
keluarga Mei dan Wen dongsu yang mengalami kekerasan begitu tiba di kota ajaib. Memang adalah kejadian yang di luar nalar dan mungkin ini satu-satunya kejadian yang pernah terjadi di kota ajaib.
Hanya saja pelakunya berjumlah begitu banyak orang dan tujuan mereka adalah berdemo.
Ada lima ribu tiga ratus orang diantaranya adalah Lima puluh anak-anak. di antara 5300 orang dewasa ini 300 orang melakukan kekerasan secara langsung. selebihnya adalah orang-orang yang melakukan pelecehan secara verbal memaki dan meludahi.
Sisanya adalah orang-orang yang sedang menonton keramaian tanpa niat untuk melerai kejadian itu
ini adalah kasus kejahatan terbanyak yang pernah terjadi di Kota.
Aya yang sedang berbaring nyaman setelah mengistirahatkan pikirannya
sejenak .Tiba-tiba dikejutkan dengan kabar inii dari sistemnya.
Sistem bukan saja menyebutkan jumlah pelaku dan juga duduk persoalan yang memicu kejadian ini.
Video juga menampilkannya dengan video dari adegan satu ke adegan yang lainnya.
Di antara sebab kejadian ini adalah keberadaan tunangan yang sebelumnya tidak pernah diketahui oleh aya sendiri. Dirinya tidak tahu karena memang sudah tidak disebutkan oleh Wen ji sebelum ini.
Melihat video ini aya sendiri tidak tahu bagaimana menyikapi perilaku para warga di kota ajaib ini dalam menghadapi problema pribadinya.
Apa yang dilakukan oleh orang-orang ini mungkin wujud dari kecintaan mereka kepada sang walikota.
Tapi apapun jenisnya kota ajaib tidak akan mentolerir kekerasan sama sekali.
Wen ji tidak memiliki akses langsung dengan sistem kota ajaib .Jadi dia tidak mengetahui kejadian apa yang sedang menunggunya saat ini.
Dia sekarang sedang duduk di dalam kantornya untuk membenahi beberapa berkas yang membuat kepalanya menjadi pusing.
Tidak lama kemudian gelang komunikasinya segera memanggil dan ada walikota di sana.
Melihat walikota yang menyapanya jadi tidak ada alasan bagi Wen ji I untuk menolak panggilan itu. Dengan cepat dia mengaktifkan gelang komunikasi dan berniat untuk menyapa sang walikota dengan kata-kata cinta.
"Saya...Ng..
"Wen ji , kerusakan macam apa yang sedang kau taburkan untukku. jika tidak bisa jujur maka lepaskanlah. aku bisa hidup tanpamu dan bisa menjaga putraku baik-baik saja sebelum ini. tapi tidak kusangka kau hanyalah seorang pembohong"kata aya yang langsung menyemprot Wen ji.
Penduduk di kota ajaib saja bisa marah apalagi dengan dirinya orang yang memang teraniaya di dalam hubungan ini.
"Ehh sayang, istri? ada apa denganmu sampai marah seperti sekarang bisa tidak menjelaskannya dengan cara baik-baik agar aku bisa mengerti?"kata Wen ji yang masih mengerti jika aya ini adalah gadis muda yang tidak sabaran.
"Hem lihat sendiri"
Aya mulai mengirimkan video-video itu yang langsung kepada Wen ji agar dia bisa melihat.
Tentu saja Wen ji yang tidak mengetahui hal ini segera marah juga melihatnya.
Dia baru saja bisa menyingkirkan keluarga Wen tapi sekarang masih ada keluarga Mei apa-apaan ini.
Tunangan? tunangan dari mana, dari Hongkong?
"Aya sayang, tenang dulu biarkan aku jelaskan jangan marah gitu dong"
"Wen ji bukan aku yang harus kau tenangkan .kau harus tenangkan orang-orang di bawah sana oke. ada 5.300 sekian orang yang mengalami insiden ini kali ini dan diperkirakan makin ke sini akan makin banyak saja. ini adalah jumlah kriminal terbanyak di kota Ajaib, Kau mengerti?" kata aya.
