat wujud ini sekarang ,apalagi orang lain.
Tanpa sadar Brian mulai menitipkan air matanya.
Kenapa dunia ini begitu kejam sekali, bahkan tidak memberikan mereka pilihan untuk hidup. Walaupun demikian mati pun dia tidak bisa begitu nyaman
Setelah semua ini terjadi pada siapa dendam ini harus dibayarkan.
__ADS_1
Tapi kenapa bisa begini.
Kenapa...