Kota Baru Di Hari Kiamat

Kota Baru Di Hari Kiamat
164


__ADS_3

Semua orang segera bubar Karena setelah Fani benar-benar diusir dari kota ajaib . sementara itu panggilan dan 4 yang lainnya masih direndam di dalam kolam tersebut untuk waktu 1 jam.


Di satu jam berjalan dengan cepat , secara berangsur-angsur pemikiran pendinginan dan yang lainnya menjadi jernih. Selagi mereka berendam tubuh tidak lagi ditekuk sedemikian rupa. Mereka dengan santai berbicara dan mengenang masa lalu ini dilakukan oleh parminan agar saudaranya cepat pulih.


Ada juga Li yang selalu setia mendampingi dan memberikan mereka tambahan makanan yang katanya cocok untuk mengganti jaringan-jaringan tubuh yang rusak.


Awalnya Gi dan yang lainnya menolak perawatan seperti itu, mereka berpikir ini malah menjijikkan. li mungkin dikatakan gadis yang tergabung dalam tim ini tapi sebenarnya tidak ada rasa penerimaan yang jelas.


Terkadang mereka jelas merasakan jijik karena posisi ini diambil hanya berdasarkan keputusan dari pan minan sebagai kapten saat itu.


Mereka sama sekali tidak sadar perasaan itu hanya didasari oleh pemikiran Fani saja. Yang pasti tidak begitu menyukai sepupu kapten ini.


Tapi setelah melewati beberapa waktu di dalam air perendaman.Pemikiran itu segera diterbantahkan. Kejadian Ini benar-benar memalukan tapi mereka baru saja menyadarinya sekarang.


Dari tadi ke mana aja.


"Kapten,aku.. Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi aku menyesal sudah mengatakannya maafkan aku kapten"kata gi dengan tulus.


Ada perasaan bersalah yang tiba-tiba menyerang lubuk hatinya yang paling dalam. Dia ingat bagaimana caranya mereka bertarung tadi cara bertarung ini bukan sebagai pertemanan tapi memang disertai dengan niat membunuh.


Pan minan menengadah mendengar lagi berkata seperti itu tiba-tiba saja dia merasa perubahan ini memang benar adanya.


"tidak masalah aku pikir itu bukanlah kalian, hanya pengaruh dari Fani saja.


kapten...


kapten...


kapten...


Kapten...


Satu persatu semuanya bangkit dan menyebut nama permainan lagi sebagai sosok kapten. Pan minan di sini hampir saja menangis ,entah kenapa dia sangat merindukan kata-kata tulus seperti itu yang datang dari bibir mereka.


Inilah teman baiknya yang rela bertarung bersamanya di antara hidup dan mati.


"syukurlah kalian bisa sadar lagi sebelum semuanya benar-benar terlambat"kata li yang memiliki hati tipis. Dia sudah menangis duluan melihat bagaimana kedekatan anggota tim pada sepupu besarnya.


"Li terima kasih jika tidak ada kau mungkin aku tidak akan pernah sadar secepat ini"kata pan minan .


Dia awalnya juga keras kepala dan berpikir sepupunya ini hanyalah cemburu pada Fani. tapi ini terus-menerus mencuci otaknya sehingga semuanya itu menjadi masuk akal.


Jadi sudah sewajarnya dia berterima kasih karena tanpa dia maka tim ini benar-benar sudah hancur.


"Li aku juga meminta maaf, sekarang aku baru tahu jika apa yang kami lakukan itu sebenarnya sudah keterlaluan sekali"


"Aku juga...


" aku juga...


" aku juga...


Pada akhirnya gadis ini tersenyum juga.Gi yang melihat senyum gadis ini tiba-tiba merasa tercerahkan. Kenapa dia sebelumnya tidak sadar jika gadis ini begitu cantik dan juga memiliki hati yang baik.


baru kemudian dia menyadari ada sesuatu yang salah pada tubuhnya. dia memandang yang lain satu persatu dari atas sampai ke bawah.


"Ada apa?"tanya permainan yang heran dia takut gi akan kembali berpikiran tertutup.