Masalahnya hukuman bagi pelanggar ketertiban di kota ajaib adalah kartu hitam sementara orang-orang yang sedang marah ini tidak berpikir ke arah itu.
jika ayah membelikan mereka hukuman dengan kartu hitam bukankah ini akan menabur kebencian untuk dirinya sendiri. Sementara mereka melakukan ini hanya wujud dari kasih sayang pada dirinya.
kalau jumlahnya sedikit mungkin ayah bisa berpikir ulang dan memberikan mereka hukuman yang setimpal tapi sayang jumlah mereka begitu besar dan semakin maju ke pusat kota maka masih ada orang-orang yang melanggar pengaturan itu juga.
orang-orang yang melihat bergabung di jalanan dan menjadi pelaku secara tidak.
Lihat sajalah jumlah pelaku dalam sistem terus naik dan naik tanpa henti. Tadinya hanya 5.300 sekian tapi lihatlah Sekarang sudah hampir 6.000 orang yang menjadi pelaku kekacauan.
__ADS_1
Semakin lama Wen ji berdiam diri di kantor .Kemungkinan besar peristiwa ini juga akan dilihat oleh banyak orang sehingga pelaku akan bertambah saja.
ini yang membuat aya khawatir.
Jika mengenai masalah tunangan yang tidak jelas ini aya juga tidak pernah memikirkannya. jika wen ji ingin maka pergilah dia juga bukan gadis yang begitu terpaku dengan cinta.
Wen ji di sisi lain berpikir jika aya marah karena cemburu dan orang-orang ini hanya melakukan kekerasan karena cinta.
Dia tidak ingin diputuskan oleh aya, Padahal mereka baru beberapa waktu bersama-sama.
Karena itu Wen ji langsung mengatur layar LCD raksasa yang bertumpu pada beberapa bangunan besar.
Ini dilakukan agar semua orang bisa mendengar apa yang dia katakan.Dan berharap agar seseorang berhenti melakukan kekerasan jika tidak ingin ditindaklanjuti.
Sementara itu di jalanan seperti yang dikatakan oleh aya setiap orang yang lewat langsung bergabung ke dalam barisan.
Siapa yang tidak tahu jika kota Ajaib Ini dibuat oleh walikota aya. Tapi sekarang cinta walikotanya dinodai oleh tunangan yang tidak jelas.
Jika memang benar orang ini adalah keluarga dari sang tunangan .Bukankah itu artinya Pak presiden sedang bermain di dalam dua perahu sekaligus.
Semakin lama semua orang mulai berpikir jika Pak presiden ini memang tidak layak untuk walikota mereka yang cantik.
Bukan Pak presiden saja tapi jika dipikir ulang tidak ada yang cocok untuk bersanding dengan dirinya.
"Halo penduduk di kota ajaib"siapa Wen ji yang tergesa-gesa.
Baru kemudian semua orang menyadari jika Pak presiden menampilkan diri pada layar raksasa.
"Halo semua, saya bisa mendengar apa yang kalian pikirkan jadi anggap saja ini adalah layar interaktif di mana semua orang bisa berkomentar bebas untuk bertanya tentang apa yang terjadi"kata Wen ji.
Begitu dia berbicara semua penduduk yang tadinya mengomel mulai reda. mereka harus membiarkan pria besar itu menjelaskan segalanya.
Seseorang mulai berteriak dengan marah,"Pak presiden kau sudah memiliki tunangan tapi kenapa masih mendekati walikota kami. saya pribadi tidak terima jika Pak presiden bermain di dua perahu"
Satu orang lewat maka yang lain juga maju untuk berteriak,"Pak presiden tinggalkan saja walikota kami yang cantik. dia tidak perlu laki-laki untuk melindunginya pak presiden"
"Ya pak presiden kali ini Kau benar-benar mengecewakan"
Wen ji mendengar perbincangan mereka itu karena itu memang layar interaktif yang sudah dimodifikasi oleh sistem.
Sementara itu keluarga Mei tidak tahu apa masalah nya. setelah mendengar apa yang disediakan oleh orang-orang tiba-tiba setiap mereka jadi mengerti.