"tiba-tiba saja aku merasa tubuhku sudah kotor. bagaimana bisa kita berbagi satu wanita yang sama? astaga kita bahkan pernah melakukannya secara serempak, iss Aku membenci tubuh ini...


"Ahh.. sialan kau gi kenapa kau tidak melupakannya saja.ahh kenapa bisa begitu!!"


"Ahh tidak, tidak ,ini tidak mungkin!!"


Semuanya menjerit menyadari kenyataan pahit. Mereka sudah berteman lama dan bisa dikatakan lebih dari 10 tahun. Dulu mereka pernah berkata tidak akan memutuskan persahabatan hanya demi wanita.


Bahkan tidak ada kamus teman memakan teman. Tapi sekarang bagaimana mungkin mereka sebenarnya sudah berbagi wanita yang sama lebih dari satu tahun.


Bukankah ini benar-benar menjijikan.

__ADS_1


Di antara semua orang hanya Li yang tertawa dengan geli.


Bagaimana tidak kelompok ini dulu malah berbangga hati dan berpikir mereka melakukan hal yang wajar. Tapi sekarang mereka merasa jijik sendiri.


Rasakanlah hahaha...


Sementara itu di sisi lain wenji sedang bersiap-siap untuk berangkat mereka berencana akan berangkat setelah jam makan siang dan ini hampir satu jam lagi.


Tapi masalah tidak berhenti sampai seperti itu. 2 hari ini little Hana benar-benar lengket kepadanya. Dia bahkan akan menangis seandainya tidak melihat wen ji ketika membuka mata pertama kalinya.


Bukan saja little Han tapi wen ji juga merasakan keterjeratan yang sama. Dia sangat enggan berpisah dengan si kecil yang mirip dirinya ini.


Saat ini dia sudah berdiri di gerbong menunggu para calon penumpangnya masuk terlebih dahulu. Seharusnya dia sudah masuk lebih awal hanya saja si kecil menolak untuk melepaskannya bagaimana mungkin dia bisa.


"Dada..dada...auu ..


"mau apa little Han, Paman harus pergi besok Paman akan datang lagi kapan-kapan oke"bujuk Wen ji.


Bocah-bocah itu mengelangkan kepalanya dan menangis tersedu-sedu. Sejak lahir dia tidak pernah menangis seperti yang dia lakukan sekarang. Terkadang bocah yang baru akan berusia 1 tahun ini lebih dewasa daripada umurnya.


Dia bahkan sudah bisa bermain sendirian meskipun tidak didampingi oleh ibunya sendiri. diminta untuk tidur sendirian di kamarnya juga dia akan baik-baik saja.


Tapi di hadapan wen ji,dirinya benar-benar menjadi bayi kecil yang normal. Menangis merengek bahkan merajuk adalah sesuatu yang tidak pernah dilakukan sebelum ini.


" little Han kamu ini keterlaluan ya, Paman itu akan pergi dia punya tugas tidak bisa selalu menemanimu ,tahu?" kata Aya geram.


Sejak ada wen ji dia sama sekali tidak dipandang oleh bayi. Tidak apa-apa tidak melihat ibu sepanjang hari jika sudah ayah biologisnya.


dia sudah mengandungnya dan dengan susah pak yah melahirkannya ke dunia bahkan membesarkannya sampai seusia ini tapi apa yang dilakukan oleh pria busuk di depannya ini.


Hanya menaburkan benih dan tidak pernah mencari tahu. Sekarang setelah mereka bertemu keduanya benar-benar lengket seperti tidak bisa dipisahkan satu sama lain.


Bagaimana mungkin ayah tidak marah lebih lagi dengan serigala bermata putih kecil ini.


Pantat kecilnya sudah lama tidak dicubit .


"Itut...man itut.huwaaaa....


Aya mengambil paksa bocah itu dari tangan Benji yang membuat bocah kecil itu tambah histeris saja.


Keluarga yang lain yang tidak datang mengirimkan wen ji mungkin mereka sedang memberikan waktu untuk keluarga 3 orang ini menghabiskan quality time.


Jika orang tidak mengenal keduanya mungkin pemandangan seperti ini seperti pasangan yang sedang bertengkar saja layaknya.


" Ama Ahat huhuhu Ama Ahad huwaaaa...


"kau bilang Mama jahat Hem? rasakan ini..


Plak...


Pantat kecilnya langsung ditampar oleh ayah sehingga dia menangis lagi dan langsung mengulurkan tangannya untuk dipeluk oleh Wen ji .


wajahnya yang bulat putih itu tiba-tiba terlihat sangat menyedihkan ditambah lagi dengan tangisannya.Wen ji tidak tega melihatnya dan langsung merebutnya dari tangan aya secara paksa.


"Wen ji kau...


"walikota aku tahu dia salah tapi dia masih anak kecil. yang dia inginkan hanya mau dekat-dekat aku, Hem entah kenapa aku Jadi curiga jangan-jangan memang aku adalah ayahnya kali "kata Wen ji keceplosan.


Wen ji juga terkejut dengan apa yang dia katakan saat ini. Beberapa waktu ini dia kepikiran ke arah itu tapi tidak sanggup untuk bertanya langsung. Hanya karena si kecil menangis dia menanyakannya secara tidak sengaja.


Nalurinya mengatakan bocah ini adalah bayinya sendiri. Jadi mungkinkah wanita di malam itu adalah walikota.


Tapi sekarang sudah terlanjur jadi mau bagaimana lagi.


Aya yang dihadapkan dengan pertanyaan itu tiba-tiba menjadi gugup. Wen ji yang terkejut dengan kata-katanya sendiri juga langsung mengaktifkan indikator emosi. Dia ingin tahu emosi apa yang dimiliki oleh walikota saat ini.


Seandainya tebakannya benar maka..


Lampu indikator rasa bersalah naik 100%, gugup 70% takut 80%. Hanya dengan melihat lampu indikator itu dia sudah menyadari jika tebakannya adalah benar.

__ADS_1


Aya tidak mungkin mengakuinya secara langsung jadi dia berkata,"apa sih maksudmu kurang ajar banget. ini putra aku tahu ,yang aku kandung selama 9 bulan 10 hari. tidak ada hubungannya sama sekali dengan kamu. hanya karena wajahnya mirip dan Jadi kamu jangan ke gr-an deh"


lihat saja lampu indikator di atas kepala Wendy penuh dengan rasa keyakinan dan percaya diri yang 100%. semakin ke sini ayah semakin berkeringat dan dia pikir rahasia akan segera bocor.


"hahaha walikota sebenarnya kau sudah mengakuinya dengan lampu indikator di kepalamu itu. dengan aplikasi ini kau tidak bisa berbohong lagi padaku Hahaha"kata Wen ji yang terlanjur bahagia.


Pantas saja dia sangat menyukai bocah kecil ini. ini adalah darah dagingnya walaupun kehadirannya sama sekali tidak pernah diduga.


"jadi gadis di malam itu adalah kamu Hem pantas saja aku selalu merasa sosok ini familiar apalagi dengan aromanya.hehheh"sambungnya dengan tertawa geli.


mendengar lampu indikator tiba-tiba saja ayah lagi-lagi mengutuk sistem yang sangat buruk kenapa aplikasi seperti itu dihadiahkan kepadanya sungguh tidak masuk akal.


Tapi dengan begitu dia juga tidak bisa mengelak lagi. kebenaran tetap lah sebuah kebenaran ,bagaimanapun kau menyembunyikan nya suatu hari akan tetap terbongkar juga.


jika tidak mengakunya Wen ji juga bisa membuat tes ayah dan itu selesai.


"Oke Aku mengakuinya, apa kau puas sekarang .Sekarang pergilah kau ke ibukota dan jangan pernah datang lagi ke sini!"usir Aya .


Dia benar-benar tidak ingin melihatnya lagi, pergi dan jangan pernah datang lagi itu malah lebih bagus.


lagipula kota ini adalah kota miliknya secara pribadi .siapa yang akan datang dan siapa yang akan dia usir juga terserah dia kan.