Rupanya ini ada sangkut pautnya dengan walikota hanaya sendiri.
"Mama, gimana ini mah?"tiba-tiba sepupu dari Mei li ini merasa kepalanya sudah botak. Mereka sekarang benar-benar menjadi musuh publik karena pengakuan dengan tunangan pak presiden.
Kami tidak tau, tapi bisakah para penduduk ini mengerti jika mereka tidak tahu.
Ya ini adalah kesalahpahaman saja.
Beberapa kali sepupu ini berteriak mengatakan ini adalah masalah kesalahpahaman tapi tidak ada orang yang berpikir itu adalah benar.
Penjahat hanya melakukan alasan ketika mereka sudah tidak lagi berdaya.
Sementara itu di layar LCD wen ji juga masih terus menyampaikan permintaan maaf nya dari lubuk hatinya yang paling dalam.
"semua yang hadir tolong dengarkan penjelasan saya dan saya minta maaf jika ada kesalahpahaman dalam hal ini"
"Begini, Saya memang lahir dari keluarga Wen tapi tidak pernah sehari pun masuk ke dalam rumah besar itu sejak dari usia 3 tahun. Saya sudah dikirim ke luar negeri sehingga hubungan saya dan keluarga tidak sebaik yang seharusnya"
"setelah meninggal setelah kembali ke negara ini saya langsung pergi ke anjungan kapal lepas pantai untuk mengabdi di sana jadi memang tidak ada hubungan apapun dengan keluarga Wen ibukota"
"pada saat itu saya sudah berhubungan dengan walikota yang masih duduk di bangku sekolah. Ini tidak pernah saya katakan pada siapapun karena sangat memalukan sapi tua yang memakan rumput muda"
Wen ji tidak mungkin mengatakan jika anak itu hadir dalam kondisi yang memalukan. Jadi dia membuat kisah jika cinta ini memang sudah ada sebelum hari kiamat terjadi.
__ADS_1
Untung saja semua orang berpikir hal itu mungkin. Apalagi jika mengingat usia dari Putra walikota yang seharusnya sudah ada di dalam perut sebelum hari kiamat.
"saya tidak tahu apa yang terjadi tapi sebelum satu minggu sebelum hari kiamat .Nona meili datang ke anjungan kapal lepas pantai yang mengatakan dia adalah tunangan saya .Padahal saya tidak kenal dan tidak pernah bergaul dengannya sejauh ini. acara pertunangan dilakukan di ibukota bahkan tanpa pemberitahuan terhadap saya terlebih dahulu. maaf jika ini menyinggung keluarga Mei .Tapi sebenarnya saya memang tidak tahu jika ada hubungan ini sebelumnya. jika saya tahu pun itu hanya dari mulut Nona meili yang tentu saja tidak mudah saya terima"
lalu wen ji juga mengatakan saat ini dia sudah berteman baik dengan mantan tunangan itu dan tidak pernah berpikir untuk melanjutkan pertunangan ini sampai jenjang pernikahan. Karena mereka memang tidak saling kenal sebelum itu.
Ditambah lagi dengan keberadaan little han yang sudah hadir di tengah-tengah walikota dan dia.
"Ya itu benar, Wen ji memang tidak ada pada acara itu tapi kami sepakat diantara dua keluarga .Itulah sebabnya kami bersikeras"kata paman Mei Li yang berpikir dia sudah mendapatkan sedotan penyelamat.
Dengan begini bukankah dia bisa lepas tangan begitu saja.
"Ya ini kesalahpahaman saja kami tidak tahu jika Wen ji memiliki pacar. kalian memukul orang tanpa bertanya terlebih dahulu Huhuhu "
Bibi dari mei li itu langsung berguling-guling di tanah berharap semua orang peduli dan kasihan padanya.
Orang-orang yang mendapat penjelasan ini jadi tenang dan berpikir mungkin mereka salah. Meskipun demikian tidak ada satupun yang maju untuk membujuk.