"walikota..eh istriku sayang, Aku akan pergi tapi little Han aku bawa oke"kata wen ji dengan tenang.


Pandangannya pada gadis ini benar-benar berubah. Dari wanita yang setingkat Dewi tiba-tiba menjadi pasangan hidupnya yang sudah memberikannya seorang bayi montok.


Sejak kejadian itu dia sudah mencarinya kemana-mana dan bertekad untuk melindunginya seumur hidup juga menganggapnya satu-satunya wanita dalam hidup ini.


apapun orangnya baik itu usia maupun status dia tetap akan menyukainya meskipun jelek sekalipun.


Tapi apa yang dia pikirkan sama sekali tidak terjadi, wanita dia yang dia cari. Bukan saja masih muda ,memiliki posisi tinggi di hari kiamat bahkan masih cantik dan mempesona.


gadis yang dianggap bulan sebenarnya adalah miliknya sendiri.


Sekarang mungkin akan sulit tapi sekarang dia berjanji mulai saat ini walikota aya sangat pantas untuk dia kejar.


Untuk mengambil hati seorang ibu, anda harus meraih hati putranya lebih dulu. Itu lah yang akan dilakukan oleh Wen ji saat ini.


"kurang ajar sekali kau itu putraku kau tidak berhak untuk mengambilnya Ayo kembalikan lagi dan pergi sana"


Dia marah tapi dia melupakan kata-kata Wen ji yang menyebut dirinya sebagai istri bukan lagi walikota.


Berani-beraninya dia berniat untuk mengambil bayiku begitu pikir aya


"Hem dia adalah bayi yang kau curi dariku, ya walaupun cara mencurinya itu tidak lazim sih. Tapi pencuri tetap saja pencuri" ejek Wen ji.


little Han yang melihat kedua orang tuanya bertengkar ini sedikit bingung. Tapi dia sangat senang ketika Wen ji memeluknya lagi .bahkan Wen ji menciumnya berkali-kali .Laki-laki kecil itu tidak peduli dengan apapun tapi dia tertawa karena dicium oleh Wen ji ini rasanya begitu membuat dirinya ketagihan dan bikin geli.


"Hihihi aman Eli hahaha "


"Hem panggil aku papa oke?"Kata Wen ji dengan gaya setengah mengancam jika si kecil tetap saja memanggilnya Paman maka dia akan menggelitiknya lagi.


"Hahaha papa.. papa hahaha" kata si kecil yang langsung menyerah.


Aya membulatkan matanya ketika mulut putranya itu dengan ringan memanggil Wen ji dengan sebutan papa.


Dasar serigala bermata putih.


"bagus bagus sekarang little Han bisa ikut papa oke, oh ya istriku kalau kamu kangen datang saja ke ibu kota Hem. kita bisa jalan-jalan atau sekalian bulan madu. Malam itu Aku tidak sadar dan tidak menikmati sepenuhnya Jadi gimana kalau kita ngulang lagi siapa tahu bisa memberikan ditelan adik perempuan yang imut"kata Wen ji yang masuk ke dalam gerbong kereta api express bersama little han di dalam pelukannya.


Serigala bermata putih itu juga tidak tahu malu dia malah melambaikan tangannya seolah-olah akan pergi meninggalkan kota ajaib dengan sukarela.


Aya begitu marah sekali, jika dia memiliki kemampuan api dia akan membakar pria tidak tahu malu itu detik ini juga.


Begitu banyak orang lalu lalang yang menyapanya dengan sopan tanpa tahu jika saat ini sebenarnya walikota sedang marah besar.


"Wen ji serahkan Putri aku cepat kau tidak kau aku pecat"


"tidak apa-apa, pecat saja jadi kepala desa jadi aku akan tinggal di kota ajaib mulai saat ini. kita akan semakin dekat dan semakin nyaman kan "kata Wen ji yang tidak takut di pecat tapi cenderung berharap.

__ADS_1


"Wen ji....


__ADS_2