"ohh apa kalian pikir kalian akan lepas dari kesalahan? mei Li sudah cerita jika dia juga dipaksa untuk menerima perjodohan ini padahal dia juga memiliki pacar sebelumnya. kalian hanya ingin memerasnya bukan?"kata Wen ji yang berada di layar LCD.
"Pak presiden meili adalah keponakanku. tidak mungkin kami berniat buruk untuknya kan. kami pikir kau adalah presiden dan dia adalah tunangannya jadi itu saja"
"Ya pak presiden, apapun yang terjadi kami adalah orang-orang yang teraniaya begitu sampai di kota ajaib kami sudah menjadi seperti ini. Tidak adakah hati nurani lagi pada kalian semua.Kami datang hanya ingin bertanya kepada Pak presiden apakah ingin menyambung pertunangan ini atau tidak.Apakah itu juga salah?" kata bibi Mei Li dengan sedih.
Ini adalah argumen yang masuk akal.Semua orang yang tadi nya menyumpah juga diam dengan rasa bersalah.
Mereka hanya bertanya dan sekarang sudah di gebukin orang satu kota.Hati nurani mereka segera berteriak-teriak.
"Sakit huhuhu mama papa sakit, tolong bawa kami kerumah sakit huwoooo"Sepupu Mei Li merasa ini sudah waktunya dia memasang wajah.
Biarkan orang orang ini membayar atas apa yang sudah mereka lakukan.Jika perlu ayo bayar kompensasi nya yang banyak.
Dengan begitu rasa sakit ini pasti tidak akan sia sia.
Belum puas kelompok ini tertawa di dalam hati tiba-tiba saja wenji yang berada di layar LCD berkata lagi dengan lantang.
"keluarga Mei datang hanya dengan niat baik? apakah semua orang percaya?" kata Wen ji.
"apakah sama jika tunangan ini adalah orang biasa yang tidak memiliki apa-apa? mereka datang hanya ketika mengetahui dengan statusku.Kenapa tidak kan? hahaha baik lah dengar kan ini "kata Wen ji.
Segera saja sebuah video diputar. ini adalah video yang terekam oleh CCTV di mall , sebuah pusat perbelanjaan.
Dimana dua bibi dari keluarga Mei juga beberapa sepupu mei li sedang berbelanja di sana.
Tidak apa-apa jika mereka hanya berbelanja sekilas seperti orang lain tapi masalahnya mereka berbelanja tapi di sela-sela itu mereka juga berbicara tentang hal-hal buruk mengenai mei Li.
"****** itu beruntung mah, jika aku tahu anak haram itu menjadi presiden saat ini mungkin aku tidak menolak untuk dijodohkan waktu itu"
"Sayang apa bagusnya menjadi presiden.Ketika dia sudah menikah dengan mei li dia juga akan menjadi sapi perah untuk kita seperti Mei Li itu bukan?"
"Bibi lihat tas ini, ****** itu tidak memberikan kita cukup uang untuk membeli tas ini.ahh dasar idiot"
Di sana jelas sepupu ini sangat tertarik dengan tas yang dipajangkan di atas rak.
Tapi harganya tidak murah dan dia begitu kesal karena dana yang diberikan oleh mei li tidak cukup.
"jangan khawatir keponakanku nanti kita pulang ke rumah dan kita minta tambahan lagi dengan pamanmu. pamanmu pintar meminta dana dari dia"kata bibi Mei Li terkikik Kikik
Tidak hanya itu dia juga bercerita tentang rencana kedepannya.Mereka hanya sedang menunggu kata iya dari Mei Li .Jika Mei Li setuju maka mereka akan langsung terbang ke kota ajaib.
Pada saat itu jangankan tas mahal, toko tasnya saja bisa mereka miliki di masa depan.
Keluarga Mei menelan ludah sendiri.
Mata yang tadi memandang mereka dengan penuh rasa bersalah sekarang menatap lagi dengan perasaan penuh jijik dan kebencian.
__ADS_1
Bagaimana mungkin keluarga yang hina ini sedang merencanakan sesuatu yang buruk dengan presiden mereka.
Ini buruk, buruk sekali malahan.